
Setelah keluar dari ruangan, Li Feng, jendral besar Zhi Guan dan jendral Shu Fang pergi ke pasukan pemanah dan tombak, ketiganya ingin membagikan racun kelabang emas agar diolesi di semua anak panah dan juga mata tombak.
2 jam kemudian.
semua pasukan bergerak kearah lembah, lembah yang mana akan dilakukan pembantaian, 2 hari kemudian, sebagian besar pasukan berhenti di atas lembah itu, sementara pasukan khusus, pasukan tombak dan pasukan pemanah terus bergerak maju.
5 jam kemudian, pasukan tombak berhenti disebuah lereng bukit, sementara pasukan khusus dan pasukan pemanah terus bergerak ke salah satu bukit kecil yang menjadi tempat untuk mereka, lalu sekali lagi mereka berhenti, karena pasukan pemanah memang harus berhenti disitu.
setelah pasukan pemanah sudah mengambil posisi, pasukan khusus bergerak untuk melakukan pancingan, di pasukan khusus itu, Li Feng dan Jun Tong juga berada didalamnya, sebab pasukan khusus memiliki kekuatan raja dewa, sementara Li Feng dan Jun Tong memiliki kekuatan jendral dewa bintang 9, sehingga keduanya di izinkan untuk ikut.
menjelang sore.
Li Feng dan pasukan khusus melihat sebuah pasukan yang jumlahnya lebih dari 700 ribu pasukan, pasukan besar itu adalah pasukan dari kekaisaran matahari.
"sangat kuat," ucap Li Feng melihat kekuatan yang dimiliki pasukan besar yang berada didepan mereka itu.
"benar komandan Li," balas jendral besar Zhi Guan, ternyata yang memimpin pasukan khusus untuk memancing pasukan musuh adalah jendral besar Zhi Guan, kekuatan jendral besar Zhi Guan berada di ranah kaisar dewa bintang 8 dan hampir menembus bintang 9.
"bergerak!" seru jendral Zhi Guan, pasukan khusus yang berjumlah 2000 orang itupun bergerak kearah pasukan musuh.
"ada musuh menyerang,"
"ada musuh menyerang,"
"ada musuh menyerang,"
seru pasukan yang bertugas untuk berjaga.
ketika mendengar seruan itu, pasukan yang beristrahat didalam tenda pun berhamburan keluar dengan cepat.
langsung saja sebagian besar pasukan kekaisaran matahari itu bergerak kearah Li Feng dan pasukan khusus.
"bersiap! mereka datang," seru jendral besar Zhi Guan yang melihat pasukan musuh mendekat.
Li Feng dan pasukan khusus pun mengeluarkan senjata mereka untuk bertarung, senjata yang dikeluarkan Li Feng adalah pedang naga emas, sebelum itu, Li Feng dan Long Bai sudah berkomunikasi melalui telepati.
"bersiap!" seru jendral Zhi Guan sekali lagi, saat ini mereka dan pasukan musuh sudah sangat dekat, hnya hitungan detik, pasukan musuh yang berjumlah lebih dari 10 ribu orang itupun bertempur.
Booooomm Booooomm Booooomm
ledakan demi ledakan terjadi disaat kedua pasukan bertemu, meski kalah jumlah, tapi pasukan khusus itu memiliki kekuatan raja dewa tahap puncak, sehingga pasukan khusus membantai pasukan musuh yang memiliki kekuatan raja dewa bintang 7 kebawah dengan sangat mudah.
Li Feng juga terus mengayunkan pedang naga emas dengan sengit, dalam sekali tebas, Li Feng membunuh 5-7 orang musuh, permainan pedang yang ditunjukkan Li Feng itu membuat jendral Zhi Guan sedikit terkejut.
dapat dengan jelas jendral Zhi Guan melihat Li Feng memainkan pedang naga emas dengan lihainya, setelah bertempur selama 1 jam, sudah ada lebih dari 5000 pasukan musuh yang tewas, sementara pasukan khusus juga sudah ada lebih dari 100 orang yang tewas.
"mundur!" seru jendral Zhi Guan, dia rasa sudah cukup untuk mundur ke belakang, karena disaat bertarung, jendral Zhi Guan melihat ada pasukan tambahan dari musuh dengan jumlah yang jauh lebih besar mendekat.
Whush.. Whush.. Whush..
Li Feng dan pasukan khusus itu bergerak mundur setelah mendengar seruan jendral Zhi Guan, meski mundur, mereka terus melepaskan serangan kearah musuh.
__ADS_1
"Tapak Bayangan,"
seru Li Feng yang berhenti.
lalu muncul ribuan tapak dari energi cahaya putih, Li Feng kemudian menyuntikkan Qi nya kedalam ribuan tapak itu, lalu dia ayunkan tangannya kearah musuh.
Whush.. Whush.. Whush..
ribuan tapak bayangan itu melesat dengan ektrim kearah musuh.
Boom Boom Boom Boom Boom Boom..
ledakan demi ledakan terjadi disaat ribuan tapak bayangan yang dilepaskan Li Feng itu mengenai pasukan musuh, serangan Li itu membuat lebih dari 2000 pasukan musuh yang meledak menjadi kabut darah.
tentu saja tindakan Li Feng itu tidak lepas dari pantauan jendral Zhi Guan, sekali lagi Li Feng membuat jendral Zhi Guan tercengang dengan aksinya itu.
"benar benar jenius," gumam jendral Zhi Guan, lalu dia memberi perintah untuk tetap mundur.
Dipihak musuh.
"Aaaaaaarrg, bajingan, jangan jadi pengecut, hadapi kami jika kalian memang pria sejati," teriak salah satu jendral musuh dengan amarah yang tidak terbendung, segala umpatan dan cacian terus dia keluarkan.
jendral musuh yang tidak lain adalah jendral Shandian itu sangat murka, bagaimana tidak? dapat dia lihat dengan jelas Li Feng membunuh ribuan pasukannya hanya dengan sekali serang.
"kejar dan bunuh mereka semua! jangan biarkan satupun hidup!" seru jendral Shandian dengan kemarahan yang berapi api.
50 ribu pasukan itupun bergerak mengejar Li Feng dan pasukan khusus yang sudah berjarak 10 menit didepan mereka, setelah pasukannya bergerak mengejar, jendral Shandian juga bergerak mengejar dari belakang.
waktu terus berlalu.
tak terasa 6 jam sudah aksi kejar kejaran itu sudah berlangsung, dan hari juga sudah tengah malam, kini Li Feng dan pasukan khusus sudah berada di kawasan bukit kecil yang mana pasukan pemanah bersembunyi dibalik formasi ilusi.
"bersiap! mereka sudah dekat," seru jendral Zhi Guan setelah sampai.
pasukan pemanah yang berjumlah 5000 orang itupun menyiapkan anak panah dan mengarah kejalur yang dilalui Li Feng dan pasukan khusus tadi.
"mereka sudah datang, bersiap," ucap jendral Zhi Guan memberi aba aba.
tidak berselang lama, 50 ribu pasukan yang dipimpin jendral Shandian pun semakin mendekat, ketika jarak mereka hanya terpaut 100 meter.
"lepaskan!" seru jendral Zhi Guan memberi perintah.
pasukan pemanah yang mendengar seruan itu pun melepaskan anak panah yang sudah mereka siapkan sejak tadi.
Whush.. Whush.. Whush..
ribuan anak panah seperti hujan panah itu melesat dengan cepat kearah jendral Shandian dan pasukannya, karena hari sudah malam, ditambah lagi dengan pasukan khusus dan pasukan pemanah berada didalam formasi ilusi, sehingga jendral Shandian tidak sadar jika saat ini nyawa nya dan semua pasukan yang dibawanya itu berada diujung tanduk.
Slip Slip Slip Slip Slip Slip Slip
ribuan anak panah yang sudah diolesi racun kelabang emas itu menancap ke pasukan musuh.
__ADS_1
"Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg,"
teriakan pasukan musuh ketika anak panah beracun itu tertancap ke tubuh mereka, dan detik itu juga menewaskan ribuan pasukan musuh yang dibawah jendral Shandian.
"ini jebakan, cepat mundur!" seru jendral Shandian yang baru menyadari jika itu adalah jebakan dan juga sergapan.
pasukan yang mendengar seruan jendral Shandian pun bergerak mundur, tapi belum juga mereka bergerak mundur, kembali hujan panah beracun kembali menghujani mereka.
Slip Slip Slip Slip Slip Slip Slip..
semakin banyak pasukan jendral Shandian yang tewas karena tertancap anak panah beracun itu, alhasil, kepanikan terjadi dipadukan jendral Shandian, mereka ingin menyerang, tapi tidak melihat siapa siapa, akan tetapi tiap detik kawan mereka tumbang dan tewas.
"mundur!" seru jendral Shandian sekali lagi, tapi sekali lagi pasukannya yang tersisa kurang dari 30 ribu itu bergerak mundur, sudah ada ribuan anak panah yang menghujani mereka.
"terus serang!" seru jendral Zhi Guan memberi perintah, pasukan pemanah terus melepaskan anak panah beracun ke pasukan musuh.
bahkan pasukan musuh yang memiliki kekuatan kaisar dewa sekalipun langsung melemah ketika anak panah terancam, hal itu membuat pasukan yang dibawa jendral Shandian itu semakin ketakutan.
satu jam kemudian, pasukan yang dibawa jendral Shandian itu hanya tersisa kurang dari 10 ribu, hal itu membuat jendral Shandian sangat murka.
"keluar kamu jendral Zhi Guan keparat, hadapi aku secara jantan! jangan jadi pengecut yang hanya bisa bersembunyi!" seru jendral Shandian dengan kemarahan yang berapi api.
jendral Zhi Guan yang mendengar tantangan dari jendral Shandian itu tidak menggubris sama sekali, dia terus memberikan perintah untuk melepaskan anak panah, jendral Zhi Guan tidak ingin melepaskan musuh yang sudah berada didepan mata nya itu.
satu jam kemudian.
semua pasukan yang dibawa oleh jendral Shandian itu dibantai habis oleh pasukan pemanah, hal itu membuat jendral Zhi Guan sangat puas, mereka hanya kehilangan lebih dari 100 prajurit, tapi pihak musuh kehilangan lebih dari 50 ribu pasukan.
meski sudah membantai semua pasukan jendral Shandian, jendral Zhi Guan masih membiarkan jendral Shandian, dia tidak memerintahkan pasukan pemanah untuk menyerang jendral Shandian dengan anak panah, jendral Zhi Guan memiliki rencana sendiri.
Whush.. Whush.. Whush..
jendral Zhi Guan dan pasukan khusus serta pasukan pemanah itu keluar dari persembunyian mereka.
"akhirnya kamu keluar juga Zhi Guan keparat, hari ini aku akan membunuh mu," ucap jendral Shandian dengan aura membunuh yang sangat kuat.
jika berbicara soal kekuatan, kekuatan jendral Shandian dan jendral Zhi Guan sama, yaitu sama sama berada di ranah kaisar dewa bintang 8, jika mereka bertarung, belum tahu siapa yang akan memenangkan pertarungan mereka.
"kamu terlalu banyak mulut Shandian, kamu terlalu bodoh untuk menjadi seorang jendral, dimana akal sehat mu? sudah jelas kaisar mu itu membodohi kalian semua, tapi kamu tetap berdiri untuk mendukungnya, sungguh jendral yang bodoh," balas jendral Zhi Guan memanas manasi.
"bajingan kamu Zhi Guan, aku akan membunuh mu," balas jendral Shandian yang sudah tidak dapat menahan diri, lalu dia melesat kearah jendela Zhi Guan.
"kalian mundur!" perintah jendral Zhi Guan pada pasukannya.
pasukan pun segera mundur, sementara jendral Zhi Guan bersiap menyambut serangan jendral Shandian.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima Kasih...