Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Di Istana Kota Mawar


__ADS_3

Terjadi ledakan yang disertai dengan ribuan tubuh terpotong potong, disaat ribuan pedang dan ribuan tapak melesat dari belakang dan membombardir pasukan berjubah hitam.


serangan tiba tiba itu tidak sadari oleh pemimpin pasukan berjubah hitam dan pasukan itu sendiri, sehingga hanya dengan sekali serang, ribuan pasukan berjubah hitam tewas, mereka tewas dengan tubuh terpotong potong dan juga meledak menjadi kabut darah.


pemimpin pasukan berjubah hitam dan jendral kota sama sama terkejut dengan serangan tiba tiba itu, jika pemimpin pasukan berjubah hitam terkejut dan sangat marah, jendral kota terkejut dan tersenyum, sebab ada kultivator yang membantu mereka untuk melawan pasukan berjubah hitam.


Whush..


Li Feng melesat ke tengah tengah terjadinya pertempuran, lalu dia mengayunkan pedang naga emas dengan lihainya, setiap kali Li Feng mengayunkan pedang naga emas, maka 5-7 pasukan berjubah hitam tewas ditempat.


"Bajingan, berani beraninya pemuda itu menyerang dari belakang, akan ku bunuh kamu anak muda" pemimpin pasukan berjubah hitam mengumpat kesal, lalu dia melesat kearah Li Feng.


Whush..


"bajingan kamu anak muda! kamu telah menyinggung Klan beruang hitam," ucap pemimpin pasukan berjubah hitam menatap tajam pada Li Feng, sementara Li Feng tidak menjawab, dia mencoba mengukur kekuatan pria paruh baya itu.


"maafkan aku tetua! tapi aku suka ikut campur urusan orang lain, jika hal itu melibatkan nyawa orang tidak bersalah," balas Li Feng dingin, dia sudah tahu pria paruh baya itu memiliki kekuatan dewa emas tahap menengah, sehingga Li Feng tidak terlalu khawatir.


"bajingan, akan ku bunuh kamu anak muda," seru pria paruh baya, lalu dia melepaskan sebuah serangan tapak pada Li Feng.


"Tapak Beruang hitam,"


Seru pria paruh baya, lalu sebuah tapak terbentuk, tapak itu membentuk sebuah telapak tangan beruang.


Whush..


tapak beruang hitam melesat kearah Li Feng, setelah pria paruh baya mengayunkan tangannya.


Disisi Sebrang.


Li Feng yang melihat pria paruh baya membuat tapak, dia juga membuat melepaskan tapak suci.


Whush..


tapak suci melesat kearah pria paruh baya, disaat Li Feng dan pria paruh baya saling melepaskan serangan, pasukan dari kedua belah pihak berhenti bertarung dan menjauh, mereka tahu jika tidak menjauh, maka akibatnya adalah kematian.


Boom Boom..


terjadi ledakan dua kali di depan gerbang kota, disaat tapak suci milik Li Feng dan tapak beruang hitam milik pria paruh baya beradu.


beradunya serangan kedua tapak itu, selain merobohkan tembok yang melindungi kota, beradunya dua serangan itu juga membuat depan gerbang kota sangat berantakan, di mana banyak kawah kecil yang tercipta karena imbas dari ledakan.


Whush.. Whush..


Li Feng dan pria sepuh sama sama terpental kebelakang, tapi Li Feng hanya terpental beberapa langkah saja, tapi pria sepuh terpental puluhan meter ke belakang.


"bajingan, ternyata dia sangat kuat," gumam pria paruh baya menyeka darah dari sudut bibirnya.


pasukan berjubah hitam terkejut melihat pemimpin mereka dipukul mundur oleh seorang pemuda, yang mana pemuda itu adalah orang yang sama yang membantai ribuan saudara mereka.


"Mundur!" seru pria paruh baya memberi perintah pada pasukannya untuk mundur, dia sudah merasakan kekuatan Li Feng, sehingga pria paruh baya itu berpikir dua kali untuk kembali bertarung.

__ADS_1


Whush.. Whush.. Whush..


satu persatu pasukan berjubah hitam yang mendengar seruan mundur pun melesat menjauh dari kota, pasukan yang tadinya 9000 orang, yang kembali hanya tersisa 5000 orang.


"tunggu pembalasan ku anak muda!" ucap pria paruh baya menatap tajam Li Feng.


"aku akan menunggunya pak tua, jangan lama lama ya! nanti aku bosan menunggu," balas Li Feng mengejek


"bajingan, tunggu saja pembalasan ku," balas pria paruh baya menggertakkan giginya, lalu dia dan pasukannya melesat pergi.


"kumpulkan jasad jasad prajurit yang tewas, dan juga kumpulkan jasad murid sekte beruang hitam diluar kota, lalu bakar jasad jasad mereka," seru sang jendral kota memberi perintah pada pasukannya.


"baik jendral," balas para prajurit, lalu mereka mulai mengumpulkan jasad saudara dan juga murid sekte beruang hitam secara terpisah.


Whush..


sang jendral kota melesat kearah Li Feng, dia merasa sangat berterima kasih karena dibantu Li Feng, lebih tepatnya Li Feng adalah penyelamat kota, setidaknya untuk saat ini.


"terima kasih atas bantuannya tuan muda," ucap sang jendral ramah, tidak lupa dia juga menangkupkan tangannya dengan hormat.


"tidak apa apa jendral, kebetulan aku dalam petualangan dan ingin mampir dikota ini, tapi siapa sangka, kota ini dalam kondisi berperang, jadi tidak ada salahnya aku membantu," balas Li Feng ramah, dia juga menangkupkan tangannya dengan hormat.


"tapi jika aku boleh tahu, kenapa sekte beruang hitam menyerang kota?" ucap lanjut Li Feng bertanya, dia tidak pernah mendengar adanya sebuah sekte menyerang kota, sehingga membuat Li Feng keheranan dan juga penasaran.


"bagaimana jika kita masuk kedalam dulu? tuan kota akan menjelaskan semuanya," balas sang jendral mengundang Li Feng ke istana kota.


Li Feng mengangguk dan menyetujui nya, keduanya pun masuk kedalam kota dan meninggalkan pasukan kota membersihkan kekacauan itu.


setelah masuk kedalam kota selama 30 menit, Li Feng dan sang jendral sampai didepan istana kota, lalu mereka pergi ke aula pertemuan dan masuk kedalam.


"Yong Ji memberi hormat tuan kota," ucap sang jendral berlutut, rupanya sang jendral bernama Yong Ji.


"bagaimana situasi diluar, jendral Yong?" tanya sang tuan kota khawatir, yang tidak lain adalah Jieru.


"pasukan sekte beruang hitam sudah mundur tuan kota," jawab jendral Yong Ji.


"mundur? kenapa mereka mundur?" tanya Jieru terkejut.


jendral Yong Ji pun menjelaskan semua yang terjadi didepan gerbang, dia menjelaskan tanpa ada yang dilewati, dimulai dari pertempuran pertama hingga Li Feng datang membantu.


Jieru dan para mentri yang mendengar cerita jendral Yong Ji pun menatap Li Feng dengan rasa terima kasih yang sangat besar.


"terima kasih tuan muda, jika buka karena tuan muda, mungkin kota ini sudah dikuasai sekte beruang hitam," ucap Jieru tulus.


"tidak perlu sungkan tuan kota, aku kebetulan ingin mampir dikota ini, tapi karena kota dalam kondisi berperang, maka tidak ada salahnya aku membantu sebisaku," jawab Li Feng ramah, dia tetap menangkupkan tangannya dengan hormat.


"tapi jika tuan kota tidak keberatan, aku sangat penasaran dan juga heran dengan sekte beruang hitam, kenapa sekte beruang hitam menyerang kota? tidak pernah aku dengar ataupun melihat ada sekte yang menyerang kota," ucap lanjut Li Feng bertanya, dia sangat penasaran dengan alasan sekte beruang hitam menyerang kota.


Jieru mengangguk paham, sebab dia juga baru mengalami hal itu, didunia Kultivator, memang belum pernah ada sekte yang menyerang kota, biasanya sebuah sekte hanya akan menyerang sekte lain atau sebuah klan, dan hanya sebuah kota atau klan yang menyerang kota.


"sekte beruang hitam menyerang kota karena ingin menjadikan kota Mawar ini berada dibawah kendali mereka, agar kota mawar ini membayar pajak setiap bulan pada sekte, tapi karena aku menolak permintaan mereka, kota mawar pun diserang," jawab Jieru menjelaskan alasan sekte beruang hitam menyerang.

__ADS_1


"bukannya ada pihak istana yang berhak mendapatkan pajak dari kota? kenapa pihak istana tidak mengirimkan pasukan dan memburu mereka?" tanya Li Feng heran.


Jieru tersenyum dan menggeleng kepala, lalu dia kembali menjawab.


"istana tidak mempedulikan hal itu, karena yang penting bagi istana adalah pajak masuk kesana, jika sekte beruang hitam berhasil menguasai kota, maka sekte itu akan menarik pajak dua kali lipat dari biasanya, sehingga kelebihan itu akan menjadi milik sekte, sementara untuk istana dibayarkan seperti biasa," Jawab Jieru menggeleng kepala.


"pantas saja istana tidak melakukan apa apa," balas Li Feng mengangguk mengerti.


"benar tuan muda, dan maaf tuan muda, jika aku boleh tahu, siapa nama tuan muda?" balas Jieru yang baru ingat jika dia belum menanyakan nama Li Feng.


"namaku Li Feng, tuan kota," jawab Li Feng mengenalkan nama.


"terima kasih tuan muda Li, tuan muda Li bisa memanggil ku Yu Jieru!" balas Jieru yang juga mengenalkan namanya.


"maaf tuan kota! apa hanya kota mawar saja yang diserang sekte beruang hitam?" tanya Li Feng lagi, entah kenapa dia tertarik dengan sekte beruang hitam.


"sekte beruang hitam tidak hanya menyerang kota mawar, mereka juga menyerang kota kota yang lain, dan sekte beruang hitam sudah berhasil menaklukkan kota perak dan kota teratai," jawab Jieru.


"lalu apakah istana tidak melakukan apa apa seperti yang tuan kota katakan tadi?" tanya Li Feng lagi.


"benar tuan muda Li, seperti yang aku katakan, istana tidak peduli dengan hal itu, yang terpenting adalah sekte menyetor pajak seperti biasanya," jawab Jieru.


"kasihan para penduduk kota," ucap Li Feng, dia bisa memikirkan bagaimana nasib para penduduk kota, mereka harus membayar pajak 2 kali lipat dari yang biasanya mereka bayarkan.


"benar tuan muda Li, banyak penduduk kota perak dan kota teratai yang keluar dari kota, tapi mereka dibunuh semua, ada pemberitahuan yang dipasang di papan informasi, jika ada yang berani meninggalkan kota, maka mereka akan dibunuh," ucap Jieru menjelaskan aturan yang ada di kota perak dan kota teratai.


"karena gagal menguasai kota mawar, aku yakin, paling lama sebulan, sekte beruang hitam


akan kembali menyerang kota mawar, dan mereka akan membawa lebih banyak pasukan dan para tetua sekte nya," ucap lanjut Jieru menebak.


"biarkan mereka datang tuan kota! aku dengan senang hati akan menghabisi mereka," balas Li Feng santai, entah kenapa dia sangat ingin melenyapkan sekte beruang hitam.


"tapi tuan muda," ucap Jieru terpotong.


"tuan kota tidak perlu khawatir, aku akan menyambut mereka," balas Li Feng memotong ucapan Jieru.


"terima kasih tuan muda, harap tuan muda mau beristrahat di istana yang kecil ini!" balas tuan kota yang ingin menahan Li Feng.


"terima kasih tuan kota," jawab Li Feng.


Jieru pun memerintahkan seorang pelayan untuk membawa Li Feng ke kamar tamu, dengan senang hati Li Feng mengikuti pelayan itu ke kamar.


sesampainya didalam kamar, Li Feng langsung melepaskan pakaian nya dan pergi membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Li Feng membuka gerbang dunia jiwa dan masuk kedalam.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2