Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Hutan Larangan 3


__ADS_3

"Tapi dimana aku harus berburu? tidak mungkin aku berburu dihutan larangan ini." gumamnya lanjut.


setelah cukup lama berpikir, Li Feng memutuskan untuk berburu di wilayah yang agak jauh dari kerajaan, dia tidak ingin memancing kekuatan besar yang ada didalam kerajaan itu.


jika yang dia buru hanya hewan buas tingkat semi abadi bintang 4 kebawah, tentu sangat mudah bagi Li Feng untuk membunuh mereka, bahkan bisa dikatakan senyap, dengan kekuatan semi abadi bintang 5, hewan buas tingkat semi abadi bintang 4 kebawah hanyalah semut dihadapan Li Feng.


Li Feng lalu bergerak kearah utara hutan larangan, dia mencoba peruntungan diwilayah utara, sambil berjalan, Li Feng terus mengedarkan aura spiritual untuk melacak keberadaan hewan buas.


2 jam kemudian.


Li Feng sudah berada cukup jauh dari kerajaan Xia, meskipun bertarung, ledakan dari pertarungan mereka hanya tidak terlalu keras di dengar dari dalam kerajaan.


kini ada lebih dari 20 ekor hewan buas jenis kelinci yang sedang berpatroli di wilayah utara, kekuatan pemimpin kawanan kelinci itu hanya berada di semi abadi bintang 3 saja, sementara sisanya hanya berada di kaisar dewa.


Whush...


Li Feng melesat kearah kawanan kelinci yang berukuran seperti sapi itu, tapi Li Feng tidak melesat dengan tangan kosong, sebelum itu, sudah lebih dulu Li Feng lepaskan serangan pedang seribu bayangan.


Slash Slash Slash..


ratusan pedang yang tercipta dari energi spiritual itu menebas dan memotong kecil kawanan hewan buas jenis kelinci itu.


"sangat mudah," ucap Li Feng senang dengan perburuan nya, dia merasa sangat mudah untuk membunuh kawanan kelinci yang memiliki kekuatan besar itu, setidaknya hitungan kultivator yang ada diluar hutan larangan.


Li Feng kemudian mengambil semua inti jiwa mereka dan memasukkan kedalam cincin penyimpanan, lalu dia melanjutkan perburuannya.


seminggu kemudian.


setelah melakukan perburuan senyap selama seminggu, ada ribuan hewan buas yang diburu Li Feng, hewan buas yang menjadi buruan Li Feng itu memiliki kekuatan kaisar dewa hingga semi abadi bintang 4.


terhitung ada 200 inti jiwa yang memiliki kekuatan semi abadi bintang 4.


250 semi abadi bintang 3.


300 semi abadi bintang 2.


350 semi abadi bintang 1.


serta 500 semi abadi kaisar dewa.


jadi jumlah total inti jiwa yang didapatkan Li Feng adalah 1600 inti jiwa.


"dengan inti jiwa sebanyak ini, aku yakin bisa meningkatkan kekuatan ku hingga bintang 8 semi abadi," gumam Li Feng membatin senang.


******


Di tempat lain.


"apa yang kamu lakukan selama ini jendral Tao? kenapa ada banyak prajurit dan komandan yang mati, hah?" bentak seorang pria paruh baya yang duduk di singgasana, yang tidak lain adalah raja kerajaan Xia, hewan buas jenis naga hitam, kekuatan sang raja adalah semi abadi bintang 9.


Xia Mo sangat murka dengan laporan kematian ribuan prajuritnya dalam seminggu terakhir, namun pelaku nya belum juga di tangkap, sementara kedua jendral nya tidak turun tangan dan hanya memerintahkan para jendral bawahan dan komandan untuk melakukan pencarian.

__ADS_1


tapi nasib buruk menimpa para jendral bawahan dan komandan itu, mereka semua mati tanpa memiliki inti jiwa, hal itu membuat Xia Mo sangat murka.


"mohon ampun yang mulia! hamba akan mencari pembunuh itu dan menyeretnya kehadapan yang mulia," ucap jendral Tao berlutut dengan keringat dingin, dia hafal betul dengan karakter rajanya itu, sehingga jendral Tao sangat ketakutan.


"cepat pergi dan bawah pelaku itu kesini hidup maupun mati? aku ingin pembunuh itu ada dihadapan ku!" perintah Xia Mo dengan kemarahan yang menyala nyala.


"baik yang mulia," jawab jendral Tao, lalu dia keluar dari aula pertemuan, dan diikuti oleh jendral yang satu nya, yang tidak lain adalah jendral Ze.


kedua jendral itu sama sama memiliki kekuatan semi abadi bintang 9, meski begitu, keduanya sangat takut jika Xia Mo marah, hal itulah yang membuat jendral Tao berkeringat dingin.


"kita bagi menjadi 2 kelompok, saudara Ze dan pasukan menyisir wilayah barat dan selatan! aku akan akan memimpin pasukan dan menyisir wilayah timur dan utara," ucap jendral Tao setelah berada diluar aula pertemuan.


"baik saudara Tao, jika saudara Tao menemukan pelakunya, segera kabari aku, aku sangat ingin mencabik cabik orang itu," balas jendral Ze dengan menggertakkan giginya.


"baik," balas jendral Tao, lalu keduanya mengumpulkan pasukan masing masing dan keluar dari istana.


******


Waktu terus berlalu.


tak terasa 2 minggu sudah Li Feng berkultivasi dan menyerap ribuan inti jiwa yang dia ambil dari hewan buas buruannya itu.


selama 2 minggu berkultivasi dan menyerap inti jiwa, sudah ada lebih dari 800 inti jiwa yang diserap oleh Li Feng, kekuatan Li Feng juga sudah meningkat ke bintang 6 semi abadi, dan hampir menembus bintang 7 pancen oye.


Li Feng berkultivasi disebuah goa tersembunyi yang berada hutan larangan, posisi goa itu berada di tengah tengah tebing yang sangat tinggi, sehingga membuat keberadaan nya tidak diketahui oleh semua hewan buas yang mencarinya.


2 minggu kemudian.


setelah menstabilkan pondasi kultivasi, Li Feng membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, dia lalu berdiri dan menepuk nepuk pakaian nya yang berdebu, dapat Li Feng rasakan ada kekuatan besar yang mengalir dari dalam tubuhnya.


"jika bintang 8 saja sudah seperti ini, lalu bagaimana dengan bintang 9?" gumam Li Feng yang merasakan kekuatan nya meningkat beberapa kali lipat.


setelah melakukan pemanasan dengan menggerakkan badannya, Li Feng keluar dari goa dan melesat naik keatas, sesampainya diatas, Li Feng berjalan kearah kerajaan, dia merasa sudah saatnya untuk membebaskan Jun Tong.


Keesokan harinya.


"akhirnya aku menemukan mu juga pembunuh," saat ini Li Feng bertemu dengan jendral Tao dan 100 pasukan hewan buas yang memiliki kekuatan raja dewa hingga semi abadi bintang 5, dan yang berbicara adalah jendral Tao dengan menatap tajam Li Feng.


"apa kita saling kenal?" tanya Li Feng pura pura tidak tahu apa kesalahan dia.


"tidak usah berpura pura anak muda! aku tahu kamu yang sudah membunuh ribuan prajurit ku, maka terimalah kematian mu!" balas jendral Tao menatap tajam Li Feng.


"Oya? memangnya apa yang bisa dilakukan orang lemah sepertimu pak tua? kamu hanyalah lukisan yang diberi jiwa, sehingga kamu bisa bergerak dan berbicara seperti sekarang, tapi sayang kamu lemah pak tua," balas Li Feng tersenyum.


"bajingan, akan ku robek mulut busuk mu itu manusia sialan," pekik jendral Tao dengan kemarahan yang sudah tidak tertahankan lagi.


"serang dan seret pemuda bajingan itu!" seru jendral Tao pada pasukannya.


"baik jendral," balas pasukan hewan buas, lalu mereka bergerak kearah Li Feng.


Li Feng yang melihat 100 mereka melesat kearah nya itu hanya tersenyum, lalu dia mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanan dan melemparkan keatas.

__ADS_1


"Pedang Seribu Bayangan,"


seru Li Feng, lalu dia membuat gerakan tangan dan melayang memegang gagang pedang, pedang pun berubah menjadi ratusan bilah bilah pedang.


Whush.. Whush.. Whush..


ratusan pedang itu melesat kearah ratusan hewan buas yang sudah semakin dekat itu.


Slash Slash Slash Slash Slash Slash Slash..


terdengar sayatan demi sayatan disaat ratusan pedang yang dilepaskan Li Feng, menyayat dan memotong motong ratusan hewan buas menjadi daging cincang, lalu ratusan daging potong itu berjatuhan kebawah seperti hujan daging.


"bagaimana bisa kamu mengandalkan mereka pak tua? apa di kerajaan mu tidak ada yang lebih kuat? kenapa mereka mengirim lukisan yang diberi jiwa seperti kamu dan mereka itu?" ucap Li Feng mengejek, bahkan dia terlihat seperti membuat sebuah lelucon.


"bajingan kamu anak muda, terimalah tapak beruang ku," balas jendral Tao yang semakin murka, bahkan wajah nya berubah menjadi merah karena terlalu murka.


Whush..


Sebuah tapak beruang melesat cepat kearah Li Feng.


"lemah," ejek Li Feng melihat tapak yang melesat kearah nya itu.


"tapak suci," ucap Li Feng, lalu dia membuat tapak suci dan melepaskan kearah jendral Tao.


Whush...


Boom Boom..


terjadi ledakan sebanyak dua kali, disaat serangan tapak beruang dan tapak suci beradu, hutan yang berada disekitar mereka pun menjadi hancur karena ledakan yang dihasilkan dari beradunya dua kekuatan itu.


Whush..


tubuh jendral Tao terhempas ke belakang dengan kecepatan ektrim, lalu menabrak sebuah bukit kecil dan menghancurkannya, sementara Li Feng tetap berdiri kokoh diposisi sebelumnya.


Whush..


Li Feng melesat kearah jendral Tao yang berada didalam kawah kecil, hanya butuh beberapa detik bagi Li Feng untuk sampai, hanya dengan sekali serangan, Li Feng membuat jendral Tao terluka dalam, meski begitu, dia masih bisa bergerak.


"sudah aku katakan sebelumnya, kamu hanyalah lukisan yang diberi jiwa pak tua, kamu tidak pantas bertarung dengan ku," ucap Li Feng, kembali mengejek.


mendapatkan ejekan untuk yang kesekian kali, jendral Tao hanya bisa menggertakkan giginya, kini dia sadar jika pemuda yang ada didepannya itu memiliki kekuatan besar.


"kenapa menggertakkan gigi seperti itu? aku pikir lukisan seperti mu tidak memiliki gigi, Hahaha..." ucap lanjut Li Feng tertawa lepas, dia merasa lucu karena menyebut jendral Tao sebagai lukisan yang diberi jiwa.


******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2