
Setelah jendral Xiao selesai menyebut nama nama kelompok dan perwakilan, satu persatu kelompok naik ke atas arena sesuai dengan nomor mereka.
Li Feng, Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin juga naik ke arena nomor tiga, begitu juga lawan mereka yang merupakan perwakilan dari kekaisaran Luan.
"sekali lagi aku ingatkan, jangan lakukan kecurangan seperti yang sudah aku jelaskan tadi!" ucap jendral Xiao sekali lagi mengingatkan.
"bersiap! mulai!" lanjut jendral Xiao.
mendengar aba aba dari jendral Xiao, satu persatu kelompok bersiap untuk bertarung, masing masing anggota kelompok mengeluarkan senjata dari cincin penyimpanan.
Diarena nomor tiga, Li Feng tidak ingin berlama lama, dia ingin segera mengakhiri pertarungan itu, lawan Li Feng dan yang lainnya adalah murid murid dari sekte kelabang emas, yang mana ketua kelompok mereka adalah Wong Fei, Wong Fei sendiri kalah di pertarungan individu tadi.
"saudara Shupeng, saudara Mo Feng, saudari Mei Shin, kita segera akhiri pertarungan ini! serang mereka terus dan tekan mereka! jangan biarkan mereka memiliki kesempatan untuk menyerang balik!" ucap Li Feng memberi aba aba.
"baik saudara Qian," balas ketiganya serempak, lalu keempatnya melesat ke arah kelompok Wong Fei.
Boom Boom Boom...
Terjadi ledakan beruntun disaat Li Feng dan kelompoknya menyerang kelompok Wong Fei, tapi ledakan itu bukan berasal dari serangan Li Feng dan kelompoknya, melainkan ledakan itu terjadi di gerbang ibukota.
semua peserta yang sedang bertarung, semua penonton, para Patriak dan kelima kaisar terkejut dengan ledakan besar yang terjadi di gerbang ibukota itu.
ledakan itu juga membuat sebagian besar penonton mulai panik, karena sebagian besar penonton hanyalah penduduk biasa yang tidak bisa berkultivasi.
"harap tenang dan tetaplah ditempat! saat ini sekte aliran hitam melakukan penyerangan di depan gerbang ibukota," kaisar Luan Chen yang melihat sebagian besar penonton dalam kepanikan pun mencoba menenangkan mereka.
setelah ledakan terjadi tadi, kaisar Luan Chen mendapat pesan jiwa dari salah satu jendral nya yang bertugas di depan gerbang, jendral itu melaporkan jika sekte sekte aliran hitam sedang menyerang ibukota.
Disisi lain, Jun Tong yang mendengar ucapan kaisar Luan Chen pun segera mendekati Li Feng dan yang lainnya.
"Pangeran, sepertinya ada yang sudah bosan hidup pangeran," ucap Jun Tong setelah berada di dekat Li Feng.
"jangan dulu bertindak Jun Tong! sebaiknya kita berkumpul bersama yang mulia kaisar dan yang lainnya!" balas Li Feng.
Li Feng belum tahu apa penyebab dari serangan itu, jadi dia tidak ingin terlibat lebih dulu, Li Feng ingin tahu pihak mana yang salah dan benar.
"baik pangeran," jawab patuh Jun Tong.
Li Feng lalu membawa kelompoknya untuk menemui kaisar Song Guan dan Qian Ming serta yang lainnya, tidak berselang lama, Li Feng dan kelompoknya sudah berada di kursi para kaisar.
__ADS_1
"tuan muda," panggil kaisar Song Guan yang melihat Li Feng dan yang lainnya semakin mendekat.
"ada apa yang mulia? kenapa sekte aliran hitam menyerang?" tanya Li Feng yang ingin tahu.
"aku tidak tahu tuan muda, tapi sebaiknya kita jangan ikut campur dulu, karena kita semua belum tahu masalahnya," jawab kaisar Song Guan yang memang tidak tahu apa apa.
"yang mulia, tuan muda," sapa Qian Ming dan yang lainnya juga, keempat Patriak dan para tetua sekte dan klan itu juga mendekat ke kaisar Song Guan.
melindungi kaisar Song Guan adalah suatu keharusan yang harus mereka lakukan, meskipun sekte dan klan tidak berdiri sendiri sendiri, tapi sekte dan klan mereka berada di wilayah kekaisaran Song.
"patriak Qian, Patriak Wen, Patriak Mo, matriak Hua," balas kaisar Song Guan.
"apa yang harus kita lakukan yang mulia? apa kita membantu kekaisaran Luan?" tanya Qian Duan.
"sebaiknya kita ke gerbang dan membantu! jika kita tidak membantu, akan sangat tidak enak jika bertemu dengan yang mulia kaisar Luan Chen," jawab kaisar Song Guan.
Li Feng dan semua orang pun melesat ke gerbang ibukota, hanya dalam hitungan menit, Li Feng dan kelompoknya sampai tidak jauh dari gerbang kota, dapat mereka lihat sudah banyak jatuh korban dari kedua belah pihak, bau anyir darah, jeritan kesakitan juga bersatu padu digerbang ibukota itu.
Boom Boom Boom..
ledakan demi ledakan terjadi di gerbang kota, pasukan sekte aliran hitam sudah menembus gerbang kota dan sudah masuk kedalam kota, prajurit istana terus ditekan mundur, sehingga bangunan bangunan yang berada didekat gerbang ibukota juga banyak yang sudah hancur.
pasukan sekte aliran hitam mampu menekan pasukan istana karena kekuatan pasukan sekte aliran hitam sedikit berada lebih diatas dari pasukan istana, karena saat ini pasukan sekte aliran hitam memiliki kultivasi terendah berada di ranah dewa besi, sementara pasukan istana banyak yang berada di pejuang surgawi dan setengah abadi.
Whush.. Whush.. Whush..
sebelum kaisar Song Guan menjawab, kaisar Luan Chen, kaisar Liu Peng, kaisar Bei Shan dan kaisar Zhou Fan melesat kearah gerbang kota dan melewati mereka begitu saja.
"pangeran?" panggil Jun Tong melalui telepati.
"tenanglah Jun Tong!" balas Li Feng yang mengerti.
"sebaiknya kita bergabung saja yang mulia!" ucap Li Feng yang melihat keempat kaisar dan yang lain sudah berada di gerbang kota.
"baik tuan muda," jawab kaisar Song Guan, lalu mereka melesat kearah istana untuk membantu.
Booom Booom Booom
ledakan terus bersahutan digerbang kota, Li Feng dan yang lainnya juga sudah terlibat dalam pertempuran itu, dengan bantuan dari Li Feng dan kelompoknya dari kekaisaran Song, perlahan tapi pasti, mereka dapat mengimbangi pasukan sekte aliran hitam itu.
__ADS_1
kaisar Song Guan dan kaisar Luan Chen yang memiliki kekuatan dewa giok tahap menengah, kedua kaisar itu mampu menghabisi para tetua sekte aliran hitam yang memiliki kekuatan dewa giok tahap awal kebawah.
disisi lain.
Li Feng dan yang lainnya terus bertarung dengan sengit, Li Feng dapat membunuh lawan yang memiliki kekuatan dewa perak tahap awal kebawah dengan sangat mudah.
sementara itu, Jun Tong lebih mudah lagi membunuh pasukan aliran hitam itu, memiliki kekuatan raja dewa tahap puncak, tentu sangat mudah bagi Jun Tong untuk membunuh pasukan sekte aliran hitam.
meski begitu, Jun Tong tidak meninggalkan Li Feng, Jun Tong terus berada disisi Li Feng, Jun Tong tidak mau mengambil resiko dengan meninggalkan Li Feng terlalu jauh, apalagi kekuatan Li Feng yang hanya berada di ranah dewa perunggu tahap menengah.
Di luar gerbang.
4 Patriak yang tidak lain adalah aliansi 4 sekte aliran hitam itu terkejut dengan pasukan mereka yang dibantai dengan mudah oleh Jun Tong, kaisar Song Guan dan kaisar Luan Chen.
"siapa yang bersama dengan kaisar Luan Chen itu? dan juga pemuda yang membantai pasukan kita?" tanya salah satu patriak dengan wajah jelek.
"aku juga tidak tahu saudara Mao, tapi sebaiknya kita juga maju dan bertarung, jika tidak, pasukan kita akan dibantai," balas Patriak yang lain.
"saudara Tao benar, sebaiknya kita juga menyerang, karena pasukan kita semakin berkurang," timpal Patriak yang lain, yang tidak lain adalah Shuzi.
keempat Patriak aliran hitam itupun melesat masuk kedalam kota dan ikut bertempur.
"Long Bai, apa kamu tidak bisa mengendalikan tubuh ku?" tanya Li Feng yang masih sibuk dengan pertarungannya.
"bisa tuan, hanya saja kekuatan ku hanya bisa sampai di dewa giok tahap puncak tuan," jawab Long Bai.
"tidak apa apa Long Bai, setidaknya kamu bisa membantu yang mulia untuk menghadapi mereka," balas Li Feng sambil menunjuk 4 Patriak sekte yang melesat ke arah kaisar Song Guan dan kaisar Luan Chen.
Li Feng dapat melihat keempat Patriak itu memiliki kekuatan dewa giok tahap menengah hingga puncak.
"baik tuan," balas Long Bai, lalu dia masuk kedalam tubuh Li Feng dan mengendalikan tubuh Li Feng.
*********
NOTE: Sewaktu di dunia jiwa bersama Jun Tong, Li Feng menyuruh Jun Tong untuk melepas segel yang menyegel kekuatan Long Bai, jadi saat ini kekuatan Long Bai sudah berada dipuncak nya, hanya saja dia hanya bisa mengeluarkan kekuatan dewa giok tahap puncak nya, karena jika dia menggunakan seluruh kekuatannya, maka Li Feng akan mengalami kesakitan seperti sebelum sebelumnya.
********
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih....