
Saat ini Li Feng berada disebuah hutan, Li Feng berada dihutan itu karena dia sedang menyaksikan sebuah pertarungan yang tidak jauh darinya, dimana pertarungan itu adalah sekelompok pria bertopeng menyerang sekelompok pedagang yang melewati hutan itu.
Booooomm Booooomm Booooomm..
terdengar suara ledakan di tempat pertarungan, sudah banyak kultivator yang disewa para pedagang itu mati terbunuh, karena selain kalah jumlah, kultivator pengawal itu juga sedikit kalah soal kekuatan, hal itu membuat mereka sangat kesulitan untuk menghadapi para perampok.
"serahkan semua harta benda kalian jika ingin hidup!" ucap seorang pria bertopeng, dia adalah ketua kelompok bertopeng itu menatap para pedagang yang juga bisa bertarung.
"jangan mimpi kamu topeng emas!" balas salah satu pedagang.
topeng emas adalah julukan kelompok bertopeng itu, mereka adalah kelompok yang sudah lama meresahkan para warga dan para pedagang, sebenarnya kaisar Tang Zhu juga sudah tahu tentang kelompok bertopeng itu.
kaisar Tang Zhu juga sudah berulang kali mengirim para jendral dan prajuritnya untuk membasmi para kelompok bertopeng, tapi kelompok bertopeng itu selalu saja lolos dari pasukan yang diperintahkan kaisar Tang Zhu.
nama kelompok mereka juga sesuai dengan tempramen mereka, yaitu topeng hitam, dan ketua kelompok topeng hitam di juluki topeng emas.
"baiklah jika kalian memilih untuk mati, maka terimalah kematian kalian!" balas topeng emas, lalu dia juga ikut menyerang.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan demi ledakan terjadi, bukan hanya bunyi ledakan yang terdengar, jeritan para kultivator pengawal yang mana kaki dan tangan mereka terputus juga menambah kebisingan didalam hutan itu.
bau amis darah juga sudah memenuhi lokasi pertarungan, sehingga akan dengan mudah menarik perhatian hewan buas yang mendiami hutan.
sementara semua orang bertarung untuk mempertahankan nyawa, Li Feng hanya menyaksikan pertarungan itu dari jauh, dia tidak ingin ikut campur sedikit pun, karena memang itu bukan urusan mereka.
"tolong! tolong! tolong!" tiba tiba sebuah suara lembut dan halus berteriak minta tolong dari salah satu kereta kuda, yang tidak lain adalah seorang gadis cantik, anak dari salah satu pedagang yang diserang itu.
Li Feng yang mendengar teriakan minta tolong dari gadis itu pun menjadi tidak tega, dia sudah bisa membayangkan apa yang akan menimpa gadis itu, jika sampai kelompok topeng hitam berhasil membunuh semua kultivator pengawal.
iya benar, gadis itu akan dibawa ke markas mereka, lalu setelahnya dia akan menjadi gadis yang memuaskan n4f5u kelompok topeng hitam, sehingga mau tidak mau, Li Feng turun tangan.
Whush...
Li Feng melesat dengan cepat dan masuk ke dalam tempat pertarungan, kemunculan Li Feng yang tiba tiba dan membunuh anggota topeng emas dengan sangat cepat dan mudah, hal itu menarik perhatian semua orang.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan demi ledakan terus terjadi, setiap kali Li Feng melepaskan serangan, maka 5-7 anggota topeng hitam yang meledak menjadi kabut darah.
"mundur!" perintah topeng emas yang melihat Li Feng membantai anggotanya dengan sangat mudah.
anggota topeng hitam yang mendengar perintah mundur pun bergegas mundur dan masuk kedalam hutan.
"ingin melarikan diri? naif!" ucap Li Feng, lalu dia melesat kedalam hutan dan mengejar kelompok topeng hitam.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan Kemabli terdengar dari dalam hutan, Li Feng terus membunuh anggota topeng hitam tanpa ampun, sebab dia tahu jika membiarkan mereka hidup, maka akan ada korban lagi selanjutnya.
__ADS_1
"a-ampuni aku tuan muda!" topeng emas meminta ampun pada Li Feng.
"apa kamu pernah mengampuni orang yang meminta diampuni?" balas Li Feng menatap tajam topeng emas.
mendapat pertanyaan itu, topeng emas tidak menjawab, karena selama menjadi perampok, tidak ada yang dia biarkan hidup dari para korban, semua dia bunuh, sementara anak gadis mereka dibawa ke markas mereka untuk memuaskan n4f5u mereka.
"maaf! aku tidak sebaik itu." ucap lanjut Li Feng, lalu dia mengambil salah satu pedang anggota kelompok topeng hitam dan menebas leher topeng emas.
selesai membunuh semua anggota topeng hitam, Li Feng memungut cincin penyimpanan mereka, tapi tiba tiba dia merasa menyesal, Li Feng merasa menyesal bukan karena dia membunuh mereka semua, tapi dia menyesal karena tidak mengintrogasi salah satu dari mereka tentang letak markas mereka.
Li Feng tahu jika markas topeng hitam memiliki banyak harta dan juga sumber daya, sehingga dia ingin mengurasnya, sayang nya dia sudah membunuh mereka semua.
"ya sudahlah." ucap Li Feng membuang nafas panjang, setelah itu, dia kembali kejalan, dimana para pedagang diserang tadi.
"terima kasih bantuan nya tuan muda," ucap salah satu pedagang tulus.
"tidak perlu berterima kasih tuan, kebetulan aku melewati tempat ini dan melihat tuan tuan diserang, sehingga aku harus membantu," balas Li Feng ramah, tidak lupa dia juga menangkupkan tangan nya dengan hormat.
"tapi bagaimana pun juga tuan muda sudah menyelamatkan kami, jika saja tuan muda tidak melewati jalan ini dan tidak menolong kami, sudah pasti kami semua akan tewas," balas pedagang itu.
"maaf tuan muda, jika aku boleh tahu, siapakah nama tuan muda?" tanya pedagang yang lain.
"maafkan aku karena lupa mengenalkan nama, namaku Li Feng tuan tuan," ucap Li Feng memperkenalkan nama.
"terima kasih tuan muda Li, aku Xu Liang," ucap Xu Liang mengenalkan nama.
"salam tuan Xu," balas Li Feng ramah.
"salam tuan tuan," balas Li Feng yang masih tetap ramah.
"maaf tuan muda, jika aku boleh tahu, kemana tuan muda akan pergi?" tanya Duan Li.
"aku saat ini dalam petualangan tuan Duan, jadi aku akan pergi kemana langkah kaki ini membawaku, tapi tadi aku dari arah timur kesini, aku tidak tahu apakah ada kota sekitar sini atau tidak," balas Li Feng jujur.
mendengar jika Li Feng tidak tahu menahu soal wilayah dan kota kota yang ada, hal itu membuat mereka semua mengerti, yaitu Li Feng bukan berasal dari kekaisaran Tang, karena di kekaisaran Tang juga tidak ada klan atau keluarga bangsawan yang bernama Li.
"bagaimana jika tuan muda melanjutkan perjalanan bersama kami saja?" tawar Xu Liang.
Li Feng tidak langsung menjawab, dia tampak berpikir sebentar, setelah berpikir beberapa saat, Li Feng setuju ikut bersama kelompok pedagang itu.
"baiklah tuan Xu, aku akan ikut bersama rombongan kalian jawab Li Feng setuju.
lalu mereka melanjutkan obrolan sambil menunggu para kultivator pengawal menguburkan teman teman mereka yang sudah tewas itu, sementara anggota topeng hitam dibakar.
menjelang sore, semua sudah dikuburkan dan dibakar, lalu Li Feng diajak ke salah satu kereta kuda, dimana kereta kuda itu adalah milik Xu Liang, disaat Xu Liang mengangkat tirai dan mempersilahkan Li Feng naik ke kereta kuda, dapat Li Feng lihat seorang gadis cantik memakai pakaian dan jubah berwarna merah bermotif bunga.
sejenak Li Feng menatap gadis itu, dia sempat tergoda dengan kecantikan gadis yang duduk didalam kereta kuda itu, seketika kedua pipi gadis itu berubah merah merona seperti kepiting rebus, dia sangat malu karena dipandang oleh Li Feng cukup lama.
"silahkan masuk tuan muda!" ucap Xu Liang mengagetkan Li Feng.
__ADS_1
"baik tuan Xu." balas Li Feng yang tersadar, lalu dia masuk dan duduk berhadapan dengan sang gadis cantik itu.
setelah Li Feng duduk, Xu Liang juga naik dan duduk disebelah Li Feng, dan kereta kuda pun dijalankan oleh kusir.
"kenalkan tuan muda, ini adalah Xu Ying putri ku," ucap Xu Liang mengenalkan gadis cantik itu, yang tidak lain adalah Xu Ying.
"salam nona Ying, aku Li Feng" ucap Li Feng ramah.
"salam tuan muda Li, terima kasih sudah menolong kami," balas Xu Ying, dia masih malu malu, kedua pipinya juga masih terlihat merah merona.
"maaf tuan Xu, apa tuan Xu dan rombongan sering melewati tempat ini?" tanya Li Feng yang ingin tahu.
"benar tuan muda, kami para pedagang memang sering melewati hutan ini, karena ini adalah satu satunya jalan yang bisa kami gunakan," jawab Xu Liang.
Li Feng menganggukkan kepalanya dan tidak bertanya lagi, lalu setelah itu, dia menutup mata dan menyerap energi alam.
didepan nya, Xu Ying kadang mencuri pandang padanya, Xu Liang yang menyadari hal itu, dia hanya tersenyum dan menggeleng kepala nya, karena dia tahu jika putrinya itu menyukai Li Feng.
seminggu kemudian, akhirnya mereka sampai sebuah kota sedang, banyak sekali kultivator bebas, penduduk dan juga para pedagang yang mengantri didepan gerbang.
Li Feng dan kelompok pedagang itu tidak ikut mengantri seperti orang orang pada umumnya, kereta kuda mereka masuk kedalam kota tanpa ada pemeriksaan sama sekali, hal itu tentu saja membuat Li Feng penasaran, lalu dia bertanya pada Xu Liang.
"maaf tuan Xu, kenapa kita tidak diperiksa?" tanya Li Feng penasaran.
"semua penjaga gerbang di kota kota yang berada di kekaisaran Tang ini mengenal kami tuan muda, karena semua pedagang di kekaisaran Tang memiliki asosiasi pedagang, sehingga kami tidak perlu diperiksa." jawab Xu Liang menjelaskan.
"jadi sepeti itu?" balas Li Feng.
"benar tuan muda." jawab Xu Liang.
setelah berada didalam kota, Xu Liang menawarkan Li Feng agar tinggal bersama mereka di rumahnya, keluarga Xu adalah salah satu keluarga bangsawan yang ada di kekaisaran Tang, sehingga membuat keluarga bangsawan Xu memiliki kediaman disetiap kota yang ada di kekaisaran Tang.
tapi ajakan itu ditolak oleh Li Feng, sebab dia tidak ingin merepotkan Xu Liang dan Xu Ying, tapi Xu Liang memaksa Li Feng agar tinggal di rumahnya walau hanya semalam.
akhirnya Li Feng hanya bisa menyetujui nya saja, karena dia juga merasa tidak enak karena Xu Liang terus memohon untuk dia tinggal.
beberapa saat kemudian, kereta kuda mereka sampai disebuah rumah yang sangat besar, Li Feng, Xu Liang dan Xu Ying pun turun dari kereta kuda, lalu mereka masuk kedalam.
******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
*******
Xu Ying
__ADS_1