Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Diburu Keluarga Bangsawan Jiu


__ADS_3

Menjelang sore, Li Feng dan Xu Ying kembali ke rumah, seharian penuh keduanya terus belanja di berbagai macam toko, dimulai dari pakaian, aksesoris hingga parfum, lebih tepatnya Li Feng membelikan untuk Xu Ying.


hal itu tentu saja membuat Xu Ying semakin menyukai Li Feng, dia merasa jika Li Feng juga menyukainya, sehingga Li Feng membelikan banyak barang untuknya, hari ini Li Feng membuat hidup nya lebih berwarna.


beberapa saat kemudian, Li Feng dan Xu Ying sampai di rumah, lalu keduanya masuk kedalam, sesampainya mereka diruang tamu, Xu Liang berada disana, selain Xu Liang, ada juga beberapa pedagang yang ditolong Li Feng kemarin, mereka datang untuk memberikan hadiah pada Li Feng.


"salam tuan muda," ucap para pedagang itu ramah, tidak lupa mereka juga menangkupkan tangan dengan hormat.


"salam tuan tuan," balas Li Feng yang juga ramah, dia juga menangkupkan tangan nya.


"tuan muda, sebagai ungkapan rasa terima kasih, kami ingin memberikan sedikit hadiah untuk tuan muda," ucap salah satu pedagang, yang tidak lain adalah Duan Li.


"seharusnya tuan Duan dan yang lain nya tidak perlu melakukan hal ini, dengan mengenal tuan tuan saja sudah membuat ku merasa senang," balas Li Feng yang mencoba menolak pemberian itu.


"tidak apa apa tuan muda, mohon tuan muda menerima sedikit hadiah dari kami ini!" balas Duan Li.


Li Feng yang terus dipaksa pun akhirnya menerima cincin penyimpanan itu, dia sudah tidak memeriksa dan langsung memasukkan kedalam cincin penyimpanan milik nya.


"tuan muda, aku mendengar jika tuan muda punya masalah dengan keluarga bangsawan Jiu, apa itu benar tuan muda?" tanya Duan Li penasaran.


"benar tuan Duan, aku memang memiliki sedikit masalah dengan keluarga bangsawan Jiu, tapi masalah itu sudah selesai," jawab Li Feng sambil menganggukkan kepalanya.


"maaf tuan muda, tidak semudah itu tuan muda, kami semua sangat tahu betul bagaimana keluarga bangsawan Jiu itu, mereka tidak semudah itu menyelesaikan masalah, aku yakin jika saat ini tuan Jiu Zhu sudah mengirimkan pesan pada keluarga besar mereka di ibukota, mohon tuan muda berhati hati!" ucap Duan Li memperingatkan Li Feng.


"terima kasih atas informasinya tuan Duan, kedepannya aku akan lebih berhati hati lagi," balas Li Feng.


"tuan muda, aku dengar dari saudara Xu jika tuan muda akan mengikuti lelang di ibukota, apa itu benar?" tanya pedagang yang lain, yang tidak lain adalah Fang Shin.


"benar tuan, maaf tuan, sebelumnya kita belum saling mengenalkan nama, jika boleh tahu, siapa nama tuan ini?" balas Li Feng ramah.


"oh maafkan aku tuan muda, aku lupa memperkenalkan nama, aku Fang Shin tuan muda," jawab Fang Shin menyebut namanya.


"apa tuan Fang juga akan ke ibukota?" tanya Li Feng.


"benar tuan muda, aku dan saudara Sun Gong akan ke ibukota, tapi bukan untuk mengikuti lelang, kami hanya ingin berdagang disana, bagaimana jika kita kesana bersama saja?" tawar Fang Shin.


"baiklah tuan Fang, aku setuju kita kesana bersama, kapan kita akan kesana?" tanya Li Feng.


"kami berencana ke ibukota besok pagi tuan muda," jawab Fang Shin.


"baiklah aku setuju," jawab Li Feng.


mereka terus mengobrol hingga malam, lalu satu persatu mereka membubarkan diri dan kembali ke rumah mereka.


Li Feng pun masuk ke kamarnya, sesampainya dikamar, Li Feng lebih dulu pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Li Feng duduk diatas kasur nya dan menutup mata menyerap energi alam.

__ADS_1


Keesokan harinya, setelah membersihkan diri dan sarapan, Li Feng berpamitan pada Xu Liang dan Xu Ying, tampak Xu Ying sangat keberatan jika Li Feng harus pergi, pasalnya, dia sudah menyukai Li Feng, hanya saja dia tidak berani mengungkapkan isi hatinya.


Xu Liang yang melihat putri cantiknya yang sedih pun tidak bisa berbuat apa apa, dia juga tidak punya alasan atau pun berhak untuk menahan Li Feng lebih lama lagi, sehingga dia hanya diam saja melihat putrinya bersedih hati.


Setelah berpamitan, Li Feng, Fang Shin dan Sun Gong naik ke kereta kuda dan keluar dari kota, sepanjang jalan mereka terus mengobrol untuk mengusir rasa jenuh selama perjalanan, terkadang Li Feng menutup mata dan berkultivasi.


******


2 minggu kemudian.


ditempat lain, lebih tepatnya di kediaman bangsawan Jiu di ibukota, saat ini Patriak klan Jiu sedang duduk santai sambil mengobrol bersama tetua kelurga bangsawan Jiu di aula pertemuan, tiba tiba seorang tetua penjaga masuk.


"lapor Patriak, ada urusan dari tuan Jiu Zhu," ucap penjaga melapor.


"suruh dia masuk!" perintah Patriak keluarga bangsawan Jiu, yang tidak lain adalah Jiu Lei.


"baik Patriak," balas penjaga, lalu dia keluar aula pertemuan untuk memanggil utusan Jiu Zhu.


tidak lama kemudian, utusan itu masuk, lalu dia memberikan hormat pada Jiu Lei, Jiu Lei pun menanyakan pesan apa yang dia bawa, lalu utusan itu memberikan selembar surat pada Jiu Lei, Jiu Lei yang diberikan surat pun langsung membuka dan membacanya.


selain selembar surat, ada juga lukisan wajah Li Feng, entah sejak kapan Jiu Zhu menyuruh orang untuk melukis wajah Li Feng, tapi saat ini lukisan wajah Li Feng ada di tangan Jiu Lei.


"bajingan," ucap Jiu Lei setelah membaca isi surat dari Jiu Zhu, dia juga meremas lukisan wajah Li Feng itu.


"ada seorang pemuda yang mempermalukan kelurga bangsawan Jiu, dia berani merendahkan anak Jiu Zhu dan Jiu Zhu di depan umum," jawab Jiu Lei dengan aura membunuh yang kuat.


"siapa pemuda itu Patriak?" tanya Jiu Chan.


"Jiu Zhu tidak menyebut namanya, tapi pemuda itu berambut perak, Jiu Zhu juga mengirimkan wajah pemuda itu, cepat perintahkan Jin Mi untuk menggerakkan pasukan nya dan mencari pemuda itu disetiap kota! aku ingin pemuda itu diseret kehadapan ku!" perintah Jiu Lei, lalu dia memberikan lukisan wajah Li Feng pada Jiu Chan.


"baik Patriak," jawab Jiu Chan, lalu dia mengambil lukisan itu dan keluar aula pertemuan.


Jin Mi yang dimaksud oleh adalah ketua suatu organisasi bawah tanah, organisasi itu dibangun oleh keluarga bangsawan Jiu, keluarga bangsawan Jiu membangun organisasi bawah tanah karena persaingan untuk menjadi keluarga bangsawan nomor 1 di kekaisaran Tang sangat ketat.


semua keluarga bangsawan nomor 1 di kekaisaran Tang memiliki organisasi bawah tanah masing masing, mereka membentuk organisasi untuk menjaga keluarga mereka dari saingan, dan organisasi yang dibangun oleh keluarga bangsawan Jiu adalah Lotus Api.


organisasi Lotus Api di ketuai oleh Jin Mi, kekuatan Jin Mi sendiri berada di ranah pejuang surgawi tahap menengah, sementara wakilnya yang bernama Wang Du memiliki kekuatan pejuang suci tahap puncak.


jumlah pasukan Lotus Api terbilang cukup banyak, karena meski hanya sebagai organisasi kecil kecilan, tapi jumlah anggotanya mencapai 25 ribu orang, dan mereka hanya merekrut kultivator yang berkekuatan pejuang jendral keatas saja.


*******


2 minggu kembali telah berlalu, wajah Li Feng sudah tersebar hampir diseluruh kota kekaisaran Tang, wajah Li Feng tersebar karena Jiu Lei membuat sayembara, dimana bagi siapa saja yang mengetahui keberadaaan Li Feng dan melaporkan nya pada keluarga bangsawan Jiu yang berada di setiap kota, maka orang itu akan diberikan hadiah 250 koin emas.


tentu saja hadiah yang dipasang oleh Jiu Lei itu membuat banyak kultivator tertarik untuk melakukan pekerjaan itu, bahkan rakyat biasa juga ingin mendapatkan hadiah itu.

__ADS_1


karena 250 koin emas adalah jumlah uang yang sangat banyak menurut mereka, sehingga hampir semua orang sangat ingin menemukan keberadaan Li Feng dan melaporkan nya untuk mendapatkan hadiah itu.


*******


Saat ini Li Feng, Fang Shin dan Sun Gong sudah berada di depan sebuah kota yang berada tidak jauh dari ibukota, hanya 5 hari lagi mereka akan tiba di ibukota, mereka tidak tahu menahu sama sekali tentang Li Feng yang menjadi topik utama di kekaisaran Tang saat ini.


Setelah mendapat pemeriksaan dan membayar pajak masuk, kusir menjalankan kereta kuda ke penginapan, karena saat ini Fang Shin dan Sun Gong kelihatan kecapean karena melakukan perjalanan yang jauh, sehingga mereka butuh istirahat dan akan melanjutkan perjalanan besok lagi.


tidak jauh dari gerbang kota, kusir menghentikan kereta kuda didepan sebuah penginapan, lalu Li Feng, Fang Shin dan Sun Gong keluar dari kereta kuda.


"silahkan tuan muda!" ucap Fang Shin mempersilahkan Li Feng turun.


"terima kasih tuan Fang," balas Li Feng, lalu dia turun dari kereta kuda, kemudian disusul oleh Fang Shin dan Sun Gong.


setelah turun dari kereta kuda, mereka masuk ke penginapan itu, sementara kusir dan dagangan mereka dijaga oleh para kultivator bayaran.


"selamat datang di penginapan kami tuan tuan," ucap ramah pelayan menyambut Li Feng dan kelompok nya.


"kami ingin memesan 3 kamar nona," balas Fang Shin.


"baik tuan, kamar biasa atau kamar khusus tuan?" tanya pelayan.


"kamar khusus buat tuan muda, sementara aku dan saudara Sun dikamar biasa saja nona," jawab Fang Shin.


"baik tuan, biaya inap nya 12 koin emas tuan," ucap pelayan menyebut harga kamar.


"baik nona," balas Fang Yuan, lalu dia mengeluarkan 12 koin emas dan memberikan pada pelayan.


"mati tuan tuan!" ucap pelayan mengantarkan mereka ke kamar masing masing.


setelah berada dikamar, seperti biasa, Li Feng lebih dulu membersihkan diri, lalu dia menutup mata untuk menyerap energi alam menunggu pagi.


Dilantai bawah.


"bukan nya pemuda tadi yang dicari keluarga bangsawan Jiu?" tanya seorang pelanggan yang kebetulan berada dilantai bawah, dia dapat melihat Li Feng disaat Li Feng masuk ke penginapan.


"benar saudara, sepertinya rezeki kita, ayo kita lapor pada tuan Jiu Cao," balas yang lain, lalu keduanya keluar dari penginapan untuk melaporkan keberadaan Li Feng dan mendapat hadiah 250 koin emas.


******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus dari.


Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2