Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Mengejar Lima Elang Emas


__ADS_3

Kali ini Jing Chen dan ketiga tetua tidak lagi menahan serangan mereka, sehingga keempat tetua klan Tu langsung keok Dengan serangan tunggal, melihat keempat tetua klan Tu keok Dengan serangan tunggal, kelima tetua klan Hai bergidik gemetar, bahkan wajah mereka jadi pucat pasi.


Namun Jing Chen dan ketiga tetua lainnya tidak menghiraukan kelima tetua klan Hai, keempatnya kembali membunuh murid murid klan Hai yang masih mematung, dia butuh waktu lama bagi keempatnya membunuh semua murid klan Tu.


"Kita bertemu lagi anak muda," ucap Jing Jie tersenyum pada tuan muda klan Shin.


"Terima kasih tuan, sekali lagi tuan telah menolong kami," ucap tuan muda klan Shin menangkupkan tangan dengan hormat.


"Seperti yang aku katakan sebelumnya, kami hanya menjalankan perintah," jawab Jing Jie tersenyum.


"Maaf tuan! tuan selalu mengatakan hanya menjalankan perintah, jika aku boleh tahu, siapa yang menjadi tuannya tuan?" tanya tuan muda Shin penasaran.


Whush..


"Panggil aku tuan muda!" Li Feng melesat turun dari atas pohon dan mendarat disamping Jing Jie dan lainnya, lalu mengirim pesan pada mereka untuk memanggilnya dengan sebutan tuan muda.


Jing Jie dan ke 15 tetua terkejut, tapi mereka mengerti maksud Li Feng.


"Tuan muda!" ucap Jing Jie dan ke 15 tetua memberi hormat.


Saat melihat Jing Jie dan lainnya memanggil Li Feng dengan sebutan tuan muda dan menundukkan kepala, tuan muda Shin akhirnya tahu siapa yang sedari tadi menolong mereka.


"Terima kasih tuan muda," ucap tuan muda Shin tulus.


"Kita sampingan dulu urusan itu! karena aku ingin tahu kenapa tuan muda dan lainnya selalu dikejar!" ucap Li Feng tidak mempermasalahkan tuan muda Shin mau berterima kasih atau tidak.


"Mereka adalah tetua dan murid klan Hai, tuan muda," ucap tuan muda Shin menatap kelima tetua dan puluhan murid klan Hai yang sudah tidak bisa kemana mana, sedari tadi Jing Jie dan lainnya sudah menjaga mereka agar tidak kabur.


"Lalu?" tanya Li Feng singkat.


Tuan muda Shin kemudian menceritakan kronologi kenapa mereka dikejar, dan akar permasalahannya adalah nona muda menyukai tuan muda Shin, tapi tuan muda Shin menolak dengan alasan sudah memiliki kekasih.


Atas penolakan itu, nona muda Hai Shi membuat kebohongan dengan mengatakan tuan muda Shin telah merenggut kehormatan nya, dan kebohongan itu dipercaya begitu saja oleh Patriak klan Hai, lalu memimpin pasukan klan dan menyerang klan Shin.

__ADS_1


"Rasa sayang orang tua terhadap anak tidak salah, tapi menyayangi dengan cara yang salah," ucap Li Feng menggeleng kepala.


"Jing Jie," panggil Li Feng memberi kode.


"Baik tuan muda," jawab Jing Jie yang paham dengan panggilan itu, lalu bergerak menyerang kelima tetua klan Hai, dan diikuti Jing Chen dan lainnya.


"Sepertinya aku harus meningkatkan kekuatan lagi, aku tidak bisa terus terusan mengandalkan mereka." gumam Li Feng membatin.


Setelah melesat, Jing Jie dan ke 15 tetua membantai kelima tetua dan puluhan murid klan Hai, hanya dalam hitungan 2 menit, tidak ada yang tersisa dari lima tetua dan puluhan murid klan Hai.


"Sekali lagi aku ucapkan terima kasih tuan muda," ucap tuan muda Shin tulus.


"Tidak masalah tuan muda, sekarang tuan muda dan lainnya sudah bebas, lebih berhati hatilah kedepannya!" ucap Li Feng tersenyum.


Setelah berkata, Li Feng melayang di udara dan melesat ke arah barat, sementara tuan muda Shin, nona muda Shin dan keempat tetua lainnya bingung dengan sikap Li Feng, padahal mereka ingin meminta tolong Li Feng untuk membantu mereka merebut kembali klan Shin dari tangan klan Hai.


Melihat Li Feng melesat pergi, Jing Jie dan ke 15 tetua juga melesat menyusulnya, mereka tahu Li Feng tidak ingin berlama lama disitu, hanya saja mereka bingung kenapa Li Feng pergi begitu saja.


Ternyata Li Feng pergi tiba tiba karena dia melihat 5 ekor elang emas dengan ukuran sangat besar sedang melakukan perjalanan ke wilayah barat juga, Li Feng tahu mereka berasal dari kekaisaran elang emas, sehingga Li Feng ingin menangkap mereka atau membunuh mereka.


"Cepat kejar mereka!" ucap Jing Jie memberi perintah.


"Baik Patriak," jawab ke 15 tetua, lalu menambah kecepatan terbang.


Whush.. Whush.. Whush..


Jing Chen dan ke 14 tetua lainnya menambah kecepatan mereka, saat berada di dekat Li Feng, Jing Jie meminta izin untuk mengejar kelima elang emas, Li Feng mengangguk dan mengizinkan Jing Jie dan ke 15 tetua untuk mengejar dengan kekuatan mereka.


Saat jarak mereka kurang dari lima kilo meter, kelima elang emas merakan hal buruk, lalu salah satu dari mereka menoleh ke belakang, saat dia lihat lima ekor naga petir ada dibelakang, elang emas yang menoleh itu segera menambah kecepatan terbang.


"Ada apa saudara? kenapa kamu menambah kecepatan terbang mu?" tanya salah satu elang emas melalui telepati.


"Ada naga petir dibelakangnya," jawab elang emas yang melesat dengan cepat.

__ADS_1


Mendengar jawaban saudara mereka, keempat elang emas menoleh kebelakang, dan saat melihat Jing Chen dan lainnya sudah bertransformasi menjadi naga petir, keempat elang emas pun melesat dengan kecepatan puncak, dan aksi kejar kejaran pun terjadi.


"Mereka sudah mengetahui keberadaan kita, ayo tambah kecepatan terbang kalian!" ucap Jing Jie yang melihat kelima elang emas perlahan menjauh, kelima belas nya pun menambah kecepatan terbang lagi.


Dari arah belakang, Li Feng dan Jing Chen terbang dengan kecepatan terbang yang dimiliki Li Feng, memiliki kekuatan penguasa bintang 5 tahap awal, membuat Li Feng tertinggal jauh dibelakang, hal itu membuat Li Feng hanya bisa tersenyum masam.


"Tuan muda," panggil Jing Jie.


"Bagaimana menurut mu Jing Jie? apa yang dilakukan kelima elang emas itu?" tanya Li Feng mengalihkan topik, dia tahu Jing Jie paham dengan senyuman masamnya.


"Aku rasa mereka dalam misi, tuan muda, tapi biasanya mereka menjalankan misi dengan banyak anggota, aku yakin ada lebih banyak lagi didepan," jawab Jing Jie menduga.


Li Feng mengangguk paham, tapi dia juga penasaran dengan elemen yang digunakan para elang emas, Li Feng kemudian kembali bertanya.


"Apa mereka menggunakan elemen api?" tanya Li Feng ingin tahu.


"Tidak tuan muda, elang emas menggunakan elemen angin, semua binatang suci dan binatang ilahi bersayap menggunakan elemen angin," jawab Jing Jie menjelaskan.


"Akan sangat bagus jika seperti itu," ucap Li Feng tersenyum senang, dengan menggunakan inti jiwa elang emas, kekuatan serangan elemen angin yang dia miliki semakin kuat, selain itu, inti jiwa mereka juga bisa meningkatkan kekuatan nya.


"Ayo kita kejar mereka!" ucap Li Feng tidak sabaran.


"Baik tuan muda," jawab Jing Jie, lalu keduanya semakin menambah kecepatan mereka.


2 jam kemudian.


Benar kata Jing Jie, setelah melakukan pengejaran selama dua jam, Li Feng dan lainnya dapat melihat ratusan elang emas berada jauh didepan, kelima elang emas juga sudah hampir berkumpul dengan saudara dan teman mereka yang ada didepan.


"Kamu benar Jing Jie," ucap Li Feng membenarkan ucapan Jing Jie tadi.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


__ADS_2