Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Pelelangan 3


__ADS_3

Satu jam kemudian.


Pembawa acara kembali naik keatas panggung dan melanjutkan pelelangan, semua peserta lelang tampak sudah tidak sabaran.


Yang mereka pikirkan saat ini adalah inti jiwa petir dan inti jiwa petir, pihak rumah lelang belum memberitahu tentang item yang di tukar, karena pihak rumah lelang berencana membuat kejutan untuk semua peserta lelang.


"Terima kasih masih mengikuti lelang hingga disesi ketiga atau sesi terakhir ini, dan untuk sesi terakhir, kami memiliki sumber daya yang mungkin ada dari tuan tuan yang hanya mendengar namanya,"


"Tapi belum pernah melihatnya seumur hidup," ucap pembawa acara melanjutkan pelelangan, sekaligus memberitahu item yang akan di lelang nanti, hanya saja dia tidak memberitahu langsung dan hanya membuat semua peserta pelelangan semakin penasaran.


"Maaf nona! bukankah dia dari item terakhir adalah inti jiwa naga petir dan inti jiwa naga api?" kamar nomor dua tidak bisa untuk tidak bertanya, pertanyaan itu sekaligus mewakili pertanyaan semua peserta lelang.


"Untu kedua item itu, kami akan menggantinya dengan sumber daya yang jauh lebih langka dan juga tinggi, tuan tuan pasti tidak akan menyangkanya," jawab pembawa acara, lalu dia melanjutkan.


"Tidak membuang waktu, pelelangan kita mulai!" ucap lanjut pembawa acara.


Seorang pelayan kemudian membawa nampan keatas panggung, lalu diletakkan nampan yang diatasnya ada kotak sedang, saat pembawa acara membuka kotak sedang.


"Apa?"


Semua peserta terbelalak dengan item pertama di sesi ketiga, begitu juga dengan Li Feng dan kelima tetua sekte langit, yang mana isi kotak sedang itu adalah seekor Phoenix Es yang sangat lemah, Phoenix Es lemah karena dia di segel dengan segel tingkat tinggi, sehingga tidak dapat berbuat apa apa.


"Aku tidak perlu menjelaskan panjang lebar mengenai Phoenix ini, Phoeniks Es ini di lelang oleh seorang kultivator dari kekaisaran suci, kekuatan Phoeniks Es ini setara dengan kultivator ranah tingkat abadi bintang 8 tahap puncak, dan kami buka dengan harga 2 juta koin emas, atau 200 ribu koin platinum," ucap pembawa acara menjelaskan dari mana mereka mendapat Phoenix Es dan harga awal yang dibuka.


Saat pembawa acara menyebut harga, peserta lelang kecuali Li Feng, tidak ada yang tidak terbelalak, harga awal yang ditawarkan pembawa acara terlalu tinggi bagi mereka, meskipun mereka adalah Patriak klan dan sekte besar, tapi 2 juta koin emas atau setara dengan 200 ribu koin platinum.


Angka itu merupakan nilai yang sangat besar, dimana angka itu merupakan pendapatan mereka dalam 2 tahun, tentu saja membuat semua peserta kecuali Li Feng terbelalak dan hampir muntah darah.


"2.100.000 koin emas," tiba tiba suara Li Feng menggema dari kamar nomor satu.


Seketika kegaduhan pun berubah menjadi hening, semua mata tertuju dikamar nomor satu dengan ekspresi wajah berbeda beda.


"Hahaha.. Apa tuan kamar nomor satu hanya ingin menghabiskan uang dengan Phoeniks lemah itu? atau hanya pamer?" Mu Cheng mencoba memprovokasi Li Feng.

__ADS_1


Selain ingin mempromosikan atau merendahkan Li Feng, Mu Cheng juga ingin semua orang ikut merendahkan Li Feng dengan tuduhan hanya omong kosong saja.


Dan benar saja, rencana Mu Cheng berhasil, satu persatu peserta mulai memandang rendah Li Feng, ada yang mengatakan Li Feng bodoh, ada yang mengatakan Li Feng sombong, ada juga yang mengatakan Li Feng orang miskin yang berpura pura kaya.


Satu persatu mereka melontarkan kata kata yang tidak enak didengar, namun tidak dengan tuan muda Guzhin, dia sangat yakin jika Li Feng tidak sedang omong kosong atau bercanda, tuan muda Guzhin kemudian membuka suara.


"Maaf para Patriak! aku Meng Guzhin, tuan muda sekte agung, perlu yang para Patriak ketahui, saudara Li dikamar nomor satu tidak hanya mampu membeli Phoenix Es itu, jika saudara Li mau, bahkan nyawa para Patriak semua bisa dibeli oleh saudara Li," dengan tenang dan penuh percaya diri, tuan muda Li berbicara dengan lantang.


Suasana di pelelangan kembali hening, tidak ada yang membuka suara, bahkan nafas mereka terdengar dengan jelas.


"Hahaha.., jangan mengada ada tuan muda Guzhin, dari suaranya saja aku tahu dia adalah seorang pemuda, bagaimana mungkin seorang pemuda memiliki uang yang begitu banyak," Mu Cheng tetap saja tidak percaya, dia tetap bersikukuh dengan apa yang dia pikirkan.


"Maaf tuan! tuan dari klan atau sekte mana?" Li Feng membuka suara, dia penasaran dengan sosok Mu Cheng.


"Aku Mu Cheng, Patriak klan Mu, ada apa?" jawab cepat Mu Cheng dengan tegas.


"Berapa harga klan yang harus dibayarkan? apa 2 milyar koin platinum cukup? atau 20 milyar? 200 milyar? atau 200 ribu batu roh tingkat rendah? tingkat menengah? atau tingkat tinggi? berapa yang harus ku bayar?" dengan kesal, Li Feng langsung menanyakan harga klan Mu.


Sekali lagi mata semua orang terbelalak dengan pertanyaan Li Feng, nafas mereka terdengar lebih cepat, memiliki uang sebanyak 200 ribu baru roh tingkat tinggi? bahkan membayangkannya saja tidak mampu.


Whush..


Kemudian dia mengeluarkan batu roh tingkat tinggi sebanyak 500 ribu, lalu batu batu roh itu menggunung di depan semua orang, saat itu juga kembali terjadi hening, semua mata tertuju pada gunungan batu roh tingkat tinggi yang ada didepan mereka, tidak ada yang bergerak atau membuka suara sama sekali.


Cukup lama semua orang terdiam dalam lamunan mereka, bahkan tuan muda Guzhin dan kelima tetua sekte agung, serta kelima pelayan Li Feng juga mematung, mereka tidak menyangka pemuda yang bersama mereka beberapa minggu ini sangat kaya.


Whush..


500 ribu batu roh tingkat tinggi menghilang dari hadapan semua orang, saat Li Feng mengayunkan tangannya dan memasukkan kedalam cincin penyimpanan kembali.


"Klan Shin siap menghapus klan Mu dengan bayaran 509 ribu batu roh tingkat tinggi," ucap Patriak klan Shin, yang tidak lain adalah Shin Ping.


"Sekte surgawi siap menghapus klan Mu dengan bayaran 450 ribu batu roh tingkat tinggi," ucap Patriak sekte surgawi, yang tidak lain adalah Yong Gi.

__ADS_1


Lalu satu persatu para Patriak klan dan sekte menyatakan siap memusnahkan klan Mu, tidak ada yang mau menolak uang sebanyak itu, tentu dengan uang sebanyak itu, akan menjadikan sekte atau klan mereka menjadi yang terkaya.


Dikamar nomor 10, Mu Cheng bergidik dengan tubuh gemetar, jika sekte dan klan itu bergabung dan menyerang klan Mu, maka musnahlah sudah klan Mu, tidak ada lagi klan Mu yang dia bangga banggakan.


"Apa apaan dengan kalian? kalian berani menyinggung klan Mu?" dengan mencoba keluar dari rasa takut, Mu Cheng mencoba menekan para Patriak sekte dan klan yang ada didalam.


"Kenapa tidak? sedari dulu klan Mu bertindak semena mena seperti sekte langit, sudah sejak dulu kami ingin menyingkirkan klan Mu dan sekte langit, dan aku rasa sekarang saatnya, apalagi ada bayaran mahal untuk klan Mu," ucap kamar nomor empat yang sedari tadi hanya diam.


Dan yang menempati kamar nomor empat adalah Patriak klan Shi, yang tidak lain adalah Shi Jin Mi, Shi Jin Mi sudah muak dengan tingkah laku klan Mu yang memang selama ini selalu semena mena terhadap murid dan tetua klan Shi.


"Harap tenang! jangan buat kegaduhan disini! atau kami akan lempar dengan paksa?" mendengar suara kegaduhan, manager rumah lelang buru buru naik keatas panggung, lalu mengeluarkan aura tingkat abadi bintang 8 tahap menengah, dan berhasil menekan semua orang, namun tidak dengan Li Feng.


"Tingkat abadi bintang 8 tahap menengah?" sungguh menakjubkan," gumam Li Feng yang kaget dengan ranah kultivasi manager rumah lelang, yang ternyata adalah salah satu tetua tingkat tinggi sekte bangau putih di kekaisaran suci.


Suasana kembali hening setelah manager rumah lelang menekan mereka dengan auranya, tidak ada yang membuka suara lagi, yang ada mereka berusaha keluar dari tekanan yang diberikan manager rumah lelang.


"Jika ada yang membuat kegaduhan lagi, aku lempar keluar," ucap manager rumah lelang menekan kata katanya, selain itu, dia semakin menekan mereka dengan auranya, sehingga semua orang kecuali Li Feng semakin tertekan.


"Bagus bukan jika seperti ini?" tanya manager rumah lelang setelah menarik kembali aura miliknya, sehingga semua orang kecuali Li Feng dapat bernafas lega.


"Lanjutkan lelangnya!" perintah manager pada gadis pembawa acara.


"Baik tuan," jawab patuh pembawa acara, lalu lelang dilanjutkan, yang mana Li Feng memenangkan Phoenix Es dengan harga 2.100.000 koin emas.


"Kita lanjutkan dengan item kedua di sesi ketiga ini," ucap pembawa acara setelah Li Feng mengambil Phoenix Es dan membayarnya.


Pelayan kembali membawa kotak kecil keatas panggung, kemudian pembawa acara membuka kotak itu.


Whush...


********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


__ADS_2