
Li Feng tidak langsung menjawab, dia memperhatikan senjata ketiga ninja itu, dan senjata ketiganya seperti yang dikatakan manager pusat informasi kota Bulan.
"Hehehe.. aku dengar ninja sangat ahli menggunakan senjata rahasia, ternyata bukan hanya rumor, tapi sayang, tembakan yang kalian lepaskan tadi masih terlalu lemah, selain itu, aku juga ingin lihat selincah apa seorang ninja," balas Li Feng terkekeh.
"Jadi kamu ingin menguji kemampuan kami? baik, keluarkan senjata mu!" balas ninja yang tadi.
"Hehehe.. baiklah," balas Li Feng yang masih terkekeh.
"Ayo keluarkan keahlian ninja yang kalian kuasai!" ucap Li Feng setelah mengeluarkan pedang naga emas.
"Bersiap!" seru ninja yang tadi lagi, lalu dia lebih dulu melesat menyerang Li Feng.
Whush..
Treeng Treeng Treeng
Bunyi senjata beradu, disaat ninja pertama menyerang Li Feng, ninja menyerang dan melakukan sayatan silang, namun dapat diblokir Li Feng, lalu dia kembali melakukan tebasan dari samping, tapi Li Feng dapat melompat mundur dan menjauh.
"Jangan jadi pengecut dengan hanya bertahan! keluarkan serangan mu!" ucap ninja kesal, sebab sedari tadi Li Feng hanya memblokir dan menghindari serangannya, tanpa melakukan serangan balik.
" Hehehe.. Aku tidak ingin pertarungan kita cepat berakhir," balas Li Feng yang masih tetap memblokir dan menghindar.
"Apa yang kalian tunggu? cepat serang dan habisi orang sombong ini!" bentak ninja pertama yang menyerang Li Feng.
"Baik," jawab kedua ninja yang sedari tadi hanya menonton, lalu keduanya melesat menyerang Li Feng juga.
Treeng Treeng Treeng
Bunyi senjata beradu terus terdengar dimalam yang sunyi itu, namun bunyi senjata beradu itu tidak terlalu keras, sehingga tidak ada yang tahu jika saat ini ada pertarungan berdarah.
Li Feng yang terus menerus diserang, dia merasa sedikit kesulitan, akhirnya Li Feng juga membalas menyerang dengan jurus pedang yang dia kuasai.
Li Feng melepaskan serangan tebasan dari samping pada salah satu ninja, tapi ninja itu berhasil melompat mundur, dan ketika Li Feng melepaskan serangan, sebuah tebasan dari atas kepala mengarah pada kepalanya, dengan sigap, Li Feng melompat mundur.
"Ternyata kalian cukup lihai dan juga cepat, aku kagum pada kalian," ucap Li Feng yang memang kagum dengan setiap gerakan yang ditunjukkan ketiga ninja.
Sudah puluhan serangan jarak dekat yang Li Feng lepaskan, tapi tidak ada satupun serangan itu yang mengenai salah satu dari mereka, bagaimana tidak, saat Li Feng menyerang satu orang, yang dua langsung menyerang Li Feng dengan tusukan dan tebasan, sehingga belum juga serangan Li Feng sampai, Li Feng sudah melompat mundur.
"Apa semua kultivator di kekaisaran agung ini sangat lemah?" ejek ninja 1.
"Apa kamu sudah ingin mengakhiri pertarungan kita?" tanya balik Li Feng.
"Akhiri saja jika kamu mampu!" tantang ninja 1.
"Baiklah," balas Li Feng.
Whush..
Li Feng mengeluarkan kekuatan puncaknya, ketiga ninja cukup tercengang dengan kekuatan asli Li Feng, meski sedikit tercengang, tapi selanjutnya mereka tampak biasa saja.
"Lumayan juga kekuatan mu, tidak buruk," ucap ninja 1.
Li Feng tampak mengerutkan keningnya, ketiga ninja tampak biasa saja setelah melihat kekuatan puncaknya, meski tidak ada keterkejutan atau ketakutan yang ditunjukkan, Li Feng tetap menggunakan serangan jarak jauh.
"Tapak Bayangan," seru Li Feng, lalu puluhan tapak terbentuk dari energi biru, setelah puluhan tapak terbentuk, Li Feng mengayunkan tangannya kearah tiga ninja.
Whush..
Puluhan tapak melesat kearah tiga ninja dengan kecepatan tinggi.
"Teknik Tubuh Baja," seru ketiga ninja, ketiga ninja menarik nafas dalam dalam, lalu memusatkan nafas diperut dan menahan nafas.
__ADS_1
Boom Boom Boom..
Ledakan terjadi saat puluhan tapak melesat dan menabrak tubuh ketiga ninja, saat terjadi ledakan, kabut hitam menutupi ketiga ninja, melihat adanya kabut hitam, Li Feng berpikir jika ketiga ninja sudah meledak menjadi kabut darah, tapi ketika kabut menghilang.
"Apa?"
Mata Li Feng melotot tidak percaya, ketiga ninja masih tetap berdiri kokoh ditempat mereka, bahkan ketiganya berdiri dengan senyum mengambang.
"Apa hanya itu serangan mu? lemah👎," ucap ninja satu sambil mengacungkan jempol nya kebawah.
Li Feng tersenyum masam saat melihat ninja satu mengacungkan jempol kebawah, dia juga tercengang karena ketiga tampak baik baik saja.
"Kalian hebat juga, tapi aku juga ingin lihat apa kalian bisa menahan serangan ku yang ini atau tidak," ucap Li Feng memuji, lalu dia kembali melakukan gerakan tangan.
"Tapak Dewa," Seru Li Feng.
Lalu sebuah tapak kembali muncul, ukuran tapak ini sangat besar, sehingga ketiga ninja tampak tercengang, tapi setelahnya mereka tampak biasa lagi.
Whush..
Tapak dewa melesat dengan kecepatan tinggi, sebelum melepaskan serangan tapak dewa, lebih dulu Li Feng menyuntikkan Qi sebanyak 90%.
"Teknik Tubuh Dewa," seru ketiga ninja lagi, lalu sekali lagi ketiganya membuat kuda kuda, kemudian menarik nafas yang lebih banyak lagi dan memusatkan pada perut.
Boom Boom Boom..
Ledakan yang lebih besar menggema diatas istana kota, ledakan itu juga seketika menghancurkan bangunan yang ada dibawah ketiga ninja, ledakan itu juga membuat penduduk kota terkejut.
Sementara itu, tuan kota dan Hayato sudah lebih dulu pergi disaat ketiga ninja melemparkan senjata rahasia mereka, dan saat ini tuan kota dan Hayato berada di ruang bawah tanah.
Para prajurit kota juga sudah berhamburan keluar sejak tadi, hanya saja tidak ada yang berani maju menyerang, jangankan prajurit kota, sang jendral yang bertemu dengan Hayato di penginapan tadi pagi saja takut untuk mendekat.
Whush... Whush... Whush...
Boom Boom Boom
Kembali terjadi ledakan disetiap bangunan bangunan, dimana tubuh Li Feng dan ketiga ninja terpental, lalu bangunan bangunan itu hancur berkeping keping.
Whush..
Dari dalam bangunan dimana Li Feng terpental dan menabrak, sosok Li Feng kembali melesat dengan cepat kearah ketiga ninja, begitu Li Feng mendekati bangunan yang mana ketiga ninja terpental dan menabrak.
Whush Whush
Kembali dua senjata rahasia yang sama dengan tadi melesat cepat kearah Li Feng, dengan ketajaman mata, Li Feng dapat melihat kedua senjata rahasia, dia menangkisnya dengan pedang naga emas yang dia keluarkan dengan buru buru.
Treeng Treeng
Bunyi pedang naga emas dan kedua senjata rahasia ketika berbenturan.
"Hmm.. sepertinya aku harus menggunakan tombak pemecah badai," gumam Li Feng, dia sadar jika serangan jarak jauh tidak dapat melukai ketiga ninja, satu satunya cara untuk mengalahkan mereka adalah dengan menyerang satu orang lebih dulu, sambil menyerang, tentu dia juga harus menghindari serangan dua ninja lainnya.
Li Feng lalu mengeluarkan tombak pemecah badai dari cincin penyimpanan nya.
"Keluarlah! ayo kita lanjutkan pertarungan ini!" ucap Li Feng menatap ke puing puing bangunan yang mana ketiga ninja terpental.
Whush Whush Whush
Ketiga ninja langsung melesat kearah Li Feng dengan menghunuskan samurai dan juga katana.
Treeng Treeng Treeng
__ADS_1
Kembali samurai, katana dan tombak pemecah badai beradu, Li Feng menyerang salah satu dari mereka dengan menggunakan jurus tombak ilusi, yang mana Li Feng melakukan gerakan tipuan, ketika ninja yang diserang tertipu atau terkecoh, Li Feng melakukan gerakan tebasan di lengan kanannya.
Slash..
Tebasan tombak yang dilancarkan Li Feng, berhasil mengenai lengan kanan ninja itu, lalu lengannya putus dan terjatuh ketanah.
"Aaaarrg,"
Teriak kesakitan dari ninja yang lengannya putus, katana nya pun jatuh, tanpa memberikan waktu, Li Feng kembali melepaskan tebasan kearah leher ninja.
Treeng
Bunyi senjata beradu saat Li Feng menebas kepala ninja tanpa lengan kanan, tapi tebasan Li Feng ditepis oleh ninja 2, sehingga ninja tanpa lengan masih bernafas.
Treeng Treeng Treeng..
Senjata mereka terus beradu, Li Feng dan dua ninja lainya terus saling melepaskan serangan, kali ini Li Feng menggunakan jurus tombak penghancur, dimana jurus ini melakukan gerakan yang sangat sulit di untuk ditebak kemana arah serangannya.
Slash.. Slash..
Saat Li Feng menggunakan jurus tombak penghancur, Li Feng kembali melukai salah satu dari dua ninja, tusukan yang dilepaskan Li Feng berhasil mengenai paha kanan ninja dua dan menembus ke belakang.
"Aaaarrg,"
Ninja dua menjerit kesakitan, saat tombak Li Feng menembus paha kanannya.
Slash..
Li Feng memutar tombaknya dan merobek daging di paha kanan ninja dua, ninja dua pun terduduk tidak berdaya, tidak memberikan waktu, dengan cepat Li Feng menebas kepala ninja dua yang sudah terduduk didepan nya.
Slash..
Kepala ninja dua terjatuh dan tergelincir ditanah, setelah Li Feng menebas kepalanya.
"Aaarrg,"
"Kamu telah membunuh saudara ku, aku akan membunuh mu keparat," Seru ninja satu dengan kemarahan yang sangat.
Whush..
Ninja satu melesat kearah Li Feng dengan keahlian terbaiknya.
Treeng Treeng Treeng..
Senjata keduanya kembali beradu, Li Feng dan ninja satu kembali bertarung dengan seru, kini ninja satu mengeluarkan jurus terbaiknya, namun belum juga bisa melukai Li Feng, bahkan pakaian Li Feng pun belum tergores, hal itu membuat ninja satu semakin melancarkan serangannya
Treeng Treeng Treeng..
Samurai dan tombak pemecah badai terus beradu, dalam hitungan menit, sudah puluhan gerakan yang keduanya keluarkan, namun belum juga ada yang terluka.
Buuuk..
Tendangan Li Feng berhasil mengenai kepala ninja satu, namun yang terjadi bukanlah seperti yang diharapkan, meski tendangan Li Feng masuk dengan telak, tapi ninja satu tetap berdiri ditempatnya, dia tidak tergeser sedikit pun dengan tendangan Li Feng.
Justru ninja satu membalas dengan memotong kaki Li Feng, tapi dengan lihai Li Feng menarik kaki kanannya, lalu dia kembali menendang dada ninja satu, tapi tendangan itu berhasil di blok oleh ninja satu dengan menyilangkan kedua tangannya didepan dada.
********
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima Kasih....