Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Mengenalkan Ling Ling Sebagai Calon Istri


__ADS_3

"Sangat kuat," gumam Li Feng setelah mengetahui kekuatan iblis.


"Benar Feng'er, dengan kekuatan mereka, alam langit akan musnah," ucap lemes Jiang Long, meski dia bukan berasal dari alam langit, tapi saat ini dia menjabat sebagai panglima tertinggi kekaisaran langit, yang artinya keselamatan kekaisaran langit adalah tanggung jawabnya.


"Lalu dimana pasukan iblis berada sekarang?" tanya Li Feng lagi.


"Saat ini mereka sudah berada di kota Tsu, dua minggu lagi mereka akan sampai disini," jawab Jiang Long lagi.


"Ikutlah aku guru! aku ingin berbicara dengan guru sebentar," ucap Li Feng serius, dia ingin membawa Jiang Long ke kamar dan memasukkan nya kedalam dunia jiwa dan meningkatkan kekuatan Jiang Long dengan menggunakan buah buah abadi yang sudah berevolusi dan juga madu lebah perak yang juga sudah berevolusi.


Tanpa banyak tanya, Jiang Long membawa Li Feng disebuah ruangan, namun Li Feng meminta Jiang Long membawanya ke kamar, dan juga dia meminta jangan ada yang mengganggu mereka.


Sesampainya mereka dikamar, Li Feng langsung membuka gerbang dunia jiwa, lalu meminta Jiang Long masuk, meski ragu, Jiang Long tidak bertanya dan langsung masuk kedalam, kemudian disusul Li Feng dari belakang.


Whush.. Whush..


Li Feng dan Jiang Long muncul didepan istana Ming.


"Feng'er, dimana ini?" tanya Jiang Long takjub dengan istana Ming yang berada di depan mereka.


"Aku akan ceritakan pada guru nanti, ikut aku guru!" jawab Li Feng yang tidak ingin membahas masalah itu sekarang.


Li Feng membawa Jiang Long ke ruang kultivasi, sesampainya disana, Li Feng mengeluarkan 10 buah buah abadi dan 5 botol madu lebah perak dan memberikan pada Jiang Long.


"Apa?"


Jiang Long tersentak saat melihat 10 buah buah abadi dan lima botol madu lebah perak, yang mana semuanya sudah berevolusi.


"Ini?" ucap Jiang Long lagi, dia tidak bisa melanjutkan kata katanya.


"Tingkatkan kekuatan guru! buah buah abadi ini tidak bermanfaat lagi untuk ku," ucap Li Feng tersenyum, dia sudah menduga gurunya akan bereaksi seperti itu.


Setelah mengobrol sebentar, Li Feng pergi ke klan Jun untuk melihat pasukannya, dia ingin tahu sudah sejauh mana kekuatan pasukan nya di dunia jiwa, namun Li Feng berharap jika pasukannya sudah bisa terlibat dalam pertempuran melawan iblis nanti.

__ADS_1


Saat keluar dari ruang kultivasi, lebih dulu Li Feng pergi ke istana Ming, dia ingin melihat perkembangan Ling Ling dan lainnya, sebelum itu, Li Feng juga menyuruh jendral Ze untuk memberikan keenam gadis cantik itu buah buah abadi dan juga madu lebah perak untuk meningkatkan kekuatan mereka.


"Tuan muda," ucap Ling Ling dan Ling Yun menundukkan kepala, lalu di ikuti keempat gadis cantik lainnya.


"Selamat Yun'er, kekuatan mu meningkat pesat," ucap Li Feng tersenyum melihat kekuatan Ling Yun yang sudah meningkat, dimana saat pertama kali bertemu, Ling Yun memiliki kekuatan tingkat abadi bintang 6 tahap puncak, kini dia telah menembus tingkat abadi bintang 8 tahap awal.


Selama berada beberapa tahun di dunia jiwa, atau setara dengan beberapa bulan di dunia luar, membuat kekuatan Ling Yun meningkat pesat, begitu juga dengan keempat gadis yang menjadi pengawal Ling Yun.


Kekuatan keempatnya yang sebelum itu berada di tingkat abadi bintang 7 tahap puncak, kini meningkat ke tingkat abadi bintang 9 tahap menengah, sementara Ling Ling sendiri meningkat ke tingkat abadi bintang 9 tahap puncak.


"Terima kasih tuan muda," jawab Ling Yun senang.


"Selamat juga untuk mu Ling'er, dan kalian berempat," ucap Li Feng tersenyum.


"Terima kasih tuan muda," jawab Ling Ling dan keempat gadis cantik.


"Saat ini pasukan iblis kembali menyerang kekaisaran langit, jadi persiapkan diri kalian! aku akan mengeluarkan kalian dari sini saat pertempuran terjadi," saat berbicara, wajah Li Feng berubah jadi serius.


"Kalian berdua jangan panggil tuan muda lagi! panggil aku Gege," apa seperti ini caramu memanggil calon suami mu sendiri?" goda Li Feng menatap lembut Ling Ling.


Seketika wajah cantik Ling Ling berubah jadi merah merona, dia merasa sangat malu karena Li Feng mengatakan hal itu didepan banyak orang.


"Baik Gege," dengan malu malu, Ling Ling menyebut Li Feng dengan sebutan Gege.


"Baik Gege," jawab Ling Yun, dia masih bingung kenapa Li Feng menyuruhnya memanggil Gege, namun dalam hati, dia berharap Li Feng juga mau menjadi suaminya.


"Baiklah, terus tingkatkan kekuatan kalian, aku akan ke klan Jun untuk memeriksa pasukan," ucap Li Feng lagi.


"Aku ikut Gege," pinta Ling Ling memberanikan diri.


"Aku juga ikut," timpal Ling Yun tidak mau kalah dari kakaknya.


"Haaaaahh.. Baiklah, ayo pergi!" dengan membuang nafas panjang, Li Feng membawa kedua kakak beradik itu.

__ADS_1


Ketiganya lalu keluar dari istana kekaisaran Ming dan pergi ke klan Jun, tidak lama kemudian, ketiganya sampai, lalu masuk kedalam aula pertemuan.


"Hormat kami pangeran," ucap jendral Ze dan semua bawahan.


Seperti biasa, Li Feng tidak menjawab, dia terus berjalan hingga duduk di kursinya, namun sebelum itu, dia menciptakan dua kursi lebih dulu untuk Ling Ling dan Ling Yun, dimana Ling Ling di sebelah kanan, sementara Ling Yun di sebelah kiri.


"Bangkitlah! hormat kalian, aku terima," ucap lembut Li Feng mengitari pandangannya.


"Baik pangeran," jawab mereka semua, lalu bangkit kembali.


"Aku ingin mengenalkan mereka, kalian sudah mengenal keduanya bukan, Ling Ling dan Ling Yun, namun aku ingin mengenalkan Ling'er sebagai calon istri ku," ucap Li Feng mengenalkan Ling Ling sebagai calon istrinya.


"Hormat kami tuan putri," ucap jendral Ze dan para bawahan lainnya, yang mana sekali lagi mereka menjatuhkan diri dan berlutut.


Saat Li Feng hanya mengenalkan Ling Ling sebagai calon istrinya, wajah Ling Yun terlihat berlinang air mata, dia merasa sedih karena Li Feng tidak menganggapnya seperti Ling Ling, dia tidak tahu jika Li Feng menganggapnya adik ipar.


"Bangunlah! hormat kalian, aku terima," ucap lembut Ling Ling yang juga mengitari pandangannya.


"Baik tuan putri," jawab mereka sekali lagi, lalu bangkit berdiri.


Li Feng tersenyum dan menganggukkan kepala saat melihat kekuatan jendral Ze dan para bawahannya yang meningkat pesat, namun saat ini mereka belum layak untuk di ikut sertakan dalam pertempuran melawan iblis nanti.


Kekuatan jendral Ze dan bawahan Li Feng yang lain baru sampai di tingkat abadi bintang 6 tahap puncak, tentu mereka hanya akan menjadi mainan bagi pasukan iblis jika mereka juga ikut bertempur.


"Bagaimana perkembangan pasukan, jendral Ze?" tanya Li Feng tersenyum.


*********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2