
Setelah jendral besar Goheng pergi, Li Feng juga melesat mengikuti arah jendral besar Goheng, Li Feng tahu arah yang dituju jendral besar Goheng adalah arah kota, karena itulah dia mengikuti arah yang sama.
"Jing Hao, tidak lama lagi kita akan bertemu, aku, Qian Long, tidak pernah mengampuni setiap pengkhianat, akan aku musnahkan kamu hingga ke akar akarnya," ucap Li Feng dengan niat membunuh yang sangat kuat.
Li Feng terus melayang mengikuti jendral Goheng, tapi jarak keduanya berkisar 10 kilo meter, dengan tenang dan santai, Li Feng terus melayang di udara.
Tiga hari kemudian.
Li Feng merasakan sesuatu dihutan yang berada dibawahnya, Li Feng merasa familiar dengan aura itu, lantas turun kebawah dan mengikuti aura yang familiar.
Saat sedang mengikuti aura yang dirasa, beberapa tombak dengan kekuatan air dan juga api menyerang Li Feng, dengan sigap Li Feng menghindari serangan tombak petir dan api.
Whush.. Whush.. Whush..
Muncul lebih dari 10 pria paruh baya dan ratusan pasukan yang siap menyerang kapan saja.
"Berani sekali kamu anak muda!" ucap salah satu dari puluhan pria paruh baya menatap tajam.
Li Feng tersenyum mengitari pandangannya, dia tahu siapa orang orang itu, dengan senyuman mengambang dan dengan santai Li Feng berkata.
"Terima kasih! Aku tidak menyangka klan Tien dan klan Wong masih setia pada klan Qian!" ucap Li Feng menangkupkan tangannya dengan hormat.
Puluhan pria paruh baya yang mendengar Li Feng tahu dengan asal usul mereka, seketika menjadi lebih siaga, mereka curiga Li Feng adalah murid klan Jing atau klan Bu yang di tugaskan untuk mencari keberadaan mereka.
"Siapa kamu anak muda?" tanya pria paruh waspada.
Li Feng tersenyum dan menganggukkan kepala, dia paham klan pendukung nya itu waspada, jadi wajar saja mereka bersikap seperti itu padanya, apalagi mereka tidak mengenalinya dengan tubuh dan wajah baru.
"Aku Qian Long, kaisar kekaisaran naga yang pertama dan satu satunya kaisar yang ada di alam para binatang ini, bagaimana kabar mu bocah Tien Tie?" jawab dan tanya Li Feng, dia mengenal siapa pria paruh baya yang berbicara dengannya, yaitu Tien Tie, Patriak klan Tien.
Tien Tie dan lainnya semakin terkejut, pemuda berusia belasan tahun tapi mengaku sebagai kaisar kekaisaran naga yang memilih bereinkarnasi ratusan juta tahun yang lalu.
__ADS_1
Sebelum bereinkarnasi, Qian Long sudah tahu klan mana saja yang setia dan siapa saja Patriak klan, dan juga para Patriak itu sering membawa putra putri mereka ke istana untuk mengenal sosok kaisar mereka, sehingga wajah setiap Patriak dan tuan muda tidak asing bagi Qian Long atau Li Feng.
"Jangan mengaku ngaku kamu anak muda! kamu pikir dapat menipu kami semudah itu?" ucap Wong Fei tidak percaya, atau Patriak klan Wong.
"Bagaimana kabar mu bocah Wong? dan dimana ayahmu Wong Guan? dan juga kamu " ucap Li Feng bertanya lagi, tapi kali ini dia bertanya pada Wong Fei.
Wong Fei semakin terkejut lagi karena Li Feng tahu nama ayahnya, padahal ayahnya tewas 750 tahun yang lalu, dimana ayahnya tewas dalam pertempuran melawan kekaisaran elang emas.
Beruntung Wong Fei tidak ikut dalam pertempuran saat itu, sehingga dia dapat menyelamatkan banyak murid dan semua anggota keluarga klan yang tidak ikut bertempur.
Pada saat pertempuran berlangsung, Wong Fei masih menjadi tuan muda klan, karena Patriak klan masih dijabat oleh ayahnya sendiri, yaitu Wong Guan.
Selain dia, Tien Tie juga saat itu masih menjadi tuan muda klan, tapi karena sering mengikuti ayahnya ke istana kekaisaran, Qian Long dapat mengenali wajah keduanya, meskipun terakhir kali bertemu adalah ratusan juta tahun yang lalu.
"Ya-Yang mulia kaisar Qian?" Tien Tie dan Wong Fei akhirnya percaya setelah Li Feng menyebut nama Wong Guan.
"Terimalah hormat kami yang mulia!" segera Tien Tie, Wong Fei dan semua yang ada disitu berlutut memberi hormat.
"Bangunlah bocah Tien! bocah Wong dan kalian semua!" ucap lembut Li Feng tersenyum.
"Baik yang mulia," jawab Tien Tie, Wong Fei dan semua yang ada.
"Dimana tempat persembunyian kalian?" tanya Li Feng setelah mereka bangun.
"Kami membuat dunia kecil, yang mulia," jawab Tien Tie.
"Antarkan aku kesana!" perintah Li Feng.
"Baik yang mulia," jawab Tien Tie, lalu menuntun Li Feng kedunia kecil, selain Li Feng, Tien Tie dan Wong Fei, yang lain tetap tinggal dan bersembunyi dalam ilusi.
"Silahkan yang mulia!" ucap Wong Fei setelah tiba didepan pintu dunia kecil, yang mana sebuah portal kecil.
__ADS_1
"Hem.." hanya itu yang keluar dari mulut Li Feng, tak lupa dia juga menganggukkan kepala.
Li Feng kemudian masuk kedalam portal, lalu diikuti Tien Tie dan Wong Fei, tidak beberapa lama, ketiganya keluar dari gerbang dimensi ruang dan waktu.
Saat keluar, mereka berada ditepi danau, yang mana di danau itulah klan Tien tinggal, karena klan Tien adalah klan naga air, sementara klan Wong adalah klan naga api.
Li Feng, Tien Tie dan Wong Fei kemudian masuk kedalam danau, dan tidak beberapa lama, ketiganya tiba didepan sebuah gerbang, yang mana gerbang itu adalah gerbang klan Tien.
Li Feng dan kedua bawahan baru kemudian masuk kedalam, tidak beberapa lama, mereka tiba di aula pertemuan, saat melihat dan mendengar Tien Tie mempersilahkan Li Feng duduk di kursi utama, para tetua terkejut, mereka ingin minta penjelasan dari Tien Tie, tapi Tien Tie hanya tersenyum.
"Bocah Tien, kumpulkan semua anggota klan! aku akan membawa kalian semua," ucap Li Feng setelah duduk dan tidak memperkenalkan diri lebih dulu.
"Baik yang mulia," balas Tien Tie patuh, lalu dia perintahkan beberapa tetua untuk mengumpulkan semua anggota klan Tien.
"Bocah Wong, kamu juga kembali ke klan Wong dan kumpulkan semua anggota klan ditepi danau, aku juga membawa kalian semua," ucap Li Feng kembali.
"Baik yang mulia," jawab patuh Wong Fei, meski dia dan Tien Tie penasaran dengan cara Li Feng membawa mereka, tapi mereka tidak memiliki keberanian untuk bertanya.
Tidak beberapa lama, tiga tetua yang diperintahkan Tien Tie pun kembali, Li Feng kemudian keluar dan memberi pidato sedikit.
Jumlah anggota klan yang ada didepan Li Feng adalah 15 ribu, tapi lima ribu dari mereka berusia 50 tahun kebawa dan masih termasuk kategori anak anak, karena kekuatan mereka sendiri masih berada di tingkat abadi bintang 9 kebawah.
Li Feng kemudian membuka gerbang dunia jiwa dan menyuruh mereka masuk, tanpa ragu mereka masuk kedalam, mereka tahu akan dibawa ke suatu tempat.
Setelah semua masuk kedalam dunia jiwa, Li Feng dan Tien Tie keluar dari dasar danau, tapi sebelum itu, Tien Tie menyerahkan satu cincin penyimpanan pada Li Feng, yang mana isi cincin penyimpanan adalah harta klan Tien.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima Kasih...