
Diatas arena nomor tiga, Lan Yin, Shupeng dan Zukong yang melihat Zhu Kai tersungkur pun tidak ingin melepaskan kesempatan begitu saja, ketiganya kembali menyerang Zhu Kai yang masih belum bangun itu.
"ayo jangan buat dia kembali bangun!" ucap Zukong memberi aba aba.
"baik saudara Zukong," balas Lan Yin dan Shupeng.
ketiganya lalu menyerang Zhu Kai, sementara Zhu Kai yang baru mau bangun, tiba tiba dia melihat ketiga lawan nya menyerang pun berusaha untuk berdiri, tapi belum juga berdiri, sebuah tapak dan tinju mendarat telak di dada nya.
meski Zhu Kai berhasil menghindari serangan tulisan pedang dari Lan Yin, tapi dia tidak bisa menghindari tapak dan tinju dari Zukong dan Shupeng.
Boom Boom..
kembali terjadi ledakan disaat tapak Shupeng dan tinju Zukong berhasil mendarat di dadanya, serangan tapak dan tinju itu berhasil membuat Zhu Kai terpukul mundur hingga menabrak dinding perisa.
"jangan beri dia kesempatan!" seru Zukong lagi.
lalu sekali lagi ketiganya menyerang Zhu Kai yang baru saja berdiri, bahkan tubuhnya masih belum seimbang.
Whush.. Whush.. Whush..
ketiganya melesat kearah Zhu Kai yang masih belum seimbang, lalu kembali melepaskan serangan yang sama.
Boom Boom Slap..
kembali tapak dan tinju mengenai Zhu Kai, bahkan tusukan pedang Lan Yin berhasil mengenai paha kanan Zhu Kai.
darah segar pun terpancar keluar dari paha Zhu Kai.
"Aaarrg,"
Jerit Zhu Kai setelah mendapat serangan bertubi tubi, bahkan paha kanannya pun sudah tertusuk pedang miliki Lan Yin.
serangan ketiganya itu juga mengakhiri sikap sombong Zhu Kai, wasit yang memimpin di arena nomor tiga pun menyatakan Zhu Kai sudah kalah.
lalu setelah itu, Lan Yin, Shupeng dan Zukong kembali bertarung satu sama lain, yang tadinya ketiganya bersatu, kini mereka harus bertarung satu sama lain.
2 jam kemudian, pertarungan pertama pun selesai, yang mana setiap arena menyisakan 2 peserta yang lolos ke babak selanjutnya.
__ADS_1
"pertarungan pembukaan pada turnamen ini sudah selesai, dan pemenangnya dari arena nomor satu adalah Li Shan dari kerajaan batu, Guan Yu dari kerajaan Es,"
"arena nomor dua dimenangkan oleh Mei Shin dari sekte giok hijau, Hua Yi dari sekte bunga persik, arena nomor tiga dimenangkan oleh Lan Yin dari sekte matahari, Shupeng dari kan Wen, arena nomor empat dimenangkan oleh Fei Fei dari kerajaan angin, Feng Hung dari kerajaan air,"
"sekarang kita akan melanjutkan dengan kelompok selanjutnya," ucap Junshong menyebutkan nama nama peserta yang menang dibabak pertama yang bertarung pertama tadi.
"yang akan bertarung di arena nomor satu adalah Qian Fan dari bangsawan Qian, Bei Jing dari bangsawan Zhang, Mo Feng dari klan Mo dan Gu Fan dari klan Gu,"
satu persatu nama nama peserta dan nama nama klan dan sekte serta bangsawan disebutkan Junshong, setelah menyebutkan nama nama itu, satu persatu peserta naik ke arena yang sudah disebutkan Junshong.
Li Feng, Bei Jing, Mo Feng dan Gu Fan naik diarena nomor satu.
"seperti sebelumnya, tidak boleh membunuh! tidak boleh menggunakan racun dan tidak boleh menggunakan pil! jika ada diantara kalian yang kedapatan melakukan pelanggaran itu, maka akan di diskualifikasi dari turnamen ini," ucap Junshong kembali memberitahu aturannya.
"baiklah, bersiap! mulai!" seru Junshong memulai pertarungan mereka.
Bei Jing, Mo Feng dan Gu Fan pun bersiap untuk bertarung di arena nomor satu, sementara Li Feng hanya santai saja, Li Feng bersikap santai karena ketiga lawannya itu hanya memiliki kekuatan pejuang surgawi tahap puncak, sementara dia berada di dewa besi tahap awal, tentu sangat mudah bagi Li Feng untuk mengalahkan mereka.
Boom Boom Boom..
diarena nomor dua, tiga dan empat sudah memulai pertarungan mereka, Bei Jing, Mo Feng dan Gu Fan juga sudah bertarung satu sama lain, sementara Li Feng masih berdiri dipinggiran arena dan menonton saja.
Qian Ming, Qian Duan, Qian Lu dan semua tetua bangsawan Qian juga kebingungan melihat Li Feng yang hanya berdiam diri di pinggir arena.
"jangan biarkan dia berdiri saja! ayo hajar dia!" seru tetua bangsawan Zhang itu pada peserta arena nomor satu.
Bei Jing yang mendengar seruan tetua nya pun bergerak menyerang Li Feng, Li Feng yang melihat Bei Jing melesat ke arah nya pun tersenyum, lalu dia mengayunkan tangannya ke arah Bei Jing.
seketika muncul tapak dari energi berwarna biru dan melesat kearah Bei Jing.
Plaaak.
bunyi sebuah tamparan disaat tapak itu mengenai kepala Bei Jing dengan telak, lalu membuat Bei Jing terbang hingga menabrak dinding perisai dengan keras.
Boom...
kembali terdengar bunyi ledakan disaat tubuh Bei Jing menghantam keras dinding perisai.
__ADS_1
"apa?"
Qian Ming dan semua tetua bangsawan Qian serta Patriak bangsawan Zhang dan para tetua nya terkejut melihat Bei Jing terlempar hanya dengan lambaian tangan dari Li Feng.
bukan hanya mereka saja, Junshong yang menjadi wasit di arena nomor satu juga terkejut, seorang kultivator pejuang surgawi tahap puncak tapi diterbangkan hanya dengan lambaian tangan saja.
Disisi lain.
kaisar Song Guan juga terkejut dengan apa yang dilakukan Li Feng itu, baru kali ini dia melihat peserta turnamen memiliki kekuatan besar seperti itu.
"apa benar dia dari bangsawan Qian?" tanya kaisar Song Guan pada jendral besar, yang tidak lain adalah jendral Chanli.
"hamba juga tidak tahu yang mulia, tapi pemuda itu utusan dari bangsawan Qian," jawab jendral Chanli.
"sepertinya kekaisaran kita memiliki jenius sejati, ternyata bangsawan Qian menyimpan seorang jenius," gumam kaisar Song Guan menggeleng kepala.
Diarena pertarungan, pertarungan di arena nomor dua, tiga dan empat semakin sengit, begitu juga dengan arena nomor satu, tapi yang bertarung hanyalah Mo Feng dan Gu Fan saja, sementara Li Feng masih terlihat santai.
Bei Jing yang ditampar Li Feng pun tidak bangun lagi, dia langsung pingsan setelah mendapat tamparan dan menabrak dinding perisai dengan keras, sehingga Junshong langsung meminta pihak keamanan untuk membawa Bei Jing turun.
"apa yang kalian lakukan? cepat serang pemuda bangsawan Qian itu!" seru patriak bangsawan Zhang pada Mo Feng dan Gu Fan, dia tidak terima karena utusan nya dikalahkan dengan mudah oleh Li Feng.
Mo Feng dan Gu Fan tidak menghiraukan seruan itu, keduanya bertarung sengit satu sama lain, mereka mencari cara untuk saling mengalahkan.
2 jam kemudian, Mo Feng dari klan Mo yang memenangkan pertarungan itu, setelah menang melawan Gu Fan, Mo Feng menyatakan jika dia yang menjadi pemenang kedua di arena nomor satu, dia tidak mau melawan Li Feng untuk memperebutkan pemenang pertama.
tentu pengakuan Mo Feng itu membuat banyak orang yang tidak suka, menyerah sebelum bertarung adalah sifat pengecut, tapi banyak orang juga yang memaklumi keputusan Mo Feng itu, mereka juga sudah melihat bagaimana Li Feng mengalahkan Bei Jing.
setelah semua pemenang diumumkan, para peserta kembali ke tempat duduk mereka, karena akan dilakukan undian untuk babak kedua.
kini peserta tersisa 16 orang, jadi entah peraturan seperti apa lagi dibabak kedua nanti, hanya Junshong saja yang tahu, karena author pun masih menebak nya.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima kasih...