
Setelah Long Bai membawa tubuh Li Feng pergi, para Patriak dari berbagai sekte dan klan itu melayang mendekati jasad Tang Guang yang terbaring di tanah, mereka sangat menyayangkan kematian Tang Guang.
dengan kekuatan yang Tang Guang miliki, tentu akan menjadikan nya pilar kekaisaran Tang sekaligus pilar utama daratan rendah, sayang nya dia tewas ditangan Long Bai.
"sangat disayangkan," ucap salah satu patriak.
"benar patriak, dengan kekuatan yang dimiliki leluhur Tang, kekaisaran kita menjadi kekaisaran yang lebih kuat lagi, tapi siapa sangka, leluhur Tang tewas ditangan seorang pemuda," balas Patriak yang lain.
"sebaiknya kita kembali saja, perintahkan pada murid dan juga para tetua kalian agar tidak menyinggung pemuda itu!" sahut Patriak yang lain, lalu satu persatu mereka meninggalkan jasad Tang Guang dan tidak dikuburkan.
******
Ditempat lain, Long Bai dan Li Feng terus mengobrol sepanjang jalan, lebih tepatnya Li Feng bertanya soal peninggalan Mu Tian, tapi Long Bai mengatakan jika dia tidak tahu, karena semua peninggalan Mu Tian ada didalam cincin penyimpanan nya.
Setelah bergerak selama sebulan penuh, Long Bai sudah berada di goa tempat Mu Tian tewas, tidak berapa lama kemudian, Long Bai sampai di goa itu, lalu dia masuk kedalam.
dapat dia lihat ada sebuah kerangka manusia diatas sebuah batu besar, kerangka manusia itu tidak lain adalah milik tuan nya dulu, yaitu Mu Tian, sang penguasa benua teratai putih di alam Nirwana.
Long Bai lalu mengambil sebuah cincin penyimpanan yang ada di kerangka itu dan memasukkan nya kedalam cincin penyimpanan milik Li Feng, lalu dia menggali lubang dan menguburkan kerangka Mu Tian.
beberapa saat kemudian, Long Bai selesai menguburkan kerangka Mu Tian, lalu dia membaringkan tubuh Li Feng diatas batu yang sama.
"apa tuan sudah siap?" tanya Long Bai yang ingin mengembalikan tubuh Li Feng.
"lakukanlah! aku sudah siap," balas Li Feng mantap.
"baik tuan, bersiaplah! karena tubuh tuan akan mengalami rasa sakit yang sangat," ucap Long Bai.
"aku sudah siap Long Bai, lakukanlah!" balas Li Feng.
"baik tuan," balas Long Bai, lalu dia meninggalkan tubuh Li Feng.
"Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg,"
Li Feng berteriak dengan keras setelah Long Bai meninggalkan tubuhnya, Li Feng merasakan seluruh persendian nya seperti dipukuli dan dihancurkan.
"Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg,"
Li Feng terus berteriak dengan rasa sakit yang tidak dapat dia tahan lagi, dan benar saja, sesuai dengan apa yang diucapkan Long Bai, Li Feng tidak dapat menahan rasa sakit itu dan akhirnya pingsan.
******
Di kekaisaran Tang.
berita kematian Tang Zhu, tongkat hitam dan tongkat biru sudah tersebar hingga ke seluruh daratan rendah, namun bukan kematian kaisar Tang Zhu yang membuat dunia kultivator di daratan rendah itu gempar, tapi yang membuat dunia kultivator daratan rendah gempar adalah kematian tongkat hitam dan tongkat biru.
apalagi keduanya mati ditangan seorang pemuda yang bahkan usianya belum mencapai 20 tahun, tentu saja berita itu tidak di telan mentah mentah oleh para kultivator yang mendengar nya, terlebih lagi kekuatan yang dimiliki oleh tongkat hitam dan tongkat biru yang hanya segelintir orang yang bisa mengalahkan mereka.
dan orang yang bisa mengalahkan mereka hanyalah ke 23 kultivator terkuat diseluruh daratan rendah itu, meski begitu, tapi jika menghadapi tongkat hitam dan tongkat biru, tentu saja mereka juga akan mengalami luka serius, dan bisa saja mereka juga akan terbunuh.
__ADS_1
tapi berita yang mereka dengar adalah seorang pemuda yang merupakan pelaku nya, tentu saja ke 23 kultivator terkuat di seluruh daratan rendah tidak percaya begitu saja.
ketika Li Xiulan dan Ming Yin mendengar berita tentang kematian Tang Zhu, keduanya sudah tahu siapa yang membunuh Tang Zhu, siapa lagi jika bukan Li Feng.
begitu juga dengan jendral besar Tianjin dan ketujuh jendral besar lainnya, mereka sudah tahu siapa yang membunuh Tang Zhu, tapi bukan itu yang membuat mereka terkejut.
yang membuat kedelapan jendral besar dan ke 40 jendral bawahan serta semua komandan yang berasal dari kekaisaran Tang itu sangat terkejut dengan berita kematian tongkat hitam dan tongkat biru, apalagi yang membunuh mereka adalah tuan mereka sendiri.
"apa pangeran sudah memiliki kekuatan sebesar itu?" ucap jendral Chang yang penasaran.
"aku rasa begitu, karena tidak ada yang tidak mungkin bagi pangeran," balas jendral Wong.
"benar, pangeran adalah kultivator yang unik, dapat memiliki kekuatan besar diusia yang masih sangat mudah, jadi tidak heran jika yang membunuh tongkat hitam dan tongkat biru adalah pangeran." sahut jendral Kai.
*******
Di tempat yang jauh.
lebih tepatnya disebuah bangunan yang berada kekaisaran Han, saat ini sekelompok pria sepuh membahas kematian tongkat hitam dan tongkat biru, mereka sangat serius dalam pembahasan itu.
"bagaimana ketua? apa kita harus mencari pelakunya dan membalaskan dendam atas kematian saudara tongkat hitam dan tongkat biru?" tanya salah satu pria sepuh, dia adalah kultivator terkuat nomor dua, yang tidak lain adalah topeng perak.
dia juga merupakan wakil dari perkumpulan ke 25 kultivator terkuat di seluruh daratan rendah, sebagai wakil ketua, topeng perak memiliki kultivasi setengah abadi tahap menengah.
"aku rasa tidak perlu saudara topeng perak, justru aku ingin merekrut pemuda itu untuk bergabung bersama kita, karena dengan kekuatan pemuda itu, kekuatan daratan rendah semakin kuat, dan bisa menjadi pilar utama daratan rendah,"
"coba saudara semua pikirkan! diusia nya yang masih sangat mudah saja dia sudah bisa mengalahkan dan membunuh tongkat hitam dan tongkat biru, bagaimana jika usianya bertambah? bukankah dia akan memiliki kekuatan yang lebih kuat lagi?"
sebagai seorang kultivator terkuat nomor satu diseluruh daratan rendah, topeng emas memiliki kultivasi ranah setengah abadi tahap puncak, hal itulah yang membuatnya menjadi ketua di perkumpulan kultivator terkuat seluruh daratan rendah.
"aku setuju dengan apa yang di sampaikan oleh ketua, pemuda seperti tidak boleh kita mencari masalah dengan nya, justru kita harus merangkulnya agar bergabung dengan kita, selain masih sangat mudah, dia juga memiliki kekuatan yang besar, tentu itu adalah suatu poin tambahan bagi dia untuk menjadi salah satu pilar daratan rendah ini," timpal pria sepuh yang lain, yang tidak lain adalah tombak emas.
tombak emas adalah kultivator terkuat nomor 5, meski nomor 5, tapi kekuatan nya berada di ranah setengah abadi tahap awal, sama seperti dengan nomor 4 dan nomor 3.
"lalu dimana pemuda itu sekarang?" tanya pria sepuh yang lain, yang tidak lain adalah kipas langit, dia adalah kultivator terkuat nomor 7, kekuatan nya berada di ranah setengah abadi tahap awal juga.
"sampai saat ini belum ada berita tentang dimana pemuda itu berada, menurut rumor yang beredar, setelah dia membunuh leluhur kekaisaran Tang, pemuda itu langsung menuju ke arah sini,"
"jadi menurut pendapat ku, kemungkinan besar pemuda itu berada di kekaisaran Han ini," jawab pria sepuh yang lain, yang tidak lain adalah seruling maut, dia adalah kultivator terkuat nomor 6.
mereka terus membahas tentang Li Feng, karena menurut mereka, Li Feng akan menjadi kultivator terkuat suatu saat nanti, selain itu, Li Feng juga akan menjadi pilar utama daratan rendah jika ada serangan dari daratan lain atau alam lain.
*****
Ditempat lain.
lebih tepatnya disebuah Goa.
7 hari kemudian, perlahan Li Feng menggerakkan jari tangan nya, beberapa saat kemudian, Li Feng membuka mata, dapat dia rasakan jika seluruh meridian dan tubuhnya masih terasa sakit.
__ADS_1
lalu dia berusaha untuk bangun dan duduk, setelah berusaha dengan sekuat tenaga, akhirnya Li Feng bisa bangun dan duduk, lalu dia duduk mengambil sikap lotus dan menyerap energi alam untuk dapat menekan rasa sakit yang dirasa.
seminggu lagi berlalu, kini Li Feng sudah lebih baik dari biasanya, Li Feng sudah bisa bergerak kesana kemari dengan bebas, ya meskipun masih sedikit merasakan sakit di beberapa titik meridian nya.
tiga hari kemudian, Li Feng sudah sembuh total, Li Feng berencana untuk memeriksa cincin penyimpanan milik Mu Tian, karena tidak sabar dengan kitab teleportasi milik Mu Tian yang diceritakan oleh Long Bai.
ketika Li Feng melihat isi cincin penyimpanan Mu Tian, mata Li Feng terbuka lebar dan hampir melompat keluar dari tempatnya, bagaimana tidak? di dalam cincin penyimpanan itu ada banyak sekali batu roh dari berbagai tingkatan.
dimulai dari batu roh tingkat rendah hingga batu roh tingkat tinggi, selain batu roh, ada juga puluhan pil yang tingkatannya tidak Li Feng ketahui sama sekali, tapi aura yang di keluarkan oleh puluhan itu membuat hidung Li Feng sangat nyaman.
lalu dia memeriksa semua isi cincin penyimpanan itu, dan sekali lagi Li Feng terkejut, kali ini yang membuat Li Feng terkejut adalah bukan karena kembali menemukan batu roh ataupun pil, tapi Li Feng menemukan 2 kitab yang merupakan kitab tingkat dewa tingkat tinggi.
lalu didekat kedua kitab itu, ada juga sebuah senjata jenis tombak berwarna hijau, Li Feng kemudian mengeluarkan kedua kitab tingkat dewa dan juga tombak berwarna hijau itu.
Li Feng pun membaca nama dari kedua kitab, "kitab tombak pemecah badai, kitab tendangan pelebur dosa," ucap Li Feng membaca nama kedua kitab.
"apa? tendangan pelebur dosa? apa apaan ini?" Li Feng terkejut dengan nama kitab yang satunya, dimana kitab itu adalah kitab yang menyerang dan bertahan menggunakan kaki, kitab tendangan pelebur dosa merupakan kitab pertarungan jarak dekat.
"sangat konyol," ucap Li Feng lagi sambil menggeleng kepalanya.
"baiklah, aku akan mempelajari kitab tombak pemecah badai terlebih dahulu," ucapnya lagi, lalu dia memegang tombak berwarna hijau itu dan mulai membaca kitab pemecah badai.
seharian penuh Li Feng membaca kitab pemecah badai, menjelang malam, Li Feng menutup kitab itu, lalu dia membuat api unggun sebagai penerangan.
keesokan harinya, Li Feng kembali membuka kitab pemecah badai dan membacanya, setelah 3 jam membaca, Li Feng mulai mempraktekkan jurus jurus yang ada di kitab pemecah badai itu.
kitab pemecah badai memiliki 3 jurus, yaitu jurus tombak penghancur, tusukan tombak dan tombak ilusi.
karena kitab pemecah badai adalah kitab tingkat dewa, hal itu membuat Li Feng kesulitan untuk mempraktekkan jurus pertama, namun dia tidak menyerah begitu saja, Li Feng terus mempraktekkan jurus pertama kitab pemecah badai itu.
2 bulan kemudian, Li Feng berhasil menguasai jurus tombak penghancur, lalu dia melanjutkan dengan jurus kedua, yaitu jurus tusukan tombak.
6 bulan kemudian.
Li Feng berhasil menguasai ketiga jurus yang ada dalam kitab pemecah badai itu, setiap gerakan, ayunan, tebasan dan tusukan dari ketiga jurus itu sangat sulit untuk dibaca oleh lawan.
setelah menguasai jurus jurus yang ada di kitab pemecah badai, Li Feng melanjutkan dengan berlatih kitab kedua, yaitu kitab tendangan pelebur dosa, ketika dia membaca nama kitab, sekali lagi Li Feng menggeleng kepalanya, dia merasa lucu dan konyol dengan nama kitab.
********
Tombak Pemecah Badai
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima Kasih...