
Tanpa menunggu lama, Li Feng kembali melepaskan tapak suci dan mengakhiri hidup jendral Tao, lalu dia mengambil inti jiwa dan pergi dari situ.
menjelang malam, Li Feng berhasil sampai di depan kerajaan lagi, dari jauh, Li Feng masih memantau para penjaga yang merupakan hewan buas jenis serigala, kelabang dan juga ular, pasukan yang berjaga berjumlah lebih dari 100, mereka semua sudah berubah menjadi manusia.
"sepertinya aku harus menyusup saja," gumam Li Feng yang ingin menyusup kedalam.
Whush..
selesai bergumam, Li Feng yang sudah menekan kekuatan nya hingga ke titik terendah pun melayang naik dan melesat kearah kerajaan, tepat berada diatas kerajaan, Li Feng kembali mengedarkan aura spiritual untuk mencari Jun Tong.
dapat Li Feng rasakan aura Jun Tong berada didalam sebuah ruangan, yang mana ruangan itu adalah penjara, setelah mengetahui keberadaan Jun Tong, Li Feng melesat turun kebawah, tapi dia menabrak formasi yang melindungi kerajaan dan terpental keatas.
Boom..
terjadi ledakan disaat Li Feng menabrak formasi pelindung dan membuatnya terpental.
ketika terjadi ledakan, para prajurit dan jendral bawahan yang berada didalam kerajaan pun berhamburan keluar, karena jika terjadi ledakan, artinya ada penyusup atau ada yang menyerang kerajaan.
Whush.. Whush.. Whush..
satu persatu para jendral bawahan, komandan dan prajurit keluar dari formasi pelindung dan melayang didepan Li Feng.
"berani sekali kamu anak muda, ingin menyusup kedalam? hanya kematian yang mendatangi mu," ucap salah satu jendral bawahan dengan menatap tajam Li Feng.
"kalian bebaskan pelayan ku dan aku akan pergi! jika kalian tidak membebaskan pelayan ku, maka kerajaan ini tidak akan pernah ada lagi dihutan larangan ini," balas Li Feng sekaligus mengancam.
"apa kamu mengancam kami anak muda? apa kamu bercanda? Hahaha..," balas jendral bawahan tertawa lepas.
"aku hitung sampai tiga, jika kalian tetap tidak melepaskan pelayan ku, maka aku ratakan kerajaan ini," balas Li Feng tidak main main.
"dasar besar mulut, prajurit? tangkap dia!" perintah sang jendral bawahan.
para prajurit dan komandan yang berjumlah ratusan pun melesat menyerang Li Feng.
"dasar bodoh," ucap Li Feng, lalu dia membuat gerakan tangan.
"Tapak Bayangan,"
seru Li Feng, lalu dari atas kepalanya muncul ratusan tapak yang terbentuk dari energi spiritual.
Whush.. Whush.. Whush..
ratusan tapak itu melesat kearah ratusan prajurit hewan buas dengan ektrim.
Boom Boom Boom..
terjadi ledakan disaat tapak bayangan yang dilepaskan Li Feng mengenai para prajurit hewan buas, lalu merubah mereka menjadi kabut darah.
"apa?"
para jendral bawahan yang berjumlah 10 orang itu terkejut melihat apa yang dilakukan Li Feng, hanya sekali serang, Li Feng meledakkan ratusan komandan dan prajurit mereka yang memiliki kekuatan kaisar dewa hingga semi abadi bintang 5.
"sudah aku peringatkan, lepaskan pelayan ku atau aku meratakan kerajaan ini?" ucap Li Feng sekali lagi, tidak lupa dia mengeluarkan aura semi abadi bintang 8.
Buuuk Buuuk Buuuk..
satu persatu para jendral bawahan itu terjatuh kedalam kerajaan setelah ditimpakan dengan aura Li Feng.
Whush..
Xia Mo melesat keluar dari dalam dan menembus formasi pelindung, lalu melayang tidak jauh didepan Li Feng.
"kamu sudah membunuh banyak prajurit ku anak muda, maka tidak ada lagi ampunan untuk mu," ucap Xia Mo dengan niat membunuh yang sangat kuat.
Whush..
__ADS_1
aura semi abadi bintang 9 merembes keluar dari dalam tubuh Xia Mo.
"tidak heran jika tidak ada yang berani memasuki kawasan hutan larangan, ternyata kamu memiliki kekuatan semi abadi bintang 9, tapi maaf, kekuatan mu itu tidak ada apa apanya didepan ku," ucap Li Feng datar.
"bajingan kamu anak muda, terimalah serangan kun!" balas Xia Mo, lalu dia membuat gerakan tangan yang cukup sulit.
"Tapak Singa Emas,"
seru Xia Mo, lalu sebuah tapak besar muncul dari kekosongan, tapak yang terbentuk dari energi hitam keemasan itu perlahan terlihat dan terbentuk.
Whush..
Xia Mo mengayunkan tangannya kearah Li Feng, lalu tapak berwarna hitam keemasan itu melesat kearah Li Feng dengan kecepatan yang ektrim.
Disebrang Xia Mo.
Li Feng juga sudah menyiapkan tapak suci miliknya, lalu dia juga melepaskan serangan tapak suci itu kearah Xia Mo.
Whush...
tapak suci melesat dengan kecepatan yang ektrim juga kearah Xia Mo.
Boom Boom..
terjadi ledakan besar sebanyak 2 kali, formasi pelindung yang tadinya melindungi kerajaan pun, seketika hancur karena terkena imbas dari ledakan, ledakan itu juga mengguncang seluruh kawasan hutan larangan, sehingga para prajurit yang bertugas berpatroli pun merasakan guncangan hebat itu.
Whush Whush..
Li Feng dan Xia Mo sama sama terpental kebelakang karena beradunya serangan tapak mereka.
"sangat kuat," gumam Xia Mo yang merasakan tangannya kebas.
Disisi lain.
"tidak heran para kultivator tidak ada yang berani memasuki hutan larangan, ternyata raja disini memiliki keunggulan meski memiliki kultivasi yang sama," gumam Li Feng yang sedikit tercengang.
Li Feng kemudian bangkit dan kembali melayang kearah Xia Mo.
"ayo kita lanjutkan permainan ini," ucap Li Feng tersenyum menyeringai setelah berada didepan Xia Mo.
"jika itu mau mu, aku akan melayani mu anak muda, sudah lama aku tidak mendapatkan lawan yang tangguh seperti mu, keluarkan semua kekuatan mu!" balas Xia Mo tidak mau kalah.
lalu keduanya pun saling menyerang dengan tapak yang tidak ada habis nya.
Boom Boom Boom..
ledakan demi ledakan terus terjadi, hanya dalam hitungan menit, Li Feng dan Xia Mo masing masing sudah mengeluarkan ratusan tapak, meski begitu, keduanya masih belum mengalami luka dalam.
"Tapak Bayangan,"
seru Li Feng, lalu ratusan tapak muncul dan melesat kearah Xia Mo.
disisi sebrang, melihat ratusan tapak, Xia Mo menyiapkan perisai untuk memblokir serangan tapak bayangan itu.
"Armor Naga,"
seru Xia Mo, lalu muncul sebuah perisai membentuk sisik naga dan melindungi dirinya dari ratusan tapak yang dilepaskan Li Feng.
Boom Boom Boom..
ledakan demi ledakan terus terjadi disaat ratusan tapak bayangan yang dilepaskan Li Feng, beradu dengan armor naga yang dibuat Xia Mo.
Whush.. Whush..
Li Feng dan Xia Mo kembali terpental kebelakang, kecepatan mereka bahkan mengalahkan kecepatan peluru yang dilepaskan dari ujung senapan.
__ADS_1
"bajingan ini ternyata memiliki banyak jurus dengan kekuatan yang sangat besar," gumam Xia Mo yang menyeka darah dari sudut bibirnya.
Disisi lain, Li Feng juga menyeka dari sudut bibir, lalu dia kembali berdiri dan melayang kearah Xia Mo.
"aku rasa sudah cukup bermain mainnya, aku peringatkan sekali lagi, bebaskan pelayan ku dan aku akan pergi tanpa harus melenyapkan kerajaan ini," ucap Li Feng yang sudah berada didepan Xia Mo.
"Oo.. jadi kamu kesini karena ingin menyelamatkan pelayan mu itu? tapi maaf, tidak ada yang hidup setelah memasuki hutan larangan, dan hal itu juga berlaku untuk mu anak muda," balas Xia Mo yang tetap tidak mau kalah.
"baiklah, kamu yang meminta, maka terimalah resikonya karena berani menentang ku," balas Li Feng, lalu dia kembali membuat gerakan tangan.
"Tapak Dewa,"
Seru Li Feng sekali lagi, lalu muncul dari kedua telapak tangannya cahaya biru.
Whush..
Li Feng mendorong cahaya biru itu kedepan, lalu cahaya biru itu membentuk sebuah tapak transparan, semakin lama, kekuatan dari tapak itu semakin besar dan juga kuat.
setelah tapak terbentuk sempurna, Li Feng menyuntikkan Qi nya kedalam tapak yang sangat besar itu.
Whush...
tapak dewa melesat dengan kecepatan yang jauh lebih ektrim dari sebelumnya, kecepatan tapak itu bahkan menghancurkan bangunan bangunan kerajaan yang dia lewati.
Disisi sebrang, Xia Mo juga menyiapkan serangan terkuatnya, dia tahu jika Li Feng sudah menggunakan serangan terkuatnya, sehingga Xia Mo juga menyiapkan serangan terkuat.
"Tapak Naga Emas,"
Seru Xia Mo, lalu dia membuat gerakan tangan, kemudian keluar dari kedua telapak tangannya cahaya emas dan berkumpul dikedua telapak tangannya.
Xia Mo kemudian menyatukan kedua telapak tangan.
Whush..
setelah menyatukan kedua telapak tangan, Xia Mo juga mendorong cahaya berwarna emas itu kedepan, lalu membentuk sebuah tapak naga.
Whush...
Xia Mo mengayunkan tangannya kearah Li Feng, tapak naga pun melesat kearah Li Feng dengan kecepatan yang lebih ektrim dari sebelumnya juga.
Booooomm Booooomm Booooomm..
terjadi ledakan yang lebih besar dan juga Kuta dari sebelumnya, imbas dari ledakan itu juga menyapu seluruh kawasan kerajaan yang ada dibawah mereka.
kerajaan yang tadinya berdiri kokoh dengan banyak bangunan bangunan megah, kini menjadi porak poranda karena imbas dari beradunya serangan tapak naga emas dan tapak dewa.
beradunya dua kekuatan besar itu juga kembali mengguncang seluruh hutan larangan, bahkan guncangan itu lebih kuat beberapa kali dari sebelum sebelumnya.
disaat terjadi ledakan, tercipta gelombang angin yang ektrim dan menyapu apa saja dengan radius lebih dari 2 kilo meter, sehingga pepohonan yang berada dalam radius 2 kilo meter, semua hancur dan berterbangan seperti kapas yang tertiup angin.
Whush.. Whush..
Li Feng dan Xia Mo sama sama terpental kebelakang juga, keduanya terpental dengan kecepatan yang jauh lebih cepat lagi, bahkan mengalahkan kecepatan peluru yang ditembakkan dari senjata sniper.
Boom Boom..
tubuh keduanya menabrak tanah dengan keras dan membuat kawah besar, kini Li Feng dan Xia Mo sudah mengalami luka dalam, keduanya sama sama terbaring didalam kawah dengan tubuh yang terkoyak karena beradunya kekuatan dan tersayat gelombang angin ekstrim.
*********
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
__ADS_1