Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Pertempuran Panas


__ADS_3

Di ruang makan, Ling Yun sudah menyiapkan sarapan bersama para pelayan istana, hari ini Ling Yun masak dengan sangat banyak, padahal bergerak saja masih terasa nyeri pada miliknya, namun dia ingin masak untuk suami tercintanya.


Li Feng dan Ling Ling juga tiba di ruang makan setelah semua telah disiapkan.


"Yun'er," ucap lembut Li Feng, laku mengecup keningnya.


"Kita sarapan Gege! hari ini aku masak spesial untuk Gege," ucap Ling Yun bersemangat.


"Gege, masakan Yun'er paling enak, aku saja kalah sama Yun'er," ucap Ling Ling memuji adik sekaligus madunya.


"Benarkah? aku tidak sabar untuk mencicipinya," tanya Li Feng pura pura terkejut.


"Benar Gege, aku tidak bohong," jawab Ling Ling tersenyum dan menganggukkan kepala.


Li Feng kemudian duduk diantara Ling Ling dan Ling Yun, lalu Ling Ling mengambil makanan dan menaruhnya di piring, kemudian dia berikan pada Li Feng.


"Cobalah Gege!" ucap Ling Ling memberikan Li Feng nasi dan juga daging panggang.


Li Feng kemudian mengambil makanan itu dan mulai mencicipinya.


"Mmm.. benar benar nikmat, mantap👌," ucap Li Feng memuji masakan Ling Yun.


Li Feng dan kedua istrinya makan dengan tenang, kadang tawa menghiasi acara sarapan pagi mereka, sehabis makan, ketiganya masuk ke kamar, dan sudah pasti ketiganya kembali melakukan pertempuran ranjang sepanjang hari.


Li Feng terus membuat kedua istrinya tersengal sengal seperti orang yang mendaki puncak gunung Himalaya, bahkan Ling Ling sampai terkapar sepeti orang tidak makan dua hari, sementara Ling Yun sendiri masih sedikit lebih baik dari kakaknya.


"Sepertinya aku harus meningkatkan kemampuan Alkemis ku! aku harus membuat pil pengembalian kekuatan," gumam Li Feng menatap kedua istrinya terkapar tanpa sehelai benangpun yang menutupi tubuh mereka.


Li Feng kemudian keluar kamar dan membuka gerbang dunia jiwa, kemudian masuk kedalam.


Whush...

__ADS_1


Li Feng muncul didepan istana Ming, lalu dia ke belakang istana dan bangun sebuah ruangan, dimana ruangan itu akan dia gunakan untuk menyuling pil, Li Feng ingin meningkatkan kemampuan Alkemis dan juga menyuling pil pengembalian kekuatan.


Sudah lama dia tidak merasakan sensasi seperti itu, sehingga saat merasakan kembali, Li Feng seolah enggan untuk berada jauh dari kedua istrinya, dia ingin terus bertempur dengan mereka hingga merasa puas.


Setelah membangun ruang Alkemis, Li Feng memeriksa setiap cincin penyimpanan yang dia miliki, namun sebelum itu, dia lebih dulu periksa bahan apa saja yang dibutuhkan untuk menyuling pil pengembalian kekuatan.


Setelah tahu bahan yang dibutuhkan, Li Feng periksa satu persatu cincin penyimpanan yang dia rampas, dari ratusan cincin penyimpanan itu, Li Feng mendapatkan banyak sumber daya yang dia butuhkan.


Li Feng kemudian mengeluarkan elemen api dan melemparkan bahan satu demi satu untuk dibersihkan dari racun, setelah semua bahan dibersihkan, Li Feng melanjutkan dengan mencairkan semua bahan.


Tidak beberapa lama, semua bahan mencair, lalu dilanjutkan dengan memadatkan cairan yang mengambang didepannya itu, setelah semua cairan padat, perlahan Li Feng mengurangi suhu api, sehingga terbentuk 3 butir pil berwarna putih dengan dua garis hijau ditengah tengah ketiga butir pil.


"Hanya tiga butir, tapi tidak masalah, yang terpenting kemampuan Alkemis ku meningkat ke bintang 5," gumam Li Feng sedikit kecewa.


"Baiklah, mari kita mulai penyulingan pil pengembalian kekuatan!" gumamnya lanjut, lalu dia keluarkan kembali banyak bahan untuk dibuatkan pil.


Keesokan harinya.


Setelah membuat hampir 100 butir pil, Li Feng keluar dari ruang Alkemis dan membuka gerbang dunia jiwa.


Whush..


Li Feng muncul didepan kamarnya sendiri, lalu membuka kamar, didalam kamar, Li Feng tidak lagi menemukan kedua istrinya, mungkin saat ini kedua istrinya sedang memasak sarapan pagi, begitulah pikir Li Feng.


Li Feng kemudian pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, namun ternyata kedua istrinya berada didalam kamar mandi dan sedang membersihkan diri juga.


"Gege," ucap Ling Ling tersenyum, saat ini dia dan Ling Yun tanpa sehelai benangpun, keduanya berendam didalam bak mandi yang besar itu.


Tanpa menunggu lama, Li Feng juga melepaskan pakaiannya dan masuk kedalam bak mandi bersama kedua istrinya, ketiganya kemudian saling memandikan satu sama lain, karena sentuhan sentuhan lembut itulah, Li Feng dan kedua istrinya kembali merasakan sensasi yang ingin segera dituntaskan.


"Sebaiknya kita lakukan di atas kasur saja!" ucap Li Feng lembut, meski dia juga tidak tahan, tapi Li Feng lebih memilih bertempur diatas kasur.

__ADS_1


"Baik Gege," jawab Ling Ling dan Ling Yun.


Ketiganya mandi dengan terus saling menggosok satu sama lain, sehingga keinginan mereka semakin ingin dituntaskan, akhirnya niat untuk melakukan pertempuran panas di ranjang pun batal.


Li Feng menggempur kedua istrinya bergantian di dalam bak mandi, terdengar suara percikan air dan juga nafas mereka yang tersengal sengal, sebagai pengantin baru, tentu mereka ingin terus melakukannya.


Setelah memuaskan kedua istrinya, Li Feng memberikan keduanya pil pengembalian kekuatan, sementara dia sendiri membersihkan diri dan keluar kamar mandi, Ling Ling dan Ling Yun mengambil pil yang diberikan Li Feng dan menelannya.


Waktu terus berlalu.


Tanpa terasa sebulan sudah Li Feng menikah dengan Ling Ling dan Ling Yun, selama sebulan itu juga, Li Feng hanya bersama kedua istrinya, sementara masalah pemerintahan dia serahkan pada keempat jendral nya, yaitu Tien Tie, Wong Fei, Jing Jie dan jendral Ze.


Selain keempatnya, Li Feng juga mengangkat Jing Chen sebagai penasihat kekaisaran, keseratus empat belas tetua tingkat tinggi sebagai mentri, dan seratus lima puluh tetua tingkat rendah sebagai komandan pasukan.


kesepuluh ribu murid elite ketiga klan juga Li Feng jadikan mereka sebagai pasukan khusus kekaisaran, murid inti dijadikan pasukan bayangan, murid dalam dan murid luar sebagai prajurit istana.


Karena semua orang telah keluar dari dunia jiwa, kini dunia jiwa tidak ada lagi penghuninya, yang tersisa hanyalah kerajaan Ning dan juga istana Ming serta ruang kultivasi.


Setelah satu bulan menikah, Li Feng, Ling Ling dan Ling Yun berencana kembali ke alam langit, atau lebih tepatnya di kekaisaran suci, tujuan mereka tidak lain adalah memusnahkan klan Xue dan membalaskan kematian ibu Ling Ling dan Ling Yun.


Untuk urusan pemerintahan, Li Feng kembali memberikan tanggung jawab kepada keempat jendral dan penasihat kekaisaran, yaitu Jing Chen.


Pagi ini.


Sehabis sarapan, Li Feng dan kedua istrinya keluar dari istana dan pergi ke sebuah hutan yang tempo hari Li Feng bertemu dengan Fishing dan jendral Goheng.


*******


Tinggalkan Like dan Komentarnya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih...


__ADS_2