Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Memulai Petualangan Baru


__ADS_3

Keesokan harinya.


Li Feng membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, sementara kedua guru Li Feng sudah menunggunya dengan sabar, setelah membuka mata, Li Feng menyapa kedua gurunya, lalu di lanjutkan dengan sedikit mengobrol.


"Ambillah kita ini dan pelajarilah saat ada waktu senggang! dan jika kamu memiliki banyak waktu, mampirlah ke klan Fong!" ucap Fong Tie memberikan sebuah kitab dan lencana berwarna biru langit, yang mana lencana itu adalah lencana platinum.


"Kenapa lencana ini platinum guru?" tanya Li Feng mengerutkan kening.


Setahu Li Feng, setiap klan, sekte maupun bangsawan, lencana tertinggi adalah lencana emas, namun yang diberikan Fong Tie itu lencana platinum, sehingga Li Feng sedikit kebingungan.


"Aku dan saudara Tien adalah pendiri klan Fong, namun sudah jutaan tahun kami berdua tidak lagi mengurusi klan, kami lebih suka berdiam diri disini, jika kamu tiba di klan Fong dan menunjukkan lencana itu, klan Fong akan mengenal siapa kamu," ucap Fong Tie menjelaskan.


Dari cerita Fong Tie, Li Feng bisa menangkap jika lencana platinum itu adalah lencana para leluhur klan, jika ada orang muda yang memegang lencana platinum, artinya dia adalah murid langsung dari leluhur itu.


Fang An kemudian mengambil lencana dan kitab yang diberikan Fong Tie, yang mana kitab itu adalah kitab jurus jurusnya hanya dikuasai oleh kedua gurunya, namun jurus jurus yang terdapat didalam kitab itu sudah dikenal Patriak, tetua dan murid klan Fong.


Selain mereka, hampir seluruh kekaisaran harimau angin tahu jurus jurus yang berada didalam kitab itu, dan nama kitab adalah kitab Qilin Angin.


Setelah mengobrol sebentar, Li Feng berpamitan pada kedua gurunya, namun Fong Tie dan Fong Tien ingin mengantar Li Feng hingga keluar hutan tanah larangan.


Untuk dapat keluar dari hutan larangan, Li Feng dan kedua gurunya membutuhkan waktu selama seminggu, karena hutan tanah larangan sangat luas, sehingga mereka membutuhkan waktu seminggu untuk dapat keluar dari hutan tanah larangan.


"Jangan lupa mampir di klan Fong, Feng'er! jika kamu membutuhkan bantuan, datang saja kesana! dengan menjadi murid ku dan saudara Tie, artinya kamu adalah guru besar klan Fong," ucap Fong Tien setelah ketiganya tiba dipinggiran hutan tanah larangan.


"Baik guru, aku pasti datang ke klan Fong, guru tidak perlu khawatir!" jawab Li Feng menganggukkan kepala.


Setelah mengobrol sebentar, Li Feng melesat kearah barat untuk memulai petualangan nya di alam para binatang, sementara kedua gurunya melihat dengan tersenyum.


"Semoga dia melakukan apa yang harus dia lakukan dengan cepat," ucap Fong Tie tersenyum.

__ADS_1


"Benar saudara Tie, aku tidak menyangka kaisar naga memiliki bocah itu," balas Fong Tien yang juga tersenyum.


Ternyata yang menjadi alasan utama kenapa Fong Tie dan Fong Tien mengangkat Li Feng sebagai murid, bukan karena dia memiliki bakat hebat, tapi keduanya dapat merasakan aura kaisar dewa dari dalam tubuh Li Feng.


Meskipun sisa jiwa kaisar naga sudah mati, tapi aura kaisar naga masih tetap terasa dari tubuh Li Feng, namun Li Feng tidak menyadari hal itu, bahkan orang biasa tidak akan tahu jika Li Feng adalah pewaris kekaisaran naga.


*******


Di Tempat lain.


Saat ini Patriak sekte lotus api terdahulu dan ke 50 tetua lainnya merubah tampilan mereka menjadi lebih muda, usia mereka terlihat baru 25-26 tahun, lalu membentuk 10 kelompok dengan setiap kelompok terdiri dari lima orang, akan sangat menarik perhatian banyak orang jika mereka berjalan bersama.


Setelah merubah tampilan, satu persatu kelompok mendekati gerbang kota, yang mana kota yang akan mereka masuki adalah salah satu kota besar di kekaisaran naga, kekaisaran naga sendiri berada di wilayah barat.


Letak kekaisaran ada di empat wilayah berbeda.


Kekaisaran elang emas berada di wilayah selatan.


Kekaisaran harimau emas berada di wilayah timur.


Kekaisaran kelabang emas berada di wilayah Utara.


Tidak beberapa lama, mereka semua ikut mengantri didepan gerbang kota dan menunggu giliran untuk diperiksa, setelah mendapat pemeriksaan dan membayar pajak masuk kota, Patriak sekte lotus api terdahulu dan ke 50 tetua masuk kedalam.


Setelah masuk kedalam kota, mereka mencari restoran, namun mereka tetap berpisah dan berlagak seperti tidak saling kenal satu sama lain, meski begitu, mereka terus mengobrol melalui pesan jiwa dan juga telepati.


Mendapat restoran, Patriak dan lainya masuk dan mengambil tempat, beruntung restoran yang mereka masuki itu masih sepi pelanggan, sehingga semua mendapat tempat didalam, dan lagi restoran yang mereka masuki adalah restoran kelas kakap, sehingga obrolan mereka tidak akan ada yang tahu.


Setelah masuk dan mengambil tempat, Patriak sekte membuka suara.

__ADS_1


"Kita tepa membuat 10 kelompok seperti ini terus, saat berada di istana, bertindaklah seolah olah kita tidak saling mengenal didepan kaisar Jing Hao, buat dia percaya jika klan Jing trah pertama berada di kekaisaran suci!" ucap Patriak sekte menjelaskan rencananya.


"Baik Patriak," jawab ke 50 tetua terdahulu.


Tidak beberapa lama, ada lebih dari 10 pelayan datang membawakan pesanan mereka, lalu menikmati makanan dan melanjutkan rencana mereka.


*******


Ditempat lain.


Seminggu telah berlalu, namun Li Feng masih belum juga menemukan desa maupun kota, sehingga membuat Li Feng sedikit kebingungan, sudah seminggu melakukan perjalan dari wilayah luar hutan tanah mati, tapi belum juga menemukan desa, kota, sekte maupun klan.


Seminggu kemudian.


Akhirnya Li Feng menemukan sebuah kota, cukup ramai kota yang Li Feng temukan itu, Li Feng lalu mendarat dan berjalan kearah kota, tidak butuh waktu lama bagi Li Feng untuk tiba didepan gerbang kota.


Selesai diperiksa dan membayar pajak masuk kota, Li Feng masuk kedalam kota, namun bukan berarti dia lepas dari tatapan banyak penduduk kota dan lainnya, pasalnya, aura yang mereka rasakan dari Li Feng bukanlah aura binatang suci atau binatang ilahi.


Aura yang berasal dari Li Feng adalah aura manusia, melihat tatapan banyak binatang suci dan binatang ilahi, Li Feng ingat dengan ucapan gurunya, banyak yang tidak suka dengan ras manusia dan ras dewa, apalagi ras elf.


Meski begitu, Li Feng tidak menghiraukan mereka, yang penting tidak ada yang menyinggung nya, dapat Li Feng dengar juga bisik bisik tetangga mengenai dirinya, tapi dia pakai istilah anjing menggonggong kafilah berlalu.


Tidak jauh kedalam kota, Li Feng menemukan sebuah penginapan, lalu masuk dan memesan kamar, selesai memesan dan membayar biaya inap, Li Feng naik ke kamar dan membersihkan diri, setelah membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Li Feng naik keatas kasur dan menutup mata menyerap energi alam.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih....


__ADS_2