
"maafkan aku jendral besar! tapi bagi aku, saudara Dazhuang dan saudara Suyang masih menganggap jendral besar tetaplah jendral kami," balas Jun Tong yang tetap menganggap Long Bai sebagai jendral besar.
Long Bai adalah seorang jendral besar semasa hidupnya, dimana dia adalah salah satu jendral yang berada di alam nirwana, tapi karena peperangan itu, dia mengorbankan diri dan menjadi roh yang menjadi roh pedang naga emas.
Long Bai mengorbankan diri karena dia berpikir jika menjadi roh pedang naga emas, maka dia akan dapat meningkatkan kekuatan pedang naga emas, sehingga Mu Tian dapat mengalahkan musuhnya pada saat itu.
tapi siapa sangka apa yang dipikirkan Long Bai itu salah, karena meskipun dia mengorbankan diri dan menjadi roh pedang naga emas, Mu Tian tetap tidak dapat memenangkan pernah itu, justru Mu Tian mengalami luka serius dan mengakhiri hidupnya.
sementara itu, Jun Tong adalah salah satu jendral bawahan Long Bai, selain Jun Tong, ada juga Dazhuang dan Suyang yang berada dibawah perintah Long Bai, ketiga jendral bawahan itu sangat setia pada Long Bai.
mendengar nama Dazhuang, Long Bai langsung bertanya keberadaan nya.
"Dimana Dazhuang dan Suyang? apa mereka juga berhasil melarikan diri?" tanya Long Bai penuh harap.
"benar jendral besar, saudara Dazhuang dan saudara Suyang juga dapat lolos dan melarikan diri, saat ini saudara Dazhuang berada di benua atas awan, sementara saudara Suyang berada dibenua matahari, kami bertiga sudah bertemu beberapa kali," jawab Jun Tong menjawab dengan jujur.
Long Bai menganggukkan kepalanya, dia merasa senang karena ketiga jendral bawahan yang sangat setia itu masih bisa lolos dari penyerangan itu.
"baguslah jika kalian bertiga dapat lolos dari perang itu," balas Long Bai senang.
"maafkan aku jendral besar, aku pernah dengar jika jendral besar Chiu Wei dan jendral besar Xiao Ho juga lolos dan berhasil melarikan diri, saat ini mereka berada di benua api, tapi aku belum pernah bertemu dengan mereka," balas Jun Tong menceritakan keberadaan dua jendral besar lainnya.
"kamu serius Jun Tong?" tanya Long Bai.
"aku serius jendral besar, informasi itu disampaikan saudara Dazhuang ketika kami bertemu dibenua atas awas," jawab jujur Jun Tong.
"maaf jendral besar, pemuda itu mengatakan jika dia adalah tuan dari jendral, apa itu benar?" ucap lanjut Jun Tong menanyakan tentang Li Feng.
Long Bai menganggukkan kepala dan menjawab.
"benar Jun Tong, tuan Li adalah tuan ku yang baru, penerus yang mulia kaisar Mu Tian, semua jurus dan warisan yang mulia kaisar ada sudah berada ditangan tuan Li," jawab Long Bai menganggukkan kepala.
mendengar jawaban Long Bai, Jun Tong sekali lagi berlutut didepan Li Feng.
"Jun Tong memberi hormat kepada yang mulia pangeran," ucap Jun Tong berlutut.
"Long Bai, apa maksudnya ini?" tanya Li Feng kebingungan.
"dia adalah orang yang sangat setia dan loyal pada yang mulia Mu Tian, saat ini tuan adalah penerus tuan Mu Tian, maka secara tidak langsung, tuan jugalah yang menjadi penerus kekaisaran dibenua teratai putih yang ada di alam Nirvana," jawab Long Bai menjelaskan kenapa Jun Tong berlutut.
Li Feng menganggukkan kepala sebagai tanda paham dengan penjelasan Long Bai, dia juga merasa senang karena memiliki bawahan yang sangat kuat, dengan kekuatan raja dewa bintang 5, tentu Jun Tong sangat membantu Li Feng nanti.
"bangunlah Jun Tong! hormat mu aku terima," ucap Li Feng ramah.
"terima kasih pangeran," balas Jun Tong, lalu dia berdiri kembali.
"Jun Tong, perlakukan tuan Li sebagaimana kamu memperlakukan yang mulia kaisar! bantulah tuan Li untuk merebut kembali kekaisaran benua teratai putih!" ucap Long Bai meminta.
"baik jendral besar, mulai saat ini, aku Jun Tong, bersumpah untuk selalu setia pada pangeran Li," jawab Jun Tong serius.
__ADS_1
"baiklah, aku kembali dulu," balas Long Bai, lalu dia kembali kedalam pedang naga emas.
"pangeran? silahkan pangeran duduk disana!" ucap Jun Tong meminta Li Feng untuk duduk di singgasana.
"tidak perlu Jun Tong, bisa kamu ceritakan kenapa aku tidak bisa melihat kekuatan mu? apa kekuatan mu sama dengan kekuatan yang dimiliki Long Bai?" balas Li Feng bertanya.
"tidak pangeran, kekuatan hamba berada satu ranah dibawah jendral besar," jawab Jun Tong.
"satu ranah dibawah Long Bai? artinya kamu memiliki kekuatan raja dewa?" tebak Li Feng.
"benar pangeran, hamba memiliki kekuatan raja dewa bintang 5," jawab jujur Jun Tong.
"tidak heran jika aku tidak bisa melihat kekuatan mu, tapi bagaimana bisa kekuatan mu tidak tersegel? bukankah dunia awan biru ini memiliki segel yang dapat menyegel kekuatan yang berasal dari luar?" tanya Li Feng penasaran.
"hamba memiliki teknik khusus untuk melepaskan segel itu pangeran, karena hamba juga menguasai beberapa teknik formasi, sementara segel formasi yang diciptakan untuk menekan kekuatan dari luar hanyalah segel tingkat menengah saja, sehingga sagat mudah bagi hamba untuk melepaskan segel itu," jawab Jun Tong menjelaskan.
"jadi seperti itu?" ucap Li Feng menganggukkan kepala.
"benar pangeran," jawab Jun Tong.
"baiklah Jun Tong, jujur saja, tujuan ku dan ketiga saudara ku adalah untuk berlatih dihutan hitam ini, karena aku dan ketiga saudara ku akan ikut turnamen yang akan diadakan 5 bulan lagi di kekaisaran Luan, jadi aku ingin ada yang mau membantu ketiga saudara saudari ku untuk berlatih," ucap Li Feng menjelaskan tujuan mereka ke hutan hitam.
"baik pangeran, hamba akan perintahkan jendral Lu dan jendral Lie untuk membantu tuan muda dan nona muda berlatih, pangeran tidak usah khawatir, jendral Lu dan jendral Lie adalah pelatih terbaik yang dimiliki kerajaan ini ini," jawab Jun Tong merekomendasikan kedua jendral nya.
"terima kasih Jun Tong," balas Li Feng.
kemudian kedua jendral yang disebut Jun Tong itu mengajak Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin ke suatu tempat, dimana tempat itu berada didekat air terjun.
"terima kasih Jun Tong," balas Li Feng.
Jun Tong lalu memerintahkan seorang prajurit untuk membawa Li Feng ke kamarnya, tidak lama kemudian, Li Feng sampai disebuah ruangan, Li Feng lalu duduk diatas kasur dan menutup mata menyerap energi spiritual.
******
Waktu terus berlalu.
tak terasa 4 bulan sudah Li Feng, Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin berada di kerajaan itu, dan nama kerajaan adalah kerajaan Jun, diambil dari nama Jun Tong.
selama 4 bulan itu juga, jendral Lu dan jendral Lie terus melatih Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin, sehingga pemahaman mereka dalam memainkan pedang meningkat pesat, kekuatan ketiganya juga sudah meningkat ke dewa perunggu tahap awal.
sementara Kekuatan Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin berada di ranah dewa perunggu tahap awal, kekuatan Li Feng juga meningkat ke ranah dewa perak tahap puncak, dengan kekuatan yang dimiliki Li Feng, dia yakin jika dapat memenangkan turnamen nanti.
"selamat saudara Shupeng, saudara Mo Feng dan saudari Mei Shin, saudara bertiga sudah mengalami peningkatan besar, selain kekuatan meningkat, saudara bertiga juga semakin lihai dalam memainkan pedang dan juga bertahan.
apa yang dikatakan Li Feng itu memang benar, selain kekuatan yang meningkat, ketiganya juga semakin mantap dalam memainkan pedang dan juga bertahan, jendral Lu dan jendral Lie tahu jika mereka akan ikut turnamen, sehingga kedua jendela itu melatih ketiga saudara Li Feng itu dengan sagat baik.
bukan hanya mengajarkan cara memegang senjata dan menyerang saja, kedua jendela itu juga mengajari ketiganya untuk bertahan serta membuat perisai dari elemen yang masing masing ketiganya kuasai.
"terima kasih saudara Qian, ini semua karena bantuan dan juga arahan dari saudara Qian serta jendral Lu dan jendral Lie," balas Shupeng merendah.
__ADS_1
"baiklah, karena waktu turnamen hanya tersisa sebulan lagi, jadi sebaiknya kita ke kekaisaran Luan saja, karena sebelum turnamen dimulai, aku ingin berpetualangan di kekaisaran Luan lebih dulu," ucap Li Feng yang menghitung waktu turnamen tinggal sebulan lagi.
"aku setuju dengan saudara Qian, aku juga ingin berpetualangan di kekaisaran Luan," balas Mo Feng antusias.
"aku juga setuju saudara Qian," timpal Mei Shin yang tidak kalah antusias.
"baiklah, kita akan berangkat besok," ucap Li Feng mengangguk.
"maaf pangeran! hamba juga ingin ikut pangeran kesana," ucap Jun Tong yang sedari tadi hanya diam saja.
Li Feng menganggukkan kepala, lalu dia berkata.
"aku memang berniat membawa kalian semua Jun Tong, kumpulkan semua rakyat dan juga prajurit besok pagi, aku akan memasukkan mereka semua kedalam dunia jiwa," balas Li Feng.
Li Feng berani mengatakan dunia jiwa yang dia miliki karena dia percaya dengan Shupeng, Mo Feng dan Mei Shin, jadi tidak perlu menyimpan dunia jiwa miliknya.
"dunia jiwa? apa pangeran memiliki tipe tubuh kaisar langit?" tanya Jun Tong terkejut.
"benar Jun Tong, aku memiliki tipe tubuh kaisar langit," jawab Li Feng menganggukkan kepala.
"baik pangeran, hamba akan mengumpulkan semua pasukan dan rakyat besok pagi di alun alun kota," jawab Jun Tong antusias.
keesokan harinya.
Jun Tong sudah mengumpulkan semua prajurit dan rakyat kerajaan Jun di alun alun kota, semua hewan buas yang sudah berubah wujud menjadi manusia itu bingung dengan apa yang terjadi, semua bertanya tanya ada apa, tapi tidak ada satu pun yang tahu.
"bagaimana Jun Tong? apa semua sudah berkumpul?" tanya Li Feng.
"sudah pangeran, hamba sudah mengumpulkan mereka semua, di alun alun kota." jawab Jun Tong.
"baiklah, mari kita ke alun alun kota!" balas Li Feng, lalu mereka pergi ke alun alun kota.
sesampainya mereka disana, Jun Tong menjelaskan kenapa mereka dikumpulkan, setelah Jun Tong menjelaskan, Li Feng membuka gerbang dunia jiwa, lalu satu persatu mereka masuk kedalam dunia jiwa.
beberapa saat kemudian, semua orang sudah masuk, dan hanya menyisakan Li Feng, Shupeng, Mo Feng, Mei Shin dan Jun Tong saja.
"baiklah Jun Tong, saudara Shupeng, saudara Mo Feng, saudari Mei Shin, kita berangkat!" ucap Li Feng setelah memasukkan semua hewan buas dalam sosok manusia itu.
"baik saudara Qian," jawab ketiganya.
"baik pangeran," jawab Jun Tong.
Li Feng dan keempat lainnya pun keluar dari kota yang sudah hancur itu dan menuju selatan, dimana letak kekaisaran Luan berada.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima Kasih...