Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Ibukota Kekaisaran Bintang


__ADS_3

Menurut penjelasan, orang yang mempelajari jurus tapak dewa naga harus membuat sebuah beberapa gerakan seperti yang ada didalam gambar, lalu mengalirkan Qi ke telapak tangannya, maka akan keluar cahaya keemasan dari telapak tangan.


setelah cahaya keemasan muncul dan berputar putar, maka harus mendorong cahaya keemasan itu kedepan, saat mendorong, pengguna harus mengirimkan Qi dengan cukup banyak, agar kekuatan serangan dari tapak dewa naga menjadi menakutkan.


selesai melakukan gerakan yang sama dengan yang ada di gambar, Li Feng mengalirkan Qi ke telapak tangannya, dan benar saja, dari telapak tangan, muncul cahaya berwarna keemasan, cahaya itu berkumpul dan berputar putar di telapak tangan Li Feng.


Whush..


Li Feng mendorong cahaya keemasan itu kedepan, lalu dia juga mengirim Qi kedalam cahaya keemasan, cahaya keemasan kemudian membentuk sebuah tapak berwarna emas, ukuran tapak itu sama besarnya dengan tapak suci dan tapak dewa yang biasa Li Feng gunakan.


hanya saja yang membedakan adalah kekuatan dari tapak keemasan atau tapak dewa naga lebih kuat dari tapak suci maupun tapak dewa yang sering Lin gunakan, kekuatan yang ada dalam tapak dewa naga 2 kali lebih kuat dari tapak dewa.


Whush..


Li Feng mengayunkan tangannya kearah salah satu gunung terbang, lalu tapak dewa naga melesat kearah gunung terbang itu dan menghantam nya.


Boom..


ledakan besar terjadi disaat tapak dewa naga menghantam gunung terbang dan menghancurkannya.


"sangat kuat," gumam Li Feng yang merasakan kekuatan serangan tapak dewa naga.


"aku akan mencoba nya terus," gumamnya lanjut, lalu dia kembali membuat gerakan tangan dan membuat tapak dewa naga lagi.


sepanjang hari Li Feng hanya terus berlatih tapak dewa naga, dia merasa kekuatan serangan tapak dewa naga masih terlalu lemah, sehingga Li Feng terus mengulang ngulangi hingga dia merasa kekuatan serangan sudah maksimal.


setelah merasa tapak dewa naga sudah cukup, Li Feng melanjutkan dengan mempelajari tapak dewa api, lalu dia lanjutkan dengan tapak surgawi.


hari demi hari terus berlalu, Li Feng menghabiskan waktu ke waktu hanya belajar tapak dewa api dan tapak surgawi, karena kedua jurus itu berada di jurus kedua dan ketiga, hal itu membuat Li Feng sedikit kekuasaan untuk menguasainya.


terutama adalah tapak surgawi, Li Feng sangat kesulitan untuk mempelajari jurus itu, menurut Li Feng, tapak surgawi sangat sudah untuk dipelajari, tapi bukan berarti Li Feng menyerah begitu saja, dia terus mempelajari tapak surgawi tanpa henti.


6 bulan kemudian.


setelah mempelajari selama 6 bulan, akhirnya Li Feng berhasil menguasai jurus tapak dewa api dan tapak surgawi, selain berlatih, Li Feng juga menelan pil tingkat dewa tingkat tinggi, sehingga selama 6 bulan ini kekuatan Li Feng menerobos ke dewa putih tahap puncak.


sungguh suatu kemajuan yang sangat pesat, karena keasikan mempelajari kitab surgawi dan meningkatkan kekuatan, Li Feng pun lupa dengan dua bawahannya yang masih tetap setia padanya.


dia juga tidak sadar jika waktu di dimensi itu sangat lambat dari waktu dunia luar, dimana 1 hari di dimensi sama dengan 10 hari di dunia luar, yang artinya Li Feng berada di dimensi itu sudah lebih dari 5 tahun di dunia luar, yang artinya usia Li Feng juga sudah 24 tahun 7 bulan.


sebulan kemudian.

__ADS_1


Li Feng berhasil menerobos ke dewa putih tahap puncak, yang artinya 10 bulan di dunia luar, dan usia Li Feng sudah 25 tahun 5 bulan, setelah menerobos ke dewa putih tahap puncak, ketampanan Li Feng semakin meningkat.


jika ada gadis yang memandang wajah Li Feng, sudah pasti gadis itu akan meleleh dengan ketampanan Li Feng, gadis mana yang tidak tergoda dengan wajah tampan Li Feng? hanya gadis bodoh saja yang tidak tergoda.


merasa sudah waktunya keluar, Li Feng pun berhenti berlatih dan meningkatkan kekuatan,. lalu dia bersiap untuk keluar dari dimensi, Li Feng merasa kekuatan nya itu sudah cukup dia berpetualangan ke alam lain.


sebenarnya pintu goa sudah terbuka dari beberapa bulan yang lalu, semenjak dia berhasil menguasai kitab tapak surgawi, hanya saja dia terlalu keasikan, sehingga lupa daratan.


Whush..


Li Feng muncul didepan goa yang dia masuki lebih dari 6 tahun lalu, sesampainya diluar, Li Feng merasa ada perubahan yang terjadi diluar goa, padahal dia merasa baru beberapa bulan saja dia berada didalam goa.


"Dimana Jun Tong dan Xia Mo?" gumam Qin Fan membatin, lalu dia mengedarkan aura spiritual untuk melacak keberadaan kedua bawahannya itu.


Cukup lama Li Feng mengedarkan aura spiritual nya, tapi tidak kunjung dia merasakan keberadaan mereka.


"apa mereka sudah pergi?" gumamnya lanjut, lalu dia melesat ke udara dan kembali mengedarkan aura spiritual, tapi hasilnya tetap sama, dia tidak menemukan keberadaan mereka, Li Feng pun melesat kearah barat menuju ibukota.


Seminggu kemudian.


setelah melayang selama dua minggu, Li Feng menemukan sebuah kota, lalu dia mendarat dan berjalan kearah kota, tidak butuh waktu lama bagi Li Feng untuk sampai didepan gerbang, tapi sebelum itu, dia menekan kekuatan nya hingga kaisar dewa bintang 2.


Setelah bosan mengantri, akhirnya giliran Li Feng yang diperiksa, lalu dia mengeluarkan lencana klan Fu yang diberikan Fu Shin, lencana itu bahkan lencana emas, sehingga ketika penjaga gerbang yang melihat lencana emas, dengan sikap hormat dia mempersilakan Li Feng masuk kedalam kota.


"dia adalah tetua klan Fu," jawab penjaga yang memeriksa Li Feng itu dengan serius.


"ternyata dia berasal dari klan mengerikan itu, diusia yang masih sangat muda, dia sudah menjabat tetua klan, pasti dia menyamarkan kultivasi nya," balas penjaga yang bertanya.


Li Feng yang tidak tahu menahu dirinya di perbincangkan, dia terus berjalan masuk kedalam kota, tidak jauh kedalam kota, Li Feng menemukan sebuah kedai, lalu dia masuk kedalam dan mengambil tempat di pojok ruangan.


setelah duduk, dia memesan teh terbaik yang ada di kedai itu, tiba tiba matanya menangkap dua pria paruh baya yang dia cari cari, iya benar, kedua pria paruh baya itu adalah Jun Tong dan Xia Mo, rupanya keduanya sudah lebih dulu berada dikota, dan saat ini keduanya sedang menikmati teh juga.


Li Feng pun berdiri dan berjalan kearah mereka dengan senyum mengambang.


"boleh aku bergabung tuan tuan?" ucap Li Feng bercanda.


Jun Tong dan Xia Mo kemudian mendongakkan kepala mereka dan melihat siapa yang ingin duduk bersama mereka, ketika yang mereka lihat adalah pemuda tampan berambut hitam panjang menjuntai kebawah, yang tidak lain adalah tuan mereka, keduanya langsung berdiri dari kursi mereka dan berlutut didepan Li Feng.


"mohon ampun pangeran!" ucap Jun Tong dan Xia Mo berlutut.


apa yang dilakukan Jun Tong dan Xia Mo itu tentu saja menarik perhatian semua orang, semua mata tertuju pada mereka, seorang pemuda yang memakai pakaian biasa saja, tapi ada dua pria paruh baya yang berlutut didepannya dan memanggilnya pangeran.

__ADS_1


"apa yang kalian lakukan? cepat bangun!" ucap Li Feng tidak suka, sebab kedua pelayannya itu berlutut dan menyebut nya pangeran didepan banyak orang.


Jun Tong dan Xia Mo tersadar dari kebodohan mereka dan langsung berdiri, lalu dengan perasaan bersalah mempersilahkan Li Feng duduk.


"Maafkan kami pangeran! aku dan saudara Xia Mo sudah mencari pangeran selama 6 tahun ini, tapi kami tidak menemukan jejak pangeran," ucap Jun Tong setelah mereka duduk.


"5 tahun? maksud mu?" tanya Li Feng kebingungan.


"pangeran menghilang selama 6 tahun 3 bulan, aku dan saudara Xia Mo mencari pangeran di semua kekaisaran, tapi kami tidak menemukan jejak pangeran sedikit pun, lalu aku dan saudara Xia Mo memutuskan mencari pangeran dihutan itu lagi, tapi kami akan kesana besok pagi," jawab Jun Tong menjelaskan.


Li Feng semakin mengerutkan keningnya, dia semakin bingung dengan penjelasan Jun Tong, setahu dia, dia berada di dalam goa itu hanya beberapa bulan saja, tapi Jun Tong mengatakan sudah lebih dari 6 tahun.


"kenapa kamu bilang 6 tahun? padahal aku berada di dimensi itu hanya 7 bulan saja," ucap Li Feng kebingungan.


"7 bulan? pangeran menghilang sudah lebih dari 6 tahun, saudara Xia Mo saksinya," balas Jun Tong tetap dengan hitungan waktunya.


"benar pangeran, aku dan saudara Jun Tong mencari pangeran sudah lebih dari 6 tahun," timpal Xia Mo membenarkan.


"sangat aneh, padahal aku hanya berada 7 bulan, tapi kenapa Jun Tong dan Xia Mo mengatakan sudah lebih dari 6 tahun?" gumam Li Feng kebingungan.


"sebaiknya kita segera ke ibukota! aku sudah tidak sabar untuk menjelajahi alam yang lebih tinggi lagi," ucap Li Feng mengalihkan topik, dia tidak ingin membahas waktu yang membuat mereka bingung itu.


"baik pangeran," balas Jun Tong dan Xia Mo.


tidak berapa lama, pelayan tadi datang membawa teh yang dipesan Li Feng, lalu ketiganya minum teh sambil mengobrol ringan, selesai minum teh, ketiganya keluar dan pergi ke gerbang barat kota, tapi sebelum itu, Li Feng membayar pesanan nya.


sesampainya mereka di luar kota, Li Feng dan kedua bawahannya melayang di udara dan melesat kearah ibukota Kekaisaran bintang, hari demi hari terus berlalu, tak terasa seminggu sudah ketiganya melayang di udara.


tiga hari kemudian.


akhirnya mereka sampai didepan ibukota, lalu mereka mendarat dan berjalan kearah ibukota, tidak butuh waktu lama bagi ketiganya untuk sampai didepan gerbang dan ikut mengantri, setelah mendapat pemeriksaan dan membayar pajak masuk kota, Li Feng dan kedua bawahannya masuk kedalam.


tidak jauh kedalam kota, mereka menemukan sebuah penginapan, ketiganya masuk dan memesan kamar, selesai memesan dan membayar biaya inap, mereka naik ke kamar masing masing.


didalam kamar, Li Feng pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Li Feng menyerap energi spiritual menunggu pagi untuk pergi ke portal yang dimaksud Jun Tong.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih...


__ADS_2