Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Menemukan Sebuah Portal


__ADS_3

2 jam setelah kepergian Li Feng.


Whush.. Whush.. Whush..


51 pria sepuh muncul di bekas sekte lotus api, yang mana ke 51 pria sepuh itu adalah Patriak dan 50 tetua terdahulu, merekalah pendiri sekte lotus api.


"Siapa yang menghancurkan sekte ku?" seru salah satu pria sepuh dengan kemarahan yang tidak dapat dibendung, yang mana pria sepuh itu adalah Patriak terdahulu.


"Cepat ikuti aura yang baru pergi itu! pasti dia tahu siapa yang menghancurkan sekte," perintah Patriak terdahulu, dia merasakan aura Li Feng yang belum lama meninggalkan sekte.


"Baik Patriak," jawab ke 50 pria sepuh lainnya, lalu bergerak menyusul Li Feng dengan kecepatan tinggi.


******


30 menit didepan.


Li Feng yang tidak tahu menahu kemunculan Patriak dan ke 50 tetua terdahulu sekte lotus api, dengan tenang dan santai, dia terus melayang mencari kota terdekat.


Satu jam kemudian.


Li Feng tiba disebuah lembah yang sangat besar, lembah itu penuh dengan tebing yang curam, sehingga membuat lembah sangat angker untuk lihat.


Perlahan Li Feng mendekati lembah dan ingin memeriksa seluruh isi lembah, dia merasa ada sesuatu di lembah itu, hanya saja Li Feng tidak tahu apa itu.


Saat sedang memeriksa setiap sudut lembah, Li Feng merasakan 50 aura kuat mendekatinya, lantas dia berhenti dan menunggu siapa saja pemilik aura kuat itu, tidak beberapa lama.


Whush.. Whush.. Whush..


Satu persatu ke 50 tetua terdahulu muncul tidak jauh dari Li Feng, lalu menatap tajam Li Feng, tidak lupa mereka juga mengukur kekuatan Li Feng, dan dapat mereka lihat kekuatan Li Feng hanya berada di tingkat abadi bintang 9 tahap awal.


"Siapa yang menghancurkan sekte lotus api? kamu pasti tahu bukan?" ucap salah satu pria sepuh, yang tidak lain adalah tetua agung terdahulu.


Li Feng tersenyum, dia sudah menduga ke 50 pria sepuh itu ada hubungannya dengan sekte lotus api, dengan tenang, Li Feng balik bertanya.


"Jika aku tebak, kalian ada tetua terdahulu sekte lotus api, benar bukan?" tanya Li Feng tenang.


"Benar anak muda, kami tetua terdahulu, apa kamu tahu siapa yang memusnahkan sekte lotus api?" jawab dan tanya pria sepuh lainnya, yang tidak lain adalah tetua pertama.


"Benar pak tua, aku tahu siapa yang menghancurkan sekte lotus api, aku sendiri melihatnya dengan mata kepala," jawab Li Feng menganggukkan kepala.


"Siapa? siapa yang menghancurkan sekte mu?" tiba tiba sebuah suara dibelakang ke 50 tetua terdahulu bertanya, yang tidak lain adalah Patriak sekte terdahulu.


"Aku tidak sedang berbicara dengan mu pak tua," ucap Li Feng kesal, karena tiba tiba suara lain yang bertanya.


"Cepat katakan siapa yang menghancurkan sekte ku anak muda! atau aku hancurkan tulang tulang mu, hah?" bentak Patriak terdahulu, dia merasa dongkol karena Li Feng tidak memandangnya sama sekali.

__ADS_1


"kalau aku tebak, kamu pasti Patriak terdahulu pak tua, apa aku benar?" bukannya menjawab, Li Feng justru balik bertanya.


"Tidak usah bertele tele anak muda! cepat katakan siapa yang menghancurkan sekte ku?" ucap Patriak terdahulu menatap tajam Li Feng.


"Baiklah, baiklah, baiklah, tidak usah emosi seperti itu pak tua!" ucap Li Feng tersenyum, lalu dia mengayunkan tangan dan membuka gerbang dunia jiwa.


Whush.. Whush.. Whush..


Jing Jie, Jing Chen, ke 14 tetua, jendral Ze dan ke 100 murid elite klan Jing keluar dari dunia jiwa.


"Pangeran," ucap mereka memberi hormat.


"Bangunlah!" ucap Li Feng lembut.


Jing Jie dan lainnya bangkit dan mengitari pandangan mereka pada Patriak dan terus terdahulu sekte lotus api.


"Kalian ingin tahu siapa yang menghancurkan sekte lotus api bukan? merekalah yang melakukannya," ucap Li Feng tersenyum.


Saat melihat Jing Jie dan lainnya, wajah Patriak sekte dan tetua terdahulu jadi jelek, mereka tahu siapa Jing Jie dan lainnya itu, yang mereka tidak tahu hanya jendral Ze saja.


"Klan Jing trah pertama," ucap Patriak sekte terdahulu dengan wajah jelek.


"Kenapa pak tua? kenapa wajah mu jadi jelek seperti itu? bukannya sedari tadi kamu memaksaku memberitahu siapa yang memusnahkan sekte lotus api? kenapa sekarang wajah mu jadi jelek seperti itu?" ucap Li Feng tersenyum mengejek.


Patriak sekte terdahulu tetap tidak berkata apa apa, jika bertarung, sudah tentu mereka kalah, tidak bertarung, sekte lotus api musnah ditangan mereka, melihat kebimbangan Patriak mereka, tetua agung coba bertanya.


"Bagaimana menurut tetua agung? berapa besar kemungkinan kita menang?" tanya balik Patriak sekte yang juga ragu.


Tetua agung menggeleng kepala dan menjawab.


"Tidak ada kemungkinan Patriak, sudah pasti kita kalah jika bertarung," jawab tetua agung menggeleng kepala.


"Kita tidak punya pilihan," ucap lemah Patriak sekte.


Disisi sebrang.


Li Feng sudah kesal karena tidak juga ada jawaban dari Patriak sekte terdahulu.


"Kalian pergi dari sini atau aku buat kalian menjadi kabur darah juga?" ucap Li Feng mengancam.


Tetap tidak ada jawaban, Li Feng kembali berkata.


"Aku hitung sampai tiga, jika kalian tetap berada disini, aku pastikan kalian semua akan mati," ucap lanjut Li Feng.


"Satu," Li Feng mulai menghitung.

__ADS_1


"Dua," hitungan kedua.


Whush.. Whush.. Whush..


Pada hitungan kedua, Patriak dan para tetua terdahulu melesat dengan kecepatan tinggi dan meninggalkan lembah, hal itu membuat Li Feng tidak dapat menahan tawa, dia tertawa hingga terpingkal pingkal dengan memegang perutnya.


"Dasar penakut," ucap Li Feng yang masih tetap tertawa, dia merasa lucu dengan kecepatan terbang yang dilakukan Patriak dan para tetua terdahulu itu.


Ditempat lain.


Setelah meninggalkan Li Feng dan lainnya, Patriak sekte lotus api terdahulu memikirkan cara untuk membalaskan dendam nya.


"Apa kita diam saja Patriak?" tanya tetua agung serius.


"Kita kembali ke alam para binatang, kita laporkan pada kaisar Jing Hao kalau Jing Jie dan orang orangnya ada disini, aku yakin kaisar Jing Hao akan mengejar mereka kesini," jawab Patriak sekte terdahulu.


Setelah meninggalkan sekte lotus api, Patriak sekte terdahulu dan para tetua nya berpetualangan kemana mana, terkahir kali mereka berasa di alam para binatang, dan mereka juga tahu perselisihan antara Jing Jie dan Jing Hao.


"Benar patriak, kita harus membuat kaisar Jing Hao mau membantu kita untuk membalaskan dendam ini," timpal tetua pertama dengan niat membunuh yang sangat kuat.


"Baiklah, ayo kita kembali ke alam para binatang," ucap Patriak sekte mengangguk, lalu mereka melesat ke portal yang menuju alam para binatang, dimana portal itu berada tidak jauh dari sekte lotus api, hanya saja mereka menutupinya dengan ilusi dan segel tingkat tinggi, sehingga tidak ada yang tahu keberadaan portal itu.


Di lembah.


Li Feng kembali memasukkan Jing Jie dan lainnya ke dunia jiwa, lalu dia bergerak mencari keanehan yang dia rasakan, Li Feng melepaskan aura spiritual untuk mencari tahu.


Setiap dinding tebing yang curam itu Li Feng periksa semua, tidak ada yang luput dari perhatian nya, setelah hampir semua dinding dan bukit kecil diperiksa, tidak juga ada yang dia temukan.


Li Feng kemudian terus mencari keanehan yang dirasa, menjelang sore, Li Feng menemukan apa yang dicari, ialah sebuah lubang kecil yang hanya berukuran satu orang di sebuah tebing.


Perlahan Li Feng mendekati lubang itu, lalu mengintip sebentar, melihat tidak ada apa apa, Li Feng memberanikan diri masuk kedalam lubang kecil.


Saat masuk kedalam, Li Feng berada disebuah ruangan yang memiliki 4 pilar besar, lalu ditengah tengah 4 pilar itu ada sebuah portal.


"Portal?" gumam Li Feng sedikit tercengang.


"Tapi kenapa ada portal disini? dan kemana portal ini terhubung?" gumam lanjut Li Feng.


"Sebaiknya aku periksa, semoga portal ini masih bisa digunakan," gumamnya lagi.


Li Feng kemudian berkeliling sebentar, tapi dia tidak menemukan apa apa, Li Feng kemudian kembali dan berdiri didepan portal.


********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


__ADS_2