Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Menyerang Bunga Darah kembali


__ADS_3

Waktu terus berlalu, tak terasa 2 bulan telah terlewati begitu saja, Ming Yin juga sudah melahirkan seminggu yang lalu, anak Ming Yin berjenis kelamin laki-laki, sehingga Li Feng memberi nama bayi itu Ming Chao, kelahiran Ming Chao disambut baik oleh semua penduduk ibukota dan semua rakyat kekaisaran Ming.


meskipun Ming Yin hamil diluar nikah, tapi mereka tahu jika Ming Yin hamil karena diperkosa salah satu anggota bunga darah, yang tidak lain adalah jendral Wanli, hal itu membuat rakyat kekaisaran Ming merasa kasihan pada Ming Yin.


selama 2 bulan itu juga, selain Ming Yin yang sudah melahirkan Ming Chao, keempat jendral besar yang ditugaskan oleh Li Feng juga sudah kembali dari tugas mereka, keempat jendral itu kembali dengan membawa laporan jika markas bunga darah berada di dekat hutan perbatasan kekaisaran Ming dan kekaisaran Tang.


Li Feng yang mendengar laporan keempat jendral nya itu pun tidak ingin menunda waktu lama, dia ingin segera menyerang bunga darah, selain itu, Li Feng juga berencana menyerang kekaisaran Tang, karena dia sudah muak dengan kaisar Tang Zhu yang terus menerus membuat masalah di kekaisaran Ming.


dan hari ini adalah hari dimana Li Feng akan menyerang markas bunga darah, tapi kalo ini dia tidak menyerang sendirian, karena kali ini Li Feng membawa prajurit istana yang memiliki kekuatan pendekar dewa tahap puncak keatas.


sementara pendekar dewa tahap menengah kebawah tidak dia bawah, karena Li Feng sadar jika anggota bunga darah sangat kuat, sehingga dia tidak ingin membuat prajurit istana yang berkekuatan pendekar dewa tahap menengah kebawah ikut dan mati sia sia di medan perang nanti.


Li Feng sengaja membawa pasukan karena dia ingin mereka juga terlibat dalam pemberantasan bunga darah, sehingga prajurit istana juga mendapatkan nama harum dan menjadi idola para rakyat jika bunga darah berhasil di tumpas.


"apa pasukan sudah siap?" tanya Li Feng pada kedelapan jendral nya.


"sudah pangeran," jawab jendral Tianjin.


"baiklah, kalian berangkat lebih dulu! aku akan menyusul dari belakang." perintah Li Feng.


"baik pangeran." jawab kedelapan jendral besar, lalu mereka keluar aula pertemuan untuk membawa prajurit ke perbatasan yang mana berbatasan dengan kekaisaran Tang.


prajurit yang mereka bawa juga terbilang banyak, karena jumlah prajurit yang dibawa adalah 25.000 orang, 23.000 adalah prajurit biasa dan 2000 adalah para komandan, jika ditambah dengan kedelapan jendral besar yang berkekuatan raja elite tahap puncak, Li Feng yakin jika mereka mampu menumpas bunga darah.


setelah kepergian kedelapan jendral, Li Feng masuk kedalam istana, lalu dia pergi ke kamar Ming Yin untuk berpamitan padanya, sekalian Li Feng menjenguk keponakan nya yang baru seminggu melihat dunia kultivator itu, dimana dunia yang sangat kejam.


beberapa saat kemudian, Li Feng sudah berada didepan kamar Ming Yin, lalu dia mengetuk pintu kamar, Li Xiulan yang mendengar ketukan pintu dari luar pun membuka pintu.


"tuan muda," ucap Li Xiulan menundukkan kepalanya.


Li Feng tersenyum dan menganggukkan kepalanya, lalu dia masuk kedalam kamar.


"Feng gege, ada apa?" ucap Ming Yin yang melihat Li Feng seperti sedang terburu buru.


"tidak apa apa Yin'er, aku ingin berpamitan padamu dan juga keponakan ku yang ganteng ini," balas Li Feng lembut, lalu dia menunduk dan mencium Ming Chao kecil.


"keponakan paman yang ganteng, jangan nakal ya! jangan buat ibu mu kerepotan! kamu harus nurut sama ibu!," ucap lembut Li Feng yang sedang mencium Ming Chao kecil.


"Feng gege juga harus berhati hati!," ucap Ming Yin.


"iya Yin'er," jawab Li Feng, lalu dia menoleh pada Li Xiulan dan berkata.


"aku titipkan Yin'er dan Chao'er padamu Xiulan," ucap Li Feng.


"aku akan menjaga tuan putri dan pangeran dengan nyawa ku tuan muda." balas Li Xiulan serius.

__ADS_1


"terima kasih, aku pamit." balas Li Feng, lalu dia keluar dari kamar Ming Yin.


sesampainya di luar, Li Feng lalu keluar istana, para prajurit yang di bawa para jendral nya juga sudah berangkat, Li Feng pun menyusul mereka ke gerbang ibukota, karena memang saat ini mereka baru keluar dari ibukota.


sesampainya di gerbang ibukota, dapat Li Feng lihat para prajurit yang di pimpin kedelapan jendral itu sudah berada di atas langit dan melesat ke arah barat daya, dimana letak perbatasan dengan kekaisaran Tang.


Li Feng pun melayang dan menyusul mereka dari belakang dengan perlahan, Li Feng tidak mendahului mereka karena dia ingin melihat kepemimpinan kedelapan jendral nya, dia ingin tahu sejauh mana mereka dapat memimpin pasukan.


*******


Di perbatasan.


lebih tepatnya di markas bunga darah, saat ini dewi bunga dan golok setan juga sudah kembali, mereka sudah sembuh dari luka dalam yang mereka alami, bahkan kekuatan keduanya juga meningkat, dewi bunga dan golok setan menembus pejuang suci tahap menengah.


hal itu tentu saja menambah rasa percaya diri mereka untuk dapat mengalahkan Li Feng dengan sangat mudah, di aula pertemuan, dewi bunga, golok setan, pengemis tangan seribu, tombak perak, dewa petir, dewa iblis, iblis racun dan iblis darah sedang berkumpul, mereka membahas sesuatu yang tampak sangat penting.


"bagaimana dengan rencana penyerangan kita, kapan kita menyerang istana? dengan kekuatan saudari dewi bunga dan saudara golok setan saat ini, kita dapat menghancurkan istana dengan muda," ucap pengemis tangan seribu dengan penuh keyakinan.


"sebenarnya aku sangat ingin secepatnya menyerang istana dan membalaskan kekalahan ini, tapi guru berpesan agar jangan bertindak gegabah, karena guru berkata, kekuatan pemuda itu berada di ranah pejuang suci," balas dewi bunga yang ingat dengan pesan gurunya, yang tidak lain adalah tongkat hitam.


"yang dikatakan saudari dewi bunga memang benar, kita tidak boleh bertindak gegabah, pemuda itu benar kuat, jika saja paman guru tidak segera menyelamatkan kami, mungkin saat ini aku dan saudari dewi bunga sudah tewas ditangan pemuda itu," timpal golok setan.


mereka sangat serius membahas rencana penyerangan ke istana, namun mereka diganggu oleh dua sosok yang tiba tiba muncul di aula pertemuan itu.


Whush.. Whush..


ternyata dua sosok yang tiba tiba muncul itu adalah dewa api dan dewa tombak, keduanya telah menyelesaikan latihan tertutup mereka, kekuatan keduanya meningkat ke raja elite tahap puncak.


"kita mendapat tambahan kekuatan, dengan kekuatan dari saudara dewa tombak dan saudara dewa api, aku yakin kita dapat mengalahkan pemuda itu dengan mudah," timpal tombak perak.


mereka pun saling berpelukan satu sama lain, saat ini mereka sangat yakin dapat mengalahkan Li Feng, andai saja mereka tahu jika kekuatan yang mereka banggakan itu tidak ada apa apa nya di depan Li Feng, mungkin mereka semua akan muntah darah dengan kekuatan Li Feng saat ini.


*****


Di luar perbatasan.


3 minggu telah berlalu begitu saja, pasukan istana juga sudah sampai di perbatasan kekaisaran Ming dan kekaisaran Tang, perlahan mereka memasuki wilayah yang menjadi markas bunga darah.


mereka sudah berada tidak jauh dari markas bunga darah, lalu mereka semua beristrahat untuk mengembalikan kekuatan mereka untuk mengahadapi perang nanti, karena jika mereka langsung menyerang, tentu saja mereka akan kalah karena sudah banyak Qi mereka yang terkuras.


"bangunkan tenda disini! kita akan beristirahat 3 hari untuk mengembalikan kekuatan kita," perintah jendral Tianjin pada pasukan.


"baik jendral," jawab mereka, lalu para pasukan membangun tenda untuk jendral mereka dan juga untuk mereka sendiri.


sementara itu, Li Feng hanya memantau mereka dari jauh dan tidak mendekat, dia masih ingin melihat kepemimpinan para jendral nya didalam perang nanti.

__ADS_1


waktu terus berlalu, tak terasa 3 hari telah terlewati begitu saja, kini pasukan istana dan kedelapan jendral besar sudah bersiap untuk melakukan penyerangan ke markas bunga darah, selesai membersihkan semua tenda dan yang lainnya, kedelapan jendral itu memimpin pasukan ke arah markas bunga darah.


"jendral Chuo, kemana pangeran? kenapa pangeran belum juga menyusul kita?" tanya jendral Wong.


"aku juga tidak tahu jendral Wong, tapi aku yakin jika pangeran pasti berada tidak jauh dari kita dan terus memantau kita," balas jendral Chou.


"aku juga berpikir begitu, tidak mungkin pangeran membiarkan kita sendiri yang berperang," timpal jendral Tianjin.


"lalu bagaimana dengan rencana kita?" tanya jendral Kai.


"seperti yang sudah kita sepakati, kita bagi pasukan menjadi 2 pasukan, jendral Kai, jendral Wong, jendral Chang dan jendral aku yang akan memimpin pasukan pertama, sisanya memimpin pasukan kedua." jawab jendral Tianjin, lalu mereka terus melesat ke markas bunga darah.


dari jauh, Li Feng terus mengikuti pasukan dan kedelapan jendral nya dengan tenang, dia menekan kekuatan nya hingga ke titik terendah, sehingga tidak ada yang menyadari jika mereka di ikuti oleh nya.


menjelang sore, akhirnya mereka sampai di markas bunga darah, lalu mereka membagi pasukan menjadi dua kelompok, pasukan pertama pun mulai bergerak menyerang.


Whush... Whush... Whush...


Booooomm Booooomm Booooomm..


terjadi ledakan disaat pasukan istana dan empat jendral menyerang markas bunga darah, anggota bunga darah yang berada di dalam markas pun bergegas keluar setelah terjadi ledakan.


dewa api dan yang lainnya juga keluar dari aula pertemuan, karena sebelum diserang, mereka semua berada di aula pertemuan.


Booooomm Booooomm Booooomm..


ledakan terus terjadi di markas bunga darah, dalam waktu singkat, anggota bunga darah yang berkekuatan pendekar suci hingga pendekar dewa tahap menengah kebawah pun berjatuhan.


melihat banyak anggota bunga darah yang terus menjadi korban, dewa api dan yang lain nya pun turun tangan.


Whush.. Whush.. Whush..


mereka melesat cepat keluar dan menyerang pasukan istana.


Booooomm Booooomm Booooomm..


ledakan demi ledakan terus terjadi, dewa api, dewa tombak, iblis darah dan dewa iblis, iblis racun dan dewa petir juga juga sudah ikut bertempur, sementara tombak perak, pengemis tangan seribu, dewi bunga dan golok setan masih belum ikut bertempur, mereka masih menunggu lawan yang akan mereka hadapi.


****


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2