Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Menghancurkan Istana Kota Perak


__ADS_3

Li Feng terus berpikir apakah dia kembali ke kota mawar, ataukah dia serang saja istana kota perak, tapi disisi lain, Li Feng juga belum tahu kekuatan orang yang memimpin kota perak, jadi dia ingin mencari tahu lebih dulu.


Setelah makan dan membayar, Li Feng mencari penginapan lebih dulu, dia ingin menyusup kedalam istana di malam hari nanti, selesai membayar tagihan, Li Feng keluar dari penginapan.


tidak jauh dari rumah makan, dia menemukan sebuah penginapan, Li Feng lalu masuk kedalam dan memesan kamar, selesai memesan dan membayar biaya inap, dia naik ke kamarnya,


Didalam kamar.


Li Feng pergi ke kamar mandi, lalu dia membersihkan diri, setelah membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, dia duduk diatas kasur dan menutup mata menyerap energi spiritual menunggu malam.


Malam harinya.


Li Feng membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, lalu dia keluar ikut jendela dan melesat ke pusat kota, dari atas langit, Li Feng dapat merasakan banyak kekuatan kuat yang berada didalam kota, baik itu kultivator bebas maupun murid dan terus sekte beruang hitam.


Tidak beberapa lama, Li Feng sampai tepat diatas istana kota, lalu dia mengedarkan aura spiritual untuk melacak pemimpin kota.


"Ternyata kekuatan nya cukup tinggi," gumam Li Feng yang merasakan aura kultivasi dewa hitam tahap puncak yang berada di dalam istana kota, namun yang Li Feng rasakan bukan hanya satu aura, melainkan ada 3 aura yang memiliki kultivasi dewa hitam tahap puncak itu.


"Apa yang harus aku lakukan? apa aku harus melawan mereka?" Li Feng berpikir keras mengenai rencananya, pasalnya, ada 3 aura kultivasi dewa hitam tahap puncak, jika hanya satu atau dua orang, mungkin dia tidak akan berpikir dua kali dan langsung menyerang, tapi yang ada 3 orang, sudah pasti Li Feng akan terluka parah jika memaksa untuk menyerang.


"Sepertinya aku harus meningkatkan kekuatan lagi, banyak kultivator kuat disini," gumamnya lanjut, lalu dia kembali ke kamar penginapan.


Sesampainya dikamar penginapan, Li Feng langsung membuka gerbang dunia jiwa dan masuk kedalam, lalu dia pergi ke ruang kultivasi, hanya beberapa detik saja buat Li Feng untuk sampai.


Setelah berada didalam ruang kultivasi, Li Feng duduk dan mengeluarkan pil dewa tingkat tinggi sebanyak 3 butir, lalu dia menelan dan menyerapnya.


3 jam kemudian.


Boom Boom..


Ledakan teredam sebanyak dua kali dari dalam tubuh Li Feng, menandakan kultivasi Li Feng meningkat ke dewa hitam tahap menengah, merasa belum cukup, dia kembali mengeluarkan dua butir dan menelan serta menyerapnya lagi.


3 jam kemudian.


Boom..


sekali lagi bunyi teredam dari dalam tubuh Li Feng, kini kultivasi Li Feng sudah menembus dewa hitam tahap puncak, setelah menembus dewa hitam tahap puncak, dapat Li Feng rasakan energi kuat yang mengalir dari dalam tubuhnya.


Setelah menstabilkan pondasi kultivasi, Li Feng membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, lalu dia berdiri dan keluar dari ruang kultivasi dengan senyum mengambang.


Li Feng lalu membuka kembali gerbang dunia jiwa dan keluar.


Whush..


Li Feng muncul dikamar penginapan, dan hari sudah tengah malam, Li Feng lalu kembali keluar melewati jendela, hanya hitungan menit bagi Li Feng untuk kembali berada di atas istana, tanpa menunggu lama, Li Feng melepaskan tapak bayangan kearah istana.


"Tapak Bayangan," seru Li Feng.


Lalu muncul dari ruang hampa, ribuan tapak dengan kekuatan yang sangat ektrim.


Whush.. Whush.. Whush..

__ADS_1


Ribuan tapak itu melesat turun kebawah, hanya hitungan detik, ribuan tapak itu menghantam istana dan terjadi ledakan dahsyat beruntun.


Boom Boom Boom..


Boom Boom Boom..


Ledakan demi ledakan terus bersahutan sebanyak ribuan kali, serangan tapak bayangan itu langsung saja menghancurkan banyak bangunan bangunan istana, bisa dibilang 75% bangunan bangunan istana menjadi hancur.


Serangan tapak bayangan yang dilepaskan Li Feng juga membunuh 80% prajurit kota, yang merupakan murid sekte beruang hitam, karena para murid sekte itu sedang bermabuk mabukan didalam barak militer, sehingga begitu serangan datang, tidak ada yang menyadari jika dewa kematian menghampiri mereka.


Whush.. Whush.. Whush..


Ketiga sosok pemilik aura dewa hitam tahap puncak melesat keluar dari dalam puing puing bangunan, lalu mereka melayang tepat didepan Li Feng, ketiganya menatap tajam Li Feng dengan niat membunuh yang sangat kuat.


"Bocah, berani sekali kamu menyerang istana kota, apa kamu tahu siapa kami?" bentak salah satu pria paruh baya.


Li Feng menatap datar ketiga pria paruh baya didepannya itu, dia juga tidak bergeming sedikitpun dari tempatnya.


"Aku tahu siapa kalian, kalian adalah para bajingan yang menggunakan kekuatan untuk menindas yang lemah," balas Li Feng dingin.


"Hahaha.. lalu kenapa kamu berani kesini? apa kamu sudah bosan hidup? baiklah, akan aku kabulkan permintaan mu itu," balas pria paruh baya, lalu dia melesat kearah Li Feng dengan melepaskan serangan tapak beruang hitam.


Whush..


Li Feng yang melihat pria paruh baya melesat kearahnya, dia membuat gerakan tangan dan mengayunkan tangannya kearah pria paruh baya.


Whush..


Sebuah tapak melesat kearah pria paruh baya setelah Li Feng mengayunkan tangannya.


Boom..


"Apa?"


Kedua pria paruh baya lainnya terkejut melihat teman mereka meledak menjadi kabut darah, padahal teman mereka itu memiliki basis kultivasi dewa hitam tahap puncak, namun meledak begitu saja dengan serangan tunggal.


"Sekarang giliran kalian," ucap Li Feng tersenyum menyeringai.


Whush.. Whush..


Dua tapak kembali melesat kearah dua pria paruh baya, keduanya mencoba menghindari serangan tapak itu, tapi Li Feng kembali melepaskan serangan tapak.


Boom Boom..


Kedua pria paruh baya juga meledak menjadi kabut darah dengan serangan susulan yang dilepaskan Li Feng.


Para murid sekte beruang hitam yang berada dibawah, dapat mereka lihat dengan jelas bagaimana tiga tetua mereka diledakkan dengan sangat mudah.


Tidak ingin membuang waktu, Li Feng kembali melepaskan serangan, namun serangan yang dilepaskan Li itu serangan pedang seribu bayangan.


Hanya hitungan menit, ribuan murid sekte beruang hitam habis dibantai Li Feng, kejadian itu dapat disaksikan oleh hampir seluruh penduduk kota perak, dapat mereka lihat dengan jelas bagaimana Li Feng membantai murid murid dan tiga tetua sekte beruang hitam.

__ADS_1


Setelah memastikan tidak ada lagi yang tersisa, Li Feng kembali melesat dan menghilang dari pandangan semua orang, kecepatan terbang Li Feng hanya bisa dilihat dari cahaya berwarna biru yang keluar meninggalkan kota.


Sesampainya diluar kota, Li Feng kembali masuk kedalam kota dengan berpura pura tidak tahu apa apa, kemudian dia masuk kembali ke kamar penginapan dan meninggalkan rasa penasaran semua penduduk kota.


Waktu terus berlalu.


Tak terasa pagi kembali menyambut Li Feng dan seluruh penghuni alam semesta, Li Feng pun membersihkan diri dan keluar dari kamar, namun sebelum keluar kamar, dia menutup wajahnya dengan kain, entah apa yang dia rencanakan.


Sesampainya diluar.


Li Feng pergi ke istana kota, dia bersikap seperti orang yang tidak tahu apa apa, sepanjang jalan, ramai orang membahas tentang sosok yang menyerang istana kota dan membunuh semua murid dan tetua sekte beruang hitam.


Li Feng yang mendengar para penduduk yang membahasnya, dia tetap cuek dan terus berjalan kearah istana kota.


30 menit kemudian.


Li Feng sampai didepan istana kota, disana, lebih banyak lagi penduduk, kultivator bebas dan juga para pedagang yang melihat istana yang sudah hancur itu.


Whush...


Li Feng melayang di udara, 50 meter dari atas tanah, Li Feng berseru dengan lantang.


"Siapa diantara kalian yang menjadi tuan kota sebelumnya?" seru Li Feng yang mencari tuan kota sebelumnya.


Para penonton tidak ada yang menjawab, sebab tuan kota sebelumnya dan keluarganya sudah dibunuh semua, bahkan kelurga klan nya juga sudah dibantai hingga tak tersisa.


Tidak ada jawaban dari bawah, Li Feng kembali bertanya.


"Jangan takut! aku tidak akan menyakiti kalian, mungkin kalian bertanya tanya siapa aku, tapi aku adalah orang yang menghancurkan istana ini, aku mencari tuan kota sebelumnya, karena ingin membangun kembali istana kota dan menjalankan roda pemerintahan kembali,"


"Jika kalian takut dengan sekte beruang hitam, aku tidak menyalahkan itu, karena aku mengerti yang kalian rasakan saat ini, tapi percayalah! tidak akan lagi ada sekte beruang hitam, hari ini kota perak, besok kota teratai, jadi aku minta pada kalian untuk mengatakan dimana tuan kota sebelumnya!" ucap Li Feng yang kembali menggema diatas istana kota.


Para penduduk kota, kultivator bebas dan pedagang yang mendengar seruan Li Feng, satu persatu berbisik bisik tetangga, saat ini mereka dalam dilema, terutama adalah penduduk kota, mereka dilema karena antara percaya dan tidak percaya.


"Jika tuan yang menghancurkan istana kota, kenapa tuan masih ada disini? bukankah sangat berbahaya jika patriak sekte beruang hitam tahu?" seorang pria paruh baya bertanya dari bawah.


Li Feng tersenyum dan menganggukkan kepala, lalu dia kembali berkata.


"Justru itu yang aku tunggu, tapi jika dia tidak datang, aku sendiri yang akan mencarinya disekte beruang hitam, jika ada diantara kalian yang tahu letak sekte beruang hitam, mohon kerja samanya!" balas Li Feng dari atas.


"Apa kami bisa mempercayai ucapan tuan?" pria paruh baya kembali bertanya.


"Seorang kultivator tidak pernah mengingkari apa yang sudah dia ucapkan, pantang bagi kultivator untuk menjilat ludah sendiri," balas Li Feng serius.


"Benar, kultivator pantang untuk mengingkari ucapannya, karena itu adalah hal yang tabu, jatidiri kultivator adalah tidak mengingkari janji atau ucapan yang dia keluarkan," seorang pria paruh baya bersuara, dia juga seorang kultivator, sehingga dia sangat tahu bagaimana seorang kultivator.


"Baik tuan, kami percaya pada tuan, kami mendukung jika tuan ingin menyerang sekte beruang hitam," ucap pria paruh baya yang bertanya pertama tadi.


******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih....


__ADS_2