Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Alam Nirvana


__ADS_3

Setelah Patriak Xue membawa pergi Matriak Xue, Li Feng juga berpamitan pada tetua Gun dan para tetua sekte bangau putih, tidak lupa dia memberi peringatan pada patriak klan Lu agar tidak bersikap sombong, selesai berpamitan, Li Feng dan kedua istrinya meninggalkan kota.


Tujuan Li Feng kali ini adalah pergi ke alam Nirvana untuk menyelesaikan masalahnya disana, dimana dia masih harus menyelesaikan masalah disana, dimana Li Feng harus menjadi salah satu penguasa di alam Nirvana menggantikan Mu Tian.


Jun Tong memberitahu ada sebuah portal di kekaisaran langit yang menghubungkan alam langit dan alam Nirvana, sehingga Li Feng dan kedua istrinya harus pergi ke alam langit yang sudah hancur itu.


Setelah keluar dari gerbang kota, Li Feng dan kedua istrinya melayang di udara dan melesat ke Utara, dimana kekaisaran langit berada, saat ketiganya melesat, tetua Gun dan lainnya hanya bisa menatap mereka.


"Identitas tuan muda sangat misterius, baru seminggu yang lalu ada yang memanggilnya pangeran, sekarang ada yang memanggilnya yang mulia, siapa tuan muda sebenarnya?" gumam tetua Gun membatin.


"Tetua Gun, sepertinya tuan muda bukan orang sembarangan," ucap tetua Jie yang selalu diam, dia juga sangat penasaran dengan identitas Li Feng.


"Benar tetua Jie, aku juga tidak menyangka tuan muda Li memiliki latar belakang yang mengerikan seperti itu, meski misterius, tapi tetua Jie bisa melihatnya sendiri tadi! bahkan leluhur klan Xue berlutut dan memanggil tuan muda, yang mulia." balas tetua Gun menganggukkan kepala.


"Tapi sayang sekali tuan muda sudah pergi." ucap tetua Jie lagi.


********


Waktu terus berlalu.


tak terasa tiga bulan sudah Li Feng dan kedua istrinya mencari portal yang diberitahu Jun Tong, saat ini Li Feng dan kedua istrinya sudah berada di gunung yang Jun Tong maksudkan, mereka hanya tinggal mencari pintu goa untuk masuk kedalam.


Goa yang dimaksud adalah sebuah goa besar yang ada empat pilar besar dan juga tinggi, dimana keempat pilar itu adalah tiang penyangga portal.


"Itu goa nya Gege!" ucap Ling Yun melihat sebuah goa.

__ADS_1


"Benar Yun'er! ayo kita kesana!" balas Li Feng menganggukkan kepala.


Li Feng dan kedua istrinya kemudian mendekati goa, lalu ketiganya masuk kedalam, benar saja, didalam goa terdapat ruangan yang sangat besar, selain itu, ada juga empat pilar yang diceritakan Jun Tong.


"Tunggu sebentar!" ucap Li Feng mengeluarkan batu roh dan memasukkan kedalam portal.


Whush..


Portal aktif saat Li Feng memasukkan batu roh dan membuat segel tangan, meski tidak terlalu mahir dalam mempelajari kitab formasi, tapi Li Feng bisa mengaktifkan portal.


"Mari masuk!" ajak Li Feng, kemudian melompat kedalam pusaran angin hitam keemasan dan diikuti kedua istrinya.


Tiga jam kemudian.


Li Feng mengajak kedua istrinya keluar dari ruang bawah tanah, namun saat menaiki tangga yang akan membawa mereka keluar, pintu di tangga itu terkunci dari luar.


"Bagaimana ini?" tanya Ling Ling yang bingung, ketiganya terjebak dalam ruang bawah tanah.


"Kalian mundurlah!" ucap Li Feng, dia ingin menghancurkan pintu itu dengan tapak semesta atau tapak ilahi.


"Baik Gege." jawab Ling Ling dan Ling Yun lalu mundur kebelakang.


Setelah kedua istrinya mundur kebelakang, Li Feng membuat tapak semesta, lalu dia lepaskan tapak semesta pada pintu.


Booom Booom Booom..

__ADS_1


Ledakan beruntun tiga kali terjadi, pintu yang mengunci ketiganya pun hancur tanpa sisa, ledakan itu juga membuat ruang bawah tanah goyah, beruntung tidak ada batu yang jatuh atau ruang bawah tanah itu ambruk.


"Ayo kita keluar!" ucap Li Feng sesaat setelah pintu sudah terbuka.


Kedua istri Li Feng mengangguk dan mengikuti Li Feng dari belakang, saat ketiganya berada diluar, ketiganya berada dalam satu ruangan yang penuh dengan prajurit dan tiga jendral, ketiga jendral dan ratusan mengacungkan senjata pada Li Feng dan kedua istrinya.


"Siapa kalian?" tanya salah satu jendral menatap tajam Li Feng dan kedua istrinya.


"Aku Li Feng, tuan jendral, mereka adalah istri istriku." jawab Li Feng tersenyum, namun tidak menangkupkan tangan, Li Feng tahu jika para jendral dan prajurit adalah jendral menjadi kaki tangan kaisar kekaisaran benua teratai biru.


Menurut cerita Jun Tong, saat ini kekaisaran benua teratai putih masih berada dibawah kekuasaan kaisar benua teratai biru, dan semua pasukan yang ada, sangat patuh pada kaisar benua teratai biru.


*******


Tinggalkan Like dan Komentarnya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


******


Maaf ya kak!!


Aku kurang enak badan jadi belum bisa up rutin🙏

__ADS_1


__ADS_2