
terjadi ledakan disaat tapak suci itu mengenai gerbang dan menghancurkan nya, suara ledakan itu juga terdengar sampai kedalam kediaman, para penjaga pun berlarian keluar dari dalam kediaman, tidak lama kemudian, ada ratusan kultivator yang menjaga kediaman cabang bangsawan Jiu itu.
"bajingan, berani sekali kamu menghancurkan gerbang bangsawan Jiu, apa kamu sudah bosan hidup hah?" bentak salah satu penjaga, dia adalah ketua dari mereka.
"justru kalian semua yang akan musnah hari ini juga," balas Li Feng dingin.
"benarkah? aku ingin melihatnya," ucap ketua penjaga itu.
"tidak kamu minta pun aku akan membuat mu tidak menghirup udara lagi mulai saat ini," balas Li Feng, lalu dia kembali mengeluarkan pedang nya dari cincin penyimpanan.
Li Feng kemudian melemparkan pedang itu keatas langit dan berkata, "pedang seribu bayangan," ucap Li Feng.
lalu dia membuat suatu gerakan sulit, pedang yang dilempar pun berubah menjadi ratusan bilah bilah pedang, kemudian Li Feng menyuntikkan Qi nya kedalam ratusan bilah bilah pedang itu.
selesai menyuntikkan Qi, Li Feng melepaskan serangan pedang bayangan nya.
Whush... Whush.. Whush...
Slash... Slash... Slash...
Booooomm Booooomm Booooomm
terjadi sayatan pedang dan ledakan disaat ratusan bilah bilah pedang itu memotong dan meledakkan para penjaga itu.
"Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg,"
teriakan demi teriakan didepan kediaman keluarga cabang bangsawan Jiu, kaki dan tangan para penjaga itu terpotong oleh serangan pedang seribu bayangan yang dilepaskan Li Feng.
bau amis darah juga menjadikan suasana lebih menakutkan bagi para penjaga yang masih hidup, kini mereka tahu siapa yang mereka hadapi.
Whush... Whush... Whush... Whush...
Slash... Slash... Slash... Slash...
Booooomm Booooomm Booooomm...
Li Feng tidak ada henti hentinya melepaskan serangan pedang seribu bayangan pada ratusan penjaga keluarga cabang bangsawan Jiu itu, hanya dalam beberapa saat, Li Feng membunuh mereka dan hanya menyisakan ketua mereka, lalu dia berkata.
"katakan pada Patriak bangsawan Jiu jika dia tidak perlu mencari ku! aku sendiri yang akan menemuinya dan membuat dia menyesal karena telah berani mengusik ku," ucap Li Feng menatap tajam ketua para penjaga itu.
"ba-baik," jawab nya terbata bata.
Li Feng pun melepaskan nya dan membiarkan dia pergi, lalu dia memungut semua cincin penyimpanan para penjaga itu, tidak ada yang dia tinggalkan.
selesai memungut semua cincin penyimpanan, Li Feng masuk kedalam kediaman, karena dia juga ingin membantai keluarga cabang bangsawan Jiu didalam, sesampainya didalam, semua anggota keluarga cabang bangsawan Jiu sudah gemetar ketakutan di aula pertemuan.
"tu-tuan muda, tolong ampuni kami tuan muda," ucap salah satu pria paruh baya berlutut ketakutan.
"mengampuni kalian setelah kalian ingin membunuh ku? naif," ucap Li Feng, lalu dia memenggal kepala pria paruh baya itu.
__ADS_1
semua anggota keluarga bangsawan Jiu yang melihat kejadian itu hanya bisa menangis, baik anak kecil, pria maupun wanita, tua maupun muda, mereka semua tidak bisa berbuat apa apa, mereka hanya bisa menunggu kematian menjemput mereka.
tidak ingin berlama lama, Li Feng langsung memenggal kepala mereka semua tanpa terkecuali, Li Feng berpikir jika dia membiarkan satu orang saja yang hidup, meskipun itu anak kecil, hal itu hanya akan jadi bumerang baginya, sehingga dia memutuskan membunuh mereka semua.
selesai membunuh semua anggota keluarga cabang bangsawan Jiu, Li Feng mengambil semua cincin penyimpanan mereka, lalu dia menjarah disemua tempat, termasuk di gudang penyimpanan harta mereka.
2 jam kemudian, Li Feng sudah menjarah disetiap sudut kediaman, termasuk di gudang penyimpanan harta mereka, tidak ada yang dia lewatkan, semua dia jarah.
lalu dengan santai Li Feng keluar dari kediaman keluarga cabang bangsawan Jiu itu, kemudian dia pergi keluar kota dan menyusul Fang Shin dan Sun Gong.
selepas Li Feng pergi, para penduduk kota mendatangi kediaman yang sudah hancur itu, mereka semua menyayangkan sikap keluarga bangsawan Jiu yang sudah salah menyinggung orang.
sesampainya di gerbang kota, dengan santai Li Feng melenggang keluar dari kota, 300 meter kemudian, dia melayang di udara dan menyusul Fang Shin dan Sun Gong, hanya dalam hitungan menit, Li Feng menyusul mereka, lalu kusir menghentikan kereta kuda.
"ada apa kusir?" tanya Fang Shin.
"tuan muda sudah kembali tuan." jawab kusir.
Fang Shin lalu membuka tirai kereta kuda, dan dapat dia lihat Li Feng berjalan ke arah nya, kemudian Fang Shin membuka pintu dan mempersilahkan Li Feng masuk.
"silahkan masuk tuan muda!" ucap Fang Shin.
"terima kasih tuan Fang," balas Li Feng, lalu dia masuk kedalam.
"bagaimana tuan muda? apa sudah selesai urusan tuan muda dan keluarga cabang itu?" tanya Fang Shin, karena saat ini Li Feng sudah duduk dan kereta kuda juga sudah dijalankan kusir.
"sudah tuan Fang, aku juga sudah memberi pesan pada Patriak bangsawan Jiu jika aku akan mampir ke kediaman nya di ibukota," balas Li Feng santai.
lalu mereka terus mengobrol sepanjang jalan menuju ibukota, lebih tepatnya Fang Shin selalu bertanya tentang petualangan Li Feng, Li Feng pun menceritakan semua petualangan nya pada Fang Shin dan Sun Gong.
waktu terus berlalu, tak terasa 5 hari sudah Li Feng, Fang Shin dan Sun Gong sudah sampai di depan ibukota, setelah mendapatkan pemeriksaan dan membayar pajak masuk kota, kusir menjalankan kereta kuda kedalam kota dengan tenang.
tidak jauh dari gerbang kota, kembali kusir menghentikan kereta kuda didepan sebuah penginapan, lalu Li Feng, Fang Shin dan Sun Gong turun dan masuk kedalam untuk memesan kamar.
setelah memesan dan membayar biaya inap, ketiganya diantar pelayan ke kamar mereka masing masing.
didalam kamar, seperti biasa, Li Feng langsung melepaskan pakaian nya dan pergi membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Li Feng naik ke atas kasurnya dan menutup mata menyerap energi alam.
******
berita tentang musnahnya keluarga bangsawan Jiu di 2 Kota sudah tersebar di kota kota sekitarnya, hal itu membuat keluarga bangsawan nomor satu lain nya merasa sangat senang, sebab salah satu saingan mereka telah menyinggung orang yang salah.
sehingga para keluarga bangsawan itu mencoba untuk menjalin hubungan baik dengan sosok yang menghancurkan keluarga cabang bangsawan Jiu itu, yang tidak lain adalah Li Feng.
salah satu nya adalah keluarga bangsawan Yuan, keluarga bangsawan Yuan sangat ingin menjalin hubungan baik dengan Li Feng, karena jika mereka memiliki hubungan baik dengan Li Feng, maka dengan mudah keluarga bangsawan Jiu akan di musnahkan.
meskipun termasuk salah satu keluarga bangsawan nomor satu di kekaisaran Tang, tapi mereka juga sering dibuat tidak berdaya oleh keluarga bangsawan Jiu, hal itu membuat keluarga bangsawan Yuan sangat tidak suka dengan sikap keluarga bangsawan Jiu, terutama pada Jiu Lei.
"bagaimana tetua Shan? apa sudah ada yang menemukan keberadaan pemuda itu?" tanya seorang pria paruh baya pada pria paruh baya lainnya, yang tidak lain adalah Patriak keluarga bangsawan Yuan, atau Yuan Li.
__ADS_1
"sudah Patriak, mata mata mengatakan jika mereka melihat seorang pemuda masuk ke sebuah penginapan bersama dengan bangsawan Fang dan bangsawan Sun," jawab pria paruh baya yang ditanya, yang tidak lain adalah Yuan Shan.
"benarkah?" tanya Yuan Li antusias.
"benar patriak, mata mata mengatakan jika pemuda yang masuk ke penginapan bersama bangsawan Fang dan bangsawan Sun adalah pemuda yang wajah nya di ada di lukisan," jawab Yuan Shan.
"berita bagus, siapkan kereta kuda! aku kan menemuinya di penginapan," perintah Yuan Li, karena dia sangat ingin bertemu dengan Li Feng dan membangun hubungan baik.
"baik Patriak." jawab patuh Yuan Shan, lalu dia keluar dari aula pertemuan.
tidak lama kemudian, Yuan Shan kembali dan melapor jika kereta kudanya sudah siap, lalu Yuan Li keluar dari aula pertemuan dan naik ke kereta kudanya, kemudian dia memerintahkan kusir untuk membawanya ke penginapan yang dimaksud.
******
Ditempat lain, lebih tepatnya di kediaman keluarga bangsawan Jiu.
"apa?" Jiu Lei terkejut dengan laporan dari ketua penjaga kelurga cabang di dibiarkan Li Feng untuk menyampaikan pesan nya.
"berani sekali bajingan itu menghancurkan keluarga cabang bangsawan Jiu, lalu dimana pemuda itu?" ucap dan tanya Jiu Lei.
"aku tidak tahu patriak," jawab nya.
"bajingan, cepat cari dia dan laporkan padaku!" perintah Jiu Lei yang sudah naik pitam.
"baik Patriak," jawabnya patuh, lalu dia keluar dari aula pertemuan.
"cepat panggil Jin Mi!" perintah Jiu Lei pada salah satu tetua nya, yang tidak lain adalah Jiu Jiao.
"baik Patriak," jawab Jiu Jiao patuh, lalu dia juga keluar dari aula pertemuan untuk memanggil Jin Mi, ketua organisasi Lotus Api.
tidak lam kemudian, Jiu Jiao dan Jin Mi masuk ke aula pertemuan, lalu Jin Mi berlutut memberi hormat.
"Jin Mi memberi hormat pada Patriak," ucap Jin Mi berlutut.
"apa saja yang kamu lakukan selama ini hah? apa kamu tidak tahu? pemuda itu sudah menghancurkan salah satu keluarga cabang?" tanpa basa basi, Jiu Lei langsung membentak Jin Mi.
"maafkan aku Patriak! aku sudah memerintahkan anggota untuk mencari pemuda itu, tapi anggota yang aku kirim ke kota Yushan tewas semua Patriak, kemungkinan pemuda itu masih berada di kota Yushan," jawab Jin Mi.
"justru itu yang aku tanyakan, apa saja yang kamu lakukan? keluarga cabang yang ada di kota Yushan semua dibantai oleh pemuda itu, cepat cari pemuda itu! aku ingin kamu sendiri yang menyeretnya kehadapan ku!" perintah Jiu Lei dengan amarah yang menggebu gebu.
"baik Patriak," jawab patuh Jin Mi, lalu dia keluar dari aula pertemuan dengan wajah yang sedikit kesal, karena baru kali ini dia di bentak oleh Jiu Lei, apalagi di depan banyak orang, tentu saja reputasinya sebagai ketua Lotus Api tidak ada harga sama sekali.
"bajingan ini sudah membuat namaku buruk didepan Patriak, jika aku bertemu dengan mu, akan aku buat kamu mati 100 kali," ucap geram Jin Mi, lalu dia pergi ke markas nya.
Di penginapan, saat ini Yuan Li sudah sampai di depan penginapan, lalu dia turun dan asuk kedalam, kemudian dia menanyakan kamar Fang Shin dan Sun Gong pada pelayan, lalu pelayan pun menunjukkan kamar yang di tempati keduanya.
******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...