
"Salam tetua Mi," Wu Kong melayang turun didepan Li Feng dan lainnya, lalu menangkupkan tangan dan memberi salam pada Jin Mi.
"Salam tuan kota, maaf karena sudah membuat kota menjadi hancur," balas jin Mi tidak enak, meskipun secara kekuatan Jin Mi berada diatas Wu Kong, tapi Wu Kong adalah pemerintah kota, yang mana status Wu Kong sedikit lebih diatas dari jin Mi.
"Maaf tuan kota, aku hanya bisa memberikan ini untuk membangun kembali kota," Li Feng yang juga merasa terlibat, dia memberikan satu buah cincin penyimpanan pada Wu Kong.
"Terima kasih tuan muda," balas Wu Kong ramah, lalu mengambil cincin penyimpanan yang diberikan Li Feng.
"Maaf tetua Mi, aku tidak bisa mengundang tetua dan lainnya ke istana kota," ucap lanjut Wu Kong, dia tidak ingin terlibat perseteruan internal klan Jin.
"Aku mengerti tuan kota," balas jin Mi yang paham dengan kekhawatiran Wu Kong.
"Sekali lagi maaf karena sudah membuat kota hancur, karena sudah tidak ada keperluan, kami mohon pamit," ucap lanjut Jin Mi, dia ingin segera meninggalkan kota, karena saat ini dia dan murid yang dibawa masih dalam kejaran para tetua dan murid yang setia pada Jin Shi.
"Baik tetua Mi, aku mengeri, berhati hatilah!" balas Wu Kong.
"Tuan muda," ucap Jin Mi yang juga pamit pada Li Feng.
"Aku ikut bersama tetua dan lainnya," jawab Li Feng, entah kenapa dia ingin ikut bersama.
"Tapi tuan muda," balas Jin Mi merasa tidak enak.
"Tidak apa apa tetua, tetua tidak perlu sungkan!" balas Li Feng yang paham dengan maksud Jin Mi.
Li Feng dan rombongan pun keluar dari kota, setelah keluar, Li Feng ingin tahu kemana Jin Mi dan lainnya pergi, dan juga saat ini Li Feng belum tahu dia berada di wilayah mana.
"Maaf tetua, jika aku boleh tau, aku berada dimana saat ini?" tanya Li Feng setelah keluar dari kota, lalu mereka melesat ke timur.
"Maksud tuan muda?" Jin Mi mengerutkan keningnya, dia tidak mengerti dengan maksud Li Feng.
"Maaf tetua! jujur saja, aku tidak tahu berada di alam mana," jawab Li Feng tersenyum masam.
Jin Mi akhirnya paham maksud Li Feng, dengan menganggukkan kepala, Jin Mi berkata.
"Saat ini kita berada di alam gerbang 10 naga, tuan muda, dan sekarang tuan muda berada di wilayah utara," jawab Jin Mi menjelaskan.
"Gerbang 10 naga?" Li Feng sedikit tersentak.
"Benar tuan muda, ada apa?" jawab dan tanya Jin Mi.
Mendengar gerbang 10 naga, Li Feng langsung mengeluarkan lencana yang diberikan Jiang Long.
"Tetua kenal dengan lencana ini?" Li Feng mengeluarkan lencana klan Jiang dan memberikan pada Jin Mi.
"Klan Jiang?" Jin Mi berhenti melayang dan menatap penuh selidik pada Li Feng.
"Siapa kamu sebenarnya?" tanya Jin Mi penuh selidik.
"Ada apa tetua? apa tetua kenal dengan lencana itu?" Li Feng bingung dengan sikap yang di tunjukkan Jin Mi setelah melihat lencana klan Jiang, apa lagi lencana itu adalah lencana emas, yang mana hanya di miliki oleh Patriak klan dan keluarganya.
__ADS_1
"Dari mana kamu mendapatkan lencana ini?" Jin Mi masih tetap bersikap waspada.
"Guru Jiang Long memberikannya untuk ku, guru berkata, jika aku menginjakkan kaki di gerbang 10 naga, aku bisa mencarinya dengan menggunakan lencana itu," jawab Li Feng jujur.
"Guru?" Jin Mi lebih tercengang lagi.
"Benar tetua, apa ada yang salah?" tanya Li Feng kebingungan.
"Apa benar tuan muda tidak tahu dimana klan Jiang berada?" tanya balik Jin Mi.
Li Feng tersenyum dan menggeleng kepala, karena memang dia tidak tahu dimana klan Jiang berada, dia juga tidak tahu di wilayah mana dia berada saat ini.
"Saat ini tuan muda berada di wilayah utara gerbang 10 naga, klan Jiang berada di wilayah selatan, butuh 6-7 bukan jika ke wilayah selatan, mengenai lencana ini, lencana ini adalah lencana milik Patriak dan keluarganya," jawab Jin Mi menjelaskan rasa penasaran Li Feng.
"Perlu tuan muda ketahui, meskipun setiap wilayah memiliki klan penguasa, tapi klan Jiang adalah klan yang paling ditakuti lawan dan di segani kawan, klan Jiang bukanlah klan yang bisa di singgung, jika tidak ada yang mulia kaisar Azure, mungkin klan Jiang yang berkuasa di gerbang 10 naga ini,"
"Dan sebenarnya bisa saja klan Jiang berkuasa, tapi Patriak Jiang tidak tergila gila dengan kekuasaan, jika patriak Jiang gila dan haus kekuasaan, bahkan yang mulia Azure sekalipun tidak dapat menahan nya," ucap lanjut Jin Mi menjelaskan peta kekuatan klan Jiang yang sangat mendominasi.
Li Feng diam dan menyimak penjelasan Jin Mi tentang klan Jiang, dia juga sedikit terkejut dengan status gurunya, bahkan kaisar Azure tidak dapat menahannya jika ingin menjadi pengusaha gerbang 10 naga.
"Tidak heran diusia yang masih sangat muda, tuan muda memiliki kekuatan yang sangat besar," puji Jin Mi.
"Terima kasih tetua," balas Li Feng tersenyum.
"Maaf tuan muda, bukannya aku tidak percaya, bisakah tuan muda menunjukkan sedikit kekuatan klan Jiang?" tanya Jin Mi.
"Maksud tetua?" Li Feng bingung dengan maksud Jin Mi.
Li Feng yang paham, dia lalu mengeluarkan elemen petir di telapak kanan dan elemen api di telapak kiri, kedua elemen berbeda itu bertumpuk dan berputar putar di kedua telapak tangan Li Feng.
"Benar benar murid Patriak Jiang," gumam Jin Mi takjub dengan kedua elemen yang berputar putar itu.
Li Feng tidak sadar jika kitab naga emas dan kitab naga langit yang diberikan Jiang Long, adalah kitab memiliki api surgawi dan petir surgawi, yang dia tahu, dia hanya mempelajari kedua kitab itu saja.
"Bagaimana tetua?" tanya Li Feng yang tidak tahu jika saat ini Jin Mi terkagum kagum dengan api surgawi dan petir surgawi yang dia miliki.
"Aku percaya tuan muda," jawab Jin Mi, lalu mengembalikan lencana klan Jiang pada Li Feng.
"Jika tuan muda mau pergi ke klan Jiang, tuan muda bisa pergi ke selatan! tapi tuan muda harus berhati hati! karena meskipun klan Jiang sangat kuat, bukan berarti tidak memiliki musuh, ada banyak klan yang memusuhi klan Jiang karena merasa iri," ucap lanjut Jin Mi mengingatkan Li Feng.
Li Feng mengangguk, dia juga sudah menduga hal itu, sebagai klan penguasa, tentu ada banyak klan yang iri dan juga ingin menjatuhkannya, ya meskipun secara tidak terang terangan.
"Terima kasih tetua, tapi bagaimana jika kita sama sama ke selatan? aku yakin guru akan membantu tetua disana," balas Li Feng mengajak Jin Mi dan lainnya ke selatan.
Jin Mi menggeleng kepala, lalu dia berkata.
"Tidak tuan muda, aku ingin mencari tuan muda Jin Shu, karena saat ini kami belum tahu dimana tuan muda berada," balas Jin Mi menggeleng kepala.
"Baiklah tetua," balas Li Feng mengerti.
__ADS_1
Li Feng dan Jin Mi serta yang lain berpisah, sebab Li Feng pergi ke selatan, sementara Jin Mi dan ke 15 murid ke timur, mereka mendapat informasi jika Jin Shu melarikan diri ke timur.
Setelah berpisah, Li Feng terus melesat ke selatan, selama perjalanan, Li Feng masih tidak percaya jika gurunya adalah Patriak klan, namun yang membuat Li Feng bingung adalah, sebagai seorang Patriak klan, kenapa gurunya dihukum dan dilempar di daratan rendah.
3 hari kemudian.
Li Feng menemukan murid dan tetua klan Jin saling bertarung satu sama lain lagi, dari jauh, Li Feng bingung harus membela yang mana, dia tidak tahu murid dan tetua yang setia pada Jin Shi yang mana, juga murid dan tetua yang setia pada Jin Shu yang mana.
"Hentikan!"
Karena tidak tahu membela yang mana, Li Feng melayang lebih tinggi dan berseru lantang menghentikan pertarungan itu.
Whush..
Li Feng melesat kearah mereka, sementara murid dan terus sudah memisahkan diri menjadi dua kelompok, semua mata menatap Li Feng yang berada ditengah tengah.
"Siapa kamu anak muda? kenapa menghentikan kami?" tanya salah satu pria paruh baya menatap tajam Li Feng.
"Siapa aku? itu tidak penting! aku hanya ingin tahu, siapa yang berada di pihak Jin Shi?" balas Li Feng datar, sebenarnya Li Feng sudah menduga jika yang bertanya adalah tetua yang berpihak pada Jin Shi, hanya saja dia ingin memastikan hal itu.
"Untuk apa kamu menanyakan itu? kami yang berada di pihak tuan muda Jin Shi," jawab tetua memandang rendah, saat ini tetua melihat Li Feng memiliki basis kultivasi dewa surgawi tahap awal, sementara dia memiliki basis kultivasi dewa kuno tahap puncak, yang mana sama dengan Li Feng, tapi dia tidak menyadari hal itu.
"Oh.. jadi kalian yang berada di pihak pengkhianat Jin Shi? bagus, aku bisa mengurangi pengkhianat seperti kalian," balas Li Feng tersenyum menyeringai.
Whush... Whush..
Setelah tahu siapa yang salah dan siapa yang benar, Li Feng mengalirkan elemen petir dan api dikedua telapak tangannya, lalu kedua elemen itu bertumpuk dan berputar putar di telapak tangan Li Feng.
"Orang selatan," tetua yang berbicara tadi terkejut dengan petir surgawi dan api surgawi yang Li Feng keluarkan.
Li Feng juga sengaja menggunakan petir surgawi dan api surgawi karena dia juga penasaran dengan kedua kekuatan itu, selama ini dia tidak pernah menggunakan satupun jurus yang dia pelajari dari kitab naga emas dan kitab pedang langit.
Dan kali ini Li Feng ingin mencoba tapak semesta, yang mana tapak semesta adalah jurus kedua dari kitab naga emas.
"Tapak Semesta," Seru Li Feng.
Li Feng mendorong petir surgawi dan api surgawi keatas, lalu kedua elemen berbeda itu menyatu dan membentuk sebuah tapak, yang mana tapak api yang dibaluti dengan petir surgawi yang berderak derik kesana kemari.
"Benar benar orang selatan, bahkan dia menguasai petir surgawi dan api surgawi dengan sangat baik," gumam salah satu tetua yang memihak Jin Shu
Whush..
Tapak Semesta melesat ke 4 tetua dan 40 murid yang memihak Jin Shi dengan kecepatan ektrim, saat tapak semesta melesat, tapak semesta membakar apa saja yang dia lewati.
Boom Boom Boom...
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...