Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Membantai Pasukan Iblis


__ADS_3

"Kalian masuklah kedalam! kalian terlalu lemah untuk menghadapi pasukan iblis." ucap Li Feng yang tiba tiba berhenti.


Li Feng tidak ingin kedua pelayannya itu mati sia sia, kultivasi keduanya masih sangat lemah, dimana Jun Tong dan Xia Mo masih berada di ranah tingkat abadi bintang 4 tahap puncak, masih terlalu lemah untuk menghadapi banyaknya pasukan iblis.


"Tapi pangeran." Jun Tong dan Xia Mo keberatan untuk masuk.


"Ini perintah!" ucap Li Feng tegas.


Jun Tong dan Xia Mo mau tidak mau harus menuruti Li Feng, Li Feng mengatakan itu perintah, dan kewajiban mereka adalah mematuhi perintah Li Feng.


Setelah Jun Tong dan Xia Mo masuk kedalam, Li Feng dan kedua istrinya melanjutkan perjalanan mereka ke hutan perbatasan, ketiganya akan membutuhkan waktu dua atau tiga hari untuk bertemu dengan pasukan raja iblis Mo dan raja iblis Mo sendiri.


Tiga hari kemudian.


Li Feng dan kedua istrinya tiba dihutan perbatasan, dari jauh, ketiganya dapat melihat pasukan besar iblis yang setiap detiknya mendekati mereka.


"Kalian berdua tahan raja iblis sementara! aku akan membunuh pasukannya lebih dulu," ucap Li Feng serius.


"Baik Gege, serahkan pada kami berdua." balas Ling Yun menganggukkan kepala.


Tidak beberapa lama, raja iblis Mo dan pasukannya hanya berjarak lima ratus meter dari Li Feng dan kedua istrinya, tanpa menunggu lama, Li Feng mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanan, lalu dia membuat serangan pedang seribu bayangan dan tapak bayangan.


Whush Whush Whush


Whush Whush Whush


Ribuan pedang dan tapak melesat dengan cepat kearah pasukan iblis, Li Feng terus melepaskan serangan pedang seribu bayangan dan juga tapak bayangan, dia ingin membantai pasukan iblis secepat mungkin dan menyiksa raja iblis Mo.


Boom Boom Boom Boom Boom


Slash Slash Slash Slash Slash


Ledakan dan potongan potongan tubuh bersahutan disaat serangan pedang seribu bayangan dan tapak bayangan mengenai pasukan iblis dengan jumlah yang sangat banyak itu, hal itu membuat raja iblis Mo sangat murka.


"Serang dan habisi pemuda keparat itu!" perintah raja iblis Mo pada para mentri dan pembesar iblis.


"Baik yang mulia." jawab mereka, lalu bergerak kearah Li Feng.

__ADS_1


Dari jauh, Li Feng yang melihat para petinggi iblis menyerang, dia tidak tinggal diam, Li Feng kembali melepaskan serangan pedang seribu bayangan dan tapak bayangan, kedua jurus itu dia keluarkan hanya dalam jarak waktu kurang dari 1 menit.


Ling Ling dan Ling Yun juga sudah melesat kearah raja iblis Mo, dengan kekuatan yang keduanya miliki, keduanya bisa menghadapi raja iblis Mo dengan mudah.


Booom Booom Booom Booom Booom


Slash Slash Slash Slash Slash Slash Slash


Ledak terus menggema dihutan larangan, potongan potongan tubuh juga terus berjatuhan, Li Feng terus melepaskan dua serangan pembantaian itu tanpa henti, para petinggi iblis juga lenyap dalam serangan pedang seribu bayangan dan tapak bayangan, tidak ada yang Li Feng biarkan hidup.


Pasukan iblis yang belum terkena serangan, mencoba untuk membuat perlawanan, namun perlawanan yang mereka berikan, tidak ada artinya sama sekali, yang ada mereka dibantai oleh Li Feng.


Raja iblis Mo juga sudah bertarung melawan Ling Ling dan Ling Yun, kedua saudari sekaligus kedua istri Li Feng itu terus melepaskan serangan pada raja iblis Mo, dengan kombinasi serangan mereka, Ling Ling dan Ling Yun dapat memojokkan raja iblis Mo.


Setiap kali raja iblis Mo menghindari satu serangan, maka serangan yang lain melesat kearahnya, sehingga dia hanya dapat menghindar dan tidak dapat membalas serangan, hal itu dimanfaatkan Ling Ling dan Ling Yun.


Tidak jauh dari mereka, Li Feng terus membantai pasukan iblis yang semakin berkurang, niat membunuh yang dia miliki, membuatnya semakin gila untuk membantai pasukan iblis, andai saja Li Feng dapat bertransformasi menjadi naga, mungkin sudah dia bakar mereka semua dengan semburan api yang dimiliki.


"Jangan bunuh dia Ling'er! Yun'er!" seru Li Feng dari jauh, saat ini raja iblis Mo sudah menjadi bulan bulanan Ling Ling dan Ling Yun, sementara Li Feng masih sibuk membantai pasukan iblis.


"Baik Gege." jawab Ling Ling.


"Baik kak." jawab Ling Yun, lalu mendekati raja iblis Mo dan menghancurkan dantian raja iblis Mo.


Setelah menghancurkan dantian raja iblis Mo, Ling Ling dan Ling Yun menyeret raja iblis ke Li Feng, sementara Li Feng masih terus membantai.


"Gege." ucap Ling Yun melempar raja iblis Mo, sementara Ling Ling menyerang pasukan iblis yang semakin berkurang.


"Lemparkan dia kedalam Yun'er!" ucap Li Feng yang sudah membuka gerbang dunia jiwa.


"Baik Gege," jawab Ling Yun, lalu melemparkan raja iblis Mo kedalam pusaran angin hitam keemasan.


Setelah raja iblis Mo dilemparkan kedalam dunia jiwa, Li Feng dan Ling Yun kembali melepaskan serangan pada pasukan iblis yang sudah kocar kacir itu, Li Feng terus melepaskan serangan pedang seribu bayangan dan tapak bayangan, dia tidak ingin melepaskan satupun iblis yang lolos.


"Kejar dan habisi mereka Ling'er! jangan biarkan ada yang lolos!" seru Li Feng pada Ling Ling, saat ini dia melihat ada ribuan iblis yang berusaha melarikan diri.


"Baik Gege." jawab Ling Ling, lalu melesat mengejar pasukan iblis yang melarikan diri.

__ADS_1


"Kamu susul Ling'er, Yun'er!" ucap Li Feng pada Ling Yun.


"Baik Gege." jawab Ling Yun, lalu melesat menyusul Ling Ling yang mengejar pasukan iblis.


Setelah kedua istrinya pergi, Li Feng juga mengejar pasukan iblis yang berlarian ke arah lain, selain mengejar, Li Feng juga terus melakukan serangan, pasukan iblis yang tadinya ratusan ribu, kini hanya tersisa kurang dari lima puluh ribu saja.


Ling Ling dan Ling Yun juga sudah dapat mengejar ribuan pasukan iblis yang mencoba kabur, keduanya mengeluarkan jarum es dan tombak es untuk membantai pasukan iblis.


Sementara pasukan iblis sendiri tidak dapat menahan serangan kedua istri Li Feng, yang ada setia detiknya, teman disekitar mereka tumbang dan meledak menjadi kabut darah.


Dua jam berikutnya, tidak ada satupun iblis yang Li Feng dan kedua istrinya biarkan hidup, bahkan yang bersembunyi pun mereka temukan dengan aura iblis yang begitu kental.


"Gege." ucap Ling Ling dan Ling Yun yang baru kembali dari pengejaran dan pembantaian.


"Kalian tidak apa apa?" tanya Li Feng lembut, meski sangat murka karena gurunya tewas, tapi Li Feng juga mengkhawatirkan kedua istrinya.


"Kami baik baik saja Gege." jawab Ling Yun tersenyum.


"Baiklah! mari kita kembali!" balas Li Feng lembut.


"Baik Gege." jawab kedua istri, lalu ketiganya kembali ke kota, dimana tetua Gun dan lainnya berada.


*******


Tinggalkan Like dan Komentarnya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


*****


Untuk Informasi.


Reinkarnasi Qin Qiang sudah terbit ya kak.


Judul Karya: Xiao Yan.

__ADS_1



__ADS_2