
Keesokan harinya, setelah membersihkan diri dan sarapan, Li Feng keluar penginapan, hari ini tujuan Li Feng adalah istana kekaisaran Tang, dia juga ingin memberikan pelajaran pada kaisar Tang Zhu, sesampainya diluar, Li Feng bertanya pada seorang penduduk ibukota tentang letak istana, penduduk ibukota itupun menunjukkan dimana istana berada.
lalu dia santai Li Feng melangkahkan kakinya ke istana kekaisaran, di tengah jalan, Li Feng terus dipandangi para penduduk ibukota, kultivator bebas dan juga para pedagang, mereka semua masih ingat jelas dengan apa yang dilakukan Li Feng kemarin.
mengetahui hal itu, Li Feng hanya cuek saja dan terus berjalan ke istana, ketika dia melewati sebuah toko senjata, tiba tiba merasakan ada sesuatu di toko senjata itu, lalu dia mampir ke toko.
setelah berada di toko, Li Feng mengikuti aura yang dia rasakan itu, dan aura itu berada dilantai atas, perlahan Li Feng naik ke lantai 2, tapi aura itu tetap tidak berada di lantai 2, tapi berada di lantai atas lagi, Li Feng pun naik ke lantai 3.
dimana lantai 3 adalah khusus untuk senjata tingkat langit tingkat tinggi hingga senjata tingkat suci tingkat rendah, Li Feng terus mengikuti aura itu hingga dia berada di sudut ruangan lantai 3, dan aura itu berasal dari sebuah pedang yang sudah karatan.
"pedang ini sudah sangat lama berada disini tuan muda, meski pedang ini berada di tingkat suci tahap tingkat rendah, tapi karena sudah karatan jadi tidak ada yang tertarik dengan nya, jika tuan muda suka dengan pedang ini, tuan muda hanya perlu membayar 50 koin emas saja," tiba tiba seorang pelayan toko itu menghampiri Li Feng dan menjelaskan tentang pedang yang ditatap Li Feng itu.
meski pelayan toko mengatakan jika pedang itu hanya berada di tingkat suci tingkat tinggi, tapi Li Feng tahu jika pedang itu berada di tingkat surgawi keatas, karena aura yang dikeluarkan pedang itu sangat kuat, hanya saja entah kenapa tidak ada yang merasakannya.
"baik tuan, aku akan membeli pedang ini," jawab Li Feng setuju, lalu dia membayar 100 koin emas untuk pedang karatan itu.
setelah membayar, Li Feng memasukkan pedang karatan itu kedalam cincin penyimpanan, lalu dia keluar dari toko, sesampainya diluar toko, Li Feng tidak melanjutkan perjalanan nya ke istana, tapi justru dia keluar kota.
Li Feng keluar kota karena dia ingin tahu tentang kekuatan pedang karatan itu, dia yakin jika pedang itu menyimpan suatu kekuatan yang besar, sehingga Li Feng ingin membuktikan apa yang dia pikirkan itu.
setelah berada diluar kota, Li Feng melayang ke udara dan pergi ke hutan, 5 jam kemudian, Li Feng berada disuatu hutan, lalu dia mengeluarkan pedang karatan itu.
selanjutnya Li Feng menggigit ujung jarinya dan meneteskan darah ke gagang pedang, ketika darah Li Feng mengenai gagang pedang, pedang itu bergetar, lalu menghisap darah Li Feng.
semakin lama pedang itu mengisap darah, pedang karatan itu semakin bergetar, lalu perlahan karatan yang ada pada bilah dan mata pedang pecah, lalu mulai terlepas dari bilah dan mata pedang.
tidak lama kemudian, pedang itu mengeluarkan sebuah cahaya yang sangat menyilaukan mata, Li Feng pun langsung menutupi matanya dengan telapak tangan karena pedang itu terlalu bersinar, sehingga menyilaukan matanya.
"Roooaaaaaarrr,"
dari dalam pedang itu keluar seekor naga berwarna emas lalu meraung keras, auman naga itu bahkan mengguncang hutan yang mana saat ini Li Feng berada, raungan naga itu juga bisa didengar sampai di ibukota.
naga emas itu dengan ukuran yang sangat besar, tingginya mencapai 100 meter, lebar nya 100 meter dan panjang hampir 300 meter, naga emas itu lalu berputar putar diatas langit.
sejenak Li Feng tidak berkata apa apa, dia masih terpaku menatap naga emas tanpa sepatah kata dan bergerak dari tempat nya.
setelah cukup lama berputar putar dan meraung, naga emas itu kembali turun kehadapan Li Feng, lalu dia menundukkan kepalanya memberi hormat.
"Long Bai memberi hormat pada tuan," ucap naga emas atau Long Bai menundukkan kepala.
mendapat penghormatan dari seekor naga, Li Feng masih terdiam, dia masih belum percaya dengan apa yang dilihatnya, beberapa saat kemudian, Li Feng menemukan kembali kesadaran nya, lalu dia berkata.
__ADS_1
"siapa kamu? kenapa kamu memberi hormat padaku?" tanya Li Feng kebingungan.
"hamba adalah Long Bai tuan, hamba adalah roh penjaga pedang naga emas yang ada ditangan tuan, tuan sudah membuat kontrak darah dengan hamba, maka mulai saat ini, hamba menjadi pelayan dan pelindung tuan," jawab Long Bai menjelaskan panjang lebar.
"Long Bai? pedang naga emas?" ucap Li Feng bertanya.
"benar tuan, hamba bernama Long Bai tuan, dan pedang itu adalah pedang naga emas," jawab Long Bai membenarkan.
"baiklah Long Bai, ceritakan padaku! kenapa kamu dan pedang emas ini berada di toko itu? dan siapa tuan mu sebelumnya?" tanya Li Feng.
"baik tuan muda," jawab Long Bai, lalu dia mulai bercerita.
"tuan hamba sebelumnya bernama Mu Tian, dia adalah seorang kaisar di benua teratai putih yang berada di alam Nirwana, suatu ketika semua teratai putih diserang oleh kaisar benua teratai biru dan benua teratai merah,"
"karena kalah dalam hal jumlah dan kekuatan, benua teratai putih berhasil di taklukkan oleh mereka, tuan Mu Tian sempat melarikan diri ke daratan rendah ini, tapi tuan Mu Tian sudah terluka parah, sehingga dia meninggal di suatu goa yang berada di benua utara,"
"sebelum tuan Mu Tian meninggal, dia menancapkan pedang naga emas ini disebuah bukit, lalu ditemukan oleh seorang kultivator benua utara, tapi karena kultivator itu merasa pedang naga emas tidak tajam dan tidak memiliki kekuatan, kultivator itu menjual pedang naga emas pada seorang pedagang,"
"lalu pedagang itu membawa pedang naga emas ke benua tengah ini dan meletakkan pedang naga emas di toko nya, sudah lebih dari 1000 tahun pedang naga emas berada di toko itu, tapi tidak ada yang tahu kekuatan pedang naga emas,"
"tidak ada yang tahu kekuatan naga emas karena hamba menekan kekuatan hingga ke titik terendah, karena hamba tidak ingin menjadi pelayan orang lain selain tuan Mu Tian, tapi ternyata tuan dapat merasakan kekuatan itu dan membangunkan hamba," ucap Long Bai menjelaskan panjang kali lebar.
"alam Nirwana, dimana itu? dan kenapa benua teratai biru dan benua teratai merah menyerang benua teratai putih?" tanya Li Feng, sebab dia tidak tahu dimana alam nirwana berada.
"alam nirwana adalah salah satu alam yang berada di alam atas tuan," jawab Long Bai.
"salah satu? artinya ada banyak alam di alam atas?" tanya Li Feng penasaran.
"benar tuan, alam atas memiliki banyak alam, bintang dan juga galaxy tuan," jawab Long Bai.
"baiklah aku mengerti, sekarang aku ingin tahu kehebatan pedang emas ini, bagaimana caraku menggunakan pedang naga emas ini?" tanya Li Feng yang ingin tahu kekuatan pedang naga emas.
"sebenarnya pedang naga emas ini berada di tingkat dewa tingkat tinggi tuan, dan kekuatan nya sangat kuat untuk daratan rendah ini, dalam sekali tebasan, kekuatan pedang naga emas ini bisa membelah satu benua di daratan rendah ini," jawab Ling Bai.
"apa? tingkat dewa?" Li Feng terkejut dengan pedang naga emas yang berada di tingkat dewa tingkat tinggi.
"benar tuan," jawab Long Bai.
"lalu kamu sendiri bagaimana? bagaimana dengan kekuatan mu?" tanya Li Feng lagi.
"hamba memiliki kekuatan yang tidak ada satupun kultivator di daratan rendah ini miliki tuan, hamba memiliki kekuatan kaisar dewa tuan," jawab Long Bai.
__ADS_1
"kaisar dewa?" tanya Li Feng yang tidak tahu tingkatan kekuatan itu.
"benar tuan, diatas ranah setengah dewa, masih ada banyak kekuatan lagi, tapi untuk mencapai kekuatan itu, tuan harus berada di alam atas, karena sumber daya dan energi spiritual disini sangat tipis, sehingga tuan tidak bisa menembus ke ranah itu," jawab Long Bai.
"aku tahu Long Bai, untuk mencapai pejuang surgawi saja aku masih belum bisa, apa lagi mencapai ranah yang kamu sebutkan itu," balas Li Feng, lalu dia kembali bertanya.
"ranah apa saja itu Long Bai?" tanya Li Feng.
"diatas setengah abadi, masih ada beberapa ranah, yaitu dewa besi, dewa perunggu, dewa perak, dewa emas, dewa hitam dan dewa giok, masing masing ranah memiliki 3 tahap, yaitu tahap awal sampai tahap puncak "
"di atas ranah dewa giok, masih ada beberapa tanya lagi, yaitu prajurit dewa, jendral dewa, raja dewa, kaisar dewa dan abadi," kelima ranah itu memiliki 9 tahapan atau bintang, yaitu bintang satu sampai bintang sembilang,"
"dan yang aku tahu, di benua teratai putih, benua teratai biru maupun benua teratai merah, belum ada satupun yang mencapai ranah abadi tuan, dan hamba berada di ranah kaisar dewa bintang 3, sementara tuan Mu Tian berada di ranah kaisar dewa bintang 5," jawab Long Bai menjelaskan ranah yang berada di dunia atas.
Li Feng mendengarkan cerita Long Bai sambil tersenyum masam, ternyata kekuatan yang dia banggakan selama ini tidak ada apa apa nya jika dibandingkan dengan alam atas.
meski begitu, Li Feng sangat penasaran dengan alam atas, sehingga membuatnya ingin menjelajahi alam atas suatu saat nanti, karena sebagai seorang kultivator, menjelajahi tempat yang memiliki kekuatan besar adalah merupakan suatu tantangan tersendiri.
"apa kamu tahu bagaimana caranya untuk dapat sampai ke alam atas?" tanya Li Feng berharap.
"maafkan aku tuan, aku tidak tahu caranya, tapi tuan Mu Tian tahu caranya, tuan Mu Tian juga memiliki kitab untuk mempelajari cara berteleportasi berpindah tempat dengan cepat, jika tuan ingin mempelajari kitab itu, hamba bersedia mengantarkan tuan ke goa dimana tuan Mu Tian berada," jawab Long Bai.
Li Feng tampak kecewa dengan jawaban dari Long Bai, tapi seketika wajahnya kembali ceria, karena Long Bai mengatakan jika Li Feng bisa mempelajari teknik berteleportasi dari kitab yang ada pada Mu Tian.
"belum sekarang, karena sekarang aku masih memiliki urusan dengan kaisar Tang Zhu, aku ingin memberinya pelajaran lebih dulu, karena dia sudah berani menghancurkan kekaisaran ku dan juga membunuh kakek ku," balas Li Feng yang tiba tiba ingat dengan kakeknya kaisar Ming Tao.
"baik tuan, jika tuan membutuhkan bantuan hamba, tuan cukup memanggil hamba melalui telepati," balas Long Bai.
"baiklah, sekarang kamu kembali lah! aku ingin mengunjungi kaisar Tang Zhu," perintah Li Feng.
"baik tuan," jawab patuh Long Bai, lalu dia kembali berubah menjadi cahaya dan masuk kedalam pedang naga emas.
setelah Long Bai masuk kedalam pedang naga emas, Li Feng memasukkan pedang naga emas kedalam cincin penyimpanan, lalu dia kembali ke ibukota untuk membuat menyerang istana kekaisaran Tang.
********
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih....
__ADS_1