Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Sampai Di Istana


__ADS_3

Sebulan telah berlalu semenjak pertemuan kaisar Tang Zhu dan keempat kakak seperguruan dewa api dan dewa tombak, berita tentang mundurnya bunga api dari kekaisaran Ming juga sudah tersebar di seluruh kekaisaran Ming.


Di kekaisaran Ming.


lebih tepatnya di hutan wilayah barat, Zhang Ling dan anggota klan yang selamat itu sedang bersiap siap untuk kembali ke sekte mereka, berita tentang mundurnya bunga darah dari kekaisaran Ming juga sudah sampai di telinga mereka semua, sehingga Zhang Ling ingin kembali dan membangun kembali sekte tombak matahari.


bukan hanya Zhang Ling dan murid murid sekte nya saja yang mau kembali, semua sekte dan klan yang bersembunyi juga bersiap siap untuk kembali ke sekte dan klan mereka, salah satu nya klan Li, Li Han juga memerintahkan anggota klan nya untuk kembali ke klan Li, karena berita tentang kemunduran bunga darah juga sudah sampai di telinga mereka.


berita tentang kemunduran bunga darah juga sudah tersebar hingga ke beberapa Kekaisaran lain nya, semua orang sangat penasaran dengan sosok pemuda berambut perak yang mana telah berhasil membuat bunga darah angkat kaki dari kekaisaran Ming itu.


padahal hanya seorang pemuda berambut perak dan seorang gadis berambut hitam, padahal hanya sepasang kultivator muda, tapi mereka mampu membuat bunga darah yang sangat kuat itu harus angkat kaki.


*****


Di tengah tengah namanya di agung agungkan dan semua orang penasaran dengan sosoknya, Li Feng saat ini berada di suatu hutan, dia dan Li Xiulan masih juga belum sampai di ibukota, tapi menurut penduduk kota yang dia tanyai, ibukota hanya tinggal 3 hari untuk sampai.


keesokan harinya, Li Feng dan Li Xiulan melanjutkan perjalanan mereka, Li Feng sudah tidak sabar untuk bertemu dengan adik sepupu nya itu, yang tidak lain adalah putri Ming Yin, putri Ming Yin tidak dibunuh oleh jendral Wanli.


jendral Wanli tidak membunuh putri Ming Yin karena paras nya yang sangat cantik, sehingga jendral Wanli tidak tega untuk membunuh nya, sebagai gantinya, putri Ming Yin setiap malam melayani dan memuaskan jendral Wanli di ranjang.


semalam pun jendral Wanli tidak melepaskan putri Ming Yin, setiap malam jendral Wanli terus bermantap mantap dengan putri Ming Yin sampai pagi, sementara putri Ming Yin yang tidak dapat melawan itu hanya bisa pasrah dirinya di goyang.


tapi putri Ming Yin juga bersyukur karena tidak di bunuh, tapi dia merasa menyesal, sebab saat ini dia sedang mengandung anak dari jendral Wanli, usia kandungan nya pun sudah memasuki bulan kedua, tentu saja dia akan merasa malu.


putri Ming Yin ingin menggugurkan kandungan nya itu, tapi dia sayang dengan janin yang dikandungnya, hal itu membuat putri Ming Yin tidak tahu harus berbuat apa, karena jika dia melahirkan bayi itu, tentu semua orang akan mengatakan jika putri Ming Yin sangat rendah, karena hamil sebelum menikah.


saat ini Li Feng dan Li Xiulan terus melayang di udara, keduanya melayang dengan kecepatan sedang, karena meski terburu buru, Li Feng ingin memastikan tidak ada lagi sisa sisa bunga darah yang ada di kekaisaran Ming, sehingga keduanya melayang sambil mengamati setiap hutan yang mereka lewati.


3 hari kemudian, Li Feng dan Li Xiulan akhirnya sampai di ibukota, keduanya mendarat 300 meter dari gerbang ibukota, lalu mereka berjalan ke arah kota, seperti kota kota lain nya, ibukota juga belum ada penjaga gerbang nya, sehingga Li Feng dan Li Xiulan masuk kedalam kota tanpa ada hambatan apa pun.


sesampainya mereka didalam kota, Li Feng langsung membawa Li Xiulan ke istana, tidak lama kemudian, keduanya sampai di gerbang istana, lalu mereka masuk kedalam, pertama tama Li Feng dan Li Xiulan pergi ke aula pertemuan.


tapi dia aula pertemuan tidak ada orang, lalu mereka masuk kedalam istana, disana, mereka melihat putri Ming Yin sedang duduk di suatu ruangan dengan tatapan kosong, entah apa yang dia pikirkan.


"Yin'er?" ucap lembut Li Feng memangil sepupu nya itu.


putri Ming Yin yang mendengar suara tidak asing itupun menoleh ke asal suara, begitu yang di lihatnya adalah Li Feng, putri Ming Yin langsung berdiri dan berlari ke arah Li Feng dan memeluk nya.


"Feng Gege, hiks hiks hiks." putri Ming Yin tidak dapat menahan kesedihannya.


selain kehilangan semua keluarga nya, dia juga mengandung anak seorang jendral yang menghancurkan istana mereka, hal itu membuat putri Ming Yin sangat terpukul.


Li Feng pun membalas pelukan putri Ming Yin dan membelai rambut nya dengan lembut.

__ADS_1


"maafkan aku Yin'er!" ucap lembut Li Feng, dia merasa sangat bersalah, karena disaat penyerangan, dirinya tidak ada pada saat itu, alhasil, semua anggota keluarga kekaisaran dibunuh.


"Feng Gege, hiks hiks hiks," putri Ming Yin masih tidak berhenti menangis di pelukan Li Feng.


tanpa sadar, Li Feng pun meneteskan air matanya, sebab dia dapat merasakan kesedihan sepupunya itu, tapi tersirat di mata Li Feng api dendam yang tidak dapat di bendung, tapi dia mencoba untuk tetap tenang.


"mulai sekarang, tidak akan terjadi apa apa lagi, aku akan menjaga mu Yin'er," ucap Li Feng mencoba menghibur putri Ming Yin.


putri Ming Yin masih belum melepaskan pelukan nya, putri Ming Yin masih terus memeluk Li Feng untuk dapat menenangkan hatinya.


setelah cukup lama menangis di pelukan Li Feng, putri Ming Yin melepaskan pelukan nya, Li Feng pun mengusap air mata putri Ming Yin, lalu dia membawa putri Ming Yin untuk duduk di kursi.


Li Xiulan yang melihat ada yang berbeda dengan tubuh putri Ming Yin pun jadi penasaran, sebab dia merasa ada yang salah.


"tuan muda, sepertinya ada yang salah dengan tuan putri," ucap Li Xiulan berbicara melalui telepati.


Li Feng mengerutkan keningnya, sebab dia tidak mengerti dengan maksud Li Xiulan.


"apa maksud mu Xiulan?" tanya Li Feng.


"aku merasakan ada kehidupan lain di perut tuan putri," jawab Li xiulan tanpa basa basi.


"maksud mu?" tanya Li Feng yang memang tidak mengerti hal itu.


tentu saja jawaban Li Xiulan itu membuat Li Feng sangat terkejut, tapi dia mencoba untuk tetap bersikap biasa, karena dia tidak ingin membuat sepupu nya itu lebih sedih lagi, Li Feng tahu putri Ming Yin hamil karena di paksa untuk melayani biologis para petinggi bunga darah.


"Yin'er, sekali lagi aku minta maaf, aku tidak menyangka semua ini akan terjadi," ucap tulus Li Feng.


"Feng Gege, aku," ucap putri Ming Yin yang tidak dapat melanjutkan kata kata nya.


"tidak perlu kamu bilang Yin'er, aku sudah tahu," balas lembut Li Feng sambil mengelus kepala putri Ming Yin.


"Feng Gege, hiks hiks hiks," putri Ming Yin tidak dapat menahan air mata nya, lalu dia kembali memeluk Li Feng.


"aku akan membuat mereka membayar mahal Yin'er, aku akan membuat kekaisaran Tang berada dibawah kaki ku," ucap Li Feng dengan sorot mata yang tajam.


bahkan aura membunuh nya pun merembes keluar dari tubuh nya, dengan cepat Li Xiulan menyadarkan Li Feng, sebab dia melihat putri Ming Yin tidak kuat menahan nya.


"tuan muda?" panggil Li Xiulan menyadarkan Li Feng.


Li Feng pun tersadar, lalu dia menarik kembali aura membunuh nya itu, lalu dia menoleh pada Li Xiulan dan berkata.


"Yin'er sekarang adalah tanggung jawab mu, aku percayakan keselamatan Yin'er padamu, lindungi dia sebagaimana kamu melindungi ku!" ucap Li Feng pada Li Xiulan.

__ADS_1


"baik tuan muda, aku akan menjaga tuan putri dengan nyawa ku," balas patuh Li Xiulan.


"terima kasih Xiulan," ucap Li Feng, lalu dia menoleh pada putri Ming Yin dan berkata dengan lembut.


"mulai sekarang Xiulan akan mendampingi mu kemana saja, tidak akan terjadi apa apa lagi dengan adanya Xiulan bersama mu," ucap lembut Li Feng.


"terima kasih Feng Gege," balas putri Ming Yin.


"kalian tetaplah disini! aku akan membuat pengumuman untuk merekrut prajurit baru dan juga pelayan baru di seluruh kota, karena kita membutuhkan prajurit untuk menjaga istana," ucap Li Feng.


"baik Feng Gege," balas putri Ming Yin.


"baik tuan muda," balas Li Xiulan.


Li Feng lalu pergi ke ruang kerja kaisar Qin Wang Jing, sesampainya disana, Li Feng lalu menulis pengumuman penerimaan prajurit baru di istana, dan juga pelayan baru.


menjelang malam, sudah ada lebih dari 100 lembar yang ditulis Li Feng, selesai menulis pengumuman, Li Feng keluar dari ruang kerja dan pergi ke kamar yang dulu nya dia tempati, lalu Li Feng membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, setelah itu, Li Feng keluar istana dan melihat lihat suasana ibukota di malam hari.


Keesokan harinya, selesai membersihkan diri dan sarapan, Li Feng keluar istana, lalu dia membagikan lembaran pengumuman itu pada penduduk ibukota dan kultivator bebas yang sudah mulai berdatangan ke ibukota.


sepanjang hari Li Feng hanya berjalan di ibukota dan membagikan kertas pengumuman itu, banyak kultivator bebas dan juga penduduk ibukota yang tertarik menjadi prajurit istana.


Li Feng menerima setiap kultivator yang memiliki kekuatan pendekar emas ke atas, sehingga meski banyak yang berminat menjadi prajurit, hanya sedikit saja yang berhasil di rekrut Li Feng, karena kebanyakan yang mendaftar itu hanya berada di pendekar perak kebawah.


seminggu kemudian, sudah ada lebih dari 10 ribu yang lulus seleksi menjadi prajurit, kultivator yang berkekuatan pendekar suci tahap puncak di angkat menjadi komandan, sementara yang berkekuatan pendekar dewa di angkat menjadi jendral.


posisi jendral pun di lihat dari kekuatan mereka, yang berkekuatan pendekar dewa tahap awal sampai tahap menengah, Li Feng mengangkat mereka menjadi jendral tingkat rendah, sementara yang berkekuatan pendekar dewa tahap puncak di angkat menjadi jendral besar.


meski begitu, Li Feng masih terus membuka penerimaan prajurit di istana, dan baru 1 orang yang menjabat sebagai jendral besar, sementara jendral bawahan baru 2 orang, sehingga Li Feng masih menyisakan 7 tempat untuk jendral besar.


Li Feng berencana merekrut jendral besar 8 orang, dan jendral bawahan 40 orang, masing masing jendral besar memiliki 5 jendral bawahan, sementara setiap jendral bawahan memiliki 200 komandan, setiap komandan juga memiliki 10.000 pasukan.


itulah yang direncakan Li Feng, tapi selama seminggu ini, baru lebih dari 10.000 orang yang lulus menjadi prajurit istana.


adapun gaji mereka berdasarkan pangkat mereka, prajurit biasa mendapat gaji 20 koin emas, komandan mendapat gaji 50 koin emas, jendral bawahan mendapat gaji 100 koin emas, jendral besar mendapat gaji 150 koin emas, dan mereka akan mendapat gaji setiap bulan nya.


******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2