Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Bertemu Kembali Dengan Xin Mei


__ADS_3

Di dunia luar, jendral Tianjin, jendral Wong dan kedua jendral lainnya baru saja tiba ditempat pertarungan Li Feng melawan dewi bunga dan golok setan, mereka sangat terkejut dengan pemandangan yang saat ini mereka lihat, dimana tidak ada lagi pohon atau bukit yang berdiri hutan yang tadinya sangat lebat.


dapat mereka lihat jika didepan mereka itu ada hutan tandus dengan luas 4 kilo meter persegi, dimana terdapat banyak kawah juga disana, hal itu membuat jendral Tianjin dan yang lainnya bergidik, sebab mereka tahu jika itu adalah bekas pertarungan kultivator tingkat tinggi.


tapi yang membuat mereka lebih terkejut lagi adalah banyaknya mayat yang berhamburan dengan kondisi yang sangat mengenaskan, dimana banyak yang kaki dan tangan serta kepala mereka terlepas dari tempatnya, hal itu tentu saja membuat semua orang lebih bergidik.


"pertarungan kultivator tingkat tinggi," gumam jendral Chuo pelan, tapi dapat di dengan oleh jendral Tianjin, jendral Wong dan jendral Kai.


"benar jendral Chuo, ini adalah pertarungan kultivator tingkat tinggi, tapi siapa kedua kultivator tingkat tinggi itu?" balas jendral Wong.


"apa ini pertarungan pangeran?" tebak jendral Kai, sebab kedelapan jendral besar itu tahu kekuatan Li Feng yang sebenarnya.


"aku rasa juga begitu, ini pasti pertarungan pangeran, tapi siapa yang menjadi lawan pangeran?" sahut jendral Tianjin.


keempat jendral besar itu terus menebak nebak siapa yang bertarung, jika itu adalah Li Feng, lalu siapa yang menjadi lawan Li Feng.


******


Ditempat lain.


saat ini tongkat hitam yang membawa dewi bunga dan golok setan beristrahat disebuah puncak gunung, karena tingkat hitam ingin menyembuhkan luka dalam dewi bunga dan golok setan terlebih dahulu.


lalu tingkat hitam memberikan pil penyembuhan pada keduanya, kemudian dia membantu mereka untuk menyerap pil penyembuhan itu, 2 jam kemudian, luka dalam dewi bunga dan golok setan sudah sedikit lebih baik, meskipun belum sembuh total.


"yang kalian lawan tadi itu bukan tandingan kalian, jika saja dia mengeluarkan kekuatan penuhnya, tubuh kalian sudah meledak menjadi kabut darah," ucap tongkat hitam yang merasakan kekuatan dari dalam tubuh Li Feng.


mendengar ucapan gurunya, dewi bunga jadi bergidik, karena dia tidak menyangka jika kekuatan Li Feng sangat kuat, karena dia tidak tahu jika kekuatan itu adalah milik Tiger Wu.


"maafkan aku guru!" ucap dewi bunga, meski begitu, dia menundukkan kepalanya dan tidak berani mengangkatnya, apalagi menatap tongkat hitam.


"sudahlah! yang terpenting sekarang kalian masih hidup, sekarang sembuhkan diri kalian! tapi ingat, pemuda yang kalian hadapi itu memiliki kekuatan pejuang surgawi tahap awal." ucap tongkat hitam memperingatkan keduanya.


sekali lagi dewi bunga dan golok setan terkejut dengan kultivasi yang dimiliki Li Feng, tongkat hitam mengatakan pemuda itu, karena dia juga tidak tahu jika Tiger Wu berada didalam tubuh Li Feng.


melihat keterkejutan dewi bunga dan golok setan, tongkat hitam tidak memperdulikan keduanya, dia langsung menghilang begitu saja, karena baginya, murid dan juga murid dari saudara seperguruannya itu sudah selamat.


"sebaiknya kita tingkatkan dulu kekuatan kita baru kembali ke markas, karena dengan kekuatan kita ini, kita bukan lah lawan pemuda itu." ucap dewi bunga yang ingin menyembuhkan luka dalamnya dan juga meningkatkan kekuatan.


******


Di goa tempat Tiger Wu.

__ADS_1


Seminggu kemudian, Li Feng akhirnya tersadar dari pingsan nya, terasa seluruh tubuhnya sangat sakit, lalu dia berusaha untuk duduk, setelah duduk, Li Feng mengambil sikap lotus untuk menahan rasa sakit yang dia rasakan.


keesokan harinya, Li Feng sudah lebih baik, lalu dia pergi membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, lalu dia menelan pil penyembuhan dan menyerapnya, 2 jam kemudian, Li Feng selesai menyerap pil itu, luka yang dalamnya pun sudah sedikit lebih baik, rasa sakit di tubuhnya juga sudah membaik juga.


merasakan kondisinya sudah sedikit lebih baik, Li Feng kembali menelan 2 butir pil peningkat kultivasi, lalu dia menutup mata dan menyerap nya, setiap dua jam, Li Feng menelan 1 butir pil peningkat kultivasi.


2 bulan kemudian.


kekuatan Li Feng meningkat ke ranah kaisar elit tahap awal, meski begitu, Li Feng masih terus berkultivasi untuk meningkatkan kekuatan nya, tapi kali ini Li Feng tidak menggunakan pil, Li Feng menggunakan inti jiwa hewan buas yang diberikan Tiger Wu.


tak terasa 6 bulan telah berlalu begitu saja, kekuatan Li Feng kembali meningkat 2 tahap, karena saat ini Li Feng sudah menembus kaisar elit tahap puncak, sedikit lagi dia akan menembus pejuang suci, tapi Li Feng membutuhkan sumber daya tingkat tinggi atau inti jiwa tingkat tinggi untuk bisa menembus pejuang suci.


setelah menstabilkan pondasi kultivasi nya beberapa jam, Li Feng membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, lalu dia berdiri dan menepuk nepuk pakaian nya yang berdebu.


"inikah kekuatan kaisar elite tahap puncak?" gumam Li Feng senang, sebab dapat dia rasakan ada kekuatan besar dari dalam tubuhnya.


"tapi dimana tuan Tiger? berapa lama tuan Tiger menyembuhkan jiwanya?" gumam Li Feng lanjut, sebab dia tidak merasakan aura milik Tiger Wu.


"sebaiknya aku segera kembali." ucapnya lagi, lalu dia melayang ke mulut goa yang akan membawanya keluar.


Whush...


beberapa hari kemudian, Li Feng menemukan sebuah kota, tapi dia tidak singgah, Li Feng terus melayang dan melewati kota itu, 5 hari kemudian, menjelang pagi, Li Feng kembali menemukan sebuah kota, lalu dia mampir untuk membersihkan diri.


300 meter dari gerbang kota, Li Feng mendarat, lalu dia berjalan kaki ke arah kota, penjaga kota yang sudah mengenali Li Feng pun berlutut memberi hormat, para penduduk yang mengenalinya juga melakukan hal yang sama.


dengan ramah Li Feng menyuruh mereka untuk bangkit, lalu dia masuk kedalam kota, sepanjang jalan para penduduk kota, kultivator bebas dan juga para pedagang yang mengenalnya itu berlutut memberi hormat.


hal itu membuat Li Feng merasa risih dan tidak enak, lalu dia menyuruh mereka agar tidak usah bersikap formal seperti itu, dia juga menyuruh mereka agar tidak usah berlutut, mendengar perintah Li Feng pun tidak ada yang berani membantahnya.


tidak jauh dari gerbang kota, Li Feng menemukan sebuah penginapan, lalu dia masuk kedalam dan memesan kamar selama 1 malam, setelah membayar biaya inap, Li Feng naik ke kamarnya.


didalam kamar, Li Feng lalu pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Li Feng kembali turun ke lantai dasar, karena dia ingin mendengar informasi terbaru yang ada di kekaisaran Ming.


sesampainya dibawah, Li Feng mengambil tempat paling pojok, lalu seorang pelayan menghampirinya.


"mau pesan apa tuan muda?" tanya pelayan ramah, karena dia tidak mengenal Li Feng, sehingga dia menyebut Li Feng tuan muda.


"bawakan saja aku makanan terbaik yang kalian punya!" balas Li Feng yang juga ramah.


"baik tuan muda, mohon tunggu sebentar!" balas pelayan, lalu dia kembali kedapur untuk mengambil pesanan Li Feng.

__ADS_1


"apa sudah ada yang tahu siapa kultivator kuat yang bertarung dihutan itu?" tanya seorang pemuda pada pemuda lainnya.


"sampai saat ini belum ada yang mengetahui siapa kultivator kuat itu, bahkan pihak istana juga belum ada yang tahu," balas pemuda yang lain.


"benar, sampai saat ini pihak istana belum juga tahu, tapi kemungkinan besar jika kultivator kuat itu berasal dari kekaisaran lain, bisa jadi mereka berasal dari kekaisaran Tang." timpal pemuda yang lain.


"benar saudara, aku juga berpikir seperti itu." sahut yang lainnya.


keempat pemuda itu terus membahas kehancuran dihutan yang terjadi beberapa bulan yang lalu, karena hingga saat ini, masih belum ada yang tahu siapa yang bertarung melawan siapa, bahkan kedelapan jendral besar pun tidak ada yang mengetahuinya.


Li Feng yang mendengar obrolan mereka pun hanya tersenyum, dia juga cukup lega karena setelah dia mengasingkan diri, tidak ada yang terjadi di kekaisaran Ming, terkhususnya di istana.


tidak lama kemudian, pelayan tadi datang membawa pesanan Li Feng, lalu dia meletakkan pesanan itu diatas meja, Li Feng pun memakan makanan, selesai makan, Li Feng keluar dari penginapan, sebab dia ingin melihat lihat suasana didalam kota.


"tuan muda?"


tiba tiba sebuah suara lembut nan indah memanggil Li Feng dari arah belakang setelah Li Feng berada di luar penginapan.


Li Feng pun menoleh ke asal suara itu, dapat dia lihat jika yang memanggilnya adalah seorang gadis cantik yang tidak asing baginya, meski sudah lama tidak bertemu, tapi masih dapat Li Feng ingat siapa gadis itu.


selain gadis itu, ada juga beberapa pria paruh baya yang Li Feng kenal juga, Li Feng pun melempar senyum pada mereka, sosok gadis itu dan ketiga pria paruh baya itu pun berjalan ke arah Li Feng.


"nona Xin Mei?" ucap Li Feng terkejut, karena ternyata sosok yang memanggilnya adalah Xin Mei, gadis cantik yang dia kenal pertama kali disaat turun gunung.


selain itu, 4 pria paruh baya yang bersama Xin Mei adalah para tetua sekte gunung jati, meski Li Feng tidak tahu nama mereka, tapi dia masih ingat jelas dengan wajah wajah mereka.


Li Feng yang melihat Xin Mei masih hidup pun dia merasa cukup senang, karena bagaimanapun juga, Xin Mei banyak membantunya selama dia berada di sekte gunung jati waktu itu.


"tuan muda," ucap Xin Mei ramah disaat mereka sudah berada didekat Li Feng.


"salam nona Mei, syukurlah nona Mei dan tetua selamat," ucap Li Feng tulus.


"kami cukup beruntung dapat melarikan diri tuan muda," balas salah satu tetua sekte gunung jati.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2