
Mendengar ucapan jendral Xiao mengenai aturan turnamen, Li Feng tidak punya pilihan lain selain bertarung dengan Tie Yin, karena sudah pasti dia juga tidak akan bisa mengikuti turnamen dalam kategori kelompok jika mengundurkan diri.
"baiklah, aku akan bertarung," ucap Li Feng yang tidak punya pilihan.
Li Feng dan Tie Yin pun bersiap untuk bertarung, lebih tepatnya, Tie Yin ingin menghajar Li Feng, karena jika berhasil mengalahkan Li Feng, nama klan Tie akan semakin terkenal di kekaisaran Luan.
"bersiaplah saudara Qian!" ucap Tie Yin yang sudah bersiap menyerang Li Feng, dia juga sudah mengeluarkan pedangnya dari cincin penyimpanan.
Li Feng menganggukkan kepalanya, lalu dia juga mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanan, Tie Yin yang melihat Li Feng mengangguk dan mengeluarkan pedang pun melesat kearah Li Feng dengan serangannya.
Traaang Traaang Traaang
bunyi senjata beradu disaat Tie Yin sudah menyerang, Li Feng pun menyambut setiap serangan yang dilepaskan Tie Yin dengan santai, sebagai kultivator ranah dewa perak tahap puncak, menghadapi Tie Yin yang memiliki kekuatan dewa perunggu tahap awal bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.
Traaang Traaang Traaang
Bunyi senjata beradu disetiap arena pertarungan, semua peserta mengeluarkan kemampuan bertarung jarak dekat mereka, sehingga pertarungan menjadi semakin sengit.
Shupeng dan Fong Taiyie yang bertarung di arena nomor empat pun bertarung dengan sengit, sama seperti Mei Shin dan Mo Feng, Shupeng terus menyerang Fong Taiyie tanpa membiarkan Fong Taiyie membalas serangan.
Shupeng terus melepaskan serangan tebasan, tusukan dan tendangan kearah Fong Taiyie tanpa henti, sehingga membuat Fong Taiyie semakin kesulitan untuk menghadapi serangan yang dilepaskan Shupeng.
Di arena nomor dua dan nomor tiga juga tidak kalah seru, pertarungan di kedua arena itu juga sangat sangat seru, sehingga membuat para penonton bingung harus menonton pertarungan yang mana.
Diarena nomor satu.
Li Feng terus membiarkan Tie Yin menyerangnya, Li Feng tidak membalas serangan itu, dia hanya memblokir dan dan menghindari setiap serangan yang dilepaskan Tie Yin.
hal itu membuat Tie Yin semakin kesal saja, sedari tadi dia sudah berusaha sekuat tenaga untuk dapat membuat Li Feng terpojok atau terluka, tapi semua usahanya sisa sisa, Li Feng selalu dapat keluar dari tekanan yang dia berikan.
"berhentilah bermain main saudara Qian! keluarkan serangan mu!" ucap kesal Tie Yin, meski begitu, dia terus menyerang Li Feng.
"maafkan aku saudari Yin! aku tidak ingin melukai saudari," balas Li Feng, dia juga terus menangkis setiap serangan Tie Yin.
"jika tidak mau melukai ku, kenapa saudara Qian terus menghindar dan tidak membiarkan satu serangan ku yang mengenai saudara?" tanya Tie Yin yang semakin kesal.
"Hehehe.. aku hanya ingin bermain main dengan saudari sebentar," balas Li Feng terkekeh.
mendengar Li Feng hanya ingin bermain main, hal itu membuat Tie Yin semakin kesal, sedari tadi dia mengeluarkan kekuatan puncaknya, serta jurus jurus terbaik milik klan Tie, tapi Li Feng mengatakan hanya bermain main saja.
Tie Yin semakin menggila dalam melakukan serangan, dia tidak terima Li Feng merendahkan kemampuan dan jurus yang dia keluarkan.
sementara Li Feng yang melihat kegilaan Tie Yin itu hanya tersenyum saja, meski begitu, dia tetap melayani setiap serangan yang dilepaskan Tie Yin.
1 jam kemudian.
__ADS_1
pertarungan di arena nomor dua, nomor tiga dan nomor empat sudah selesai, arena nomor dua dimenangkan oleh Chua Chua dari kekaisaran Luan, arena nomor tiga dimenangkan oleh Cho Fan dari kekaisaran Zhou, arena nomor empat dimenangkan oleh Shupeng.
sementara di tiga arena sudah selesai, Li Feng dan Tie Yin masih terus bertarung, tapi yang dilihat oleh para penonton dan semua orang yang hadir itu bukan sebuah pertarungan, sebab sedari tadi Li Feng hanya menghindar dan memblokir serangan Tie Yin tanpa membalas.
hal itu membuat semua orang yang menonton itu sangat membosankan mereka, karena Li Feng tidak membalas serangan sama sekali.
"pertarungan yang membosankan, sebaiknya kalian berhenti saja!" seru salah satu penonton dengan kesal.
"benar, jika ingin bermain main, sebaiknya kalian turun saja, aku sangat muak melihat kalian diatas," timpal yang lain, dia juga sangat kesal dan juga bosan.
satu persatu para penonton mengeluarkan kekesalan mereka, mereka semua sangat muak dan bosan dengan pertarungan yang lebih mirip latih tanding itu.
*****
"tuan muda? apa yang tuan muda lakukan? kenapa tuan muda tidak membalas serangan gadis itu?" tiba tiba suara Qian Ming terdengar dikepala Li Feng.
"maafkan aku Patriak, aku tidak ingin menyakiti nona Yin," balas Li Feng tanpa menghiraukan seruan para penonton.
"tapi tuan muda, tuan muda harus memenangkan pertarungan itu, didalam dunia kultivator, yang kuat tetap yang berkuasa tuan muda, jangan memandang dia wanita sehingga tuan muda tidak ingin melukai nya,"
"tidak semua wanita harus dilindungi tuan muda, karena ada banyak wanita diluar sana yang melakukan kejahatan, apa tuan muda akan membiarkan mereka disaat melihat wanita wanita itu melakukan kejahatan?" balas Qian Ming yang tidak habis pikir dengan Li Feng.
"tapi Patriak," ucap Li Feng terpotong.
"bukankah tuan muda sudah berjanji padaku dan yang mulia untuk memenangkan turnamen? janji seorang pria adalah sesuatu yang tabu untuk dilanggar," ucap Qian Ming memotong ucapan Li Feng.
"maafkan aku Patriak!" balas Li Feng merasa bersalah.
"kalahkan gadis itu tuan muda! jangan bersikap naif seperti itu!" balas Qian Ming.
"baik Patriak," balas Li Feng, lalu dia menoleh pada Tie Yin.
"bagaimana saudara Qian?" tanya Tie Yin setelah Li Feng menoleh kearah nya.
"maafkan aku saudari Yin!" balas Li Feng, lalu dia menyerang Tie Yin dengan serangan Tendangan Pelebur Dosa.
Tie Yin yang melihat Li Feng sudah bergerak menyerang pun bersiap menyambut serangan itu.
Boom..
terjadi ledakan disaat serangan Tendangan Pelebur Dosa yang dilepaskan Li Feng itu diblokir Tie Yin, meski diblokir, Tie Yin dikirim terbang hingga menabrak dinding perisai.
Boom..
kembali terjadi ledakan disaat tubuh Tie Yin menabrak dinding perisai dengan keras.
__ADS_1
para penonton dibuat terdiam setelah Li Feng menyerang dan mengirim Tie Yin terbang hingga menabrak dinding perisai.
serangan itu juga langsung membuat Tie Yin tidak dapat untuk bangun lagi, tubuh Tie Yin langsung tergeletak setelah memblokir serangan Li Feng.
tangan Tie Yin pun mati rasa, bahkan dia juga mengalami luka dalam karena Li Feng menyerang dengan menggunakan kekuatan Qi.
jendral Xiao yang melihat Tie Yin yang tergeletak pun segera naik ke arena dan melakukan pemeriksaan, setelah memastikan Tie Yin masih hidup, jendral Xiao meminta para tabib yang sudah disediakan itu untuk mengobati Tie Yin.
"baiklah, kita sudah menyaksikan sendiri pertarungan kategori individu sudah selesai, dan yang berhasil lolos ke baba kedua adalah Mei Shin dari kekaisaran Song, Ah Zai dari kekaisaran Liu, Mo Feng dari kekaisaran Song, Xiao Wai dari kekaisaran Luan, Qian Fan dari kekaisaran Song, Chua Chua dari kekaisaran Luan, Cho Fan dari kekaisaran Zhao dan Shupeng dari kekaisaran Song,"
"dengan ini, kekaisaran Song memiliki 4 perwakilan, kekaisaran Luan memiliki 2 perwakilan, kekaisaran Liu memiliki 1 perwakilan dan kekaisaran Zhou 1 perwakilan dalam kategori individu, selamat untuk semua peserta yang berhasil lolos," ucap jendral Xiao setelah Tie Yin dibawa oleh para tabib.
kembali sorak sorak para penonton setelah jendral Xiao selesai membuat pengumuman dan ucapan selamat kepada kekaisaran Song.
*******
Di kursi para kaisar.
"selamat yang mulia kaisar Song, turnamen kali ini, kekaisaran Song memiliki 4 jenius, sungguh suatu prestasi dan baru kali ini ada suatu kekaisaran yang memiliki perwakilan yang semuanya lolos babak kedua," ucap kaisar Zhou Fan.
"terima kasih yang mulia Zhou, aku juga tidak menyangka mereka berempat akan lolos babak kedua," balas kaisar Song Guan merendah.
"selamat yang mulia kaisar Song," kaisar Luan Chen, kaisar Bei Shan dan kaisar Liu Peng juga memberikan selamat pada kaisar Song Guan.
mendapat ucapan selamat dari 4 kaisar, kaisar Song Guan merasa sangat senang, tapi dia juga sangat berterima kasih pada Li Feng, jika bukan karena Li Feng, kekaisaran Song tidak akan seperti itu.
********
Di arena pertarungan.
"sekarang kita lanjutkan dengan kategori kelompok, seperti biasa, keempat arena akan digunakan bersamaan," ucap jendral Xiao yang mau melanjutkan turnamen dalam kategori kelompok.
"yang akan bertarung di arena nomor satu adalah perwakilan dari kekaisaran Luan, dari kelompok 3, yang merupakan murid murid dari sekte harimau putih, lawan mereka adalah perwakilan dari kekaisaran Liu,"
"yang akan bertarung di arena nomor dua adalah perwakilan dari kekaisaran Bei, dan lawan mereka adalah perwakilan dari kekaisaran Luan, yang merupakan kelompok 2,"
"yang akan bertarung di arena nomor tiga adalah perwakilan dari kekaisaran Luan, yang merupakan kelompok 4, dan lawan mereka adalah perwakilan dari kekaisaran Song,"
"dan yang bertarung di arena nomor empat adalah kekaisaran Zhou, dan yang menjadi lawan mereka adalah kekaisaran Luan, yang merupakan kelompok 1, para peserta silahkan naik ke arena sesuai dengan nomor yang aku sebutkan tadi!" ucap jendral Xiao panjang kali lebar menyebut nama nama kelompok dan lawan mereka.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima Kasih...