Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Cinta Pada Pandangan Pertama


__ADS_3

"Bagus, jika kalian berani membantah perintah panglima Long, sama halnya dengan mengabaikan titah ku," ucap Lee Donghae menekan kata katanya.


"Kami tidak berani yang mulia," jawab cepat kelima jendral besar berlutut.


Lee Donghae menganggukkan kepala, lalu dia tersenyum dan menoleh pada Jiang Long, kemudian berkata.


"Panglima Long, strategi apa yang bagus untuk menahan pasukan iblis?" tanya Lee Donghae.


"Ampun yang mulia, hamba belum bisa menjawabnya, hamba ingin melihat lebih dulu peta kekuatan dan juga peta alam langit, karena membuat strategi harus menguasai tempat itu," Jiang Long berlutut lalu menjawab.


"Jendral Jiu Kang," ucap Lee Donghae memanggil.


"Hamba yang mulia," jawab Jiu Kang yang paham dengan maksud Lee Donghae, Jiu Kang kemudian memberikan satu peta pada Jiang Long.


"Berapa banyak jumlah pasukan iblis? dan ada berapa banyak jumlah pasukan kita?" Jiang Long yang menerima peta, langsung bertanya peta kekuatan keduanya.


"Pasukan iblis memiliki jumlah lima ratus dua ribu pasukan, dua ratus ribu memiliki kekuatan tingkat abadi bintang 1, seratus lima puluh ribu memiliki kekuatan tingkat abadi 2, seratus ribu memiliki kekuatan tingkat abadi bintang 3,"


"Empat puluh ribu lima ratus memiliki kekuatan tingkat abadi bintang 4, sepuluh ribu komandan memiliki kekuatan tingkat abadi bintang 5, seribu jendral bawahan memiliki kekuatan tingkat abadi bintang 6, ,"


"Serta lima jendral besar yang berkekuatan tingkat abadi bintang 7, saat melakukan penyerangan, mereka membagi pasukan menjadi 3 kelompok, lalu menyerang di tiga tempat secara bersamaan," jawab Jiu Kang menjelaskan panjang kali lebar mengenai kekuatan pasukan iblis.


Jiang Long hampir muntah darah dengan kekuatan pasukan iblis, dia tidak menyangka jika kekuatan pasukan iblis sekuat itu, tapi sebagai panglima perang dan sudah sering melakukan pertempuran, Jiang Long memiliki banyak cara untuk memenangkan pertempuran.


"Lalu bagaimana dengan pasukan kita?" tanya Jiang Long lagi.


"Saat ini kita memiliki 800 ribu pasukan, tapi tiga ratus ribu pasukan belum layak untuk bertempur, tiga ratus ribu pasukan itu hanya memiliki kekuatan dewa giok," jawab Jiu Kang menjelaskan jumlah pasukan mereka.


"Berarti yang bisa ikut bertempur lima ratus ribu pasukan? jelaskan kekuatan mereka!" ucap Jiang Long.


"Baik panglima," jawab Jiu Kang, lalu menjelaskan kekuatan pasukan.


"Seratus tujuh puluh lima ribu berkekuatan tingkat abadi bintang 1, seratus dua puluh lima ribu berkekuatan tingkat abadi bintang 2, seratus ribu berkekuatan tingkat abadi bintang 3, tujuh puluh lima ribu berkekuatan tingkat abadi bintang 4,"


"Dua puluh lima ribu berkekuatan tingkat abadi bintang 5, termasuk komandan dan jendral bawahan didalamnya, dan ada sepuluh ribu kultivator bebas yang dibayar, kekuatan mereka tingkat abadi bintang 6," jawab Jiu Kang menjelaskan kekuatan pasukan mereka.


Jiang Long tidak langsung membuka suara, dia menghitung jumlah pasukan iblis jika dibagi menjadi tiga kelompok, maka setiap kelompok memiliki pasukan seratus enam puluh empat ribu.


Artinya, setiap kelompok terdiri dari enam puluh enam ribu enam ratus berkekuatan tingkat abadi bintang 1.


lima puluh ribu berkekuatan tingkat abadi bintang 2.


tiga puluh enam ribu lima ratus berkekuatan tingkat abadi bintang 3.


Tiga belas ribu tiga ratus tiga puluh tiga berkekuatan tingkat abadi bintang 4.


tiga ribu tiga ratus tiga puluh tiga berkekuatan tingkat abadi bintang 5.


enam ratus enam puluh tiga berkekuatan tingkat abadi bintang 6.


"Kumpulkan pasukan yang berkekuatan tingkat abadi bintang 3 keatas, saat pasukan iblis menyerang kota kota yang lain, kita manfaatkan kekuatan mereka yang terpecah, lalu kita serang salah satu dari mereka," ucap Jiang Long menjelaskan strategi yang dibuatnya.


"Baik panglima," jawab patuh jendral Jiu Kang, lalu keluar dari aula pertemuan, bersama dengan 4 jendral lainnya.


"Panglima Long, kenapa hanya melibatkan pasukan berkekuatan tinggi abadi bintang 3, kenapa bintang 1 dan 2 tidak di ikut sertakan?" Lee Donghae penasaran dengan pasukan yang akan dibawa.


Dengan tenang Jiang Long menjawab.


"Pasukan berkekuatan tingkat abadi bintang 1 dan 2 hanya akan menjadi korban di Medan pertempuran, yang mulia, dengan kekuatan yang lemah seperti itu, hanya menjadi daging cincang,"

__ADS_1


"Dan juga, pergerakan akan lambat jika mereka juga di ikut sertakan, aku tidak ingin menjadi panglima yang mengorbankan banyak pasukan di medan tempur, dengan kekuatan tingkat abadi bintang 3 keatas, kita dapat memenangkan pertempuran dengan sedikit korban dari pihak kita," jawab Jiang Long menjelaskan alasannya.


"Hemm.. lakukan yang terbaik menurut mu panglima! aku percayakan nasib pasukan yang kamu pimpin!" ucap Lee Donghae mengangguk paham.


Satu jam kemudian.


Jiu Kang kembali dan melaporkan jika semua pasukan sudah siap untuk bergerak, Jiang Long dan para penguasa seluruh alam berpamitan pada Lee Donghae, selesai berpamitan, satu persatu mereka keluar dari aula pertemuan.


Karena jarak yang sangat jauh, dan membutuhkan waktu lebih dari 5 bulan untuk dapat tiba di wilayah timur, Jiang Long ingin membawa pasukan lebih dulu, Jiang Long berpikir sebaiknya berada di medan tempur, agar dia dapat mengetahui pergerakan pasukan iblis dengan pasti.


*******


Waktu terus berlalu.


Di Alam Gerbang 10 Naga.


Tak terasa dua bulan sudah Li Feng dan kelompoknya melakukan perjalanan ke wilayah tengah, saat ini Li Feng dan kelompoknya sudah tiba di wilayah tengah, dan sedang menyantap makanan disebuah restoran mewah.


"Bagaimana dengan yang lain? apa mereka sudah dekat?" Li Feng menanyakan Jiang Fu dan lainnya yang masih dalam perjalanan.


"Saat ini tetua Fu dan lainnya sudah dekat dengan kota, tuan muda, besok pagi mereka akan tiba disini," jawab Jiang Zhi, dia sudah mendapat pesan dari Jiang Fu jika Jiang Fu dan lainnya hanya berjarak satu hari dari kota.


"Jika mereka sudah tiba, katakan pada mereka jika kita berada di penginapan!" ucap Li Feng yang terus memakan pesanan nya.


"Baik tuan muda," jawab Jiang Zhi.


Selesai makan, Li Feng dan kelompoknya membayar dan keluar dari penginapan, ketika tiba didepan restoran, seorang gadis cantik mengenakan mahkota di kepalanya turun dari kereta kuda.


Sejenak Li Feng tidak bergeming dari tempatnya, dia terpesona dan terpaku pada gadis cantik itu, dengan menggunakan jubah putih bermotif bunga, ditambah lagi dengan rambut hitam panjang, menambah kecantikan gadis itu.


"Silahkan tuan putri!" seorang jendral mempersilahkan gadis cantik untuk masuk kedalam restoran.


"Tuan muda," Jiang Zhi memanggil.


Sementara semua orang berlutut memberi hormat pada si gadis, Li Feng tetap berdiri dan menatap lembut si gadis, yang tidak lain adalah putri kekaisaran naga, yang mana anak dari kaisar Azure.


Li Feng segera tersadar dan bergeser kesamping, sementara jendral menatap tajam Li Feng yang tidak berlutut.


"Berlutut!" bentak jendral menatap tajam Li Feng.


Li Feng tidak menghiraukan bentakan sang jendral, dia masih tetap menatap putri dengan senyum menyungging, siapa saja yang melihat senyuman Li Feng, senyuman itu mampu melelehkan hati setiap gadis.


"Kamu tidak dengar hah? berlutut!" sang jendral kembali membentak, sedari tadi Li Feng tidak menghiraukannya.


"Maaf tuan, aku hanya boleh berlutut didepan orang tua dan juga guru, hanya mereka yang berhak mendapat penghormatan khusus dari ku," jawab Li Feng tenang.


"Bajingan, apa kamu tidak tahu siapa yang ada dihadapan mu?" jendral semakin geram dibuat Li Feng.


"Tenanglah jendral!" tuan putri berkata lembut, suaranya yang ayu, membuat Li Feng semakin menyukainya.


"Kita pergi tetua Zhi!" ucap Li Feng setelah puas menatap wajah tuan putri.


"Baik tuan muda," jawab Jiang Zhi, lalu dia dan lainnya bangkit dan pergi meninggalkan tuan putri dan jendral yang sangat kesal.


"Awas saja kamu," gerutu jendral kesal.


"Sudahlah jendral Mao! jangan rusak suasana hatiku!" ucap tuan putri.


"Ampun tuan putri!" balas jendral Mao berlutut.

__ADS_1


"Sudahlah, ayo kita masuk, aku sudah lapar," ucap tuan putri, lalu masuk kedalam restoran.


Disisi lain.


Setelah meninggalkan tuan putri, Li Feng masih membayangi wajah tuan putri, tampak dia tersenyum sendiri sepanjang jalan, Jiang Zhi dan lainnya paham dengan apa yang dirasakan tuan muda mereka itu.


"Terus Zhi, sepertinya aku menyukai gadis tadi," tanpa sadar, Li Feng mengutarakan isi hatinya.


"Pemuda mana pun akan meleleh hatinya jika memandang tuan putri," ucap Jiang Zhi tersenyum.


"Tuan putri?" Li Feng terkejut.


"Benar tuan muda, gadis itu adalah tuan putri, putri kekaisaran naga," jawab Jiang Zhi mengangguk.


"Tidak heran dia begitu cantik, aku menyukainya," balas Li Feng terkagum kagum dengan kecantikan tuan putri.


"Siapa namanya?" tanya Li Feng.


"Tuan putri bernama Yu Mei, tuan muda," jawab Jiang Zhi memberitahu nama tuan putri.


"Yu Mei, nama yang indah," puji Li Feng.


"Baiklah, ayo kita cari penginapan!" ucap lanjut Li Feng.


Beberapa saat kemudian, mereka menemukan sebuah penginapan, lalu kedelapan nya masuk dan memesan delapan kamar, selesai memesan dan membayar biaya inap, Li Feng dan kelompoknya naik ke kamar mereka masing masing.


Didalam kamar, Li Feng lebih dulu membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, kemudian dia duduk diatas kasur dan membayangkan wajah cantik Yu Mei yang sangat menggoda itu.


"Apa ini yang disebut cinta pada pandangan pertama?" gumam Li Feng membatin.


"Entahlah, sebaiknya aku tingkatkan lagi kekuatan ku, aku harus mencari guru di alam langit," gumam lanjut Li Feng, lalu dia membuka gerbang dunia jiwa dan masuk kedalam.


Whush..


Li Feng muncul didepan istana Ming, lalu dia pergi ke ruang kultivasi, sesampainya disana, Li Feng memeriksa pil yang ada didalam cincin penyimpanan.


"Pil yang aku miliki tidak banyak lagi," gumam Li Feng yang menghitung jumlah pil nya, dimana saat ini dia hanya memiliki 10 butir pil tingkat dewa tingkat tinggi.


"Baiklah, aku habiskan saja pil pil ini," gumamnya lagi.


Li Feng kemudian mengambil sikap lotus dan menelan 2 butir pil lebih dulu, sepanjang hari dia terus menelan dan menyerap ke 10 butir pil yang dia miliki.


2 hari kemudian.


Setelah menghabiskan 10 butir pil dan menyerapnya, kekuatan Li Feng meningkat pesat, yang mana awalnya dia memiliki kekuatan dewa hitam tahap puncak, kini meningkat ke tingkat abadi bintang 2 tahap puncak.


Setelah menstabilkan pondasi kultivasi, Li Feng membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, dapat dia rasakan kekuatan besar meluap luap dari dalam tubuhnya.


"Apa ini kekuatan tingkat alam? sangat dahsyat," gumam Li Feng takjub.


Li Feng kemudian menepuk nepuk pakaian nya, lalu keluar ruang kultivasi dan pergi ke kerajaan Jun, dia ingin melihat kekuatan pasukannya selama beberapa tahun di dunia jiwa, atau beberapa bulan di dunia luar.


********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih....

__ADS_1


__ADS_2