
sambil membantai pasukan kekaisaran matahari, jendral Zhi Guan terus memperhatikan aksi Li Feng di Medan perang itu, tidak henti hentinya jendral Zhi Guan memuji Li Feng dalam hati.
"sungguh jenius sejati, masih muda tapi memiliki kekuatan yang besar, selain memiliki kekuatan besar, komandan Li juga memiliki banyak teknik dan jurus yang sangat mematikan," gumam jendral Zhi Guan yang terus memperhatikan Li Feng membantai pasukan musuh.
Boom Boom Boom..
ledakan terus terjadi, tapi sudah sedikit berkurang dari biasa nya, sebab pasukan kekaisaran matahari hanya tersisa lebih dari 5000 orang saja, sehingga sudah tidak ada perlawanan yang berarti dari mereka.
1 jam kemudian.
pasukan kekaisaran matahari hanya tersisa 500 orang, lalu ke 500 orang itu melempar senjata mereka dan menyerah tanpa syarat, ke 500 orang itu tidak mau mati di medan perang itu, apalagi jendral mereka sudah terluka parah dan tidak bisa melakukan apa apa.
"tangkap mereka semua!" perintah jendral Zhi Guan setelah pasukan musuh melemparkan senjata dan menyerah.
pasukan yang mendengar perintah pun menangkap ke 500 pasukan yang menyerah itu dan mengikat mereka, lalu dibawa ke Kekaisaran bulan, nasib mereka berada di tangan kaisar kekaisaran bulan.
setelah memberikan perintah, jendral Zhi Guan melesat kearah jendral Shandian yang masih terbaring itu, sesampainya disana, jendral Zhi Guan tersenyum tipis dan berkata.
"apa kamu sudah lihat kehebatan ku jendral bodoh?" ucap jendral Zhi Guan tersenyum tipis.
"Cuih.. kamu hanyalah seorang pengecut yang hanya bisa bersembunyi dan menyerang diam diam," balas jendral Shandian dengan meludah.
"apa kamu bodoh? dalam perang, semua hal dilakukan untuk memenangkan perang, kenapa kamu begitu bodoh tapi diangkat menjadi jendral? apa kaisar mu itu sudah gila? oh iya aku lupa, kaisar mu itukan memang sudah gila, mengakui apa yang menjadi milik orang lain sebagai miliknya, dan anehnya, kamu sebagai tangan kanannya juga ikut ikutan gila," balas jendral Zhi Guan yang terus memprovokasi dan mengejek.
"tidak usah banyak omong! jika kamu ingin membunuh ku, bunuh saja aku sekarang!" balas jendral Shandian dengan memasang wajah permusuhan.
"maaf karena aku tidak bisa memenuhi permintaan mu itu, aku tidak akan memberikan kematian yang cepat untuk mu, kamu akan tetap mati, tapi dengan cara ku, bukan dengan caramu jendral bodoh," bala jendral Zhi Guan, lalu dia berjalan mendekati jendral Shandian.
Boom..
rupanya jendral Zhi Guan mendekati jendral Shandian karena dia ingin menghancurkan dantian jendral Shandian.
"Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg,"
jendral Shandian menjerit kesakitan setelah jendral Zhi Guan menghancurkan dantian nya, kini jendral Shandian sudah menjadi sampah.
"bunuh aku! bunuh aku! bunuh aku!" pekik jendral Shandian yang sudah tidak memiliki kekuatan itu.
"apa kamu lupa dengan yang aku katakan tadi? kamu akan mati dengan caraku, bukan dengan cara mu," balas jendral Zhi Guan tersenyum jahat.
"jendral,"
tiba tiba sebuah suara dari belakang mengganggu kesenangan jendral Zhi Guan, yang tidak lain adalah jendral Shu Fang, saat ini jendral Shu Fang dan Li Feng berjalan kearah jendral Zhi Guan.
"jangan bunuh dia! jendral bodoh ini sudah tidak berguna, biarkan saja dia menjadi santapan hewan buas yang berada disini," ucap jendral Zhi Guan yang tahu dengan isi kepala jendral Shu Fang dan Li Feng.
"baik jendral," jawab keduanya.
__ADS_1
"sekarang kita kembali dan laporkan pada yang mulia," ucap jendral Zhi Guan lagi, lalu mereka meninggalkan jendral Shandian yang sudah tidak memiliki kekuatan sama sekali itu.
ditempat yang tidak jauh dari jendral Shandian, jendral Xiao juga sudah dibunuh oleh jendral Shu Fang, bahkan kepalanya juga dipenggal oleh jendral Shu Fang.
jendral Shu Fang juga memerintahkan pasukan agar menguburkan jasad pasukan mereka yang gugur, sementara jasad pasukan musuh dibakar agar tidak menjadi wabah penyakit.
beberapa jam kemudian.
Li Feng, jendral Zhi Guan dan semua pasukan sudah kembali kedalam benteng pertahanan, sorak sorai kemenangan terus menggema dari depan benteng hingga kedalam benteng.
Li Feng pun dibawa ke bangunan yang menjadi tempat pertemuan, tidak berselang lama, mereka sampai di ruangan itu, disana, sudah ada kaisar yang menunggu mereka dengan senyum yang mengambang.
"hormat kami yang mulia," ucap Li Feng dan semua jendral yang baru masuk, seperti biasa, Li Feng tidak berlutut dan hanya menundukkan kepala dan menangkupkan tangannya, sementara para jendral itu berlutut.
"bangunlah! hormat kalian aku terima," ucap Luo Feng senang.
"terima kasih yang mulia," balas para jendral, lalu mereka semua bangkit.
"lapor yang mulia, perang sudah selesai, rencana komandan Li berjalan dengan bagus, korban dari pihak kita hanya 17% dari jumlah pasukan, sementara pasukan musuh tidak ada yang tersisa," ucap jendral Zhi Guan memberi laporan mengenai perang yang baru saja berakhir.
Luo Feng tersenyum dan mengangguk senang, setelah sekian lama berperang dengan kekaisaran matahari, kini peperangan itu sudah akan berakhir, tapi tidak akan berakhir jika kaisar kekaisaran matahari masih hidup, yang tidak lain adalah Cao Yuan.
"terima kasih atas laporan mu jendral Zhi, sekarang kalian semua bersihkan diri dan pulihkan diri kalian! aku minta pada komandan Li untuk tetap tinggal!" balas Luo Feng tersenyum.
"baik yang mulia," balas para jendral, lalu mereka semua keluar dari ruangan itu.
"aku hanya ingin melindungi pasukan ku yang mulia, aku akan merasa sangat tidak berguna jika membiarkan pasukan ku menjadi korban dan tidak bisa berbuat apa apa," balas Li Feng merendah.
Luo Feng mengangguk, lalu dia kembali berkata.
"bagaimana menurut komandan Li mengenai kekaisaran matahari?" tanya Luo Feng.
"apa yang mulia berencana menyerang istana kekaisaran matahari?" tanya balik Li Feng, dia mengerti dengan arah pertanyaan itu.
"benar komandan Li, bagaimana menurut komandan Li mengenai hal itu?" jawab dan tanya Luo Feng.
"aku rasa itu tidak buruk yang mulia, karena jika kaisar kekaisaran matahari tidak ditangkap dan kekaisaran matahari masih ada, maka akan terjadi peperangan kembali dimasa depan," jawab Li Feng berpendapat.
"kita sepemikiran komandan Li, aku juga berpikir seperti itu, karena itulah aku meminta pendapat komandan Li," balas Luo Feng menjelaskan kekhawatiran nya.
"jika yang mulia ingin mendengarkan pendapat ku, sebaiknya segera serang istana kekaisaran matahari, saat ini mental mereka sedang jatuh, mental pasukan kita juga sedang naik naiknya, ini adalah kesempatan bagus untuk menjatuhkan kekaisaran matahari," ucap Li Feng berpendapat.
Luo Feng mengangguk paham, karena memang itu juga yang dia pikirkan dan rencanakan.
"tapi sebaiknya kirimkan saja pasukan khusus kesana saja, aku yakin pasukan khusus mampu menyelesaikan tugas itu, saat ini kita hanya perlu mengakuisisi kekaisaran matahari saja, jadi tidak perlu membawa pasukan besar kesana," ucap lanjut Li Feng.
"aku rasa tidak ada yang lebih cocok untuk memimpin pasukan khusus selain komandan Li, aku akan membuat perintah jika komandan Li yang akan memimpin pasukan khusus ke kekaisaran matahari, aku juga mengangkat komandan Li sebagai jendral muda kekaisaran bulan ini," balas Luo Feng serius, lalu dia mengeluarkan buah cincin penyimpanan dan memberikan pada Li Feng.
__ADS_1
Li Feng pun mengambil cincin penyimpanan itu dan memeriksanya, didalam cincin penyimpanan itu, ada 5 pasang pakaian jendral, 5 juta batu roh tingkat tinggi dan 25 butir pil tingkat dewa tingkat tinggi.
ketika Li Feng melihat ke 15 butir pil tingkat dewa tingkat tinggi itu, dia sangat kegirangan, tapi dalam hati, dia tidak ingin menunjukkan kegirangan nya itu didepan Luo Feng.
"terima kasih yang mulia, aku tidak akan mengecewakan yang mulia," ucap Li Feng menundukkan kepala, tidak lupa dia juga menangkupkan tangannya dengan hormat.
"kembali lah jendral muda Li! besok aku akan meresmikan jendral muda Li disini," balas Luo Feng ramah.
"baik yang mulia," jawab Li Feng, lalu dia keluar dari ruangan itu dengan perasaan yang tidak dapat lukiskan dengan kata kata.
setelah berada diluar ruangan, seorang prajurit mengantar Li Feng ke kamar nya yang berada tidak jauh, sesampainya disana, Li Feng masuk kedalam kamar itu, kemudian dia membersihkan diri dan memakai pakaian jendral kekaisaran bulan.
Li Feng lalu membuka gerbang dunia jiwa dan masuk kedalam.
Whush..
Li Feng muncul didepan istana Ming, lalu dia pergi ke ruang kultivasi, sesampainya disana, dia duduk mengambil sikap lotus, kemudiaan dia keluarkan 3 butir pil tingkat dewa tingkat tinggi itu dan menelan dan menyerapnya.
3 jam kemudian.
Boom Boom Boom..
terdengar suara ledakan teredam dari dalam tubuh Li Feng, yang menandakan Li Feng naik tingkat 3 tahap, kekuatan Li Feng meningkat ke raja dewa bintang 3.
meski begitu, Li Feng tetap menekan pil dan menyerapnya, setiap 3 jam sekali, Li Feng melalukan penerobosan, 2 hari kemudian, kekuatan Li Feng menembus kaisar dewa bintang 6, kekuatan Li Feng berada 2 bintang dibawah jendral Zhi Guan.
dengan kekuatan itu, Li Feng bergerak cukup bebas di daratan rendah itu, meski begitu, Li Feng membutuhkan sumber daya lain untuk dapat meningkatkan kekuatan, karena pil tingkat dewa tingkat tinggi sudah tidak bermanfaat untuk Li Feng lagi.
setelah menstabilkan pondasi kultivasi, Li Feng membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, lalu dia berdiri dan membuka gerbang dunia jiwa lalu keluar.
Whush..
Li Feng muncul dikamar nya, dan hari sudah malam, Li Feng lalu naik duduk diatas kasur dan menutup mata menyerap energi spiritual untuk menunggu pagi.
********
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
******
Jangan lupa mampir dikarya ku yang lain ya kak!!
udha Up 275 Eps.
__ADS_1