Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Senangnya Dalam Hati, Kalau Beristri Dua


__ADS_3

Naga transparan kemudian berubah menjadi butiran butiran cahaya dan melesat masuk kedalam tubuh Li Feng, saat butiran butiran cahaya masuk kedalam tubuhnya, Li Feng merasakan sakit yang amat sangat.


"Aaaarrg Aaaarrg Aaaarrg,"


Jerit Li Feng kesakitan menggema didalam hutan, selama proses butiran butiran cahaya masuk, teriakan Li Feng terus terdengar hingga beberapa menit.


Setelah lebih dari 10 menit, perlahan butiran butiran cahaya menghilang karena sudah menyatu dengan tubuh Li Feng, Li Feng juga tidak berteriak seperti tadi, saat Li Feng mencoba mengalirkan Qi dan menetralkan rasa sakit yang dia terima.


Boom Boom Boom Boom...


Terdengar ledakan teredam sebanyak 4 kali dari dalam tubuh Li Feng, ledakan teredam itu menandakan kultivasi Li Feng meningkat ke tingkat abadi bintang 9 tahap awal, dengan kekuatan yang Li Feng miliki saat ini, menghadapi tingkat abadi bintang 9 tahap puncak tidak terlalu sulit bagi Li Feng.


Jiang Long yang melihat muridnya mengalami peningkatan kekuatan, dia tersenyum senang, dia merasa beruntung karena bertemu dengan Li Feng, karena ternyata Li Feng adalah orang yang dipilih oleh dewa naga untuk menjadi kaisar atau penguasa gerbang 10 naga.


Rupanya dewa naga membawa Li Feng ke gerbang 10 naga karena memilih Li Feng untuk menjadi penerusnya, entah apa yang dilihat dari Li Feng sehingga Li Feng yang menjadi pilihannya.


"Kamu sangat beruntung Feng'er," gumam Jiang Long tersenyum.


Li Feng membuka mata dan menghentikan kultivasi nya setelah pondasi kultivasi sudah kokoh, tapi dia masih bingung dengan apa yang terjadi, ada pertanyaan besar dibenaknya, dan pasti akan dia tanyakan pada Jiang Long.


"Selamat Feng'er," ucap Jiang Long lembut.


"Maaf guru, siapa naga transparan itu? kenapa guru sangat menghormati nya? dan kenapa dia masuk kedalam tubuhku?" Li Feng langsung melempar pertanyaan beruntun.


"Akan guru ceritakan padamu, tapi bukan sekarang, masih ada pasukan iblis yang harus kita hancurkan," jawab Jiang Long lembut.


"Baik guru, guru berhutang penjelasan padaku," balas Li Feng mengangguk.


"Gege," Ling Ling langsung menyambar Li Feng dan memeluk lengannya.


"Hohoho.. rupanya aku akan memiliki cucu dalam waktu dekat," goda Jiang Long.


Wajah Ling Ling seketika menjadi merah merona, dia merasa sangat malu dengan ucapan Jiang Long.


Saat Ling Ling tersenyum malu, Ling Yun justru cemberut, dia merasa sakit karena melihat lengan Li Feng dipeluk kakaknya Ling Ling, tanpa sadar air matanya kembali menetes.


"Sepertinya aku akan memiliki dua menantu," ucap lanjut Jiang Long saat melihat Ling Yun meneteskan air mata.


Mendengar ucapan Jiang Long, Ling Ling segera melepaskan pelukan nya dan menjauh dari Li Feng, kemudian dia memeluk Ling Yun penuh kasih.

__ADS_1


Untuk sesaat, suasana sangat canggung, tidak ada sepatah kata yang keluar dari Li Feng maupun Ling Ling, Li Feng bingung harus berkata apa, sementara Jiang Long tidak ingin membuat suasana semakin panas.


Ketujuh Patriak juga menjauh dan tidak ingin ikut campur urusan anak muda, bagi mereka, berurusan dengan wanita sangat merepotkan.


"Wanita selalu saja merepotkan," ucap Yong Gi tersenyum dan menggeleng kepala.


"Benar patriak Yong, wanita memang merepotkan," timpal Patriak Gangxi.


"Nanti saja urusan percintaannya! sebaiknya kita segera ke Utara dan menghadapi pasukan iblis," ucap Jiang Long mencairkan suasana.


"Baik guru," jawab Li Feng menggaruk kepala, dia bingung harus berkata apa pada Ling Yun, sementara Ling Ling sendiri masih memeluk adiknya.


Li Feng dan kelompoknya melayang di udara dan melesat ke Utara, sepanjang perjalanan, tidak ada yang membuka suara, sehingga perjalanan mereka sangat sepi sebagaimana seperti di kuburan.


*******


Di wilayah Utara.


Jendral besar iblis Yushao sangat terkejut dengan giok jiwa jendral besar iblis Yushin yang pecah, pecahnya giok jiwa jendral besar iblis Yushin, membuat jendral besar iblis Yushao ragu untuk menyerang wilayah tengah.


Meski memiliki kekuatan yang sama, tapi jendral besar iblis Yushin lebih kuat dari jendral besar iblis Yushao, sejak dulu, keduanya selalu latih tanding, dan setiap latih tanding, jendral besar iblis Yushin yang selalu menang, karena jendral besar iblis Yushin memiliki satu teknik mematikan.


Namun teknik mematikan itu tidak berguna saat menyerang wilayah tengah kekaisaran langit, hal itu membuat jendral besar iblis Yushao sangat ragu untuk terus maju.


"Baik jendral," jawab salah satu komandan pasukan, lalu dia berseru mundur.


********


Diwilayah tengah.


tak terasa dua minggu sudah Li Feng dan lainnya melakukan perjalanan, namun tidak ada lagi tanda tanda iblis yang mereka temukan, hal itu membuat Li Feng, Jiang Long, Ling Ling, Ling Yun, keempat gadis pengawal dan ketujuh Patriak sekte dan klan jadi bingung.


Seharunya mereka sudah bertemu dengan pasukan iblis dari 2 hari yang lalu, namun hingga saat ini, kelima belas nya belum menemukan apa apa, jangan kak menemukan keberadaan iblis, bahkan aura iblis juga sudah tidak mereka rasakan lagi.


"Ada yang aneh guru," ucap Li Feng kebingungan.


"Guru juga merasa seperti itu, tidak ada lagi aura iblis disini," balas Jiang Long yang juga tidak mengerti.


"Lalu apa yang kita lakukan guru?" tanya Li Feng.

__ADS_1


"Kita periksa semua kota dan desa, jika tidak menemukan mereka, artinya mereka telah kembali," jawab Jiang Long.


Li Feng dan lainnya kemudian melakukan pemeriksaan di kota kota yang ada di wilayah utara itu.


mereka membuat 7 kelompok, dimana setiap kelompok berisikan 2 orang, hanya kelompok Li Feng yang tiga orang, yang tidak lain adalah Li Feng, Ling Ling dan Ling Yun.


Setelah membagi kelompok, mereka berpisah menyebar di wilayah Utara, jika menemukan hal aneh, barulah saling menghubungi satu sama lain.


"Gege, aku rasa dengan kematian salah satu jendral mereka, membuat pasukan iblis menarik diri," ucap Ling Ling berpendapat.


"Benar Ling'er, tapi tidak biasa iblis menarik diri seperti ini, mereka dikenal tidak takut mati, ini sangat aneh," balas Li Feng yang masih kebingungan.


"Bagaimana menurutmu Yun'er?" ucap lanjut Li Feng menoleh pada Ling Yun.


Ling Yun masih tidak bersuara, dia masih terbawa suasana sedih, melihat hati dan pikiran Ling Yun tidak berada di tubuhnya, Li Feng dan Ling Ling berhenti melayang, keduanya menatap lembut Ling Yun.


"Gege," ucap Ling Ling memanggil.


Li Feng yang paham dengan kode, dia segera mendekati Ling Yun dan memeluknya, saat dipeluk Li Feng, Ling Yun membalas pelukan itu dan meneteskan air matanya.


Li Feng kemudian mengelus kepala Ling Yun dengan lembut, sementara Ling Ling tersenyum, cukup lama Li Feng memeluk Ling Yun, ketiganya tanpa ada sepatah katapun.


Li Feng melirik Ling Ling dan menarik turunkan keningnya, dia bingung harus berkata apa, Ling Ling tersenyum dan menganggukkan kepalanya, pertanda jika dia tidak keberatan jika harus berbagi dengan adiknya sendiri.


"Senangnya dalam hati, kalau beristri dua," gumam Li Feng membatin senang.


Li Feng kemudian berkata lembut.


"Yun'er, sebaiknya kita lanjutkan dulu tugas kita, setelah baru kita bicarakan, bagaimana?" tanya Li Feng lembut.


Tanpa menjawab, Ling Yun menganggukkan kepala, lalu dia lepaskan pelukannya, kemudian ketiganya melanjutkan perjalanan mereka memeriksa kota kota yang ada di wilayah Utara.


Tiga hari kemudian.


Li Feng, Ling Ling dan Ling Yun tiba disebuah bekas desa kecil, dewa itu sangat sepi dan juga hancur, tidak ada lagi bangunan penduduk yang berdiri, semua telah rata dengan tanah.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


__ADS_2