
Tidak berselang lama setelah mereka kembali, kaisar Song Guan sampai ditepi kolam dengan menyungging senyum.
"salam yang mulia," ucap Li Feng, Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin.
"bagaimana perkembangan kalian?" tanya kaisar Song Guan tersenyum sambil menganggukkan kepala.
"sangat luar biasa yang mulia, aku merasa lebih kuat dari sebelumnya," jawab Mei Shin yang memang merasakan perubahan besar setelah menyerap kolam emas selama 6 bulan.
"bagus, sekarang kita kembali!" balas kaisar Song Guan, lalu dia membawa Li Feng dan yang lainnya keluar dari kolam spiritual yang ternyata berada didunia kecil milik keluarga kekaisaran itu.
"ap tuan muda masih ingin pergi ke hutan hitam?" tanya Kisar Song Guan saat mereka sudah berada di dalam lorong dimensi ruang dan waktu.
"aku juga tidak tahu yang mulia, karena turnamen hanya tersisa 5 bulan lagi, sementara perjalanan ke Kekaisaran Luan 2 bulan, artinya kami hanya memiliki waktu 3 bulan saja," jawab Li Feng yang memang belum tahu apakah dia harus pergi ke hutan hitam atau tidak.
"tuan muda tidak perlu khawatirkan itu, karena kita akan ke kekaisaran Luan dengan menggunakan gerbang teleportasi, jadi hanya membutuhkan waktu 1 hari saja untuk sampai disana," balas kaisar Song Guan tersenyum.
"benarkah yang mulia?" tanya Li Feng antusias.
"benar tuan muda, jadi tuan muda boleh pergi ke hutan hitam untuk berlatih, tapi satu minggu sebelum turnamen dimulai, tuan muda dan yang lainnya harus sudah berada di istana!" jawab kaisar Song Guan.
"baik yang mulia, aku dan saudara yang lain akan kembali satu minggu sebelum turnamen dimulai," balas Li Feng yang ingin sudah menentukan pilihan akan pergi ke hutan hitam.
mereka terus mengobrol sambil membiarkan diri mereka dibawa keluar, sementara Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin hanya diam saja sepanjang perjalanan, ketiganya hanya menjadi pendengar setia.
beberapa jam kemudian.
setelah berada di lorong dimensi ruang dan waktu selama beberapa jam, akhirnya Li Feng dan rombongan sampai diruang bawah tanah yang 6 bulan lalu mereka masuki.
keluar dari dunia kecil keluarga kekaisaran Song, kaisar Song Guan membawa Li Feng dan yang lainnya keluar dari ruang bawah tanah itu, tidak berselang lama, akhirnya mereka sampai di taman belakang, dimana mereka pernah duduk dan mengobrol 6 bulan yang lalu.
"kapan tuan muda akan pergi ke hutan hitam?" tanya kaisar Song Guan menoleh pada Li Feng.
"tadi aku berpikir jika aku, saudara Shupeng, saudara Mo Feng dan saudari Mei Shin akan menunggu yang mulia di kekaisaran Luan saja, karena berhubung hutan hitam berada di antara kekaisaran Song dan kekaisaran Luan, jadi aku berencana langsung kesana saja dan tidak usah kembali kesini," jawab Li Feng yang berubah pikiran.
kaisar Song Guan tidak langsung membalas, dia menganggukkan sebagai tanda setuju dengan rencana Li Feng, karena memang benar, hutan hitam sudah berada di perbatasan kekaisaran Song dan kekaisaran Luan, jadi ada baiknya jika Li Feng dan yang lainnya langsung ke Kekaisaran Luan saja.
beberapa saat kemudian, kaisar Song Guan berkata.
__ADS_1
"baiklah, aku rasa rencana tuan muda bagus juga, aku harap tuan muda dapat membuat mereka bertiga menjadi lebih baik lagi!" ucap kaisar Song Guan meminta.
"yang mulia tidak perlu khawatir! aku akan berusaha yang terbaik," jawab Li Feng serius.
"kapan kita ke hutan hitam saudara Qian?" tanya Shupeng.
"kita akan pergi besok, tapi apa tidak masalah jika saudara Shupeng, saudara Mo Feng dan saudari Mei Shin tidak kembali ke klan dan juga sekte?" jawab dan tanya Li Feng.
"sebelum aku kesini, aku sudah berpamitan pada Patriak dan para tetua saudara Qian, aku mengatakan jika akan berlatih bersama dengan saudara Qian hingga waktu turnamen tiba," jawab Mo Feng.
"aku juga mengatakan hal yang sama pada Patriak dan para tetua, jadi tidak masalah saudara Qian," jawab Shupeng.
"lalu bagaimana dengan saudari Mei Shin?" tanya Li Feng menoleh pada Mei Shin yang terdiam.
"aku belum berpamitan pada matriak, tapi matriak mengatakan jika aku ingin berlatih dengan saudara Qian, matriak tidak akan melarang," jawab Mei Shin.
"baiklah, karena sudah mendapatkan izin dari Patriak dan matriak, kita akan ke hutan hitam besok pagi, sekarang sebaiknya kita beristrahat agar kondisi kita kembali kepuncak," ucap Li Feng mengakhiri obrolan mereka.
lalu satu persatu termasuk kaisar Song Guan membiarkan diri, begitu juga dengan Li Feng, dia juga langsung pergi ke kamar nya.
"dengan ke 15 butir pil ini, aku bisa menembus hingg ke ranah prajurit dewa bintang 1, tapi jika aku mengonsumsi ke 15 pil ini, saudara Shupeng, saudara Mo Feng dan saudari Mei Shin tidak akan mampu bertahan jika sudah menembus 10 besar," ucap Li Feng yang melihat ke 15 pil peningkat kultivasi dan ketiga sahabat yang sudah dia anggap saudara saudarinya itu.
"baiklah, aku akan memberikan ketiganya masing masing 3 butir lagi, sisanya untuk aku saja, tapi bagaimana dengan yang mulia? yang mulia sudah sangat baik padaku," gumam lanjut Li Feng.
"begini saja, aku berikan mereka masing masing 2 butir saja, aku rasa itu cukup," gumamnya lagi.
Li Feng lalu menutup mata menunggu hari esok, dan tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, karena mentari pagi kembali menyambut Li Feng dan semua penghuni seluruh alam.
Li Feng lalu membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, meski pondasi kultivasi nya sudah sangat kokoh, Li Feng tetap berkultivasi menyerap energi spiritual untuk semakin memperkokoh pondasi kultivasi nya.
Li Feng kemudian pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Li Feng keluar kamar dan pergi ke ruang tamu untuk sarapan bersama.
sesampainya diruang makan, semua orang sudah ada, semua orang pun mulai sarapan pagi mereka tanpa suara.
selesai sarapan, Li Feng memberikan 2 butir pil pada kaisar Song Guan, tentu saja pemberian Li Feng itu membuat kaisar Song Guan terkejut dan hampir muntah darah, karena dengan kedua pil itu, kaisar Song Guan akan meningkatkan kekuatan nya 2 tahap.
kekuatan kaisar Song Guan saat ini berada di ranah dewa Hitam tahap puncak, jika dia mengonsumsi kedua pil itu, maka dia akan menerobos ke dewa giok tahap menengah, tentu saja akan menjadikannya kaisar terkuat kedua di benua awan biru setelah kaisar Luan Chen.
__ADS_1
setelah berpamitan, Li Feng, Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin keluar istana dan pergi ke gerbang selatan, setelah keluar dari ibukota, Li Feng dan rombongannya melayang di udara dan melesat ke hutan hitam.
hari demi hari Li Feng dan rombongan melayang di udara, seminggu kemudian, Li Feng dan rombongannya beristrahat disebuah hutan, entah kenapa Li Feng merasa ada yang aneh dengan hutan itu.
"ada apa saudara Qian?" tanya Mei Shin bingung.
"entahlah saudari Mei Shin, aku hanya merasa aneh saja dengan hutan ini," jawab Li Feng yang merasa aneh.
"saudara Qian tidak perlu merasa aneh dengan hutan ini, Qi disini memang aneh, karena Qi disini seperti Qi dengan kekuatan hitam, meski begitu, tidak ada satupun yang bertemu dengan iblis dihutan ini," jawab Mei Shin menjelaskan.
"jadi ini adalah Qi iblis itu?" tanya Li Feng.
"benar saudara Qian, ini adalah Qi iblis," jawab Mei Shin menganggukkan kepala.
"baiklah kalau begitu, kita lanjutkan saja perjalanan, aku akan mencari tahu nanti kenapa Qi iblis bisa berada disini," balas Li Feng.
"baik saudara Qian," jawab ketiganya.
mereka lalu kembali melayang di udara dan terus melesat ke arah selatan, 2 minggu kemudian, Li Feng dan rombongan sampai disebuah kota, dimana kota itu adalah kota terakhir yang berada jarak satu minggu dari hutan hitam.
Li Feng dan rombongan lalu mendarat tidak jauh dari kota, keempatnya kemudian berjalan kaki ke arah kota.
"ini adalah kota batu saudara Qian," ucap Mo Feng menyebut nama kota.
"kota batu? kenapa dinamakan kota batu?" tanya Li Feng.
"aku juga tidak tahu pasti saudara Qian," jawab Mo Feng.
tidak berselang lama, mereka sampai didepan gerbang kota dan ikut mengantri, beberapa saat kemudian, mereka mendapat giliran untuk diperiksa, setelah mendapatkan pemeriksaan dan membayar pajak masuk kota, Li Feng dan kelompoknya masuk kedalam kota dengan santai.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih....
__ADS_1