Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Tuan Muda Yuan Yang Malang


__ADS_3

Li Feng lalu mulai membuka kitab tendangan pelebur dosa dan mulai membacanya dan melihat gambar yang ada didalam kitab, seperti kitab yang sebelumnya.


Li Feng membaca dan menghafal selama seharian penuh, Li Feng ingin menguasai penjelasan dan juga gambaran yang ada didalam kitab terlebih dahulu sebelum memperagakan nya.


setelah membaca seharian penuh, Li Feng menutup kembali, lalu dia mencoba mengingat ingat semua penjelasan dan gerakan yang ada, kitab tendangan pelebur dosa memiliki 3 jurus, yaitu tendangan tanpa bayangan, tendangan matahari dan tendangan pemusnah.


keesokan harinya, Li Feng kembali membaca kitab tendangan pelebur dosa, 3 jam kemudian, dia mulai memperagakan setia gerangan yang ada di jurus pertama, yaitu jurus tendangan tanpa bayangan.


waktu terus berlalu, tak terasa sebulan sudah Li Feng mempelajari jurus tendangan tanpa bayangan, kini dia sudah menguasai semua teknik yang ada dalam jurus pertama kitab tendangan pelebur dosa itu.


6 bulan kemudian.


Li Feng sudah menguasai semua jurus dari kitab pelebur dosa, bahkan Li Feng membuat gerakan tendangan dan blokiran menggunakan kaki dengan sangat lihai.


jika kalian pernah melihat Eddie di PlayStation, seperti itulah Li Feng saat ini, dia sudah menguasai jurus tendangan pelebur dosa dengan sangat baik.


kini Li Feng ingin melanjutkan dengan meningkatkan kekuatan nya dengan mengonsumsi pil yang ada didalam cincin penyimpanan Mu Tian.


Li Feng lalu mengeluarkan 2 butir dan menelan satu butir lebih dulu, ketika pil itu masuk kedalam tubuhnya dan mengalir ke semua meridian, lautan Qi Li Feng melonjak hebat, bahkan sempat membuat Li Feng bergetar karena begitu kuatnya aura spiritual yang terkandung didalam pil tingkat dewa itu.


3 jam kemudian.


Booooomm..


terjadi ledakan teredam dari dalam tubuh Li Feng, yang menandakan dia sudah naik tingkat, kini kultivasi Li Feng sudah meningkat ke pejuang surgawi tahap awal.


meski sudah menembus satu tahap, Li Feng tidak menghentikan kultivasi nya, Li Feng kembali menelan 2 butir pil tingkat dewa itu dan kembali menyerapnya.


kali ini lautan Qi yang dimiliki Li Feng melonjak semakin hebat dari sebelumnya, bahkan tubuh Li Feng hampir meledak dibuatnya, untung saja tubuh dan kualitas tulang Li Feng sudah sangat kuat, sehingga dia masih bisa menahan aura spiritual yang masuk melalui meridian dan berpusat pada dantian nya itu.


5 jam kemudian.


Booooomm Booooomm..


kembali terdengar ledakan teredam sebanyak dua kali, Li Feng kembali melakukan penerobosan 2 tahan, kultivasi Li Feng saat ini sudah meningkat ke ranah pejuang surgawi tahap puncak.


kekuatan Li Feng kini dapat mengimbangi ranah setengah dewa tahap puncak, bahkan rambutnya pun yang awalnya berwarna perak, kini berubah menjadi warna hitam, hal itu membuat Li Feng sedikit terkejut.


setelah menstabilkan pondasi kultivasi nya selama beberapa jam, Li Feng membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, dan rupanya hari sudah malam, Li Feng kemudian berdiri dan menepuk nepuk pakaian nya yang sudah compang camping itu, lalu dia membuat api untuk penerbangan.


"selamat tuan, tuan sudah menerobos ke ranah pejuang surgawi tahap puncak," ucap Long Bai memberi selamat.


"terima kasih Long Bai," balas Li Feng.


"apa tuan langsung pergi dari sini?" tanya Long Bai.


"benar Long Bai, besok aku akan turun gunung, aku sudah lebih dari satu tahun disini, entah apa yang terjadi dengan dunia luar," balas Li Feng.


"apa pil yang di tinggalkan Mu Tian ini bisa meningkatkan kekuatan ku hingga ke dewa besi dan selanjutnya?" tanya Li Feng yang ingin tahu dengan manfaat pil yang ditinggalkan Mu Tian.

__ADS_1


"bisa tuan, pil yang ditinggalkan tuan Mu Tian adalah pil tingkat dewa tingkat tinggi, sehingga dapat meningkatkan kekuatan tuan hingga ke ranah dewa giok tahap puncak, setelahnya, pil itu tidak bermanfaat lagi untuk tuan," jawab Long Bai menjelaskan.


"lalu batu yang mengeluarkan aura spiritual ini batu apa? kenapa baru batu ini memiliki aura spiritual yang sangat tebal?" tanya Li Feng lagi, dia tidak tahu batu yang dia maksud itu adalah batu roh, sehingga Li Feng bertanya.


"itu adalah batu roh tuan, batu roh adalah alat pembayaran di alam nirwana dan yang lainnya, semua alam atas menggunakan batu roh sebagai alat pembayaran,"


"tapi selain sebagai alat pembayaran, batu roh juga berguna untuk meningkatkan kekuatan bila diserap, hanya saja, di alam atas, batu roh tidak digunakan untuk meningkatkan kekuatan, melainkan hanya sebagai alat pembayaran,"


"batu roh juga memiliki tiga tingkatan, tingkat rendah, tingkat menengah dan tingkat tinggi, sesuai dengan aura spiritual yang ada didalam batu roh tersebut," jawab Long Bai menjelaskan panjang kali lebar.


"berapa nilai tukarnya jika ditukar dengan koin platinum atau koin emas?" tanya Li Feng lagi.


"1 batu roh tingkat tinggi\= 100 batu roh tingkat menengah.


1 batu roh tingkat menengah \= 100 batu roh tingkat rendah.


1 batu roh tingkat rendah \= 100 koin platinum.


1 koin platinum \= 100 koin emas.


1 koin emas \= 100 koin perak.


1 koin perak \= 100 koin perunggu," jawab Long Bai menjelaskan nilai tukar.


mulut Li Feng terbuka lebar setelah mendengar penjelasan Long Bai mengenai nilai tukar dari batu roh ke koin platinum dan koin emas.


"berarti 1 batu roh tingkat tinggi \= 1 juta koin platinum atau 100 juta koin emas?" tanya Li Feng terkejut.


keduanya terus mengobrol hingga mentari pagi menyambut mereka, lalu Li Feng bersiap untuk turun gunung, setelah semua sudah beres, Li Feng melayang di udara dan mengikuti arah yang di tunjukkan Long Bai, karena menurut Long Bai, 1 minggu ke arah barat, Li Feng akan menemukan sebuah kota.


7 hari kemudian.


Li Feng melihat sebuah kota dari jauh, lalu dia mendarat tidak jauh dari kota, kemudian melanjutkan dengan berjalan kaki, tidak berapa lama, Li Feng sampai di depan gerbang kota itu dan ikut mengantri.


"Minggir! tuan muda Yuan mau lewat,"


tiba tiba sebuah suara dari arah belakang yang menyuruh semua orang untuk minggir, sebab ada seorang tuan muda yang ingin memasuki kota, yang tidak lain adalah tuan muda Yuan, tuan muda sekte matahari.


seketika semua orang langsung bergeser untuk memberikan kereta kuda tuan muda Yuan lewat, tapi tidak dengan Li Feng, dia tetap berdiri di tempatnya dan menatap kereta kuda itu dengan lekat.


"apa kamu tuli hah? cepat minggir!" bentak pengawal tuan muda Yuan.


Li Feng tidak menghiraukan bentakan itu dan berjalan ke arah prajurit untuk diperiksa, prajurit yang melihat Li Feng berjalan ke arah nya pun cukup tertegun, karena baru kali ini dia melihat ada orang yang tidak memandang tuan muda Yuan sama sekali.


"identitasnya tuan muda!" ucap prajurit memandang Li Feng dengan tertegun.


Li Feng lalu mengeluarkan lencana sekte tombak matahari dan memberikan pada prajurit itu.


"oh.. pantas saja, ternyata tuan muda berasal dari sekte tombak matahari di kekaisaran Ming," ucap prajurit yang melihat lencana milik Li Feng, dia sudah sering memeriksa murid murid dari sekte tombak matahari, sehingga dia sudah hafal lencana mereka.

__ADS_1


dibelakang mereka, tuan muda Yuan yang melihat kereta kudanya tidak kunjung masuk kedalam kota pun menoleh keluar melalui tirai yang ada di kereta kuda.


"ada apa paman Du?" tanya tuan muda Yuan pada pengawal nya, pria paruh baya yang membentak Li Feng tadi.


"ada seorang pemuda yang tidak memandang tuan muda, dia tidak beranjak dari tempatnya ketika aku menyuruh nya minggir," jawab tetua Du.


"benarkah? siapa yang begitu berani tidak memandang ku?" tanya tuan muda Yuan kesal.


"itu orang nya tuan muda," jawab tetua Du sembari menunjuk Li Feng.


tuan muda Yuan lalu menoleh Li Feng yang masih diperiksa, lalu dia turun dari kereta kuda dan menghampiri Li Feng dengan niat ingin menamparnya.


"dasar tidak tahu diri," bentak tuan muda Yuan sambil mendekati Li Feng.


Li Feng yang merasa ada niat tidak baik dari belakang pun membalikkan badannya, dapat Li Feng lihat wajah tuan muda Yuan sudah merah karena marah, baru kali ini ada yang berani tidak menghormatinya.


begitu tuan muda Yuan berada cukup dekat dengan Li Feng, dia mengangkat tangannya dan ingin menampar Li Feng, tapi Li Feng lebih dulu bergerak cepat dan menamparnya hingga membuat tuan muda Yuan terjungkal ketanah.


Plaaaak.


bunyi tamparan disaat telapak tangan Li Feng mendarat telak di pipi kanan tuan muda Yuan.


semua orang terkejut dengan apa yang mereka lihat, seorang tuan muda yang paling di hormat diseluruh kota pelangi itu ditampar oleh seorang pemuda yang tidak mereka kenal.


"habis sudah nasib pemuda itu," ucap salah satu penduduk kota.


"benar saudara, Patriak Yuan tidak akan membiarkan pemuda itu hidup lebih lama lagi," balas yang lain.


mereka semua mengasihani Li Feng, karena yang di tampar Li Feng adalah tuan muda salah satu sekte terkuat yang ada di kekaisaran Han.


disisi lain.


Li Feng tidak menghiraukan keterkejutan semua orang, dia lalu menunduk dan membisikan sesuatu di telinga tuan muda Yuan.


"kamu boleh menindas orang lain, tapi tidak dengan ku," ucap Li Feng, lalu sekali lagi dia menampar pipi tuan muda Yuan.


"ayah ku tidak akan melepaskan mu bajingan," ucap tuan muda Yuan dengan memegang pipinya yang sudah memerah, bahkan ada 5 giginya yang rontok akibat tamparan Li Feng.


"panggilan ayah mu semut! aku menunggunya didalam," balas Li Feng, lalu dia masuk kedalam kota tanpa menghiraukan semua orang.


"tuan muda?" panggil tetua Du dan beberapa tetua lain nya saat mereka tersadar dari keterkejutan mereka, lalu menghampiri tuan muda Yuan.


"cepat laporkan pada ayah dan minta ayah kesini!" perintah tuan muda Yuan.


"baik tuan muda," jawab tetua Du, lalu dia memecahkan giok jiwa sebagai tanda darurat.


********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


__ADS_2