Kultivasi Naga

Kultivasi Naga
Pertarungan Yang Panjang


__ADS_3

Terjadi ledakan disaat serangan yang dilepaskan tongkat hitam itu mengenai tanah dan membuat kawah yang besar, untungnya Li Feng dapat menghindari serangan tongkat hitam itu, sehingga serangan tongkat hitam mengenai tanah dan tidak mengenai Li Feng.


"dasar pak tua pengecut, berani nya menyerang dari diam," geram Li Feng, karena dia diserang diam diam.


"hehehe.. dasar bocah bodoh, dalam pertarungan, cara apapun dilakukan untuk memenangkan pertarungan, kamu masih bahu kencur, jadi belum tahu apa itu dunia kultivator," balas tongkat hitam terkekeh.


"baiklah, mari kita lihat, aku atau kalian tua bangka yang memenangkan pertarungan ini," balas Li Feng, lalu dia kembali menyerang mereka dengan mengayunkan pedangnya.


Traaaang Traaang Traaang..


Booooomm Booooomm Booooomm..


suara beradunya senjata mereka serta ledakan yang terjadi disekitar mereka kembali terdengar, Li Feng mengayunkan dan menusuk pedangnya dengan sangat lincah, tapi ayunan dan tusukan pedangnya itu selalu di hindari dan juga di blokir oleh tongkat hitam dan tongkat biru.


begitu juga sebaliknya, tongkat hitam dan tongkat biru juga terus mengayunkan dan menusukkan tongkat mereka ke arah Li Feng, tapi Li Feng selalu bisa menghindari serangan mereka itu.


ketiganya melakukan pertarungan jarak dekat cukup lama, bahkan sampai menjelang malam, Li Feng, tongkat hitam dan tongkat biru hanya melakukan pertarungan jarak dekat, sehingga imbas dari pertarungan mereka tidak terlalu para dan tidak diketahui orang lain.


Traaaang..


Li Feng membuat gerakan membelah seperti orang membelah kayu pakai kapak tepat di atas kepala tongkat biru, tapi tongkat biru menangkis serangan Li Feng itu dengan menggunakan tongkatnya.


lalu Li Feng kembali melepaskan sebuah tendangan ke arah dada tongkat biru, tapi lagi lagi tongkat biru dapat membaca gerakan yang Li Feng lalukan, sehingga dengan mudah tongkat biru menghindari tendangan yang Li Feng lepaskan ke arah dadanya itu.


melihat adik seperguruan nya yang diserang Li Feng tanpa membiarkan adik seperguruan nya menyerang balik, tongkat hitam kembali menyerang Li Feng dengan menggunakan suatu jurus tongkat, yaitu jurus tongkat pemukul angin.


Traaaang Traaang Traaang..


Booooomm Booooomm Booooomm


Li Feng yang mendapat serangan jurus tongkat pemukul angin pun menangkis nya dengan jurus pedang seribu bayangan, lalu bilah bilah pedang itu menangkis dan menyayat sapuan angin dan tongkat dari tongkat hitam.


melihat kakak seperguruan nya yang mulai menekan Li Feng, tongkat biru melesat cepat dan menyerang Li Feng lagi dengan serangan yang sama, yaitu jurus tongkat pemukul angin.


Traaaang Traaang Traaang...


Booooomm Booooomm Booooomm.


bunyi senjata beradu dan suara ledakan terus terdengar di hutan bagian timur dari ibukota kekaisaran Tang, tapi ledakan itu tidak sampai di dengar oleh para penduduk kota, sehingga tidak ada yang tahu ada pertarungan hidup dan mati.


Li Feng yang terus diserang tanpa diberikan kesempatan untuk menyerang balik, dia lalu menggunakan jurus pedang membelah bumi untuk menangkis serangan kedua saudara seperguruan itu.


Traaaang Traaang Traaang..


Booooomm Booooomm Booooomm..


setelah menggunakan jurus pedang membelah bumi, tongkat hitam dan tongkat biru sedikit mendapat perlawanan dari Li Feng, sehingga pertarungan mereka kembali seimbang, dimana Li Feng menyerang dan memblokir serangan mereka dengan jurus pedang membelah bumi, sementara tongkat hitam dan tongkat biru menyerang Li Feng dan memblokir serangan Li Feng dengan jurus tongkat pemukul angin.


menjelang pagi, ketiganya merasa sudah cukup pertarungan jarak dekat, sehingga mereka melanjutkan dengan pertarungan jarak jauh.


"sudah cukup main mainnya bocah! sekarang terimalah kematian mu!" ucap tongkat biru, lalu dia melemparkan tongkat nya keatas langit.


tongkat hitam yang melihat adik seperguruan melemparkan tongkatnya keatas langit pun melakukan hal yang sama, lalu kedua tongkat itu memutar mutar diatas langit, kemudian muncul pusaran angin yang sangat kuat.

__ADS_1


semakin lama, kekuatan angin dan ukuran pusaran angin itu semakin kuat dan besar, pusaran angin itu lalu menggulung semua pohon yang ada disekitar mereka.


sementara itu, Li Feng yang melihat kedua lawannya sudah menggunakan serangan jarak jauh, dia pun menyiapkan serangan jarak jauhnya, yaitu jurus sayatan langit.


Li Feng lalu melemparkan pedangnya keatas langit.


"Sayatan Langit,"


teriak Li Feng, lalu pedang itu berubah menjadi beberapa kali lebih besar dari sebelumnya, kemudian Li Feng melayang keatas dan menggenggam gagang pedang itu dan menyuntikkan Qi nya kedalam pedang.


selesai menyuntikkan Qi, Li Feng mengayunkan pedang itu secara silang kearah pusaran angin yang juga sudah dilepaskan tongkat hitam dan tongkat biru padanya.


Whush...


Booooomm Booooomm Booooomm..


terjadi ledakan yang sangat besar sekali, ledakan itu mengguncang tanah dengan keras, bahkan goncangan itu juga sampai dirasakan di ibukota dan beberapa kota yang berada cukup jauh dari tempat terjadinya pertarungan.


ledakan itu juga membuat tanah dan pepohonan yang berada dalam radius 1 kilo meter hancur menjadi debu, bahkan tercipta banyak kawah dengan ukuran yang berbeda beda.


selain terjadi ledakan, gelombang kejut angin yang sangat ekstrim juga menerjang tempat terjadinya pertarungan, pepohonan yang tadinya hancur menjadi debu pun diterbangkan oleh gelombang kejut angin yang sangat ekstrim itu dengan sangat cepat.


andai saja ada yang menyaksikan pertarungan mereka dari jarak 1 kilo meter, sudah pasti orang itu akan tewas karena tersayat gelombang kejut angin yang sangat ekstrim itu.


Whush... Whush... Whush...


Li Feng, tongkat hitam dan tongkat biru juga terlempar jauh ke belakang setelah serangan mereka beradu, lalu tubuh ketiganya menabrak tanah dengan keras dan membuat kawah.


"benar adik, kita terlalu meremehkan bocah itu" balas tongkat hitam.


"baiklah, mari kita bunuh bocah itu kak!" ucap tongkat biru lagi,


"jangan gegabah! pulihkan dulu sedikit kekuatan kita!" balas tongkat hitam, lalu dia mengeluarkan satu butir pil penyembuhan dari dalam cincin penyimpanan dan menelannya.


tongkat biru yang melihat kakak seperguruan nya menelan pil penyembuhan pun melakukan hal yang sama, dia juga mengeluarkan satu butir pil penyembuhan dan menelannya.


sementara itu, disisi lain, Li Feng juga tidak lebih baik dari mereka, dia juga merasakan sakit di dadanya karena serangan mereka yang beradu itu.


"pejuang surgawi memang sangat mengerikan, jika bukan karena dukungan kekuatan fisikku, mungkin aku sudah meledak menjadi kabut darah," gumam Li Feng membatin, lalu dia juga bangkit dan menelan satu butir pil penyembuhan dan menyerap nya, beberapa saat kemudian, Li Feng kembali melayang di udara.


disisi sebelah, tongkat hitam dan tongkat biru juga sudah selesai menyerap pil penyembuhan, kedua saudara seperguruan itu juga sudah kembali melayang di udara, mereka kini sudah bersiap untuk melanjutkan pertarungan mereka.


meski kekuatan mereka tidak kembali sepenuhnya, tapi memiliki 75% kekuatan itu sudah cukup untuk melanjutkan pertarungan.


Li Feng pun kembali mengeluarkan pedangnya dan melesat ke arah tongkat hitam dan tongkat biru, tongkat hitam dan tongkat biru yang melihat Li Feng melesat ke arah mereka pun menyiapkan serangan mereka.


"aku pikir kalian sangat hebat, ternyata tidak ada bedanya dengan dewi bunga dan golok setan, lemah!" ejek Li Feng setelah berada tidak jauh dari tongkat hitam dan tongkat biru.


"bajingan kamu bocah tengik, jangan sombong dulu! hari ini adalah hari kematian mu, bersiaplah menemui dewa kematian!" seru tongkat biru yang memang gampang naik pitam.


lalu kedua saudara seperguruan itu kembali menyerang Li Feng dengan kemarahan yang sangat, sebab Li Feng memprovokasi mereka dengan menyebut mereka lemah seperti dewi bunga dan golok setan.


melihat kedua lawannya yang menyerang, Li Feng pun menyiapkan serangannya, yaitu jurus pedang membelah bumi, lalu dia juga mengayunkan pedangnya untuk menyerang dan juga bertahan.

__ADS_1


Traaaang Traaang Traaang


Booooomm Booooomm Booooomm..


kembali terdengar bunyi senjata beradu dan ledakan disaat serangan mereka beradu, kali ini mereka bertarung dengan pertarungan jarak dekat dan juga jarak jauh.


hanya dalam waktu singkat, mereka sudah mengeluarkan semua jurus jurus yang mereka kuasai, baik dari Li Feng maupun kedua lawannya.


menjelang sore, pertarungan mereka semakin sengit, dimana mereka semua sudah mengeluarkan kekuatan puncak, pertarungan mereka juga sudah ada banyak kultivator yang menyaksikan dari jauh.


"bukankah itu tongkat hitam dan tongkat biru? kenapa mereka mengeroyok seorang pemuda?" ucap salah satu pria paruh baya yang mengenal tingkat hitam dan tongkat biru.


"benar saudara, mereka adalah tongkat hitam dan tongkat biru, tapi siapa pemuda malang itu?" balas pria paruh baya yang lain.


"entahlah, tapi pemuda itu juga membuat tongkat hitam dan tongkat biru sampai kewalahan menghadapinya, dia bukan pemuda biasa," balas pria paruh baya yang beratnya tadi.


karena getaran yang terjadi pagi tadi, sehingga membuat puluhan kultivator yang berada di kota kota yang cukup jauh itu mencari penyebab getaran itu, dan dapat mereka lihat jika getaran tadi karena pertarungan Li Feng dan kedua saudara seperguruan itu yang menjadi lawannya itu.


Ditempat pertarungan.


Traaaang Traaang Traaang


Booooomm Booooomm Booooomm..


bunyi senjata beradu dan ledakan terus terjadi, setiap tebasan, tusukan dan tendangan yang dilepaskan Li Feng itu selalu dihindari dan di blokir tongkat hitam dan tongkat biru, sehingga serangan nya tidak mengenai mereka sama sekali.


begitu juga sebaliknya, setiap serangan yang dilepaskan tongkat hitam dan tongkat biru itu selalu dihindari dan di blokir oleh Li Feng, sehingga ketiganya belum mendapatkan luka serius, sehingga pertarungan mereka masih sangat sengit.


pertarungan mereka terus terjadi hingga seminggu lamanya, dan lebih banyak kultivator yang datang menyaksikan pertarungan mereka, bahkan ada 3 kultivator yang merupakan jajaran 25 kultivator terkuat di seluruh daratan rendah juga berada disitu.


ketiganya cukup terkejut melihat Li Feng yang mampu bertahan setelah melalui pertarungan selama seminggu, padahal tongkat hitam dan tongkat biru adalah kultivator terkuat nomor ke 24 dan ke 25 di seluruh daratan rendah.


Di tempat pertarungan.


"kalian memang kuat, tapi pertarungan kita sudah berakhir," ucap Li Feng pada tongkat hitam dan tongkat biru.


"benarkah? bagaimana cara mu melakukan nya?" tanya tongkat biru tersenyum.


Li Feng tidak menjawab, tapi dia mengeluarkan pedang naga emas dari cincin penyimpanan nya, lalu dia membuka pedang itu dari sarungnya.


Whush...


aura yang sangat kuat keluar dari pedang naga emas setelah Li Feng membukanya dari sarung.


"aku akan mengakhiri pertarungan kita dengan pedang ini," balas Li Feng yang sudah memegang pedang naga emas.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2