
"Sekarang aku minta ada yang mau memberitahu ku dimana letak sekte beruang hitam! aku akan sangat berterima kasih jika ada yang mau memberitahu," ucap Li Feng lagi.
Semua orang masih diam dan ragu untuk memberitahu letak sekte beruang hitam, tapi kultivator yang berbicara tadi memberanikan diri untuk mengatakannya.
"Tuan bisa pergi ke arah timur! letak sekte beruang hitam berada di arah timur, jarak dari sini memakan waktu seminggu," ucap kultivator tadi memberitahu letak sekte beruang hitam.
"Terima kasih, aku harap semua yang ada disini mau membersihkan puing puing bangunan ini! karena setelah aku kembali, aku akan membantu biaya pembangunan istana," balas Li Feng, lalu sosoknya melesat kearah timur.
********
Ditempat lain.
lebih tepatnya di sekte beruang hitam.
"Braaak,"
Patriak sekte beruang hitam menghancurkan meja yang ada didepannya, dia sangat murka atas kematian ketiga terus yang ada di kota perak, baru beberapa hari pasukannya gagal menguasai kota mawar, sekarang giok jiwa ketiga tetua tingkat tinggi nya juga pecah.
"Kerahkan pasukan dan serang kota perak! bunuh semua penduduk kotanya!" perintah Patriak dengan tatapan yang sangat tajam, bahkan aura membunuh sangat kuat merembes keluar.
"Baik Patriak," jawab 22 tetua yang tersisa, karena saat ini 5 tetua berada di kota teratai, sementara yang tiganya sudah tewas dibunuh Li Feng.
Setelah mendapat perintah, ke 22 tetua tingkat tinggi keluar dari aula pertemuan, mereka juga sangat ingin membunuh pelaku yang membunuh ketiga saudara mereka.
"Saudara Su, apa kita bawa semua murid yang tersisa?" tanya salah satu tetua.
"Aku rasa begitu, saat ini Patriak sangat ingin menganjurkan kota perak, jadi kita bawa saja semua murid yang ada," jawab tetua Su.
*******
Waktu terus berlalu.
tanpa terasa 3 hari sudah Li Feng melakukan perjalanan ke timur, saat ini Li Feng berada disebuah hutan, dari jauh, Li Feng melihat ada pasukan besar yang mengarah padanya, pasukan itu berjumlah 20 ribu, yang tidak lain adalah ke 22 tetua dan murid sekte beruang hitam.
"Rupanya mereka ingin lebih cepat mati," gumam Li Feng tersenyum menyeringai.
Whush..
Hanya dalam hitungan menit, Li Feng sudah menghadang pasukan besar itu, dia dengan tersenyum menyeringai lalu berkata.
"Aku ingin mengunjungi sekte beruang hitam, tapi rupanya kita bertemu disini, baiklah, aku dengan senang hati bermain dengan kalian," ucap Li Feng tersenyum menyeringai.
"Siapa kamu? jangan menghalangi jalan kami!" bentak salah satu tetua.
"Siapa aku itu tidak penting, yang terpenting adalah hari ini aku akan melenyapkan sekte beruang hitam," balas Li Feng datar.
"Kamu? ingin melenyapkan sekte beruang hitam? Hahaha.." balas tetua sekte tertawa lepas.
"Berisik," ucap Li Feng, lalu dia melambaikan tangannya kearah tetua sekte itu.
Boom..
Tubuh tetua meledak menjadi kabut darah, Li Feng lalu melepaskan serangan susulan, yaitu serangan tapak bayangan dan pedang seribu bayangan dengan bersamaan.
__ADS_1
Slash Slash Slash...
Boom Boom Boom...
Ledakan dan sayatan menggema ditengah hutan, bersamaan dengan ribuan potongan tubuh berjatuhan dari langit, serta ribuan murid sekte meledak menjadi kabut darah.
Boom Boom Boom..
Ledakan besar terus menggema, Li Feng tidak ada henti hentinya melepaskan tapak bayangan dan pedang seribu bayangan, hanya dalam hitungan 1 jam, Li Feng membantai setengah dari pasukan besar itu.
Selain murid sekte yang terbantai, sudah ada lima tetua yang juga terkena serangan yang dilepaskan Li Feng, sehingga lima tetua juga sudah tewas.
"Aaaaaaarrg,"
"Aaaaaaarrg,"
Teriak murka tetua Su, saat ini dapat dia lihat dengan jelas, bagaimana Li Feng membantai pasukan yang dibawa, bahkan ada lima saudara nya yang juga tewas.
"Mundur," meski murka, tetua Su memerintahkan sisa pasukan untuk bergerak mundur.
"Ingin melarikan diri? mimpi!" ucap Li Feng, lalu dia terus melancarkan serangan tapak dewa dan pedang seribu bayangan.
1 jam kemudian.
Dari 20 ribu pasukan, hany tersisa kurang dari seburuk pasukan saja, bahkan tetua Su dan tetua sekte lainnya tidak ada lagi yang hidup, sementara sisa pasukan mencoba untuk melarikan diri.
Tidak ingin melepaskan mereka kabur, Li Feng terus menghujani sisa pasukan dengan tapak bayangan dan pedang seribu bayangan, dalam hitungan menit, tidak ada satupun murid sekte selamat, semua dibantai Li Feng tanpa sisa.
"Haaaaah,"
"Sebaiknya aku langsung ke sekte mereka," gumam Li Feng setelah membuang nafas panjang.
Whush..
Sosoknya melesat membelah angin, dia tidak sabar untuk menghancurkan sekte beruang hitam.
4 hari kemudian.
Whush..
Li Feng sampai di sekte beruang langit, tampak sekte sangat sepih, tidak ada kegiatan sama sekali dari dalam sekte, hanya saja Li Feng dapat merasakan beberapa aura kehidupan didalam.
Setelah mengedarkan aura spiritual untuk mencari keberadaan Patriak sekte, Li Feng menemukan keberadaan Patriak sekte disebuah bangunan megah, tanpa berpikir panjang dan menunggu lama, Li Feng langsung melepaskan serangan tapak bayangan kearah bangunan bangunan sekte.
Boom Boom Boom..
Ledakan besar terjadi disaat Li Feng melepaskan serangan tapak bayangan, bangunan bangunan sekte yang berdiri kokoh dan megah, seketika menjadi hancur berkeping keping.
Tidak ingin membuang buang waktu, Li Feng kembali melepaskan serangan tapak bayangan, serangan itu berhasil membuat sebagian besar bangunan bangunan sekte menjadi hancur.
Whush..
Sosok pria paruh baya melesat keluar dari bangunan yang Li Feng rasakan ada kekuatan cukup kuat, lalu sosok itu melayang tepat didepan Li Feng.
__ADS_1
"Anak muda, berani beraninya kamu menghancurkan sekte ku, aku akan membunuhmu," teriak sosok yang muncul itu dengan kemarahan yang berapi api, yang tidak lain adalah Patriak sekte.
"Oya? bagaimana caramu melakukannya? aku penasaran," balas Li Feng dengan menantang.
Li Feng terlihat santai bukan tanpa alasan, pasalnya, kekuatan Patriak berada di dewa giok tahap menengah, yang artinya, kekuatan Patriak berada dua tahap atau dua tingkat diatas Li Feng, dengan kekuatan itu, tentu saja sangat mudah bagi Li Feng untuk membunuh nya.
"Bajingan tengik, akan ku kau," teriak Patriak sekali lagi, suara nya menggelegar di langit langit sekte, lalu dia melesat menyerang Li Feng.
Disisi Sebrang.
Li Feng yang melihat Patriak melesat kearahnya, dia membuat gerakan tangan.
"Tapak dewa,"
Seru Li Feng, lalu muncul sebuah tapak dari ruang hampa, Li Feng kemudian menyuntikkan Qi nya kedalam tapak dewa, lalu dia ayunkan tangannya kearah Patriak.
Whush..
Tapak dewa melesat dengan kecepatan tinggi kearah Patriak.
Booooomm..
Terjadi ledakan yang sangat dahsyat, disaat tapak dewa Li Feng beradu dengan serangan tapak beruang hitam milik Patriak sekte.
Whush..
Patriak sekte terpental dengan kecepatan tinggi, lalu tubuhnya menabrak sebuah bangunan sekte dan menganjurkan nya.
Whush..
Li Feng melesat menyusul Patriak sekte yang berada didalam puing puing bangunan, lalu dia kembali melepaskan tapak dewa kearah Patriak sekte.
Booooomm..
Ledakan besar sekali lagi menggema didalam sekte, ledakan itu juga membuat sekte berubah hitam terguncang.
Patriak sekte yang mendapat serangan telak, tubuhnya langsung berubah menjadi kabut darah.
"Lemah," ucap Li Feng yang sudah membunuh Patriak, lalu dia mengambil cincin penyimpanan Patriak yang mengembang.
Setelah mengambil cincin penyimpanan, Li Feng menyusuri semua bangunan bangunan sekte, tujuannya adalah untuk mencari ruang penyimpanan sekte, tidak lama kemudian, Li Feng berhasil menemukan ruang penyimpanan.
lalu dia dengan cepat menguras semua yang ada, dari ruang penyimpanan harta, Li Feng menemukan sedikitnya 2 juta batu roh tingkat tinggi, 5 juta batu roh tingkat menengah dan 10 juta baru roh tingkat rendah.
Selain batu roh, ada juga banyak kitab kitab beladiri yang menggunakan kekuatan hitam, Li Feng lalu membakar kitab kitab aliran hitam itu, sementara senjata yang ada di gudang penyimpanan, semua Li Feng hancurkan, tapi hanya senjata tingkat rendah dan tingkat menengah saja, karena beberapa senjata tingkat tinggi nya Li Feng ambil.
Setelah semuanya selesai, Li Feng keluar dan kembali melayang diatas sekte, kemudian dia membuat tapak bayangan dan menghancurkan sisa sisa bangunan yang masih berdiri kokoh.
Dalam hitungan menit, tidak ada lagi satu bangunan pun yang berdiri, semua hancur dan rata dengan tanah, selesai membumihanguskan sekte beruang hitam, Li Feng melesat kembali ke kota perak.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...