
Di pusat wilayah timur, lebih tepatnya dikota Bukit, ketiga jendral besar iblis terkejut saat giok jiwa jendral besar iblis Suanli pecah, pecahnya giok jiwa jendral besar iblis Suanli, artinya dia telah tewas, hal itu mengejutkan ketiga jendral besar iblis lainnya.
"Ternyata ada kultivator kuat yang bersama pasukan istana, tidak heran mereka dapat memenangkan pertempuran di kota An," ucap salah jendral besar iblis.
"Benar jendral Mu, lalu apa yang akan kita lakukan?" tanya jendral iblis yang lain.
"Mau bagaimana lagi? kita tetap berperang, sebaiknya kita segera ke kota Damar untuk bersama pasukan yang ada disana, jika kita tetap berada disini, maka pasukan yang berada dikota damar juga tidak akan bisa bertahan," jawab jendral besar iblis yang pertama.
Ketiga jendral besar iblis kemudian keluar dari istana kota, bersama dengan beberapa ratus pasukan iblis yang bertahan disana, lalu mereka bergerak ke kota Damar.
*******
Di Kota Wu.
Perang semakin sengit, selain keenam pelayan Li Feng, ketujuh Patriak sekte dan klan, para tetua tingkat tinggi dari ketujuh sekte dan klan serta ke 10 ribu kultivator bebas juga terlibat pertempuran.
Sementara Li Feng, Jiang Long, kelima jendral besar istana dan pasukan istana serta pasukan sekte dan klan tidak terlibat, mereka hanya menjadi penonton saja, sebenarnya pasukan juga ingin bertempur, tapi tidak di izinkan Li Feng dan Jiang Long.
Li Feng ingin melihat pembantaian yang di lakukan keenam pelayannya dan ketujuh Patriak sekte dan klan, serta ke 10 ribu kultivator bebas.
10 ribu tujuh ratus tiga belas orang menghadapi 66 ribu pasukan iblis, merupakan pertempuran yang tidak seimbang, namun ke 10 ribu tujuh ratus tiga belas orang itu memiliki kultivasi yang tidak kaleng kaleng.
Yang terendah diantara mereka adalah ke 350 tetua tingkat rendah dari ketujuh sekte dan klan, dimana kekuatan mereka berada di tingkat abadi bintang 5 tahap puncak.
Booom Booom Booom..
Ledakan terus menggema di kota Wu, bersamaan dengan meledaknya ribuan pasukan iblis menjadi kabut darah, dan potongan potongan tubuh yang terlempar ke berbagai arah.
Saat yang lain melakukan pembantaian, tetua pertama justru bermain main dengan jendral besar iblis Sua Gi, perbedaan kekuatan tiga tahap atau satu tingkat, membuat jendral besar iblis Sua Gi tidak bisa berkutik sama sekali, dia hanya menjadi bulan bulanan tetua pertama.
__ADS_1
"Jangan biarkan ada yang hidup atau melarikan diri!" seru Li Feng ditengah pertempuran yang berkecamuk.
Mendengar seruan Li Feng, keenam pelayan Li Feng, ketujuh Patriak sekte dan klan serta para tetua dan ke 10 ribu kultivator bebas semakin menggila, dimana mereka meningkatkan kekuatan mereka hingga mencapai 80% dari kekuatan asli.
Dua jam kemudian.
Setelah melakukan pertempuran selama dua jam, sudah lebih dari setengah pasukan iblis yang mereka bantai, namun Li Feng tetap saja tidak ingin terlibat, terlihat dia dengan santai mengobrol bersama gurunya diatas sebuah pohon besar.
Sepasang guru dan murid itu sangat menikmati pembantaian yang dilakukan orang orang mereka, namun yang tidak Li Feng sadari, Jiang Long masih penasaran kenapa Li Feng bisa berada di alam langit, dan juga bersama ketujuh sekte dan klan dengan kekuatan yang sangat mengerikan itu.
Satu jam kemudian.
Semua pasukan iblis habis di bantai tanpa sisa, Jiang Long kemudian memberi perintah pada pasukan istana untuk mengumpulkan dan membakar potongan potongan tubuh pasukan iblis yang terbengkalai didalam kota.
Menjelang malam, semua sudah dikumpulkan dan dibakar habis, yang tersisa hanyalah darah yang menempel disetiap bangunan kota Wu, tidak ada bangunan yang tidak terciprat darah pasukan iblis, bahkan istana kota yang berada dipusat kota sekalipun banyak darah yang terciprat.
"Apa yang guru rencanakan setelah ini?" tanya Li Feng setelah semua selesai.
"Aku juga berpikir seperti itu guru, tapi sebaiknya besok pagi baru kita berangkat," balas Li Feng setuju.
"Kamu benar Feng'er," balas Jiang Long.
Setelah mengobrol sebentar, Li Feng menemui ketujuh Patriak sekte dan klan, lalu dia berterima kasih karena sudah membantu gurunya, tidak lupa dia juga meminta mereka untuk kembali saja ke sekte dan klan mereka.
namun ketujuh Patriak sekte dan klan menolak untuk kembali, mereka hanya memerintahkan tetua dan pasukan mereka yang kembali, ketujuhnya masih ingin bertempur dengan pasukan iblis yang tersisa.
Mereka berpikir karena sudah terlibat, jadi tidak ada salahnya terus terlibat hingga pasukan iblis habis di bantai, andai saja kerajaan iblis berada di alam langit, ketujuh Patriak sekte dan klan akan ikut menyerang kerajaan iblis itu.
Dengan senang hati Li Feng mengangguk, dengan dukungan mereka, maka pertempuran melawan iblis semakin cepat selesai, dengan begitu dia dan gurunya akan kembali ke gerbang 10 naga, tapi sebelum itu, Li Feng ingin berpetualangan ke kekaisaran suci lebih dulu.
__ADS_1
Keesokan harinya.
Pasukan dari ketujuh sekte dan klan kembali, 140 ribu pasukan itu kembali bersama dengan para tetua, sementara ketujuh Patriak mereka tetap bertahan.
Selain pasukan sekte dan klan, Li Feng juga meminta gurunya untuk memulangkan pasukan istana, menurut Li Feng, bergerak dengan jumlah pasukan yang banyak, akan memperlambat perjalanan mereka, dia hanya menahan ke 10 kultivator bebas yang memiliki kekuatan tingkat abadi bintang 6 tahap puncak saja, selain dari itu, tidak ada yang tinggal.
Setelah semua pasukan kembali, Li Feng, Jiang Long, keenam pelayan, kelima jendral besar istana, ketujuh Patriak sekte dan klan, serta ke 10 ribu kultivator bebas bergerak ke Utara, dimana kota damar berada di sana, jarak dari kota Wu ke kota damar adalah 2 minggu.
Dua minggu kemudian.
Setelah melakukan perjalanan selama 2 minggu, Li Feng dan pasukan akhirnya tiba di hutan yang tidak jauh dari kota damar, karena hari sudah gelap, mereka memutuskan untuk beristirahat dan akan melakukan penyerangan besok pagi.
Keesokan harinya.
Setelah matahari beranjak naik, Li Feng dan pasukan bergerak ke kota damar, hanya butuh beberapa menit bagi mereka untuk tiba didepan gerbang.
Digerbang kota sendiri sudah berdiri tiga jendral besar iblis dan 66 ribu pasukan iblis yang sudah siaga satu, karena mereka sudah tahu kedatangan Li Feng dan pasukan, sehingga ketiga jendral besar iblis menyiapkan semua pasukan di gerbang kota damar sejak semalam.
Whush.. Whush.. Whush..
Li Feng, Jiang Long, keenam pelayan, ketujuh Patriak sekte dan klan, serta kelima jendral besar istana melesat hingga berada kurang dari 50 meter didepan gerbang kota damar.
"Aku berikan 2 pilihan, permata, hancurkan kultivasi kalian hingga dewa merah, kedua, tidak patuh dan akan musnah," ucap Li Feng memberi pilihan pada ketiga jendral besar iblis.
********
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima Kasih....