
Li Feng kemudian berdiri dan melayang kearah kawah dimana kedua pria paruh baya jelmaan harimau berada didalamnya, sepersekian detik berikutnya, Li Feng berada tepat diantara kedua kawah itu.
Whush..
Li Feng melesat turun ke salah satu kawah, bukannya membunuh, justru Li Feng membuat jelmaan harimau itu dalam posisi duduk bersila, Li Feng lalu memasukkan satu butir pil penyembuhan dan membantunya menyerap.
Beberapa saat kemudian, jelmaan harimau sembuh sedikit demi sedikit, Li Feng kembali memasukkan satu butir pil dan melakukan hal yang sama lagi, memastikan jelmaan harimau itu sudah sembuh, Li Feng pergi ke jelmaan harimau yang satunya lagi, lalu dia melakukan hal yang sama juga.
Sepuluh menit kemudian.
Kedua pria paruh baya jelmaan harimau kembali pulih seperti semula, namun tidak lantas membuat keduanya berterima kasih pada Li Feng, sikap mereka tetap sama.
"Kenapa kamu menolong kami?" dengan wajah datar, salah satu jelmaan harimau bertanya.
Dengan tenang dan senyuman yang menyungging, Li Feng menjawab.
"Tujuan ku kesini bukan untuk membunuh kalian, aku hanya ingin membantu kesembilan tetua yang datang bersama ku, namun itu alasan kedua, alasan pertama ku adalah ingin menjadikan kalian berdua hewan kontrak," jawab Li Feng tenang.
"Ukhuk ukhuk,"
Kedua pria paruh baya terbatuk setelah mendengar Li Feng ingin menjadikan mereka hewan kontrak, karena sebenarnya mereka bukan hewan buas, melainkan binatang suci, yang mana status binatang suci lebih tinggi dari binatang ilahi dan hewan mitos.
"Jangan bermimpi kamu anak muda! pantang bagi binatang suci seperti kami menjadi hewan kontrak," ucap tegas salah satu dari mereka.
"Binatang suci?" Li Feng mengerutkan keningnya, belum pernah dia mendengar adanya binatang suci, namun jelmaan harimau didepannya itu mengatakan jika keduanya adalah binatang suci.
Kedua jelmaan harimau juga mengerutkan kening mereka saat melihat wajah kebingungan Li Feng, lantas yang berbicara pada Li Feng tadi kembali berkata.
"Kenapa anak muda? apa kamu belum pernah mendengar binatang suci?" tebaknya.
Li Feng mengangguk, karena dia belum pernah mendengar nama binatang suci, yang Li Feng ketahui hanyalah hewan buas biasa saja, selain dari itu, dia tidak pernah tahu.
Melihat Li Feng mengangguk, jelmaan harimau menjelaskan status dan derajat binatang suci.
"Binatang suci adalah binatang dengan status dan derajat tertinggi kedua setelah binatang ilahi, dan binatang suci terdiri dari 3 ras, ras Naga Api, ras Phoenix Es dan ras Harimau Angin, dari tiga ras ini, ras Naga Api yang lebih tinggi derajatnya,"
"Sementara binatang ilahi terdiri dari 2 ras, yaitu ras Naga Petir dan ras Phoenix Api, dan posisi atau derajat tertinggi adalah ras Naga Petir," ucap jelmaan harimau menjelaskan adanya binatang suci dan binatang ilahi.
Li Feng masih terdiam dan mencoba mencerna cerita dari jelmaan harimau, dia juga tampak mengangguk angguk kan kepala setelah mengerti.
"Lalu dimana yang lain? tidak mungkin bukan jika hanya kalian yang berada disini?" tanya Li Feng, dia yakin masih banyak ras harimau angin yang ada di hutan itu.
"Untuk apa aku menjawabnya? aku tidak memiliki kewajiban itu," tanya datar jelmaan harimau.
"Dilihat dari cara kalian berkata, aku sangat yakin jika kalian berdua dalam pelarian dari sebuah klan atau kerajaan, benar bukan tebakan ku?" ucap Li Feng yang melihat gerak gerik kedua pria paruh baya jelmaan harimau angin.
"Tidak masalah jika kalian tidak mau bercerita, aku juga tidak memaksa kalian untuk menjadi hewan kontrak, tapi jangan lagi menyerang tanpa alasan! " ucap lanjut Li Feng, sedari tadi kedua pria paruh baya jelmaan harimau hanya diam saja.
Li Feng kemudian ingin melayang kearah kesembilan pria paruh baya serta sekelompok pedagang, namun saat Li Feng akan pergi, salah satu dari mereka menahan Li Feng.
"Tunggu tuan muda!" ucap salah satu.
"Ada apa tuan harimau? bukannya tuan harimau tidak mau menjadi hewan kontrak ku? dan juga tuan harimau berdua tidak mau bercerita, aku rasa tidak ada lagi yang perlu dibicarakan," tanya Li Feng membalikkan badan.
__ADS_1
"Kami bersedia menjadi hewan kontrak tuan muda," jawab jelmaan harimau.
"Aku tidak salah dengar?" tanya Li Feng antusias.
"Tidak tuan muda, kami memang bersedia menjadi hewan kontrak tuan muda," jawab nya menganggukkan kepala.
Tanpa banyak tanya alasan mereka, Li Feng langsung menggigit ujung jari dan menembakkan darah ke kepala kedua jelmaan harimau.
"Seraplah!" ucap Li Feng setelah menembakkan darah.
"Baik tuan muda," jawab kedua harimau, lalu menyerap darah Li Feng.
Whush.. Whush..
Kedua harimau duduk mengambil sikap lotus dan menyerap darah Li Feng, beberapa saat kemudian, keduanya selesai dan membuka mata.
"Siapa nama kalian?" tanya Li Feng.
"Namaku Jonghae, tuan muda," ucap Jonghae menyebut namanya.
"Namaku Jongjie, tuan muda," ucap Jongjie menyebut namanya.
"Aku Li Feng, kita kalian bercerita dari mana asal kalian nanti saja, karena saat ini aku ingin tahu dimana aku berada," ucap Li Feng, karena memang dia tidak tahu dia berada di wilayah mana dan harus kemana.
"Saat ini tuan muda berada di wilayah selatan kekaisaran langit, dan tuan muda berada di perbatasan kekaisaran langit dan kekaisaran suci," jawab Jongjie.
"Kekaisaran suci?" Li Feng sedikit terkejut karena ada kekaisaran lain.
"Benar tuan muda, selain Kekaisaran langit, ada juga kekaisaran suci," jawab Jongjie mengangguk.
"Ke ibukota tuan muda?" Jonghae tercengang.
"Benar Jonghae, apa ada yang salah?" tanya Li Feng bingung.
"Bukan seperti itu tuan muda, hanya saja, jika pergi ke ibukota, membutuhkan waktu sekitar 8 atau 9 bulan untuk sampai disana, itupun jika tidak ada kejadian di perjalanan," Jonghae menjelaskan jarak dari tempat mereka ke ibukota.
"Perlu tuan muda ketahui, di wilayah selatan ini ada 2 sekte besar dan dua klan besar, kedua sekte besar dan kedua klan besar bahkan tidak berani di singgung oleh kaisar langit, kaisar langit tidak berani menyinggung bukan tanpa alasan,"
"Salah satu sekte atau klan besar itu memiliki kekuatan sedikit lebih unggul dari kekaisaran langit sendiri, hal itulah yang membuat kaisar langit tidak ingin menyinggung salah satu klan ataupun sekte,"
"Jujur saja tuan muda, aku dan saudara Jongjie berpikir jika tuan muda adalah murid elite salah satu sekte dari dua sekte itu, karena kekuatan tuan muda saat ini menyamai kekuatan murid inti mereka," ucap Jonghae menjelaskan panjang kali lebar.
Li Feng hanya diam dan mendengar penjelasan dari Jonghae tanpa memotong sedikit pun, dia masih tidak menyangka jika alam langit sangat luas, bahkan satu kekaisaran saja memiliki luas wilayah yang sangat besar.
"Aku tidak masalah berapa pun waktu yang dibutuhkan, aku akan kesana, sekarang bawa aku ke kota terdekat!" ucap Li Feng setelah di beberapa saat.
"Baik tuan muda," Jonghae dan Jongjie menjawab bersama.
Li Feng dan kedua hewan kontraknya melayang kearah sembilan pria paruh baya dan sekelompok pedagang serta pengawal mereka.
Tapi bukannya singgah, Li Feng dan kedua pelayannya terus melesat ke utara dan tidak menghiraukan mereka.
"Berapa hari dari sini untuk tiba di kota?" tanya Li Feng di tengah perjalanan.
__ADS_1
"Kita membutuhkan waktu 10 hari tuan muda," jawab Jongjie.
"Apa kalian punya sesuatu sebagai identitas?" tanya Li Feng lagi.
"Ada tuan muda," jawab Jongjie, lalu mengeluarkan sebuah lencana dari cincin penyimpanan dan menyerahkan pada Li Feng.
"Lencana apa ini?" tanya Li Feng yang sudah mengambil lencana.
"Itu adalah lencana klan Han, salah satu klan yang ada di kekaisaran suci," jawab Jongjie.
"Jadi kalian berasal dari klan Han?" tanya Li Feng.
"Benar tuan muda, kami dari klan Han, meski begitu, murid murid dan tetua klan sudah sering ke kota kota kekaisaran langit, jadi para penjaga gerbang sudah tahu lencana klan Han," jawab Jongjie lagi.
"Baik aku mengerti," ucap Li Feng mengangguk.
ketiganya terus mengobrol sepanjang hari, lebih tepatnya Li Feng bertanya, Jongjie dan Jonghae menjawab, dan yang ditanyakan Li Feng adalah semua yang ada di kekaisaran langit dan kekaisaran suci.
Sepuluh hari kemudian, benar saja, mereka menemukan sebuah kota, ketiganya lalu mendarat tidak jauh dari kota, kemudian berjalan kearah gerbang, tapi sebelum itu, Li Feng dan kedua pelayan nya menekan kekuatan mereka.
Dimana Li Feng menekan kekuatan nya hingga tingkat abadi bintang 2 tahap awal, sementara Jongjie dan Jonghae menelan kekuatan mereka hingga tingkat abadi bintang 3 tahap awal, satu ranah diatas Li Feng.
Beberapa saat kemudian.
Li Feng dan kedua pelayannya tiba didepan gerbang dan ikut mengantri.
"Kota Apung," Li Feng membaca nama kota.
"Benar tuan muda, ini adalah kota apung, salah satu kota yang berada dibawah kekuasaan sekte agung," ucap Jonghae.
"Sekte agung? apa sekte agung adalah salah satu sekte besar yang kalian maksud tempo hari?" tanya Li Feng.
"Benar tuan muda," jawab Jonghae mengangguk.
"Tidak heran, karena berada dalam perlindungan sekte besar, kota ini terlihat sangat tenang," ucap Li Feng sedikit takjub.
Tidak berselang lama, Li Feng dan kedua pelayannya mendapat giliran diperiksa, namun Li Feng sedikit terkejut dengan nilai tukar atau alat pembayaran di kekaisaran langit, dimana mereka menggunakan koin emas sebagai alam pembayaran.
Setelah masuk kedalam kota, Li Feng tidak mencari penginapan, tapi dia membawa Jonghae dan Jongjie ke pusat kota, entah apa yang dicarinya.
30 menit kemudian.
Li Feng, Jonghae dan Jongjie sampai di pusat kota, namun mereka melihat ada kerumunan orang disebuah papan informasi.
Dengan wajah penasaran, Li Feng mendekati papan informasi, dia ingin tahu ada informasi penting apa dipapan informasi itu.
"Pelelangan?"
Ternyata informasi itu adalah akan di adakan pelelangan dikota batu sebulan lagi, yang mana kota batu berjarak 3 minggu dari kota apung, karena dari kota apung pergi ke kota batu, masih harus melewati dua kota lainnya, yaitu kota kapur putih dan kota durian runtuh.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...