Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Dunia Jiwa & Kemarahan Li Feng


__ADS_3

Di dalam istana, karena hari sudah malam, Li Feng memerintahkan seorang pelayan agar mengantarkan nya ke kamar kaisar Tang Zhu, lalu pelayan itupun dengan patuh menuntun Li Feng, sesampainya dikamar, Li Feng lalu membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, lalu setelah itu, dia mengobrol dengan Long Bai melalui telepati.


"Long Bai? apa kamu mendengarku?" ucap Li Feng memanggil Long Bai.


"aku mendengar tuan," jawab Long Bai.


"besok aku ingin ke benua utara, aku ingin mempelajari teknik teleportasi milik Mu Tian yang kamu ceritakan itu, apa kamu bisa menuntunku kesana?" tanya Li Feng.


"bisa tuan, hamba bersedia menuntun tuan kesana," jawab Long Bai.


"tuan muda?" panggil Long Bai.


"iya ada apa?" sahut dan tanya Li Feng.


"aku lihat tuan muda memiliki tipe tubuh istimewa, tipe tubuh yang tuan miliki adalah tipe tubuh yang bisa memiliki dunia jiwa," ucap Long Bai.


"tipe tubuh istimewa? dunia jiwa? apa itu Long Bai?" tanya Li Feng penasaran.


"benar tuan muda, tuan memiliki tipe tubuh istimewa, yaitu tipe tubuh kaisar langit, dimana orang yang memiliki tipe tubuh kaisar langit itu bisa membuat dunia jiwa," jawab Long Bai.


"bisa kamu ceritakan padaku apa itu dunia jiwa?" tanya Li Feng.


"bisa tuan," jawab Long Bai, lalu dia bercerita.


"dunia jiwa adalah suatu dimensi yang bisa dibuat oleh orang yang memiliki tipe tubuh, adapun cara membuat dunia jiwa adalah dengan mengalirkan kekuatan Qi dan semua meridian pada jiwa,"


"semakin tinggi kekuatan yang tuan miliki, maka dunia jiwa yang tuan miliki semakin luas, kepadatan Qi di dunia jiwa juga biasa nya jauh lebih pekat dari dunia luar, selain itu, waktu di dunia jiwa biasanya lebih cepat 3 hari sampai 10 hari tuan,"


"dunia jiwa hampir sama dengan cincin penyimpanan, hanya saja dunia jiwa bisa menyimpan makhluk hidup, sementara cincin penyimpanan tidak bisa, jadi tuan bisa memasukkan bawahan atau siapa saja yang tuan mau kedalam dunia jiwa," ucap Long Bai menceritakan soal dunia jiwa.


mendengar itu, mata Li Feng jadi berbinar binar, jika benar yang dikatakan Long Bai itu benar, maka Li Feng bisa meningkatkan kekuatan nya lebih cepat lagi, apalagi kepadatan Qi lebih tebal.


"apa bisa kamu tunjukkan padaku cara membuka dunia jiwa?" tanya Li Feng antusias.


"bisa tuan," jawab Long Bai, lalu dia mulai menuntun Li Feng untuk membuka dunia jiwa.


Li Feng pun perlahan mengalirkan Qi nya kedalam jiwanya, perlahan sebuah dunia tercipta tanpa Li Feng sadari, semakin lama dunia jiwa yang Li Feng miliki semakin luas dan luas, menjelang tengah malam, Li Feng berhenti meluaskan dunia jiwa nya, sebab kekuatan jiwa Li Feng masih belum terlalu kuat, sehingga dia hanya bisa membuat dunia jiwa seluas satu benua saja.


"bagaimana Long Bai? apakah berhasil?" tanya Li Feng penasaran.


"hamba juga tidak tahu tuan, karena hamba tidak berada didalam," jawab Long Bai jujur.


jawaban Long Bai itu tentu saja membuat Li Feng kecewa, tapi mau bagaimana lagi, Long Bai memang benar bukan berada di dunia jiwa tapi berada di dalam pedang.


"jika tuan ingin melihat dunia jiwa tuan jadi atau tidak, tuan sebutkan saja masuk kedunia jiwa! maka akan ada pusaran angin hitam keemasan muncul, jika pusaran angin hitam keemasan itu muncul, tuan masuk saja kedalam! maka tuan akan berada di dunia jiwa," ucap Long Bai menjelaskan.


"benarkah? baiklah, aku akan mencobanya," balas Li Feng bersemangat, lalu Li Feng berkata


"masuk kedunia jiwa," ucap Li Feng.

__ADS_1


selesai berucap, muncul sebuah pusaran angin hitam, awalnya Li Feng tampak terkejut, tapi segera diganti dengan rasa penasaran tentang dunia jiwa lalu dia masuk kedalam pusaran angin hitam keemasan itu.


Whush...


Li Feng muncul disebuah padang yang sangat luas, luas pada itu sejauh mata memandang, energi spiritual pun memang lebih tebal beberapa kali dari dunia luar.


"benar benar luar biasa," gumam Li Feng membatin senang.


"Long Bai, apa kamu masih bisa mendengarku?" tanya Li Feng.


"hamba mendengarkan tuan," jawab Long Bai.


"bagaimana caraku membangun rumah disini? karena tidak mungkinkan aku membeli bahan bangunan dari luar?" tanya Li Feng.


"tuan tidak perlu melakukan hal itu! tuan cukup membayangkan bangunan seperti apa! maka bangunan itu akan terbentuk dengan sendirinya," balas Long Bai memberi petunjuk.


dengan semangat 45, Li Feng pun membayangkan sebuah istana kecil, lalu istana kecil yang dibayangkan Li Feng itu muncul didepannya, tentu saja hal itu membuat Li Feng sangat senang.


kemudian dia melanjutkan dengan membangun berbagai macam bangunan lainnya, seperti ruang kultivasi, ruang pertemuan dan lain sebagainya, tidak lupa Li Feng juga membangun sebuah kolam di belakang istana yang lengkap dengan gazebo.


Li Feng juga membuat sebuah ladang untuk dia tanami berbagai macam jenis herbal yang dia miliki, sebab dia ingin membuat herbal yang dia miliki itu tidak ada habis nya jika di tanam.


selesai melakukan semua itu, Li Feng duduk di gazebo dan melihat semua pekerjaannya di dunia jiwa itu, dia juga ingin menanam buah buah abadi, hanya saja menanam buah buah abadi adalah membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat berbuah.


"berapa hari perbedaan waktu dunia jiwa dan dunia luar Long Bai?" tanya Li Feng ingin tahu.


"karena kekuatan tuan masih sangat lemah, maka perbedaan waktu hanya tiga hari saja tuan," jawab Long Bai.


Long Bai yang mengerti pertanyaan itu, dia tidak menjawab, tapi yang ada dia merasa bersalah karena sudah mengatakan tuan nya sangat lemah.


"maafkan aku tuan," ucap Long Bai merasa bersalah.


"tidak apa apa Long Bai, karena kenyataannya aku memang sangat lemah," balas Li Feng tersenyum.


setelah berkerja selama tiga hari di dunia jiwa, akhirnya perkejaan itu diselesaikan oleh Li Feng, dimulai dari istana kecil, aula pertemuan, aula kultivasi, barak para prajurit, menanam herbal dan juga buah buah abadi.


meski tahu akan membutuhkan waktu yang sangat lama, tapi Li Feng memutuskan untuk mencoba menanam buah batu abadi yang dia miliki, toh tidak ada salahnya mencoba.


setelah membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Li Feng keluar dari dunia jiwa.


Whush..


sosoknya muncul dikamar kaisar Tang Zhu, dan ternyata hari sudah pagi, Li Feng pun keluar kamar dan ingin melanjutkan perjalanan nya, sebab kaisar Tang Zhu sudah mendapatkan hukuman nya, entah apa yang terjadi dengan kaisar Tang Zhu di gerbang istana saat ini.


sesampainya di gerbang istana, Li Feng melihat kaisar Tang Zhu sudah tidak bernyawa lagi, lalu dia memerintahkan para penjaga gerbang untuk menurunkan jasadnya dan menguburkan nya, karena kaisar Tang Zhu sudah tewas, Li Feng pun menunda perjalanan nya.


lalu dia pergi ke aula pertemuan untuk membahas siapa yang menjadi kaisar selanjutnya, karena bagaimanapun juga, kekaisaran Tang harus ada yang menjadi kaisar, tidak lama kemudian, Li Feng sampai di aula pertemuan, lalu dia masuk dan berjalan terus ke singgasana.


semua mentri menundukkan kepala mereka, termasuk panglima Jichao dan beberapa jendral yang tersisa, melihat ada satu jendral, yang tidak lain adalah jendral Wanli tidak ada, Li Feng bertanya pada panglima Jichao.

__ADS_1


"mana jendral yang satunya lagi?" tanya Li Feng menatap panglima Jichao.


Deg.


jantung panglima Jichao berdetak cepat, apa yang dia khawatirkan itu akhirnya terjadi juga, jika dia berkata jujur tentang jendral Wanli, sudah pasti jendral Wanli akan tewas, jika dia berbohong, dia khawatir Li Feng dapat mengetahui kebohongan nya.


"maafkan hamba pangeran, jendral Wanli memiliki sedikit urusan dengan keluarganya, sehingga dia tidak bisa datang hari ini," jawab panglima Jichao bohong.


Li Feng tidak langsung membalas, dia menatap kedua mata panglima Jichao, sebab dia melihat panglima Jichao agak panik setelah ditanya.


"kamu berbohong panglima, jangan buat aku marah, atau?" ucap Li Feng terpotong oleh panglima Jichao.


"baik pangeran, hamba akan berkata jujur," potong panglima Jichao ketakutan, dia mengerti kata atau yang dimaksud Li Feng adalah keluarga dan juga keturunan nya akan di musnahkan, sehingga dia buru buru memotong ucapan Li Feng.


"itu baru benar, katakan padaku! dimana jendral yang satunya?" perintah Li Feng.


"baik pangeran," jawab cepat panglima Jichao.


"sebenarnya jendral Wanli melarikan diri pangeran," ucap panglima Jichao.


"melarikan diri? melarikan diri karena apa?" tanya Li Feng mengerutkan keningnya.


"dia.., dia yang memperkosa putri Ming Yin," jawab gugup panglima Jichao.


"apa?"


Li Feng sampai berdiri dari singgasana setelah mendengar jawaban panglima Jichao, aura membunuhnya seketika merembes keluar dan menekan semua orang yang ada di aula pertemuan.


"cepat tangkap dia dan seret dia kesini! jika dalam waktu 2 jam kalian tidak kembali, aku musnahkan seluruh kekaisaran ini tanpa ampun," bentak Li Feng dengan amarah yang menggebu gebu.


"ba-baik pa-pangeran," jawab panglima Jichao yang tertekan aura membunuh Li Feng, lalu dia dengan bersusah payah keluar dari aula pertemuan.


"Aaaaaaarrg,"


teriak Li Feng menggema di aula pertemuan, aura membunuhnya semakin kuat yang keluar dari tubuhnya, para mentri yang berada di aula pertemuan pun tidak kuat menahan nya dan akhirnya jatuh tersungkur lalu tidak sadarkan diri.


"jendral Wanli, akan ku hancurkan semua keluarga dan keturunan mu," teriak Li Feng dengan menggunakan Qi, sehingga suaranya dapat di dengar oleh para penduduk ibukota yang ada diluar istana.


Suara Li itu juga di dengar oleh panglima Jichao, seketika panglima Jichao jadi bergidik, dia lalu dengan buru buru pergi ke kediaman keluarga bangsawan Guan sebelum terlambat.


Li Feng lalu keluar dari aula pertemuan dan meninggalkan para mentri yang tidak sadarkan diri itu, dia sangat marah dan sangat ingin menghancurkan jendral Wanli dan seluruh keluarga dan keturunan nya.


"antarkan aku ke kediaman jendral Wanli!" perintah Li Feng pada beberapa prajurit yang berjaga diluar aula pertemuan.


"ba-baik pa-pangeran," jawab para prajurit itu terbata bata, sebab dapat mereka rasakan kemarahan Li Feng.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


__ADS_2