
Keesokan harinya.
Li Feng membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, Li Feng lalu turun dari kasur dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Li Feng keluar dari kamar.
diluar kamar, pelayan yang kemarin mengantar Li Feng sudah menunggu dengan sabar.
"salam tuan muda Qian, yang mulia sudah menunggu tuan muda Qian di ruang makan," ucap pelayan menyampaikan tujuannya.
"terima kasih nona, tolong antarkan aku kesana!" balas Li Feng yang juga ramah.
"baik tuan muda," balas pelayan, lalu dia menuntun Li Feng ke ruang tamu.
tidak berselang lama, pelayan yang menuntun Li Feng itu sampai disebuah ruangan yang cukup besar, yang tidak lain adalah ruang makan, diruang makan, selain kaisar Song Guan, ada juga Shupeng, Mo Feng, Mei Shin dan seorang gadis cantik lainnya.
gadis cantik berpakaian hijau dengan bermotif Phoenix Es itu duduk dengan anggunnya didekat kaisar Song Guan, gadis cantik itu tidak lain adalah anak dari kaisar Song Guan, atau lebih dikenal dengan nama putri Li Yue, atau dengan nama lengkap Song Li Yue.
"selamat pagi tuan muda Qian," ucap kaisar Song Guan berdiri dari kursinya.
"selamat pagi saudara Qian," ucap Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin yang juga berdiri dari kursi mereka.
"selamat pagi yang mulia, selamat pagi saudara Shupeng, saudara Mo Feng, saudari Mei Shin," balas Li Feng ramah.
"perkenalkan tuan muda, ini adalah putriku satu satunya, namanya adalah Li Yue," balas kaisar Song Guan memperkenalkan Li Yue.
"salam tuan putri," ucap Li Feng menangkupkan tangannya dengan hormat.
"salam tuan muda, aku Li Yue," balas Li Yue yang juga berdiri dan mengangkat tangannya hingga sejajar dengan dada dengan hormat.
********
Li Yue
******
"silahkan duduk tuan muda!" ucap kaisar mempersilahkan Li Feng duduk.
"baik yang mulia," balas Li Feng, lalu dia duduk diantara Shupeng dan Mo Feng.
******
Li Feng
*******
Setelah duduk, keenam orang berbeda usia dan jenis kelamin itu memulai sarapan pagi mereka dengan tenang tanpa ada yang membuka suara, karena itu adalah tradisi kaisar Song Guan, dia tidak ingin mengobrol disaat sedang menikmati makanan.
Tidak berselang lama, mereka selesai sarapan pagi yang tenang itu.
__ADS_1
"bagaimana tuan muda? apa tuan muda sudah siap pergi ke kolam spiritual?" tanya kaisar Song Guan membuka obrolan.
"aku sudah siap yang mulia," jawab Li Feng.
"bagaimana dengan kalian?" tanya kaisar Song Guan mengitari pandangannya pada ketiga lainnya.
"kami juga sudah siap yang mulia," jawab ketika serempak.
"baiklah, kita berangkat sekarang," ucap kaisar Song Guan, lalu dia berdiri dari kursi dan diikuti Li Feng dan yang lainnya, sementara Li Yue kembali ke kamarnya dengan perasaan yang tidak menentu setelah bertemu dengan Li Feng.
kaisar Song Guan membawa Li Feng, Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin disebuah ruangan bawah tanah, lalu dia mengeluarkan sebuah token yang merupakan kunci dari pintu yang entah pintu itu akan membawa mereka kemana.
"mari tuan muda!" ajak kaisar Song Guan setelah pintu itu terbuka.
"baik yang mulia," balas Li Feng, lalu mereka masuk kedalam pintu itu.
setelah masuk kedalam pintu itu, perlahan mereka dibawa ketempat yang tidak mereka ketahui.
"apa ini lorong dimensi ruang dan waktu?" gumam Li Feng yang melihat dirinya dibawa oleh suatu kekuatan tanpa bisa dia lawan.
setelah 3 berada didalam lorong dimensi ruang dan waktu, Li Feng dan yang lainnya akhirnya melihat sebuah cahaya diujung lorong, beberapa saat kemudian.
Whush.. Whush.. Whush...
satu persatu mereka keluar dari lorong dimensi ruang dan waktu itu, mereka muncul disebuah kawasan hutan yang energi spiritual nya sangat pekat, kepekatan energi spiritual itu lebih tebal dari luar.
"energi spiritual ini sangat menenangkan," gumam Li Feng takjub.
"baik yang mulia," jawab Li Feng, lalu dia dan ketiga lainnya mengikuti kaisar Song Guan.
beberapa saat kemudian, mereka sampai disebuah kolam berwarna biru dengan ukuran 50x50 meter, entah berapa dalam kolam itu, kolam itu mengeluarkan aura spiritual yang tebal.
"bahkan masih berada ditepi kolam saja aura spiritual sudah sekuat ini, bagaimana jika berada didalamnya?" gumam Li Feng yang merasakan aura spiritual dari kolam spiritual berwarna biru itu.
"silahkan kalian menyerap energi kolam spiritual itu! 6 bulan lagi aku akan kembali menjemput kalian," ucap kaisar Song Guan setelah mereka sampai.
"baik yang mulia," jawab Li Feng dan keempat lainnya.
setelah itu, kaisar Song Guan kembali keluar, sementara Li Feng dan ketiga lainnya perlahan masuk kedalam kolam dengan pakaian begitu saja, tidak ada yang berani membuka pakaian, itu semua karena ada Mei Shin disitu.
setelah mereka masuk kedalam kolam dan air mencapai lutut, keempatnya duduk mengambil sikap lotus dan mulai menyerap energi spiritual yang terkandung didalam kolam itu.
******
Waktu terus berlalu.
tak terasa 3 bulan sudah terlewati semenjak Li Feng, Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin masuk kedalam kolam spiritual.
selama 3 bulan itu juga keempatnya hanya menutup mata dan menyerap energi spiritual yang berasal dari dalam kolam itu.
racun yang terdapat dari dalam tubuh keempatnya sudah hampir bersih karena manfaat kolam spiritual, selain racun yang hampir bersih, pondasi kultivasi mereka juga sangat kokoh, sehingga meski mereka menembus ke 1 ranah sekalipun tidak akan mempengaruhi pondasi kultivasi.
__ADS_1
selain itu, titik meridian kecil yang sulit dijangkau dan dibuka juga sudah terbuka, hal itu membuat mereka akan semakin cepat menyerap energi spiritual untuk meningkatkan kekuatan.
3 Bulan kemudian.
racun yang terdapat didalam tubuh keempatnya semua sudah bersih, pondasi kultivasi mereka juga semakin kokoh dan kuat, mereka mampu menembus 2 ranah tanpa khawatir pondasi kultivasi akan goyah.
selain itu, semua titik meridian juga sudah terbuka habis, hal itu membuat mereka dapat menyerap energi spiritual untuk meningkatkan kekuatan lebih cepat lagi.
menjelang sore, Li Feng membuka mata dan menghentikan kultivasi nya menyerap energi spiritual dikolam itu, lalu dia juga membangunkan ketiga lainnya.
"sekarang pondasi kultivasi kita semua sudah sangat kokoh, aku juga merasakan kekuatan ku lebih kuat dari sebelumnya, padahal tidak mengalami peningkatan kekuatan, titik titik meridian yang ada didalam tubuhku juga sudah terbuka semua, akan sangat baik jika aku tingkatkan kekuatan ku lagi, aku tidak ingin mengambil resiko di turnamen nanti," gumam Li Feng yang merasakan perubahan besar yang dia alami.
Li Feng kemudian mengitari pandangan nya pada ketiga lainnya dan berkata.
"tingkatkan kekuatan kalian! aku tidak ingin kekaisaran Song dipermalukan lagi," ucap Li Feng, lalu dia memberikan ketiganya masing masing 5 butir pil tingkat dewa yang dia dapatkan dari cincin penyimpanan Mu Tian.
"ini?" ucap Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin tidak dapat meneruskan kata kata mereka.
"telan dan seraplah! besok kita sudah akan keluar dari sini," ucap Li Feng tersenyum.
"terima kasih saudara Qian," ucap ketiganya bersemangat.
meskipun mereka tidak tahu tingkat pil yang diberikan Li Feng itu, tapi dapat mereka rasakan kekuatan besar dari dalam pil pil itu.
keempatnya lalu duduk ditepi kolam dan kembali mengambil sikap lotus, kemudian mereka menelan pil dan menyerapnya.
Keesokan paginya.
Li Feng dan ketiga lainnya mengalami peningkatan besar besaran, Li Feng menembus dewa perunggu tahap awal dari dewa besi tahap awal, Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin menembus dewa besi tahap menengah dari pejuang surgawi tahap puncak.
peningkatan kekuatan besar besaran itu membuat Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin sangat senang, ketiganya tidak menyangka akan mampu menembus 2 ranah hanya dalam satu malam saja.
"saudara Qian, pil tingkat apa yang saudara berikan pada kami itu? kenapa satu butir pil dapat meningkatkan kekuatan kami satu tahap?" tanya Mo Feng dengan perasaan yang sangat senang.
"itu adalah pil tingkat dewa pemberian guruku saudara Mo Feng, selamat untuk kalian bertiga, kini kekuatan kalian sudah menembus dewa besi tahap menengah, dengan kekuatan itu, aku harap kekaisaran Song bisa menembus 10 besar," balas Li Feng memberi selamat dan juga harapan nya.
"ini semua berkat pil yang saudara Qian berikan pada kami, sekali lagi kami ucapkan terima kasih saudara Qian," jawab Shupeng menangkupkan tangannya dengan hormat.
"sebaiknya kita bersiap siap untuk keluar, sebentar lagi yang mulia akan kesini, tapi sebelum itu, tekan kekuatan kalian hingga ke pejuang surgawi seperti sebelumnya!" balas Li Feng yang tidak ingin terus dipuji.
"baik saudara Qian," balas ketiganya, lalu mereka masing masing menyebar dan mengganti pakaian.
beberapa saat kemudian, satu persatu kembali ke tepi kolam dan menunggu kaisar Song Guan menjemput mereka untuk keluar.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih....
__ADS_1