Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Menembus Ranah Prajurit Dewa


__ADS_3

Whush..


Long Bai melesat kearah kaisar Song Guan dan kaisar Luan Chen, melihat sosok Li Feng yang dikendalikan Long Bai melesat kearah lain, Jun Tong pun melesat dan mengikutinya.


Whush.. Whush..


"Tuan muda," ucap kaisar Song Guan yang masih bertarung dengan 2 Patriak yang menjadi lawannya.


"kita habisi mereka yang mulia," jawab Long Bai.


"Jun Tong, kamu bantu kaisar Luan!" perintah Li Feng.


"baik pangeran," jawab patuh Jun Tong, lalu dia melesat kearah kaisar Luan, saat ini kaisar Luan juga sedang bertarung dengan 2 Patriak lagi, meski sama sama memiliki kekuatan dewa giok tahap puncak, tapi karena kalah jumlah, kaisar Luan Chen sedikit tertekan.


"Tapak naga," seru Long Bai.


lalu dari kedua telapak tangan nya muncul energi berwarna emas, Long Bai kemudian mendorong kedua energi berwarna emas itu kedepan.


Whush.. Whush..


kedua energi berwarna emas itu terdorong kedepan, lalu membentuk dua sosok naga berwarna emas, sosok kedua naga itu sangat besar dan juga panjang.


Gooaaaarr Gooaaaarr


kedua naga itu mengaum keras, dari Auman mereka saja sudah mengeluarkan kekuatan spiritual yang sangat kuat, lalu kedua naga itu melesat kearah 2 Patriak yang juga sudah bersiap.


Whush.. Whush..


Boom Boom


ledakan besar terjadi disaat kedua sosok naga emas itu melesat kearah 2 Patriak dan melepaskan tapak naga, ledakan besar itu bukan hanya karena beradunya tapak naga dan tapak iblis dari kedua Patriak, tapi ledakan itu juga membuat kedua Patriak itu menjadi kabut darah.


kaisar Song Guan terkejut dan seketika tidak bergerak dari tempatnya, dia masih mencoba mencerna apa yang dilakukan Long Bai dalam tubuh Li Feng.


sementara itu, selesai membunuh kedua Patriak, Long Bai melesat kearah kedua Patriak yang sudah menjadi kabut darah itu dan mengambil cincin penyimpanan mereka.


"yang mulia?" panggil Long Bai yang sudah mengambil cincin penyimpanan.


"tu-tuan muda," jawab kaisar Song Guan terbata bata.


"sebaiknya kita bantu pasukan istana untuk menghabisi murid murid sekte aliran hitam itu," ucap Long Bai.


"baik tuan muda," jawab kaisar Song Guan, lalu keduanya melesat kearah pasukan atau murid dari 4 sekte aliran hitam yang beraliansi.


Disisi lain.


Jun Tong dan kaisar Luan Chen masih bertarung dengan 2 Patriak lainnya, sejak Jun Tong membantu, kaisar Luan Chen sudah mendapat angin segar seperti hujan yang turun dimusim kemarau.


setelah bermain main sebentar, Jun Tong menambah sedikit kekuatan nya, sehingga yang menjadi lawan Jun Tong itu semakin tertekan.


"sudah cukup main mainnya," ucap Jun Tong, lalu dia membuat gerakan yang sama dengan yang sering dia lakukan, yaitu serangan tapak harimau dan membunuh Patriak yang menjadi lawan nya.


setelah membunuh lawannya, Jun Tong kembali membantu kaisar Luan Chen, hanya dalam beberapa gerakan, Jun Tong berhasil membunuh Patriak yang terakhir, tentu saja yang dilakukan Jun Tong itu membuat kaisar Luan Chen juga terkejut, tapi Jun Tong tidak menghiraukan nya.

__ADS_1


Jun Tong kemudian mengambil cincin penyimpanan dari kedua Patriak itu, setelah mengambil kedua cincin penyimpanan, Jun Tong meninggalkan kaisar Luan Chen yang masih mematung ditempatnya.


Jun Tong melesat keatas Long Bai dan kaisar Song Guan yang masih terus membantai murid murid sekte aliran hitam, sementara murid murid atau pasukan sekte aliran hitam yang melihat keempat Patriak mereka yang sudah tewas itu menjadi kocar kacir.


"jangan biarkan mereka kembali hidup hidup!" seru kaisar Luan Chen yang sudah tersadar dan menyusul Jun Tong.


pasukan istana dan ketiga kaisar, dan para Patriak sekte dan klan serta yang lainnya mendengar seruan itupun menyusul para murid atau pasukan aliansi sekte aliran hitam yang mencoba melarikan diri itu.


2 jam kemudian.


semua murid yang mencoba melarikan diri itu dibantai oleh pasukan istana, ketiga kaisar serta Long Bai dan semua Patriak dan kaisar Song Guan, sementara itu, Jun Tong tetap berada didekat sosok Li Feng yang dikendalikan Long Bai.


"kumpulan semua jasad mereka di luar ibukota dan bakar! sementara prajurit dan murid sekte aliran putih di makamkan!" perintah kaisar Luan Chen setelah murid dari 4 sekte itu dibantai.


pasukan istana yang mendengar perintah itupun langsung mengumpulkan jasad pasukan sekte aliran hitam diluar ibukota, sementara murid sekte aliran hitam, kultivator bebas serta pasukan istana di buatkan kuburan diluar ibukota juga dan dikuburkan.


menjelang malam, semua sudah dibakar dan dan dikuburkan, sementara kelima kaisar sudah pergi ke istana kekaisaran Luan, kaisar Song Guan dan kaisar Luan Chen juga mengajak Long Bai dan Jun Tong ke istana, hanya saja keduanya beralasan.


setelah kepergian kelima kaisar, Long Bai membawa tubuh Li Feng keluar kota, lalu diikuti oleh Jun Tong, Jun Tong juga sudah tahu jika ditubuh Li Feng itu Long Bai yang mengendalikan, dia juga tahu Li Feng akan mengalami rasa sakit, sehingga mereka keluar dari ibukota.


2 jam kemudian.


Long Bai dan Jun Tong sampai disebuah hutan, keduanya menemukan sebuah goa yang berada dihutan itu.


"bagaimana jendral?" tanya Jun Tong yang sudah tahu Long Bai dalam tubuh Li Feng.


"selama tuan masih belum sadarkan diri, kamu yang menjaganya," jawab Long Qe lalu.


"baik jendral," jawab Jun Tong.


"Aaarrg,"


teriak Li Feng setelah dia kembali ke tubuhnya, beberapa saat kemudian, tubuh Li Feng ambruk kelantai.


"pangeran," seru Jun Tong yang melihat tubuh Li Feng ambruk, lalu dia merangkul Li Feng dan menidurinya di sebuah batu besar yang ada didalam goa.


********


Waktu terus berlalu.


tak terasa seminggu sudah Li Feng tidak sadarkan diri, selama seminggu itu juga Jun Tong tidak meninggalkan Li Feng sedikit pun, Jun Tong terus berada di dekat Li Feng.


Seminggu kembali telah terlewati.


setelah tidak sadarkan diri selama 2 minggu, perlahan Li Feng menggerakkan jari tangannya, lalu dia membuka mata.


"pangeran?" panggil Jun Tong yang melihat Li Feng sudah membuka mata.


"berapa lama aku tidak sadarkan diri Jun Tong?" tanya Li Feng dengan masih meringis menahan rasa sakit disekujur tubuhnya.


"sudah 2 minggu pangeran," jawab Jun Tong.


"ternyata selama itu," ucap Li Feng pelan.

__ADS_1


"bantu aku duduk Jun Tong!" perintah Li Feng.


Jun Tong pun membangunkan Li Feng, Li Feng pun mencoba duduk sikap lotus untuk menekan rasa sakit yang dia rasakan.


menjelang pagi, Li Feng merasa sudah lebih baik, Li Feng pun menghentikan kultivasi nya dan membuka mata.


"bagaimana pangeran? apa masih terasa sakit?" tanya Jun Tong cemas.


"sudah lebih baik Jun Tong, terima kasih sudah menjaga ku selama ini," balas Li Feng tersenyum.


"aku rasa pangeran tingkatkan lagi kekuatan! karena saat ini pangeran masih lemah," ucap Jun Tong.


"kamu benar Jun Tong," balas Li Feng, lalu dia mengeluarkan pil dari cincin penyimpanan.


"kamu juga telanlah kedua pil in Jun Tong, aku tahu kamu juga sudah sangat lama tidak mengalami peningkatan kekuatan," ucap Li Feng sambil memberikan 2 butir pil pada Jun Tong.


"terima kasih pangeran," balas Jun Tong dengan semangat, lalu dia mengambil kedua butir pil yang diberikan Li Feng itu.


Li Feng dan Jun Tong pun menelan pil dan berkultivasi, 5 jam kemudian, Li Feng dan Jun Tong sama sama mengalami peningkatan kekuatan, dimana kekuatan Li Feng meningkat ke dewa perak tahap awal, sementara Jun Tong meningkat ke kaisar dewa bintang 2.


meski begitu, Li Feng tidak berhenti disitu saja, dia terus menyerap pil, Li Feng kembali menelan 3 butir pil dan menyerapnya.


menjelang malam, Li Feng kembali menerobos ke ranah dewa emas tahap awal, meski pun sudah menembus dewa emas tahap awal, tapi lagi lagi Li Feng tidak menghentikan kultivasi nya, dia kembali menelan pil dan terus menyerap.


2 hari kemudian.


setelah terus menerus menelan pil dan berkultivasi, Li Feng berhasil menembus ke ranah prajurit dewa bintang 2, pil yang awalnya dia berikan pada Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin, sudah di telan habis oleh Li Feng.


menjelang pagi, Li Feng membuka mata dan menghentikan kultivasi, dapat dilihat Li Feng tersenyum dengan penerobosan gila gilaan yang dia lakukan itu.


"selamat pangeran," ucap Jun Tong memberi selamat, Jun Tong merasa senang karena tuan nya itu sudah memiliki kekuatan prajurit dewa bintang 2.


"terima kasih Jun Tong," balas Li Feng tersenyum.


"tapi aku sudah tidak memiliki pil atau sumber daya untuk meningkatkan kekuatan ku lagi, apalagi energi spiritual di benua awan biru ini sudah tidak bisa membuat ku kembali menerobos," ucap Li Feng lanjut.


"bagaimana jika kita berpetualangan di daratan tengah pangeran?" tanya Jun Tong.


"daratan tengah?" tanya Li Feng balik.


"benar pangeran, aura spiritual di daratan tengah sedikit lebih padat dari sini," jawab Jun Tong.


"tapi bagaimana cara kita pergi ke daratan tengah?" tanya Li Feng lagi.


"aku dengar jika ada sebuah portal di yang berada di ibukota, portal itu terhubung ke daratan tengah," jawab Jun Tong menjelaskan.


"benarkah?" tanya Li Feng dengan mata berbinar binar.


"benar pangeran," jawab Jun Tong lagi.


********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


__ADS_2