Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Bertemu Tetua Klan Jiang


__ADS_3

"Aaarrg,"


Dari dalam puing puing bangunan, Zin Wong berteriak kesal.


"Akan ku bunuh kamu anak muda," umpat kesal Zin Wong.


Whush..


Zin Wong melesat keluar dari puing puing bangunan, lalu matanya mencari Li Feng.


Disisi Sebrang.


Li Feng juga melesat keluar dari puing puing bangunan.


Whush..


"Anak muda, hari ini, aku akan mengganti namaku pengecut, jika aku tidak membunuh mu," Zin Wong menatap tajam Li Feng.


Dengan santai Li Feng membalas.


"Entah sudah berapa banyak orang tua dan anak muda bodoh yang berkata seperti itu, dan setelah berkata seperti itu, tidak ada satupun yang hidup," Li Feng menanggapi dengan santai.


"Bajingan,"


"Tapak Naga Es," Seru Zin Wong.


Whush..


Sebuah energi elemen Es keluar dari telapak tangan Zin Wong, lalu membentuk tapak naga berwarna putih polos.


Whush..


Tapak naga Es melesat cepat kearah Li Feng, setelah Zin Wong mengayunkan tangannya.


Disisi Sebrang.


"Tapak Semesta," Seru Li Feng.


Whush.. Whush..


Elemen petir dan api mengalir di telapak tangan Li Feng, lalu bertumpuk dan berputar putar.


Whush.. Whush..


Li Feng mendorong kedua elemen itu keatas, lalu menyatu dan membentuk sebuah tapak, yang mana sebuah tapak dari api yang diselimuti oleh petir surgawi yang berderak derik kesana kemari.


Whush..


Tapak semesta juga melesat kearah Zin Wong setelah Li Feng mengayunkan tangannya.


Booooomm Booooomm Booooomm


Ledakan yang sangat besar terjadi dan menggema dipusat kota, ledakan itu juga menghancurkan istana kota dan beberapa bangunan yang berada disekitar istana kota.


Selain menghancurkan istana kota dan beberapa bangunan didekat istana kota, ledakan dua kekuatan besar itu juga mengguncang kota, sehingga para penduduk kota terkejut dengan ledakan dan guncangan itu.

__ADS_1


Beruntung nya salah satu jendral kota membuat perisai pelindung dan melindungi para prajurit yang berada di barak militer, jika tidak, sudah pasti seluruh prajurit kota tewas karena ledakan itu.


Whush.. Whush..


Li Feng dan Zin Wong sama sama terpental jauh ke belakang, lalu menabrak bangunan yang berada jauh di belakang mereka, dan menghancurkan bangunan bangunan itu.


"Bajingan, ternyata pemuda sialan itu sangat kuat," gumam Zin Wong kesal, dia merasakan tangannya kebas.


"Tunggu! apa pemuda itu menggunakan jurus tapak semesta?" Zin Wong seketika ingat dengan jurus yang digunakan Li Feng.


"Apa jangan jangan dia berasal dari klan Jiang?" gumam Zin Wong lanjut.


Whush..


Zin Wong kembali melayang di udara dan melesat kearah Li Feng.


Disisi Sebrang.


"Dewa Giok memang sangat mengerikan," Li Feng juga tidak menyembunyikan kekaguman nya pada Zin Wong, kekuatan yang dimiliki Zin Wong memang sangat besar, jika kekuatan dewa giok hanya memiliki klan menengah, apa kabar dengan gurunya yang merupakan Patriak klan besar?


Li Feng juga melayang di udara, dari jauh, dapat dia lihat Zin Wong melesat kearahnya, hanya sepersekian detik, Zin Wong berada tidak jauh didepan Li Feng.


"Siapa kamu anak muda? kenapa kamu menggunakan tapak semesta?" Zin Wong tidak ingin bertindak gegabah lagi, jika benar Li Feng berasal dari klan Jiang, maka klan Zin berada dalam bahaya besar.


"Oh.. kamu mengenal dengan tapak semesta? kamu memiliki mata yang tajam pak tua," balas Li Feng datar.


Zin Wong tidak langsung membalas, dia sangat tahu dengan tapak semesta, tidak semua murid klan Jiang bisa mempelajari jurus itu, hanya orang orang tertentu saja yang bisa mempelajari nya, lebih khususnya adalah keturunan Jiang Long.


Jurus tapak semesta merupakan jurus kedua dari kitab naga emas, yang mana kitab naga emas hanya boleh dipelajari oleh keturunan Jiang Long dan juga murid khusus Jiang Long, tapi yang Zin Wong tahu, Jiang Long tidak memiliki anak laki laki, dia hanya memiliki 2 anak perempuan.


Whush.. Whush.. Whush..


Muncul seorang pria paruh baya bersama 5 pemuda lainnya, pria paruh baya dan lima pemuda itu menatap Li Feng dan Zin Wong satu persatu.


"Siapa yang menggunakan Tapak Semesta?" ucap pria paruh baya bertanya.


"Maaf tetua, apa ada yang salah jika aku menggunakan tapak semesta?" tanya balik Li Feng.


Pria paruh baya menatap Li Feng sejenak, dia mengukur kekuatan yang dimiliki Li Feng, setelah mengetahui usia dan kekuatan yang dimiliki Li Feng, pria paruh baya tercengang, pasalnya, dengan menggunakan teknik mata dewa, pria paruh baya dapat melihat usia tulang dan kekuatan Li Feng.


Namun yang membuat pria paruh baya lebih tercengang lagi adalah, Li Feng bukan berasal dari ras naga, melainkan dari ras manusia.


"Siapa kamu anak muda? kenapa kamu memiliki jurus tapak semesta?" tanya pria paruh baya penasaran.


"Aku Li Feng, mengenai tapak semesta, guru yang mengajari ku, bukan bukan, bukan seperti itu, guru menyerahkan kitab naga emas padaku, apa ada yang salah?" jawab Li Feng jujur.


"Guru? siapa gurumu?" tanya pria paruh baya ingin tahu.


"Jiang Long, nama guruku Jiang Long," jawab Li Feng menyebut nama gurunya.


Mendengar nama guru Li Feng, pria paruh baya dan kelima pemuda segera menjatuhkan diri dan berlutut.


"Tuan muda," ucap pria paruh baya dan lima pemuda berlutut.


Li Feng bingung dengan apa yang ada didepannya, tapi tidak dengan Zin Wong, tubuhnya gemetar setelah tahu siapa Li Feng.

__ADS_1


"Siapa kalian? kenapa kalian berlutut?" Li Feng tidak bisa untuk tidak bertanya siapa mereka.


"Aku Jiang Zhi, tuan muda, salah satu tetua klan Jiang, mereka adalah murid elite klan," jawab Jiang Zhi menyebut namanya.


Li Feng baru mengerti kenapa mereka berlutut, ternyata mereka adalah tetua klan Jiang dan murid klan.


"Bangunlah tetua Zhi!" ucap ramah Li Feng.


"Baik tuan muda," jawab Jiang Zhi dan kelima murid klan, lalu keenamnya bangkit.


"Kenapa tetua dan lainnya berada disini?" tanya Li Feng yang ingin tahu, pasalnya, wilayah selatan dan Utara sangat jauh, butuh 5-6 bulan untuk sampai di wilayah Utara.


Jiang Zhi tidak langsung menjawab, dia menoleh pada Zin Wong memberi isyarat untuk pergi, Zin Wong yang mengerti isyarat yang diberikan, dia lalu berpamitan pada Li Feng dengan hormat dan pergi.


"Sebaiknya kita cari tempat tetua!" ucap Li Feng setelah Zin Wong pergi.


"Baik tuan muda," jawab Jiang Zhi.


Sebelum pergi, Li Feng memberikan kompensasi pada penduduk kota yang rumahnya hancur, Li Feng memberikan masing masing 25 ribu batu roh tingkat tinggi.


Selesai membayar kompensasi, Li Feng membawa Jiang Zhi dan lima murid elite klan di sebuah penginapan, Li Feng penasaran dengan keberadaan Jiang Zhi dan lainnya di wilayah Utara.


"Sekarang ceritakan padaku kenapa tetua Zhi dan lainnya berada disini!" ucap Li Feng setelah mereka sampai disebuah penginapan.


"Baik tuan muda," jawab Jiang Zhi, lalu dia mulai bercerita.


"Patriak sudah tahu keberadaan tuan muda disini, dan sebelum Patriak pergi ke alam langit, Patriak memerintahkan kami untuk mencari tuan muda," ucap Jiang Zhi bercerita.


"Guru pergi ke alam langit? kenapa guru ke alam langit?" Li Feng mengerutkan kening.


"Kaisar langit memanggil Patriak kesana, saat ini alam langit mengalami gejolak hebat, sebenarnya kaisar langit memanggil yang mulia kaisar Azure, tapi yang mulia kaisar Azure meminta Patriak untuk pergi bersama,"


"Kaisar langit memanggil setiap penguasa disetiap alam untuk membantu alam langit, karena saat ini alam langit dalam kondisi berperang melawan bangsa iblis,"


"Dan sebenarnya kami berada disini baru beberapa minggu yang lalu, Patriak membuat robekan ruang ke wilayah tengah saat ke istana, jadi kami berpisah diwilayah tengah, Patriak pergi ke istana kekaisaran, kami berenam mencari tuan muda di wilayah utara ini,"


"Sebenarnya bukan hanya kami, ada beberapa kelompok yang mencari tuan muda, 2 kelompok di utara, 2 kelompok di timur dan 2 kelompok di barat, beruntung kami yang menemukan tuan muda," jawab Jiang Zhi menjelaskan panjang kali lebar.


"Kenapa guru memerintahkan kalian mencari ku? apa terjadi sesuatu?" tanya Li Feng lagi, pasti ada sesuatu yang membuat Jiang Long menyuruh para tetua mencarinya.


"klan Jiang adalah salah satu klan terkuat dan juga terbesar disini, meski begitu, banyak klan yang memusuhi klan Jiang, Patriak khawatir jika tuan muda bertemu dengan orang orang itu, sehingga Patriak memerintahkan kami mencari tuan muda," jawab Jiang Zhi.


"Baiklah, karena tetua Zhi dan lainnya sudah berada disini, hubungi semua tetua dan murid yang mencari ku! aku masih memiliki urusan dengan klan Jin, tetua pasti sudah dengar masalah internal klan Jin bukan? aku sudah terlibat dalam masalah itu, dan aku ingin menyelesaikan nya," ucap Li Feng, dia merasa mendapat dukungan kuat dari para tetua, jadi Li Feng ingin menyelesaikan masalah internal klan Jin.


"Baik tuan muda," jawab patuh Jiang Zhi, lalu dia mengeluarkan giok jiwa dan mengirim pesan pada 7 tetua lainnya dan murid elite yang mereka bawa.


"Baiklah, kita cari penginapan dan tunggu mereka!" ucap Li Feng setelah Jiang Zhi menghubungi yang lain.


"Baik tuan muda," jawab Jiang Zhi, lalu mereka keluar dari rumah makan dan mencari penginapan.


********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih...


__ADS_2