
Beberapa saat kemudian, Li Feng sudah sampai di depan gerbang istana, Li Feng merasa lega karena istana baik baik saja, lalu dia masuk kedalam tanpa menghiraukan para penjaga gerbang yang berlutut padanya.
sesampainya didalam istana, pertama tama Li Feng pergi ke kamar Ming Yin, dia ingin melihat keadaan sepupu nya itu, tapi Li Feng sudah lebih dulu Ming Yin dan Li Xiulan mengobrol di salah satu ruangan dengan santai.
"Feng gege?" panggil Ming Yin yang melihat Li Feng berdiri tidak jauh dari mereka, lalu dia berdiri dan berlari ke arah Li Feng, kemudian Ming Yin memeluk Li Feng, Li Feng pun membalas pelukan itu dan mengelus kepala Ming Yin.
"kamu tidak apa apa Yin'er?" tanya Li Feng lembut.
"aku tidak apa apa Feng gege," jawab Ming Yin menganggukkan kepalanya.
"syukurlah, ayo kita duduk!" ajak Li Feng, lalu keduanya berjalan ke arah Li Xiulan dan duduk tidak jauh dari Li Xiulan.
"apa tidak terjadi apa apa selama aku tidak ada?" tanya Li Feng pada Li Xiulan.
"tidak terjadi apa apa tuan muda, semua baik baik saja," jawab Li Xiulan.
"syukurlah, entah kenapa aku merasakan firasat buruk akhir akhir ini, hal itulah yang membuat aku khawatir dan kembali kemari," ucap Li Feng menceritakan firasat buruk yang dia rasakan beberapa kali itu.
"semoga saja tidak terjadi sesuatu yang buruk," ucap Ming Yin.
tapi baru saja Ming Yin berdoa, seorang komandan masuk kedalam dengan tergesa gesa.
"mohon ampun pangeran, jendral besar Chang dan yang lain nya ingin menghadap pangeran," ucap sang komandan melapor.
mendengar itu, Li Feng sudah memikirkan hal buruk, lalu dia menyuruh komandan itu kembali, kemudian dia juga berpamitan pada Ming Yin dan Li Xiulan untuk ke aula pertemuan.
tidak lama kemudian, Li Feng sampai di aula pertemuan, kedelapan jendral besar dan para menterinya sudah berkumpul di aula pertemuan.
"hormat kami pangeran," ucap semua jendral dan mentri menundukkan kepala mereka.
"ada apa jendral Chang?" tanya Li Feng pada intinya.
"lapor pangeran, beberapa kota dan desa yang ada di pinggiran selatan di serang oleh bunga darah pangeran," ucap jendral Chang melapor.
"apa lagi?" tanya Li Feng lanjut.
"menurut mata mata yang aku sebarkan, sudah ada 4 kota dan 10 desa yang di serang, tapi anehnya, bunga darah tidak membunuh penduduk nya, tapi bunga darah merampas harta dan juga menculik gadis gadis muda dan di bawa ke hutan," ucap lanjut jendral Chang.
"jadi ini firasat buruk yang aku rasakan?" gumam Li Feng membatin.
"terima kasih laporan nya jendral, dan untuk masalah ini, aku perintahkan jendral Chuo, jendral Kai, jendral Wong dan jendral Tianjin mengurusnya! sementara jendral Chang, jendral Wu Tang, jendral Xiong dan jendral Zhao tetap berada di istana!" ucap Li Feng memberi perintah, lalu dia melanjutkan.
"kalian berangkatlah bersama pasukan! aku akan menyusul kalian," ucap lanjut Li Feng.
"baik pangeran." jawab semua jendral dengan patuh.
__ADS_1
lalu para jendral yang di tunjuk Li Feng pun keluar aula pertemuan untuk membawa pasukan ke kota kota yang menjadi sasaran bunga darah.
"kalian boleh bubar, tapi tetap tingkatkan penjagaan di gerbang kota! jangan sampai ada anggota bunga darah yang menyusup masuk!" perintah Li Feng membubarkan para mentri dan jendral yang tersisa.
"baik pangeran." jawab mereka patuh, lalu semua orang keluar dari aula pertemuan, kecuali Li Han.
"Feng'er, paman rasa kamu tidak usah kesana, percayakan saja pada jendral Tianjin dan yang lainnya!" ucap Li Han setelah semua orang keluar.
Li Feng tersenyum pada paman nya itu, sebab dia tahu jika paman nya itu khawatir akan terjadi sesuatu.
"paman tidak usah mengkhawatirkan ku! aku akan baik baik saja paman, aku kesana selain melihat kondisi langsung kota kota yang di serang, aku juga ingin melihat sendiri kondisi penduduk disana, karena bagaimanapun juga, saat ini mereka adalah rakyat ku paman," balas Li Feng tenang.
mendengar ucapan Li Feng, Li Han sudah tidak berkata apa apa lagi, lalu dia berpamitan dan kembali ke kediaman nya, sementara Li Feng kembali masuk kedalam, dia ingin berpamitan pada Ming Yin untuk pergi ke kota kota yang diserang bunga darah.
"kenapa Feng gege harus kesana? bukan nya Feng gege sudah memerintahkan para jendral untuk pergi kesana?" ucap Ming Yin, karena dia merasa Li Feng tidak perlu pergi.
"akan lebih baik jika aku juga pergi kesana Yin'er, karena kita tidak tahu seberapa kuat bunga darah, bisa saja ada kultivator kuat yang bersama mereka, karena jika tidak, bunga darah juga tidak akan berani menyerang secepat ini," balas Li Feng menjelaskan apa yang dia pikirkan.
Ming Yin sudah tidak tahu harus berkata apa, dia hanya membuang nafas panjang dan membiarkan Li Feng pergi.
"baiklah, tapi Feng gege harus janji untuk kembali!" ucap Ming Yin dengan tatapan memohon.
Li Feng pun mendekat ke arah nya, lalu memeluk Ming Yin dan mengelus kepala nya, kemudian Qin Fan berkata.
setelah memeluk Ming Yin beberapa saat, Li Feng melepaskan pelukan nya, lalu dia menoleh pada Li Xiulan dan berkata.
"aku titipkan Yin'er padamu!" ucap Li Feng lembut.
"baik tuan muda!" balas Li Xiulan.
Li Feng pun keluar Istana, sesampainya diluar, sudah ada banyak prajurit yang keluar istana dan memenuhi jalanan ibukota, sementara keempat jendral yang di tugaskan Li Feng itu memimpin di depan.
Li Feng pun menunggu semua prajurit keluar ibukota baru dia ikuti dari belakang, setelah berada 300 meter dari gerbang ibukota, Li Feng melayang di udara dan melesat dengan kecepatan sedang ke arah timur wilayah kekaisaran Ming.
7 hari kemudian, Li Feng sampai di sebuah kota, dari atas langit, Li Feng melihat penduduk kota tampak tenang, tidak ada gangguan sama sekali, setelah memastikan tidak terjadi apa apa di kota itu, Li Feng melanjutkan perjalanan nya.
5 hari kemudian, kembali Li Feng menemukan kota lagi, seperti yang dia lakukan di kota sebelumnya, yaitu hanya memastikan kota itu tidak terjadi apa apa, lalu dia kembali melanjutkan perjalanan.
3 hari hari kemudian, Li Feng menemukan sekelompok kultivator yang pakaian mereka tidak asing bagi nya, sekelompok kultivator yang berjumlah ribuan itu tidak lain adalah pasukan bunga darah, mereka bergerak ke arah kota yang Li Feng lewati, dan yang memimpin mereka adalah dewa petir, golok setan dan dewi bunga.
sejenak Li Feng terdiam dan menunggu mereka mendekat, tidak berselang lama, dewa petir dan dewi bunga serta pasukan bunga darah berada tidak jauh dari Li Feng.
"minggir anak muda!" bentak dewa petir.
Li Feng tidak langsung menjawab, tapi dia mengukur kekuatan dewa petir, golok setan dan dewi bunga, begitu dia mengukur kekuatan golok setan dan dewi bunga, Li Feng sedikit goyah dengan kekuatan kedua nya.
__ADS_1
bagaimana tidak, golok setan dan dewi bunga berkekuatan kaisar elite tahap puncak, sementara dia hanya berada di pejuang kaisar tahap puncak, jika hanya golok setan atau dewi bunga saja, Li Feng bisa menghadapi nya.
"apa kekaisaran Ming akan benar benar runtuh?" gumam Li Feng membatin.
"apa kamu tuli hah? cepat minggir!" bentak dewa petir sekali lagi, dia sangat marah karena Li Feng tidak membalas ucapan nya tadi.
"maafkan aku tuan, jika aku boleh tahu? kemana tuan tuan akan pergi?" tanya Li Feng yang berpura pura tidak tahu.
"saudara dewa petir, bukan nya pemuda itu berambut perak? apa jangan jangan?" ucap golok setan pada dewa petir, sebab sedari tadi dia terus memperhatikan Li Feng.
"apa kamu yang membunuh kaki gajah?" tanya dewi bunga, karena dia sudah menaruh curiga pada Li Feng.
Li Feng tidak langsung menjawab, dia menoleh pada dewi bunga, kemudian berkata.
"apa aku akan diam saja ketika akan dibunuh? bagaimana dengan mu? apa kamu akan diam saja ketika mau di bunuh?" balas Li Feng berbalik bertanya.
"oh.. jadi pemuda berambut perak yang selalu di bicarakan itu kamu? baiklah, hari ini aku akan membunuh mu untuk membalaskan kematian adik kaki gajah," ucap dewi bunga yang kemarahan nya sudah tidak dapat di bendung, lalu dia maju dan menyerang Li Feng.
Li Feng yang melihat dewi bunga menyerang nya pun menyiapkan serangan nya juga, Li Feng menggunakan tapak dewa, yaitu jurus terkuat dari kitab naga suci.
Whush...
Booooomm...
ledakan besar terjadi disaat serangan Li Feng dan dewi bunga beradu, lalu terjadi gelombang angin yang sangat ekstrim dan menyapu hutan yang ada, pepohonan beterbangan bagaikan kapas yang di tiup angin.
banyak anggota bunga darah yang berkekuatan pejuang jendral sampai jendral elite itu dibuat terluka parah, sementara anggota bunga darah yang berkekuatan pendekar suci sampai pendekar dewa langsung meledak menjadi kabut darah, bahkan dewa petir yang berkekuatan pejuang kaisar tahap puncak pun di terbangkan jauh ke belakang.
Whush... Whush...
Li Feng dan dewi bunga juga sama sama terpental ke belakang, meski begitu, keduanya belum mengalami luka.
berhasil membuat dewi bunga terlempar, tentu saja hal itu membuat golok setan terkejut dibuat nya, karena dia dapat mengukur kekuatan Li Feng yang hanya berada di jendral elite tahap puncak, tapi dapat membuat dewi bunga terlempar.
sementara itu, dewi bunga juga terkejut dengan kekuatan Li Feng, karena awal nya dia menganggap remeh Li Feng, tapi siapa sangka Li Feng mampu membuatnya terlempar.
"bajingan ini ternyata kuat, pantas saja dia terlihat tenang dan tidak takut," gumam dewi bunga yang terkejut.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih....
__ADS_1