Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Pertarungan Pertama Di Alam Langit


__ADS_3

"Sangat menakjubkan," gumam Li Feng setelah menyerap energi spiritual dan membiasakan diri dengan aura baru.


Li Feng kemudian berdiri dan melayang keatas, untuk sejenak, dia mengitari pandangannya ke segala arah, tampak pepohonan yang begitu rimbun, serta banyaknya tebing menjulang tinggi, serta pulau pulau kecil yang mengambang, semua itu menambah daya tarik tersendiri bagi hutan itu.


Li Feng kemudian melayang kearah dimana kesembilan pria paruh baya pergi tadi, yang mana kesembilan pria paruh baya tadi pergi kearah utara, dengan pasti Li Feng juga melayang ke utara.


Dengan kecepatan sedang, Li Feng terus melayang dan menikmati suasana hening dan juga sunyi, sesekali dia menghirup udara segar yang menyenangkan pikiran.


Menjelang malam.


Li Feng menemukan kesembilan pria paruh baya tadi, mereka sedang bertarung dengan sekelompok hewan buas, yang mana sekelompok hewan buas itu menyerang rombongan pedagang, sehingga mereka membantu para pedagang.


Booom Booom Booom..


Ledakan menggema saat serangan kesembilan pria paruh baya dan hewan buas beradu, bersamaan dengan Auman hewan buas dan potongan potongan daging dari para hewan buas.


Li Feng yang dari jauh, hanya menyaksikan pertempuran, dia cukup yakin dengan kemampuan kesembilan pria paruh baya, pasalnya, kesembilan pria paruh baya memiliki kekuatan tingkat abadi bintang 4 tahap puncak, sementara sekelompok hewan buas memiliki kekuatan tingkat abadi bintang 2-4.


Saat kesembilan tetua dengan tenang membunuh hewan buas, muncul dua hewan buas dengan kekuatan yang jauh lebih kuat dari yang kesembilan pria paruh baya lawan.


Kedua hewan buas itu memiliki kekuatan tingkat abadi bintang 6 tahap awal, yang mana mereka adalah pemimpin dari sekelompok hewan buas yang lebih dulu menyerang.


"Pemimpin," ucap semua hewan buas bergerak mundur.


Kedua hewan buas jenis harimau itu tidak menghiraukan prajurit mereka yang memberi hormat, keduanya sangat murka karena banyak prajurit mereka yang tewas dan juga terluka parah.


"Bajingan kalian dewa keparat, kalian sudah melintasi wilayah kami, dan juga membunuh prajurit kami, kalian tidak akan kami biarkan hidup," teriak salah satu harimau dengan niat membunuh yang sangat kuat.


Whush..


Sang harimau melesat kearah sembilan pria paruh baya, lalu disusul oleh seekor lainnya, dan pertempuran pun kembali terjadi.


Boom Boom Boom..


Ledakan beruntun kembali terjadi, bersamaan dengan terlemparnya kesembilan pria paruh baya puluhan meter kebelakang, hanya dengan beberapa kali gerakan, kedua harimau berhasil membuat kesembilan pria paruh baya terpental kebelakang.


"Saudara," ucap salah satu pria paruh baya khawatir.


"Kita tidak punya pilihan, sebaiknya bertarung sampai mati.


Whush.. Whush..


Kedua harimau kembali melesat kearah sembilan pria paruh baya, namun belum jauh mereka melesat.


Boom Boom


Dua buah tapak menghantam perut keduanya, lalu membuat keduanya terpental puluhan meter, serangan tapak itu dilepaskan oleh Li Feng saat kedua harimau tidak menyadari keberadaan Li Feng.


"Goooaaarr,"


"Goooaaarr,"


Kedua harimau mengaum keras saat tubuh mereka terpental dan menabrak tanah dengan keras.


Whush..


Li Feng muncul didepan kesembilan pria paruh baya.


"Kalian tidak apa apa?" tanya Li Feng setelah berada tepat didepan mereka.


"Kami tidak apa apa, terima kasih anak muda," ucap salah satu pria paruh baya.


"Kalian, menjauhlah! seru Li Feng pada sekelompok pedagang yang masih berdiri gemetar.

__ADS_1


"Ba-baik tuan muda," jawab mereka, lalu bergerak mundur menjauh dari tempat pertempuran.


"Buat perisai untuk untuk melindungi diri kalian dan juga mereka!" seru Li Feng pada kesembilan pria paruh baya.


Tanpa menunggu Li Feng berkata dua kali, kesembilan pria paruh baya berdiri, lalu menyatukan kekuatan mereka dan membuat perisai untuk melindungi diri mereka dan juga sekelompok pedagang yang ada dibelakang mereka.


Whush.. Whush..


Kedua harimau berubah wujud menjadi dua pria paruh baya berambut putih.


"Dewa keparat, berani menyerang dari samping, pengecut," ucap salah satu harimau yang sudah berubah jadi pria paruh baya.


"Hehehe.. maafkan aku tuan harimau! lain kali aku akan memasang papan informasi sebelum menyerang," balas Li Feng terkekeh.


"Bedebah kamu dewa kecil, aku akan membunuh mu," ucap harimau yang lain, dia tidak terima karena Li Feng menyerang mereka dial diam.


"Tapak Harimau," seru kedua pria paruh baya yang merupakan jelmaan harimau.


Keduanya kemudian menyatukan kekuatan dan membuat sebuah tapak harimau dengan ukuran yang sangat besar.


Setelah tapak harimau terbentuk, kedua pria paruh baya mengayunkan tangan mereka kearah Li Feng.


Whush.. Whush..


Tapak harimau melesat dengan kecepatan tinggi kearah Li Feng, lalu menyapu apa saja yang dilewatinya.


Disisi Sebrang.


Saat melihat kedua pria paruh baya menyatukan kekuatan mereka dan membuat tapak, Li Feng juga membuat tapak semesta.


Whush...


Tapak semesta juga melesat kearah kedua pria paruh baya jelmaan harimau, tapak semesta juga menyapu apa saja yang dia lewati.


Booooomm Booooomm Booooomm..


Whush.. Whush..


Kedua pria paruh bayah jelmaan harimau terpental ratusan meter kebelakang, lalu menabrak tanah dengan keras dan membuat kawah, sementara Li Feng hanya bergeser beberapa langkah saja.


"Sangat kuat," gumam salah satu pria paruh baya dari sembilan pria paruh baya.


Meskipun mereka terpental bersama para pedagang dan pengawal mereka, tapi tidak ada yang mengalami luka dalam.


"Benar saudara, bahkan gabungan kekuatan kedua harimau tidak bisa membuat pemuda itu terpental jauh," timpal yang lain.


"Kalian lihat jurus apa yang dia gunakan tadi?" tanya yang lain.


"Jika aku tidak salah lihat, jurus yang digunakan pemuda itu adalah tapak semesta, salah satu jurus yang dimiliki klan Jiang," jawab pria paruh baya lainnya.


"Berarti pemuda itu?" kesembilan pria paruh baya membicarakan dan menebak asal usul Li Feng.


"Klan Jiang," ucap mereka serempak.


"Tidak heran dia begitu kuat, ternyata dia berasal dari klan Jiang," ucap salah satu lagi.


Didepan mereka, Li Feng yang tidak tahu menahu dirinya dibicarakan, dia melayang kearah dua pria paruh baya jelmaan harimau, sementara prajurit nya sudah melarikan diri.


Kedua pria paruh baya itu masih berada di dalam kawah, dan mencoba menyembuhkan diri, sebelum Li Feng berada tepat diatas mereka, keduanya sudah lebih dulu melayang keatas.


"Kamu memang kuat dewa kecil," ucap salah satu dari mereka tanpa ekspresi.


"Tapi tidak cukup kuat untuk melukai ku," ucap lanjut pria paruh baya.

__ADS_1


Dengan tenang dan tersenyum, Li Feng berkata.


"Aku bahkan tidak berkeringat, kamu tahu harimau tua? serangan kalian tadi seperti gigitan nyamuk," balas Li Feng tenang, tersenyum dan menggeleng kepala.


Wajah kedua pria paruh baya jelmaan harimau jadi jelek, wajah jelek mereka bukan karena takut, tapi karena marah direndahkan Li Feng.


"Bajingan kamu dewa kecil, rasakan kekuatan puncak kami!" balas salah satu pria paruh baya dengan kesal.


"Tapak Harimau Putih," ucap sang tetua, lalu keduanya membuat gerakan yang sama, kemudian elemen angin keluar dan bertumpuk dikedua telapak tangan mereka, elemen angin yang bertumpuk itu berubah menjadi badai tornado kecil.


Whush.. Whush..


Keduanya mendorong tornado kecil dari telapak tangan kedepan, lalu berubah menjadi besar, kemudian membentuk sebuah tapak harimau putih.


Whush...


Sebelum kedua pria paruh baya jelmaan harimau, kesembilan pria paruh baya dan sekelompok pedagang dan pengawal mereka sudah lebih dulu menjauh.


Sementara itu, Li Feng juga membuat sebuah tapak, yang tidak lain adalah tapak ilahi, jurus terkuat yang ada dalam kitab naga emas, setelah elemen petir dan api sudah bertumpuk di kedua telapak tangan Li Feng, Li Feng mendorong kedua elemen berbeda itu kedepan,


Kedua elemen kemudian menyatu dan membentuk sebuah tapak, saat tapak ilahi terbentuk, kilatan petir surgawi berderak derik kesana kemari, sehingga menjadikan hutan itu sangat mencekam.


Dari jarak 2 kilo meter.


"Benar benar keturunan Patriak Long, hanya keturunan Patriak Long yang boleh mempelajari tapak ilahi," ucap salah satu dari sembilan pria paruh baya, yang mana saat ini melihat Li Feng menggunakan tapak ilahi.


"Benar saudara, meski usianya masih sangat mudah, tapi dia sudah menguasai tapak ilahi dengan sangat sempurna," ucap yang lain menimpali.


Mereka semua terkagum kagum dengan tapak ilahi yang di keluarkan Li Feng.


Di medan pertempuran.


Whush... Whush...


Tapak Ilahi dan Tapak Harimau Putih saling melesat dengan kecepatan tinggi, saat kedua tapak melesat, kedua kekuatan besar itu menghancurkan apa saja yang dilewati, sepersekian detik kemudian.


Booooomm Booooomm Booooomm..


Ledakan yang lebih besar lagi menggema dihutan, hutan yang tadinya lebat, serta terdapat beberapa bukit kecil dan 3 pulau mengapung, seketika berubah menjadi abu setelah terjadi ledakan, semua hancur tanpa sisa.


Ledakan besar itu juga selain membuat hutan dalam radius 2 kilo meter jadi hancur, serta banyak kawah yang tercipta, ledakan besar itu juga mengguncang hutan, semua penghuni hutan pun menjadi ketar ketir.


Bukan hanya mengguncang hutan dengan hebat, ledakan besar itu juga mengguncang kota yang berjarak 2 hari dari hutan, sehingga membuat penduduk kota terkejut dengan guncangan itu, meski begitu, mereka sudah tahu jika ada pertempuran hebat yang tidak jauh dari kota.


Whush.. Whush.. Whush..


Li Feng dan kedua pria paruh baya jelmaan harimau sama sama terpental kebelakang, kecepatan mereka sangat ekstrim, lalu tubuh ketiganya menabrak tanah dengan keras dan tanah itu berubah menjadi kawah.


Kedua pria paruh baya jelmaan harimau terpental ratusan meter, keduanya mengalami luka dalam yang cukup parah, tapi tidak langsung membunuh mereka.


"Ukhuk ukhuk,"


Kedua pria paruh baya memuntahkan seteguk darah dari mulut mereka.


Sementara itu, Li Feng terpental puluhan meter, meski tidak mengalami luka dalam, tapi Li Feng merasakan dadanya sakit.


"Ternyata aku hanya bisa mengimbangi 2 tahap diatas ku, jika saja kedua harimau itu memiliki kekuatan dua tahap diatas ku, aku pasti sudah hancur," gumam Li Feng memegang dadanya yang sakit.


*********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih....


__ADS_2