Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Mendapat Firasat Buruk


__ADS_3

Menunggu Li Feng mengganti pakaian, Tiger Wu kembali membuka salah satu pintu yang ada di dinding ruangan itu, hal itu tentu saja membuat Li Feng sedikit terkejut, karena dia tidak menyangka jika ada ruangan yang lain.


"ruangan apa itu tuan Tiger?" tanya Li Feng yang penasaran.


"kamu bisa melihat nya sendiri, ayo cepat ganti pakaian mu dan lihat apa yang ada di ruangan itu!" balas Tiger Wu.


Li Feng pun cepat cepat mengganti pakaian, karena dia penasaran dengan isi ruangan itu, setelah selesai mengganti pakaian, Tiger Wu dan Li Feng masuk ke ruangan yang baru di buka itu.


begitu Li Feng melihat isi ruangan, mata nya melotot dan hampir melompat keluar, mulut nya juga terbuka membentuk huruf O, Tiger Wu yang melihat reaksi Li Feng pun tersenyum.


bagaimana Li Feng tidak terkejut? pasalnya, didalam ruangan itu terdapat banyak sekali inti jiwa hewan buas tingkat tinggi, mungkin ada ratusan ribu inti jiwa, meskipun inti jiwa itu tidak bisa meningkatkan kekuatan Li Feng, tapi Li Feng bisa menggunakan itu untuk meningkatkan kekuatan prajurit istana.


"apa ini semua untuk ku tuan Tiger?" tanya Li Feng dengan mata berbinar-binar.


"benar anak muda, ini semua aku berikan untuk mu, meskipun tidak dapat meningkatkan kekuatan mu, tapi bisa membantu meningkatkan kekuatan orang orang yang kamu sayang," balas Tiger Wu tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.


"terima kasih tuan Tiger," balas Li Feng dengan sangat gembira, lalu dia melambaikan tangan nya dan menarik masuk ratusan ribu inti jiwa itu kedalam cincin penyimpanan nya.


"terima kasih tuan Tiger," ucap Li Feng sekali lagi.


"sudah! sudah! sekarang pejamkan mata mu! aku akan membawa mu keluar dari sini," balas Tiger Wu.


Li Feng pun dengan patuh menutup mata nya, lalu Tiger Wu menyelimuti nya dengan sebuah kekuatan, kemudian membawa Li Feng keluar dari goa itu.


tidak lama kemudian, Li Feng sudah berada di goa yang mana pertama kali dia masuk dan terjatuh.


"sudah sampai, buka mata mu!" ucap Tiger Wu.


Li Feng pun membuka mata nya, tapi ketika Li Feng membuka mata, dia tidak lagi melihat Tiger Wu.


"tuan Tiger? tuan Tiger?" panggil Li Feng, sebab dia tidak bisa menemukan Tiger Wu.


tapi tidak ada balasan dari Tiger Wu, meski tidak ada balasan, Li Feng terus memanggil Tiger Wu, tapi tetap saja tidak ada balasan, akhirnya Li Feng berhenti memanggil, lalu dia keluar dari hutan untuk melanjutkan perjalanan nya, tapi sebelum itu, Li Feng menekan kultivasi nya di ke ranah pendekar suci tahap awal.


*****


Di markas bunga darah.


saat ini markas bunga darah sudah selesai dibangun, ada banyak sekali rumah yang terbuat dari anak kayu yang berjejer rapi, mereka juga membangun sebuah aula pertemuan, selain itu, rumah bagi dewa petir, dewa iblis, iblis racun dan iblis darah juga di bangun cukup besar.


saat ini mereka sedang mereka bersiap siap untuk menyerang desa desa dan kota kota yang berada di pinggiran utara Kekaisaran Ming.

__ADS_1


"adik dewa iblis dan saudara iblis darah memimpin pasukan untuk menyerang desa desa yang ada di pinggiran! kalian boleh membawa masing masing 10.000 ribu pasukan,"


"aku akan dan saudara iblis racun juga akan membawa masing masing 10.000 pasukan untuk menyerang kota kota, jangan membunuh warga nya! kita ambil saja makanan mereka dan buat mereka kelaparan, dan juga bawa gadis gadis muda kalian dapatkan!" ucap dewa petir membagi tugas.


"aku setuju dengan saudara dewa petir," ucap iblis racun.


"baik aku juga setuju," timpal dewa iblis.


"aku juga setuju," sahut iblis darah.


lalu mereka berempat berdiri untuk keluar aula pertemuan, tapi tiba tiba sebuah suara menghentikan mereka.


"apa kalian melupakan kami?" tiba tiba sebuah suara menghentikan keempatnya.


dewa petir, dewa iblis, iblis racun dan iblis darah pun menoleh ke asal suara, dapat mereka lihat ada 2 pria paruh bayah yang berdiri di pintu masuk aula.


"Hahaha.. selamat datang saudara pengemis tangan seribu dan saudara tombak perak," ucap dewa petir tertawa renyah.


"rupanya kamu masih mengenali kami saudara dewa petir," balas salah satu nya, yang tidak lain adalah pengemis tangan seribu, lalu dia dan tombak perak masuk kedalam aula, kemudian mereka berpelukan satu sama lain dan saling mengenalkan diri.


pengemis tangan seribu dan tombak perak adalah sepasang kultivator yang cukup di takuti di kekaisaran Tang, keduanya ditakuti bukan tanpa alasan, pasalnya, kekuatan mereka sudah berada di ranah kaisar elit tahap puncak, sehingga menjadikan keduanya kultivator yang cukup di segani dan di takuti di kekaisaran Tang.


"angin apa yang membawa saudara berdua kesini?" tanya dewa petir.


dewa petir menganggukkan kepalanya, tapi dia penasaran dengan tujuan kedua kultivator kuat itu mencari nya.


"ada hal penting apa sehingga membuat saudara pengemis tangan seribu dan saudara tombak perak rela menempuh perjalanan jauh kesini? pasti ada sesuatu yang penting bukan?" ucap dewa petir menebak.


"tidak ada hal penting saudara dewa api, aku dan saudara tombak perak kesini karena kami juga termasuk bagian dari bunga darah," jawab tombak perak.


dewa petir dan ketiga lain nya cukup terkejut dengan jawaban tombak perak, tapi mereka belum sepenuh nya percaya.


"apa maksud saudara tombak perak?" tanya dewa petir penasaran.


"aku dan saudara pengemis tangan seribu mendengar yang mulia merekrut kultivator bebas untuk menjadi anggota bunga darah dengan bayaran tinggi, sehingga kami berdua datang ke istana untuk menanyakan hal itu,"


"lalu yang mulia mengatakan jika saudara dewa petir sudah lebih dulu menjadi bagian dari bunga darah, tentu saja aku dan saudara pengemis tangan seribu tidak akan berdiam diri dan mendengar saudara dewa petir sudah menjadi kaya," balas tombak perak sambil bercanda.


"Hahaha.. saudara tombak perak terlalu berlebihan," ucap dewa petir.


"selain kami berdua, masih ada golok setan dan juga dewi bunga yang akan kesini, mereka juga ingin bergabung dengan bunga darah, tentu saudara dewa petir sudah tahu alasan mereka bergabung bukan?" ucap lanjut tombak perak.

__ADS_1


"membalaskan dendam atas kematian tangan baja dan kaki gajah," jawab dewa petir menebak.


"saudara dewa petir benar, golok setan dan dewi bunga ingin membalaskan dendam tangan baja dan kaki gajah yang tewas di tangan seorang pangeran kekaisaran Ming," ucap tombak perak membenarkan tebakan dewa petir.


golok setan adalah kakak seperguruan tangan baja, sementara dewi bunga adalah kakak seperguruan kaki gajah, kekuatan keduanya juga sama dengan pengemis tangan seribu dan tombak perak, yaitu kaisar elite tahap puncak.


jika keduanya benar bergabung dengan bunga darah, maka kekuatan bunga darah sangat menakutkan, pasalnya, bunga darah sudah memiliki 4 kultivator ranah kaisar elit tahap puncak, 2 pejuang kaisar tahap puncak dan 2 pejuang kaisar tahap menengah.


sungguh sebuah kekuatan yang tidak dapat di singgung oleh kekaisaran Ming, mungkin Li Feng dapat mengalahkan mereka jika bertarung satu lawan satu, tapi jika pengemis tangan seribu, tombak perak, golok setan dan dewi bunga bersama, sudah pasti Li Feng akan mati di tangan mereka.


dan benar saja, belum lama tombak perak mengatakan nama golok setan dan dewi bunga, keduanya sosok itu masuk kedalam aula pertemuan, tentu saja dewa petir dan yang lain nya menyambut mereka dengan senang hati.


lalu satu persatu mereka saling mengenalkan nama, kemudian mereka melanjutkan obrolan mereka, sehingga rencana penyerangan pun di lupakan karena terlalu asyik mengobrol.


******


Di tempat lain.


saat ini Li Feng kembali ke istana, sebab tiba tiba dia mendapat firasat buruk, sehingga Li Feng memutuskan untuk kembali ke istana dan melihat apa yang terjadi.


setelah melakukan perjalanan selama seminggu, Li Feng tiba di sebuah kota yang berada tidak begitu jauh dari ibukota, hanya butuh waktu 5 hari dari kota itu agar sampai di ibukota.


setelah mendarat 300 meter dari gerbang kota, Li Feng berjalan kaki ke arah kota, tapi karena tidak ingin di kenali, Li Feng menutup kepala nya dengan selembar kain, barulah dia berjalan ke arah gerbang.


setelah sampai di gerbang dan di periksa serta membayar pajak masuk kota, Li Feng pun masuk kedalam kota, tidak jauh dari gerbang kota, Li Feng menemukan sebuah penginapan, lalu dia masuk kedalam dan memesan kamar.


selesai memesan dan membayar biaya inap untuk satu malam, Li Feng naik ke kamar nya, lalu dia pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Li Feng duduk mengambil sikap lotus dan menyerap energi alam.


keesokan harinya, setelah sarapan, Li Feng melanjutkan perjalanan ke istana, tapi setelah melewati gerbang kota dan ingin melayang di udara, kembali Li Feng merasakan firasat buruk.


"ada apa? kenapa firasat ku mengatakan jika akan terjadi hal buruk? tapi apa?" ucap Li Feng bertanya tanya, sebab dia terus menerus mendapatkan firasat buruk.


"sebaiknya aku cepat cepat ke istana, semoga tidak terjadi apa apa di istana." ucap lanjut Li Feng, lalu dia melayang ke langit dan melesat ke arah istana dengan kecepatan penuh, sebab dia sangat khawatir dengan keadaaan istana.


waktu terus berlalu, tak terasa 5 hari sudah Li Feng melayang di udara, kini dia sudah dapat melihat ibukota di depan nya, lalu dia mendarat tidak jauh dari gerbang kota dan berjalan kaki ke gerbang kota.


para prajurit yang menjaga gerbang pun langsung berlutut begitu mereka melihat Li Feng, tapi Li Feng tidak menghiraukan mereka, dia langsung masuk begitu saja ke dalam kota tanpa sepatah kata, tentu saja hal itu membuat semua orang menjadi bingung dan heran, sebab pangeran Li Feng yang mereka kenal itu sangat dekat dengan rakyat nya.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


__ADS_2