
Whush Whush Whush
kultivasi Li Feng perlahan meningkat ke pendekar dewa tahap menengah, meningkat lagi ke tahap puncak, meningkat lagi ke pejuang jendral tahap awal, kultivasi Li Feng terus meningkat ke hingga ke puncaknya, yaitu setengah abadi tahap puncak.
"setengah abadi tahap puncak?" Qian Duan terkejut dengan kultivasi Li Feng yang asli.
"ternyata tuan muda Li memiliki basis kultivasi setengah abadi tahap puncak, tapi bagaimana bisa? bukannya usia tuan muda Li baru 19 tahun?" gumam Qian Duan keheranan dan tidak percaya.
Li Feng yang merasakan kekuatan nya kembali ke puncak pun membuka mata dengan senyum yang manis diwajahnya.
"terima kasih tuan Duan, aku berjanji tidak akan mengecewakan tuan Duan dan bangsawan Qian," ucap Li Feng tersenyum ramah.
"tidak usah dipikirkan tuan muda! aku melakukan ini semua karena kita sama sama saling menguntungkan, selain itu, aku juga berharap saudara Lu dapat direkomendasikan sebagai tetua tingkat tinggi atas jasanya pada bangsawan Qian ini," balas Qian Duan yang juga ramah, meski begitu, dia tidak ingin berbohong pada Li Feng.
"aku sangat berterima kasih pada tuan Lu juga, aku tidak menyangka jika pertemuan aku dengan tuan Lu dapat membuat kekuatan ku kembali seperti biasa, dengan kekuatan ini, aku akan berusaha membuat tuan Lu tidak kecewa, semoga Patriak mau meningkatkan status tuan Lu sebagai tetua tingkat tinggi," balas Li Feng tulus.
"terima kasih tuan muda, sebaiknya kita keluar sekarang dan temui Patriak dan para tetua lainnya!" balas Qian Duan.
"baik tetua," balas Li Feng, lalu dia menekan kekuatan kembali hingga ke titik terendah, karena dia tidak ingin membuat Qian Ming dan para tetua tingkat tinggi nanti terkejut dengan kekuatan yang dia miliki.
setelah menekan kekuatan nya, Qian Duan dan Li Feng pun keluar dari ruang kultivasi Qian Duan itu, lalu mereka pergi ke aula pertemuan, tidak berselang lama, mereka sampai di aula pertemuan, tampak semua tetua tingkat tinggi sudah ada disana dan menunggu Li Feng dan Qian Duan.
"salam patriak, salam para tetua," ucap Qian Duan memberi hormat pada Qian Ming.
"salam tetua Duan, bagaimana? apa ini tuan muda Li yang maksud tetua Lu?" balas Qian Ming tidak sabar.
"benar patriak, dia adalah tuan muda Li yang diceritakan saudara Lu, aku sudah melepas segel yang menyegel kekuatan nya," jawab Qian Duan tersenyum.
"selamat datang di kediaman bangsawan Qian tuan muda," ucap ramah Qian Ming.
"salam patriak, terima kasih sudah mau mempercayai aku untuk mewakili keluarga bangsawan Qian," balas Li Feng yang juga ramah, tidak lupa Li Feng juga menangkupkan tangannya dengan hormat.
Qian Ming tersenyum dan berdiri dari kursinya lalu turun ke tengah tengah aula pertemuan, sesampainya didepan Li Feng, Qian Ming menepuk nepuk pundak Li Feng kemudian berkata.
"tetua Fei sudah mendaftarkan kamu dalam turnamen itu, aku menyuruh tetua Fei mendaftarkan kamu dengan menggunakan nama bangsawan Qian, jadi nama kamu dalam turnamen nanti adalah Qian Fan, tolong angkat nama bangsawan Qian nanti!" ucap Qian Ming menepuk pundak Li Feng.
"aku akan berusaha yang terbaik Patriak, jika jika patriak tidak keberatan, aku punya permintaan Patriak," balas Li Feng menatap serius Qian Ming.
Qian Ming yang melihat keseriusan dari Li Feng pun berkata, "katakan apa syarat tuan muda! jika itu masih dibatas kewajaran, aku akan memikirkannya," ucap Qian Ming.
"jika aku memenangkan turnamen nanti, aku harap Patriak mau mengangkat tuan Lu untuk menjadi tetua tingkat tinggi!" balas Li Feng menyebutkan syaratnya.
"apa itu syarat dari tuan muda?" tanya Qian Ming menganggukkan kepala.
__ADS_1
"benar patriak, itu adalah syarat dari aku, bagaimana Patriak?" balas Li Feng.
"baik, jika tuan muda menang, aku akan mengangkat tetua Lu sebagai tetua tingkat tinggi, bagaimana tuan muda?" balas Qian Ming.
"baiklah kita sudah sepakat," balas Li Feng.
"sekarang tuan muda beristirahatlah! 6 hari lagi turnamen akan dimulai," ucap Qian Ming.
"baik tetua," jawab Li Feng, lalu dia keluar dari aula pertemuan dan pergi ke kediaman Qian Duan.
beberapa saat kemudian, Li Feng sampai di kediaman itu, lalu dia pergi ke kamar nya, sesampainya dikamar, Li Feng membuka gerbang dunia jiwa dan masuk kedalam.
Li Feng muncul didepan istana Ming, Li Feng kemudian pergi ke ruang kultivasi nya, diruang kultivasi, Li Feng duduk mengambil sikap lotus, lalu dia mengeluarkan dua butir pil tingkat dewa dan menelannya.
5 jam kemudian.
setelah menelan dua butir pil dan menyerap selama 5 jam.
Boom..
terdengar ledakan teredam dari dalam tubuh Li Feng, yang menandakan dia naik tingkat lagi, dimana kekuatan Li Feng meningkat ke ranah dewa besi tahap awal.
setelah menstabilkan pondasi kultivasi beberapa jam, Li Feng membuka mata dan menghentikan kultivasi nya.
dapat Li Feng rasakan kekuatan yang sangat besar mengalir dari dalam tubuhnya, dengan senyuman menyungging, Li Feng bergumam.
"apa yang aku lakukan lagi selama menunggu turnamen dimulai?" gumam Li Feng lagi.
"baiklah, aku akan berkultivasi dan mengokohkan pondasi kultivasi ku," gumamnya lanjut.
Li Feng kemudian duduk mengambil sikap lotus kembali dan menyerap energi alam untuk mengokohkan pondasi kultivasi nya.
******
Waktu terus berlalu, tak terasa 2 bulan sudah Li Feng berkultivasi didunia jiwa untuk mengokohkan pondasi kultivasi nya, sehingga pondasi kultivasi Li Feng sangat kokoh, bisa saja dia meningkatkan kultivasi ya hingga ke tahap menengah dewa besi.
Li Feng lalu membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, kemudian dia membuka gerbang dunia jiwa dan keluar.
Whush...
Li Feng muncul dikamar kediaman Qian Duan, Li Feng lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Li Feng keluar kamar.
diluar kamar, seorang pelayan sudah menunggunya, pelayan itu lalu mengatakan jika Qian Duan dan Qian Lu sudah menunggu Li Feng diruang makan.
__ADS_1
pelayan itu kemudian menuntun Li Feng ke ruang makan untuk sarapan pagi, beberapa saat kemudian, mereka sampai diruang makan.
"selamat pagi tuan muda," ucap Qian Duan dan Qian Lu bersamaan.
"selamat pagi tuan Duan, tuan Lu," balas Li Feng tersenyum ramah.
"bagaimana tuan muda? apa tuan muda sudah siap dengan turnamen itu?" tanya Qian Duan yang juga tersenyum.
"aku sudah sangat siap tuan Duan, kita tinggal berangkat saja," jawab Li Feng yang sudah duduk disalah satu kursi.
"baik, mari kita sarapan!" balas Qian Duan.
ketiganya pun mulai sarapan pagi mereka.
beberapa saat kemudian, mereka selesai sarapan, lalu ketiganya keluar dari kediaman Qian Duan dan pergi ke aula pertemuan.
Qian Lu sudah boleh pergi ke aula pertemuan karena dia sudah diangkat menjadi tetua tingkat tinggi, entah apa alasan Qian Ming sehingga dia mengangkat Qian Lu sebagai tetua tingkat tinggi sebelum turnamen dimulai.
sesampainya mereka di aula pertemuan, tampak semua orang sudah menunggu mereka, Li Feng, Qian Duan dan Qian Lu pun masuk kedalam.
"salam patriak," ucap ketiganya memberi hormat.
"salam tuan muda, tetua Duan, tetua Lu," balas Qian Ming ramah.
"apa kita sudah bisa berangkat tuan muda?" ucap lanjut Qian Ming bertanya.
"sudah Patriak, aku sudah siap," jawab Li Feng mantap.
"baiklah, mari kita ke alun alun kota! turnamen diadakan disana," ajak Qian Duan.
Li Feng, Qian Duan dan semua tetua tingkat tinggi pun berdiri dari kursi mereka dan keluar aula pertemuan.
diluar aula pertemuan, tampak sudah ada 10 kereta kuda yang menunggu mereka untuk dinaiki, lalu satu persatu mereka naik ke kereta kuda itu.
Li Feng bersama dengan Qian Ming dalam satu kereta, sementara Qian Duan dan Qian Lu di kereta yang lain.
30 menit kemudian, iring iringan kereta kuda itu sampai di alun alun kota, Li Feng pergi ke kursi peserta, sementara Qian Ming dan semua tetua tingkat tinggi pergi ke kursi untuk para keluarga bangsawan yang sudah disediakan pihak panitia.
beberapa saat kemudian, seorang pria paruh baya naik keatas panggung nomor satu dan membuka turnamen itu, dimulai dari memberitahukan jumlah peserta dan aturan apa saja yang terdapat dalam turnamen.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih....