Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Menyerang Keluarga Cabang Bangsawan Jiu


__ADS_3

Didalam kamar, Li Feng yang tidak tahu menahu soal dirinya yang diburu pun dengan santai pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, dia duduk diatas kasur dan menutup mata untuk menyerap energi alam.


pada tengah malam, Li Feng membuka mata, sebab dia merasakan ada puluhan aura yang berada diatas atap kamar nya, Li Feng pun berdiri dan keluar kamar dengan melewati jendela, lalu dia melayang.


dapat dia lihat ada lebih dari 20 pria bertopeng yang berada diatas atap kamar nya, lalu dengan santai dia berkata.


"apa kalian mencari ku?" tanya Li Feng, pertanyaan itu sontak membuat para kultivator itu terkejut, pasalnya, tidak ada satupun yang tahu sejak kapan Li Feng keluar dari kamarnya, meski begitu, tetap saja mereka bersikap sombong.


"kamu cepat juga anak muda," puji salah satu dari mereka.


"terima kasih atas pujian nya, tapi karena kalian sudah berniat membunuh ku, maka aku juga tidak akan sungkan membunuh kalian," balas Li Feng.


tidak ingin membuang buang waktu, Li Feng langsung mengeluarkan pedang dari dalam cincin penyimpanan nya dan melemparkan nya keatas langit.


"pedang bayangan,"


ucap Li Feng, lalu pedang itu berubah menjadi pilihan bilah bilah pedang sesuai dengan yang diinginkan Li Feng, kemudian dia menyuntikkan Qi kedalam puluhan bilah bilah pedang itu dan melepaskan ke arah lebih dari 20 kultivator itu.


Whush.. Whush.. Whush..


Slash.. Slash.. Slash..


Hanya dalam sekali melepas serangan, puluhan bilah bilah pedang itu membunuh lebih dari 20 kultivator itu dan hanya menyisakan satu orang, Li Feng sengaja tidak membunuhnya karena dia ingin tahu siapa mereka dan kenapa mereka ingin membunuhnya.


"siapa yang kalian? dan siapa yang mengurus kalian? cepat jawab!" ucap Li Feng mencengangkan leher orang itu.


"jangan mimpi kamu! aku lebih baik mati daripada memberitahu mu," balas orang itu.


"baik, aku akan mengabulkan permintaan mu, tapi tidak semudah yang kamu pikirkan," balas Li Feng, lalu dia memotong jari kaki orang itu.


"Aaaaaaarrg,"


teriak orang itu kesakitan, sebab saat ini Li Feng memotong jari kakinya, lalu berpindah seinci demi seinci keatas.


"Aaaaaaarrg,"


jerit kesakitan orang itu semakin membuat malam yang sepih itu penuh dengan jeritan kesakitan nya.


"ba-baik, aku akan menjawabnya," ucap orang itu yang sudah tidak kuat menahan siksaan yang dilakukan Li Feng.


"kerja bagus, sekarang beritahu aku siapa kalian dan kenapa ingin membunuh ku?" tanya Li Feng.


"ka-kami berasal dari organisasi Lotus Api tuan muda, kami diperintahkan oleh ketua untuk membunuh tuan muda," jawab orang itu terbata bata, sebab dia masih merasakan sakit di kakinya.


"organisasi Lotus Api?" tanya Li Feng memastikan jika dia tidak salah dengar.


"benar tuan, organisasi Lotus Api adalah organisasi yang dibuat oleh keluarga bangsawan Jiu," balas orang itu.


akhirnya Li Feng paham, mereka adalah orang orang yang dikirim oleh keluarga bangsawan Jiu.


"ternyata apa yang katakan nona Ying dan tuan Duan memang benar, keluarga bangsawan Jiu tidak semudah itu melepaskan orang yang berurusan dengan mereka," gumam Li Feng pelan.


"baiklah, sekarang kamu boleh pergi!" ucap Li Feng pada orang itu.


"terima kasih tuan muda," jawab orang itu dengan perasaan senang, lalu dia mencoba untuk pergi, tapi tiba tiba.

__ADS_1


Slash..


Li Feng menebas leher orang itu lalu kepalanya jatuh kebawah.


"kamu boleh pergi, tapi hanya boleh pergi ke neraka," ucap Li Feng menatap tubuh tanpa kepala itu, lalu dia mengambil cincin penyimpanan mereka semua, sementara mayat mayat mereka dia biarkan begitu saja dan masuk kedalam kamar nya.


"sepertinya aku harus memberi pelajaran pada bangsawan Jiu," ucap lanjut Li Feng, lalu dia menutup mata dan menyerap energi alam lagi.


Keesokan harinya, Li Feng membuka matanya, sebab dia mendengar suara keributan diluar penginapan, dia lalu pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri, setelah membersihkan diri, Li Feng turun dari kamarnya dan pergi ke lantai dasar, disana sudah ada Fang Shin dan Sun Gong yang duduk disalah satu tempat kosong.


"ada apa tuan Fang?" tanya Li Feng pura pura tidak tahu.


"ada banyak mayat di sekitar penginapan ini tuan muda," jawab Fang Shin.


"banyak mayat?" tanya Li Feng pura pura terkejut.


"benar tuan muda, sepertinya semalam ada pertarungan diluar penginapan, tapi anehnya aku sama sekali tidak mendengar pertarungan itu," balas Fang Shin yang keheranan.


"benar saudara Fang, aku juga tidak mendengarnya sama sekali," timpal Sun Gong.


"mungkin mereka mengincar kultivator kuat, tapi tidak mereka ketahui kekuatan kultivator itu, sehingga kultivator itu membunuh mereka dengan cepat," ucap Li Feng yang berpura pura mengambil kesimpulan.


"sepertinya begitu tuan muda," balas Fang Shin.


"maaf menunggu lama tuan tuan, tuan tuan mau pesan apa?" tanya seorang pelayan yang baru datang.


"bawakan saja kami makanan terbaik yang kalian punya!" balas Li Feng ramah.


"baik tuan muda, mohon tunggu sebentar!" balas pelayan, lalu dia kembali ke dapur.


beberapa saat kemudian, pelayan itu kembali bersama beberapa pelayan lain yang membawa pesanan Li Feng dan rombongan nya, selesai sarapan, ketiganya keluar penginapan dan melanjutkan perjalanan mereka, ketika Fang Shin dan Sun Gong sudah masuk kedalam kereta kuda dan giliran Li Feng yang masuk.


semua mata langsung tertuju padanya, dan seketika itu juga ratusan kultivator yang berada disekitar situ langsung saja mengepung kereta kuda mereka.


"tuan muda?" panggil Fang Shin yang ketakutan, sebab ada ratusan kultivator yang ingin membunuh mereka.


"tuan Fang tenanglah! aku bisa mengatasi mereka," balas Li Feng yang tahu kekhawatiran Fang Shin.


"siapa kalian? dan mau apa kalian?" tanya Li Feng pada ratusan kultivator yang sudah mengepungnya itu.


"kamu tidak perlu tahu siapa kami, yang perlu kamu tahu adalah kepala mu seharga 250 koin emas," balas salah satu dari mereka.


Li Feng yang mendengar itu langsung paham maksud dari pria itu, pasti ada kaitan nya dengan keluarga bangsawan Jiu.


"apa kalian orang suruhan bangsawan Jiu?" tanya Li Feng memastikan.


"kami tidak ada hubungannya dengan keluarga bangsawan Jiu, tapi kami menyukai uang yang mereka berikan sebagai harga kepalamu," balas pria itu.


"Cih, apa kepalaku semurah itu?" ucap Li Feng kesal.


para penduduk yang ada disekitar situ langsung saja menjauh, sebab mereka tahu akan ada pertarungan didepan penginapan, sehingga mereka takut terkena imbasnya.


tidak ingin berlama lama, Li Feng langsung melepaskan serangan pedang seribu bayangan, karena kekuatan ratusan kultivator itu hanya berada di ranah pejuang raja kebawah saja, sehingga sangat mudah bagi Li Feng untuk membunuh mereka.


Whush... Whush... Whush... Whush... Whush...

__ADS_1


Slash... Slash.. Slash... Slash... Slash...


hanya dalam hitungan menit, Li Feng membunuh ratusan kultivator itu, aksi yang Li Feng itu membuat para penduduk kota dan pedagang yang menyaksikan terperangah, menghadapi ratusan kultivator ranah pejuang jendral hingga raja elite, tapi dengan mudah Li Feng membunuh mereka semua.


"sangat kuat," ucap para penduduk memuji kekuatan yang dimiliki Li Feng.


"benar, sepertinya keluarga bangsawan Jiu salah memilih lawan." timpal yang lain.


mereka terus saling berbisik bisik tetangga mengenai apa yang dilakukan Li Feng dan keluarga bangsawan Jiu yang akan menghadapi bahaya besar.


"tuan muda?" panggil Fang Shin yang tampak khawatir.


"aku tidak apa apa tuan Fang, ayo kita lanjutkan perjalanan!" balas Li Feng.


"baik tuan muda." balas Fang Shin, lalu dia memerintahkan kusir dan untuk menjalankan kereta kuda.


selepas Li Feng dan kelompoknya pergi, para penduduk dan kultivator yang ada didalam kota itu berebut mengambil cincin penyimpanan ratusan kultivator yang sudah terpotong potong itu, setelah itu mereka membawa mayat mayat itu keluar kota dan membakarnya.


*******


2 jam kemudian, mereka sudah berada jauh diluar kota, tiba tiba Fang Shin berkata.


"tuan muda, kenapa tuan muda tidak langsung saja menghancurkan keluarga bangsawan Jiu yang ada dikota ini saja? mereka memiliki keluarga cabang disetiap kota yang ada di kekaisaran ini," ucap Fang Shin bertanya.


"kenapa tuan Fang tidak mengatakan nya dari tadi?" tanya Li Feng sambil menepuk dahinya.


"maafkan aku tuan muda, aku lupa soal itu," balas Fang Shin.


"jika begitu, tuan Fang dan yang lain nya ke ibukota lebih dulu! aku akan membereskan keluarga cabang mereka disini, setelah itu aku akan menyusul tuan Fang ke ibukota," ucap Li Feng yang ingin kembali ke dalam kota dan menghancurkan keluarga cabang bangsawan Jiu.


"baik tuan muda." balas Fang Shin, lalu dia menyuruh kusir menghentikan kereta kuda.


setelah kereta kuda berhenti, Li Feng turun dan kembali masuk kedalam kota, para penjaga yang sudah mengenalnya pun mempersilahkan Li Feng masuk tanpa ada pemeriksaan.


Li Feng pun masuk kedalam kota, lalu dia bertanya pada salah satu penduduk kota dimana letak kediaman keluarga bangsawan Jiu, penduduk kota itupun menunjukkan kediaman itu.


Li Feng lalu berterima kasih dan memberikan 5 koin emas pada penduduk kota itu, lalu pergi ke kediaman keluarga bangsawan Jiu sesuai dengan petunjuk penduduk kota yang ditanya.


benar saja, tidak lama kemudian, Li Feng menemukan sebuah kediaman yang cukup besar dan luas, tanpa basa basi, Li Feng lalu berjalan ke arah gerbang kediaman bangsawan Jiu.


"berhenti! dilarang masuk kedalam," bentak salah satu penjaga gerbang.


"bu-bukan kah dia pemuda yang dicari Patriak Jiu?" ucap salah satu penjaga gerbang yang mengingat wajah Li Feng.


"benar, dia pemuda itu, ayo kita tangkap dia!" timpal yang lain, lalu mereka menyerang Li Feng, tapi sebelum mereka melepaskan serangan, sudah lebih dulu Li Feng memenggal kepala mereka satu persatu.


setelah memenggal kepala keempat penjaga gerbang, Li Feng menghancurkan gerbang kediaman dengan jurus tapak suci.


Whush...


Booooomm...


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih....


__ADS_2