
"Dimana pemuda itu? aku tidak melihatnya sama sekali," ucap dewi bunga, karena sedari tadi dia mencari cari Li Feng, tapi belum dia temukan.
"aku juga tidak tahu saudari dewi bunga, sedari tadi aku juga terus mencari nya," jawab golok setan.
sementara itu, Li Feng yang melihat pasukan nya sudah menyerang, dia masih belum ikut terlibat, sebab dia masih ingin melihat pertempuran itu, tapi ketika dia melihat dewa api dan dewa tombak yang juga bertempur, Li Feng tidak dapat menahan diri.
Whush...
Li Feng melesat dengan cepat penuh ke arah dewa api dan dewa tombak dengan aura membunuh yang sangat kuat.
"mati kalian bajingan!" ucap Li Feng, lalu dia melepaskan serangan pada kedua nya.
Whush Whush Whush.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan besar terjadi disaat serangan yang dilepaskan Li Feng itu mengenai dewa api dan dewa tombak yang tidak menyadari serangan itu, serangan Li Feng itu juga langsung membuat keduanya meledak menjadi kabut darah.
kemunculan Li Feng yang secara tiba tiba itu mengejutkan dewa petir, dewi bunga dan golok setan, pasalnya, ketiga orang itu sudah mengenal sosok Li Feng.
wajah dewa petir seketika menjadi jelek, sebab dia melihat adik seperguruan nya tewas didepan matanya sendiri, bahkan tubuh adik seperguruan itu tidak tersisa sedikit pun, semuanya meledak menjadi kabut darah.
"saudara golok setan, pemuda itu ada bersama mereka, aku kita habisi dia!" ucap dewi bunga, lalu dia melesat ke arah Li Feng, kemudian disusul oleh golok setan.
melihat dewi bunga dan golok setan menyerang seorang pemuda, pengemis tangan seribu dan tombak perak pun mengikuti mereka, karena keduanya tahu jika pemuda yang sering dibicarakan itu adalah pemuda yang membunuh dewa api dan dewa tombak.
Whush.. Whush...
"kita bertemu lagi anak muda," ucap golok setan.
"benar, kita bertemu lagi, dan kali ini tidak ada yang bisa lepas dari tangan ku," balas Li Feng, lalu dia mengeluarkan aura pejuang suci tahap puncak.
Whush...
aura pejuang suci keluar dari tubuh Li Feng, lalu aura itu Li Feng arahkan pada golok setan dan yang lain nya.
"apa?"
teriak golok setan, dewi bunga, pengemis tangan seribu dan tombak perak terkejut dengan aura yang dikeluarkan Li Feng, pengemis tangan seribu dan tombak perak pun segera tersungkur karena tidak dapat menahan aura yang sangat kuat.
meskipun dewi bunga dan golok setan masih dapat menahan aura milik Li Feng, tapi keduanya tidak bisa bergerak, mereka tetap berada di tempat mereka, karena saat ini tubuh mereka seperti ditimpa gunung besar, sehingga untuk menggerakkan tubuh saja tidak mampu.
Whush...
Booooomm Booooomm Booooomm
Li Feng melepaskan serangan ke arah mereka, pengemis tangan seribu dan tombak perak yang berkekuatan kaisar elite tahap puncak pun seketika menjadi kabut darah, sementara golok setan dan dewi bunga terlempar jauh ke belakang.
__ADS_1
dewa petir, dewa iblis, iblis racun dan iblis darah yang melihat keempat saudara mereka yang tidak bisa berbuat apa apa pada Li Feng pun mencoba untuk melarikan diri, tapi Li Feng dapat mengetahui niat mereka.
"jangan harap bisa melarikan diri dari ku!" ucap Li Feng, lalu dia menoleh pada jendral Tianjin dan jendral Chou dan berkata.
"bunuh kedua bajingan itu!" perintah Li Feng sambil menunjuk dewi bunga dan golok setan yang terkapar tidak berdaya.
"baik pangeran," jawab kedua jendral, lalu mereka melesat ke arah dewi bunga dan golok setan terkapar.
sementara itu, Li Feng mengejar dewa petir, dewa iblis, iblis racun dan iblis darah yang mencoba melarikan diri, keempatnya berharap bisa lolos dari Li Feng, tapi apa yang mereka harapkan itu sia sia, karena hanya dalam hitungan menit, Li Feng sudah menghadang mereka dari depan.
di markas bunga darah, pertempuran terus terjadi, jendral Tianjin dan jendral Chou sudah menyelesaikan tugas mereka untuk membunuh dewi bunga dan golok setan, lalu kembali menyerang anggota bunga darah yang sudah kocar kacir itu.
meski kalah dalam jumlah, tapi pasukan istana unggul dalam hal kekuatan, sehingga membuat mereka sangat mudah membunuh anggota bunga darah.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan demi ledakan terus terjadi dihari itu, bukan hanya terdengar suara ledakan, jeritan kesakitan dari anggota bunga darah dan pasukan istana yang terluka juga mewarnai pertempuran, bau amis juga tercium dimana mana, namun pertempuran itu tetap berlangsung.
"jendral Kai, jangan biarkan satupun lolos dari sini," ucap jendral Wong sambil menunjuk beberapa ratus anggota bunga darah yang mencoba melarikan diri.
"baik jendral Chou," jawab jendral Kai, lalu dia membawa 100 pasukan istana dan mengejar anggota bunga darah yang melarikan diri itu.
"jendral Xiao, perintahkan beberapa puluh prajurit agar mengobati prajurit kita yang terluka!" perintah lanjut jendral Chou.
"baik jendral," jawab jendral bawahan Xiao, lalu dia memerintahkan beberapa puluh prajurit agar mengobati prajurit istana yang terluka.
Booooomm Booooomm Booooomm..
terjadi ledakan disaat serangan mereka beradu, lalu mengirim keempat lawan Li Feng itu jauh kebelakang dan menabrak tanah dengan keras.
beberapa saat kemudian, Li Feng merasa bosan dengan pertarungan itu, lalu dia mengeluarkan 75% kekuatan nya untuk segera mengakhiri pertarungan mereka.
Whush... Whush... Whush... Whush..
muncul bola bola api dari telapak tangan Li Feng, lalu bola bola api itu Li Feng lepaskan pada keempat lawan nya.
Booooomm Booooomm Booooomm...
kembali terjadi ledakan disaat bola bola api itu mengenai telak keempat lawan Li Feng, lalu membakar tubuh mereka hingga habis,selesai membunuh mereka, Li Feng mengambil cincin penyimpanan mereka, kemudian dia bergabung bersama pasukan nya.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan terus bersahutan di markas bunga darah, banyak kawah yang tercipta di markas itu, rumah rumah yang terbuat dari kayu itu juga terbakar habis dan tidak menyisakan satu pun.
2 jam kemudian, semua anggota bunga darah dibantai habis oleh Li Feng dan pasukan istana, meski begitu, Li Feng juga kehilangan lebih dari 5000 pasukan nya, karena lebih dari pasukan istana tewas ditangan anggota bunga darah.
lalu Li Feng memerintahkan pasukan untuk membuat lubang dan menguburkan pasukan yang tewas, tidak lupa Li Feng juga memerintahkan pada pasukan nya untuk memungut semua cincin penyimpanan dan membagikan secara merata.
__ADS_1
bukan hanya pasukan nya saja, para jendral besar dan jendral bawahan juga Li Feng perintahkan untuk membagikan hasil jarahan dengan merata, tampak semua orang sangat bahagia, sebab hasil jarahan yang mereka dapatkan itu sangat banyak.
dimana koin koin emas dan sumber daya tingkat tinggi yang dapat meningkatkan kekuatan mereka lagi, selain meningkatkan kekuatan, mereka juga mendapatkan pemasukan koin emas, sehingga membuat semua pasukan merasa sangat senang.
"lapor pangeran, kami sudah membagikan semua hasil jarahan dengan merata," ucap jendral Tianjin melapor.
"bagus, kalian beristirahat lah, besok baru kalian kembali ke istana!" balas Li Feng.
"baik pangeran." jawab jendral Tianjin, lalu dia kembali berkumpul bersama ketujuh jendral besar lain nya.
keesokan harinya, semua pasukan istana kembali ke ibukota, dapat dilihat wajah mereka sangat berseri seri, semua orang merasa bahagia karena mendapatkan hasil jarahan yang sangat memuaskan itu.
sementara itu, setelah memerintahkan pasukan kembali ke istana, Li Feng justru tidak kembali, tapi Li Feng pergi ke kekaisaran Tang, dia ingin membuat perhitungan dengan kaisar Tang Zhu, sekaligus mencari tahu markas pusat bunga darah yang ada di kekaisaran Tang itu.
setelah menempuh perjalanan selama 2 minggu, akhirnya Li Feng sampai disebuah kota yang yang berada di perbatasan, 300 meter dari kota, Li Feng melayang turun, lalu dia berjalan kaki ke arah kota, tidak lama kemudian, Li Feng sampai dan ikut mengantri.
setelah mendarat pemeriksaan dan membayar pajak masuk, Li Feng masuk kedalam kota dengan santai, Li Feng dapat masuk kedalam kota karena dia menggunakan lencana klan Tian yang diberikan jendral Tianjin sebelum jendral Tianjin kembali ke istana.
300 meter kedalam kota, Li Feng menemukan sebuah penginapan, lalu dia masuk dan memesan kamar, selesai memesan dan membayar biaya inap, Li Feng naik ke kamar nya.
didalam kamar, Li Feng langsung melepaskan pakaian nya dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Li Feng duduk diatas kasur nya dan menyerap energi alam yang lebih pekat beberapa kali lipat dari kekaisaran Ming itu.
tak terasa mentari pagi kembali menyambut Li Feng dan semua orang yang ada di daratan rendah, Li Feng pun membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, kini kekuatan Li Feng sudah kembali ke puncaknya.
Li Feng kemudian turun dari kasur dan turun kebawah, sebab dia ingin melanjutkan perjalanan nya, setelah berada di luar penginapan, Li Feng lalu pergi ke arah gerbang.
setelah keluar dari kota, Li Feng terbang ke udara dan melesat dengan kecepatan sedang.
*******
Waktu terus berlalu, tak terasa kehancuran bunga darah di kekaisaran Ming itu sudah sampai di telinga kaisar Tang Zhu, hal itu tentu saja membuat kaisar Tang Zhu sangat geram, karena lagi lagi pasukan yang sudah dia bangun dengan menghabiskan banyak dana, berulang kali hancur ditangan seorang pemuda tampan berambut perak.
"bajingan, kenapa tidak pemuda itu saja yang mati?" teriak kaisar Tang Zhu dengan emosi yang meluap luap, dia tidak tahu jika saat ini Li Feng menargetkan dirinya, andai saja dia tahu, mungkin saat ini dia akan gemetar ketakutan.
berita tentang kehancuran bunga darah dan kematian dewi bunga dan golok setan juga sudah sampai ditelinga tongkat hitam dan adik seperguruan nya tongkat biru, yang tidak lain adalah guru dari golok setan.
mendengar berita tentang kematian murid murid mereka, tongkat hitam dan tongkat biru sangat marah, keduanya berjanji akan membalaskan dendam atas kematian kedua murid mereka.
kekuatan tongkat hitam saat ini berada di ranah pejuang surgawi tahap puncak, hal itu menjadikan keduanya masuk dalam daftar 25 besar kultivator terkuat di kekaisaran Tang, tongkat hitam berada di nomor 24, sementara tongkat biru berada di nomor 25.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih....
__ADS_1