Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Di Mulainya Kekacauan


__ADS_3

Keesokan harinya.


Setelah membuka mata dan menghentikan kultivasi, Li Feng berdiri dan hendak keluar kamar, tapi sekali lagi dia merasakan firasat buruk itu, bahkan jantung nya berdegup lebih kencang dari biasanya.


"Ada apa ini?" kenapa jantung ku berdegub lebih kencang? kenapa ada rasa takut yang menyelimuti perasaan ku?" gumam Li Feng yang masih belum menemukan jawabannya.


Li Feng lalu keluar kamar, namun perasaan itu tetap dia rasakan, sehingga Li Feng menunda perjalanannya ke kekaisaran suci, Li Feng sudah menduga jika akan terjadi hal buruk, sehingga dia ingin tahu hal buruk apa yang akan terjadi.


"Sebaiknya aku kembali ke wilayah timur, pasti ada sesuatu disana," gumam Li Feng setelah berada di luar penginapan.


Li Feng kemudian kembali ke gerbang timur, namun saat hampir tiba di gerbang, Li Feng bertemu dengan Yong Gi disana.


"Tuan muda," ucap Yong Gi menyapa.


"Kebetulan Patriak Yong, aku mendapat firasat jika terjadi sesuatu di wilayah timur," ucap Li Feng tanpa basa basi lagi.


"Maksud tuan muda?" tanya Yong Gi bingung.


"Aku rasa telah terjadi di wilayah timur, karena itulah aku berencana kesana dan memeriksanya," jawab Li Feng serius.


"Jika seperti itu, aku akan menghubungi yang lainnya," ucap Yong Gi, lalu dia mengeluarkan lencana giok jiwa dan mengirim pesan pada keenam Patriak sekte dan klan lainnya.


Sebelum mereka berpisah dulu, Yong Gi dan lainnya saling memberikan lencana giok jiwa, ketujuh Patriak sekte dan klan wilayah timur sudah sangat akrab, hanya sekte langit dan sekte agung saja yang belum memiliki hubungan dengan ketujuh sekte dan klan itu.


"Sebaiknya kita tunggu mereka tuan muda, dua minggu lagi mereka akan tiba disini," ucap Yong Gi setelah mengirim pesan jiwa pada Shin Ping dan lainnya.


"Baiklah," balas Li Feng, Li Feng berada senang karena ketujuh Patriak sekte dan klan masih mau bersama nya, rupanya koin emas dan buah buah abadi yang dia lelang dan berikan, mampu membuat ketujuhnya ingin menjalin hubungan baik dengan Li Feng.


Namun satu hal yang tidak Li Feng sadari, lawan yang akan dia hadapi nanti bukanlah lawan kaleng kaleng, dengan jumlah pasukan iblis 40 ribu memiliki kekuatan tingkat abadi bintang 7 tahap menengah hingga bintang 8 tahap awal, serta 40 ribu pasukan elite yang berkekuatan tingkat abadi bintang 8 tahap menengah hingga bintang 9 tahap awal.


Jika mengandalkan Ling Ling, Ling Ling akan menghadapi dua lawan yang memiliki kekuatan yang setara dengan nya, yaitu jendral besar iblis Yushin dan jendral besar iblis Yushao, dimana kekuatan kedua jendral besar iblis dan Ling Ling berada di tingkat abadi bintang 9 tahap menengah.


********


Waktu terus berlalu.

__ADS_1


Tak terasa dua minggu sudah Li Feng dan Yong Gi menunggu Shin Ping dan lainnya di kota Durian Runtuh, dan saat ini keenam Patriak sekte dan klan juga sudah tiba di kota durian runtuh.


Setelah bertemu dan mengobrol sebentar, lebih tepatnya Li Feng menyampaikan apa yang dirasa, kedelapan nya keluar dari kota durian runtuh dan pergi ke wilayah timur.


Sepanjang jalan, Li Feng dan ketujuh Patriak sekte dan klan terus mengobrol, lebih tepatnya Li Feng terus memberitahu mereka apa yang dia rasakan sepanjang perjalanan mereka.


Wajah ketujuh Patriak sekte dan klan berubah-ubah mendengar ucapan Li Feng mengenai firasat buruk yang dia rasakan.


*******


Di wilayah timur.


Whush.. Whush... Whush..


Satu persatu jendral besar iblis Yushin, jendral besar iblis Yushao dan ke 80 ribu pasukan elite dan bayangan iblis keluar dari sebuah portal, mereka keluar disebuah lembah bertebing, rupanya mereka membuat portal dari alam bawah menuju alam langit di lembah tebing itu.


Jendral besar iblis Yushin dan jendral besar iblis Yushao kemudian memimpin pasukan iblis dan bergerak ke arah Utara lebih dulu, entah apa yang mereka rencanakan, mungkin karena mereka tahu jika wilayah timur sudah hancur, sehingga mereka bergerak ke Utara dan ingin menghancurkan alam langit dari wilayah Utara.


Dua bulan kemudian.


Di perbatasan, jendral besar iblis Yushin dan jendral besar iblis Yushao membagi pasukan menjadi dua pasukan, dimana jendral besar iblis Yushin memimpin 20 ribu pasukan elite dan 20 ribu pasukan bayangan bergerak ke wilayah tengah.


Sementara jendral besar iblis Yushao memimpin 20 ribu pasukan elite dan 20 ribu pasukan bayangan terus bergerak ke arah Utara, setelah membagi pasukan dengan masing masing 49 ribu pasukan, kedua jendral dan kedua pasukan berpisah.


*******


Diwilayah timur.


Setelah melakukan perjalanan selama dua minggu, Li Feng dan ketujuh Patriak sekte dan klan tiba di kota An, namun mereka tidak menemukan apa apa disana, lalu kedelapan nya terus menyusuri setiap kota yang ada di wilayah timur.


Dua bulan kemudian, setelah melakukan penyisiran diseluruh wilayah timur, mereka tidak menemukan apa apa disana, hal itu membuat Li Feng dan ketujuh Patriak sekte dan klan bingung.


Mereka tidak tahu jika saat ini wilayah tengah dan Utara sudah mulai kacau, karena saat ini jendral iblis Yushin dan jendral iblis Yushao sudah mulai menyerang kota dan desa yang berada di dekat perbatasan.


*****

__ADS_1


Di wilayah tengah.


Jendral iblis Yushin sudah berhasil meratakan dua desa dan satu kota yang berada didekat perbatasan, tidak ada yang dibiarkan hidup, bahkan bangunan bangunan penduduk desa dan kota dibakar habis, tidak ada yang mereka biarkan berdiri kokoh.


Di tempat lain.


lebih tepatnya di wilayah Utara.


Jendral besar Yushao juga melakukan hal yang sama, jendral besar Yushao dan pasukannya juga sudah meratakan beberapa desa dan dia kota yang tidak jauh dari perbatasan.


Kini mereka terus bergerak ke Utara untuk meratakan desa desa dan kota kota lainnya yang berada di Utara.


Diwilayah timur.


karena tidak menemukan apa apa, Li Feng dan ketujuh Patriak balik kanan menuju wilayah tengah, entah kenapa Li Feng merasa jika telah terjadi sesuatu di wilayah tengah, ketujuh Patriak tetap percaya padanya dan terus mengikutinya.


Setelah melakukan perjalanan yang panjang, akhirnya mereka tiba di wilayah tengah, saat tiba di kota yang berada didepan perbatasan, kota itu seperti kota mati, tidak ada kesibukan atau aktifitas sama sekali, hal itu semakin menguatkan Li Feng jika telah terjadi sesuatu.


"Bagiamana tuan muda?" tanya Shin Ping serius.


"Kita bergerak ke Utara, aku yakin telah tejadi sesuatu di perbatasan wilayah tengah dan Utara," jawab Li Feng menebak.


********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih....


******


Maaf ya kak!!


Saya masih sibuk dengan urusan real jadi belum sempat update.

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏


__ADS_2