Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Ninja Dari Kerajaan Sakura


__ADS_3

Keesokan harinya.


Li Feng bangun dan keluar kamar, lalu dia menuruni anak tangga dan turun ke lantai dasar, di lantai dasar, Li Feng melihat sudah banyak pengunjung yang lebih dulu berada dibawah.


Namun ada satu meja yang tampak mencurigakan, tapi Li Feng tidak menghiraukan mereka, dia mengambil tempat di pojok ruangan, lalu memesan makanan untuk sarapan, selesai memesan makanan, Li Feng mencoba mendengar obrolan sekelompok orang yang tampak mencurigakan itu.


"Bagaimana tuan? apa tuan kota sudah menyiapkan para budak itu?" tanya salah satu pria tua, yang tidak lain adalah seorang pedagang budak, atau lebih dikenal dengan nama Hayato.


Hayato adalah salah satu pedagang dari negeri timur, negeri timur sendiri dikenal dengan nama kerajaan sakura, Hayato datang ke kekaisaran agung untuk membeli budak dan membawa mereka ke kerajaan sakura.


Selain Hayato, masih banyak pedagang budak lainnya disetiap kota, kedatangan mereka semua ke kekaisaran agung tidak lain adalah untuk membeli budak.


"Sudah tuan, tuan kota meminta Hayato ke istana untuk mengambil budak budak itu!" balas pria yang ditanya, yang tidak lain adalah seorang jendral kota.


Karena Hayato menginap di penginapan, jadi Hayato dan jendral kota melakukan pertemuan di penginapan itu, lalu membicarakan kerja sama mereka.


"Baiklah tuan, aku akan segera kesana, aku harap budak budak itu cantik cantik dan juga kuat kuat, aku tidak ingin budak jelek dan juga lemah," balas Hayato mengangguk.


"Jadi mereka memperdagangkan budak? tapi kenapa ada budak disini? apa semiskin itu Kekaisaran agung? atau hanya permainan tuan kota?" Li Feng yang mendengar obrolan mereka, dia tampak terkejut.


"Sebaiknya aku cari tahu, jika penjualan budak karena ditangkap dan dipaksa, aku akan melenyapkan tuan kota dan antek anteknya, tapi jika ada izin dari kaisar, aku akan memenggal kepala kaisar," gumam lanjut Li Feng.


Beberapa saat kemudian, pelayan tadi kembali membawa pesanan Li Feng, lalu Li Feng memakannya sambil terus mendengarkan obrolan Hayato dan jendral kota, tidak beberapa lama, Li Feng menyelesaikan makanannya, lalu membayar dan keluar dari penginapan.


Setelah berada diluar penginapan, Li Feng mencari pusat informasi, tidak jauh kedalam kota, Li Feng menemukan sebuah bangunan yang bertuliskan pusat informasi kota Bulan.


Tanpa menunggu lama, Li Feng langsung masuk kedalam pusat informasi kota Bulan, dimeja resepsionis, Li Feng melihat seorang gadis cantik disana, lalu dia berjalan kearah gadis itu.


"Selamat datang di pusat informasi kota Bulan, tuan muda," ucap gadis resepsionis ramah.


"Aku ingin informasi soal perdagangan budak, nona!" ucap Li Feng tanpa basa basi.


"Sssstttt!"


Gadis resepsionis memberi isyarat agar Li Feng jangan mengeraskan suara nya.


"Jangan keras keras tuan! aku akan memberitahu manager lebih dulu, harap tuan tunggu sebentar!" ucap lanjut gadis resepsionis.


"Baik nona," jawab Li Feng.


Gadis resepsionis meninggalkan Li Feng dan masuk kedalam, tidak berselang lama, dia kembali lagi.

__ADS_1


"Tuan manager sudah menunggu tuan muda di ruangannya tuan muda, mati saya antar!" ucap gadis resepsionis setelah kembali.


"Baik nona," jawab Li Feng.


Gadis resepsionis lalu menuntun Li Feng ke ruang kerja manager, setelah sampai didepan ruangan, gadis resepsionis mengetuk pintu dan melaporkan Li Feng sudah berada didepan ruangan, lalu suara dari dalam menyuruh Li Feng masuk.


"Silahkan duduk tuan muda!" ucap manager.


"Terima kasih tuan," balas Li Feng, lalu dia duduk.


"Apa benar tuan muda ingin informasi penjualan budak?" tanya manager.


"Benar tuan," jawab Li Feng mengangguk.


"Informasi ini sangat rahasia tuan muda, jadi bayaran nya mahal," ucap manager.


"Aku tidak keberatan tuan, aku akan membayar berapapun itu," balas Li Feng serius.


"Baiklah," ucap manager, lalu dia mulai memberikan informasi yang dibutuhkan Li Feng.


"Perdagangan budak adalah permainan tuan kota, selain dikota bulan ini, dikota kota lainnya juga terjadi hal yang sama, para penduduk miskin ditangkap, lalu mereka diancam jika tidak menurut, penduduk miskin yang tidak punya pilihan pun hanya bisa menurut saja,"


"Bukan hanya penduduk miskin dikota kota saja yang ditangkap, tapi setiap penduduk desa yang ada ditangkap semua, lalu para penduduk dijadikan budak dan dijual ke pedagang budak dari kerajaan sakura," ucap manager menjelaskan panjang kali lebar.


"Benar tuan muda, kerajaan matahari, meskipun hanya sebuah kerajaan, tapi kekuatan setiap kultivator disana sangat kuat, kultivator kerajaan matahari tidak menggunakan energi spiritual untuk meningkatkan kekuatan mereka,"


"Senjata yang mereka gunakan juga tidak seperti senjata yang biasa kultivator disini gunakan, selain itu, kultivator disana rata rata mengenakan ninja, dan mereka sangat ahli menggunakan senjata rahasia dan juga menghilang," jawab manager menjelaskan kelebihan kultivator dari kerajaan sakura.


"Lalu bagaimana dengan pihak istana? apa kaisar tahu hal ini?" tanya Li Feng lagi.


Manager menganggukkan kepala, lalu dia menjawab.


"Penguasa agung tahu masalah ini, bahkan penguasa agung memerintahkan prajurit dan komandan untuk menangkap penduduk miskin yang ada di ibukota untuk dijadikan budak, sudah banyak yang dijual dan dibawa ke kerajaan sakura," jawab manager menganggukkan kepala.


"Lalu tuan manager sendiri bagaimana? apa tuan manager setuju dengan penjualan budak itu?" tanya Li Feng lagi.


Kali ini manager menggeleng kepala, kemudian dia menjawab.


"Aku tidak menyukai hal itu tuan muda, tapi aku juga tidak bisa berbuat apa apa, aku hanya seorang pebisnis," jawab manager menggeleng kepala.


"Baiklah manager, berapa yang harus ku bayarkan?" balas Li Feng.

__ADS_1


"Seperti yang aku bilang sebelumnya, informasi ini sangat rahasia, jadi biayanya mahal, tuan muda bisa membayar 500 batu roh tingkat tinggi," jawab manager menyebutkan harga.


Li Feng tidak memprotes, dia mengeluarkan satu buah cincin penyimpanan dan memberikan pada manager.


"Terima kasih tuan muda, jika ada informasi yang ingin tuan dapatkan, silahkan datang kembali!" ucap manager yang selesai menghitung jumlah batu roh yang dibayarkan Li Feng.


"Baik tuan," balas Li Feng, lalu dia keluar dari ruangan manager dan meninggal pusat informasi.


"Sepertinya nanti malam aku harus berkunjung ke istana kota," gumam Li Feng yang berjalan ke pusat kota, dia ingin mencari dimana letak istana kota, agar nanti malam dia bisa mendatanginya.


Setelah berjalan selama 30 menit, Li Feng melihat sebuah tembok kota yang sangat tinggi, yang tidak lain adalah istana kota bulan, Li Feng mendekati istana dan melewati para penjaga jalan yang ada didepan istana.


Setelah puas berkeliling, Li Feng kembali mencari penginapan lain yang tidak jauh dari istana kota, tidak beberapa lama, Li Feng menemukan penginapan itu, lalu masuk dan memesan kamar, selesai memesan dan membayar biaya inap, Li Feng naik ke kamarnya.


Waktu terus berlalu.


tak terasa mentari telah terbenam, dan malam pun telah tiba, Li Feng yang sudah tidak sabaran, masih tetap menahan diri, dia tahu jika saat ini Hayato berada di istana kota, karena satu pembicaraan Hayato dan jendral kota adalah, Hayato akan ke istana pada malam hari.


Setelah menunggu hingga larut malam, Li Feng menutup wajahnya dan melesat keluar melewati jendela.


Whush..


Sosok Li Feng melesat kearah istana kota, hanya dalam hitungan menit, Li Feng berada tepat diatas istana, perlahan Li Feng mendarat diatas ruang kerja tuan kota, sebelum mendarat, Li Feng mengedarkan aura spiritual untuk melacak keberadaan Hayato, sebab Li Feng sudah mengenal aura miliknya.


Whush.. Whush..


Tiba tiba dua buah senjata rahasia menembus atap bangunan dan hampir mengenai Li Feng, untungnya Li Feng dengan cepat menghindar.


Kedua senjata rahasia itu berbentuk bintang, yang mana sering digunakan oleh kultivator dari kerajaan sakura, atau biasa disebut ninja.


Whush Whush Whush..


Muncul tiga sosok berpakaian hitam dengan mengenakan ninja didepan Li Feng, ketiga ninja itu memegang senjata jenis samurai dan juga kitana.


"Jangan pikir kamu bisa lepas dari penjagaan kami anak muda, sejak di penginapan tadi, kami sudah mencurigai mu," ucap salah satu ninja dengan menatap tajam Li Feng.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih....


__ADS_2